JAMBI – Karena kualitas udara di beberapa kabupaten/kota se Jambi sudah tidak sehat, pemerintah daerah mengambil kebijakan meliburkan siswa. Hal ini mendapat respons dari ketua Dewan Pendidikan Provinsi Jambi, Prof Dr Lias Hasibuan MA.

Menurut guru besar bidang inovasi pendidikan UIN STS Jambi ini, jika s laporan cuaca sudah berbahaya bagi kesehatan, sekolah memang harus diliburkan.

“Tapi bukan berarti siswa libur juga belajar. Tapi guru diperintahkan untuk memberi tugas kepada anak anak untuk dikerjakan di rumah,” ucap Ketua PW ISNU Provinsi Jambi ini.

Menurut kandidat kuat Rektor ITS NU Jambi ini, soal perlunya meliburkan sekolah ini adalah upaya memprioritaskan menolak kemafsadatan dengan mendahulukan maslahat. Dalam teori ushul fiqh sebutnya,¬† yakni dikatakan dar’ul mafasidu tuqoddimu ala jalbil masholih.

“Dan ini telah dilakukan. Kondisi di masing masing¬† daerah tentu berpengaruh pada kebijakan¬† meliburkan atau tidak meliburkan sekolah,” terang calon Rektor UIN STS Jambi ini. (arm)