MUARO JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri langsung Upacara Pembukaan Jambore Daerah Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti-Musa, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada Minggu (21/06).
Kehadiran Bupati bertujuan memberikan dukungan moril dan apresiasi langsung kepada kontingen Kwarcab Tanjab Barat yang mengikuti ajang lima tahunan tersebut. Dalam kunjungannya, Bupati didampingi Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah, Hermansyah, S.STP., M.H.
Kwarcab Tanjab Barat mengirimkan 48 pramuka penggalang terbaiknya, terdiri atas 24 peserta putra dan 24 peserta putri. Bupati Anwar Sadat mengaku sangat bangga melihat semangat tinggi yang ditunjukkan oleh para pramuka sejak upacara dimulai.
“Alhamdulillah, pada Jambore Daerah tahun ini, Kwarcab Tanjung Jabung Barat dapat mengirimkan utusan penuh yang siap berkompetisi dan berkolaborasi. Tadi kita menyaksikan sendiri bagaimana semangat adik-adik terpancar dari yel-yel hebat yang mereka suarakan di lapangan. Saya berharap momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas jaringan persaudaraan, mengasah keterampilan, serta memperkaya pengalaman kepramukaan mereka,” ujar Bupati.
Baca Juga: Bupati Tanjab Barat Resmi Dilantik sebagai Ketua Kamabicab Gerakan Pramuka Masa Bakti 2024-2029
Bupati juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan jasmani dan rohani selama berada di bumi perkemahan. Dengan demikian, mereka mampu menyerap seluruh materi pendidikan non-formal yang telah dirancang panitia dengan tema “Ceria, Berkarya dan Berkarakter Simpatik”.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Kwarda Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., selaku Inspektur Upacara. Acara ini juga dihadiri Sekjen Kwarnas Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo, S.I.P., M.A.P., yang bertindak sebagai Ketua Umum Panitia Jambore Nasional 2026.
Dalam amanatnya, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya pendidikan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kemandirian bagi generasi muda usia 11-15 tahun. Ia menyebutkan bahwa pramuka dilatih agar siap menghadapi dinamika sosial kemasyarakatan.
“Pendidikan kepramukaan membentuk pribadi yang berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai luhur bangsa. Melalui jambore ini, kita dapat menilai sikap pribadi seorang Pramuka ketika berinteraksi dengan teman sebaya, termasuk etika, perilaku, dan keterampilan yang mereka miliki,” tegas Al Haris.
AL HARIS: PENGHARGAAN INI UNTUK PRAMUKA JAMBI
Menyambut Peringatan HUT Pramuka ke-63, Bupati Tanjab Barat Memimpin Langsung Upacara
Gubernur juga memberikan catatan penting mengenai disiplin kepramukaan yang harus diterapkan sejak dini. Ia mengingatkan agar pelaksanaan upacara resmi berlangsung secara tertib dan khidmat.
Sementara itu, Sekjen Kwarnas Mayjen TNI (Purn) Bachtiar Utomo menyampaikan apresiasi kepada Kwarda Jambi yang telah mengagendakan kegiatan dengan matang. Ia menegaskan komitmen Kwarnas dalam memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembentukan generasi berjiwa Pancasila dan berintegritas tinggi.
Acara akbar ini turut dihadiri oleh jajaran Unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Rektor Unja, Rektor UIN STS Jambi, Rektor Universitas Jambi, Rektor Universitas Adiwangsa Jambi, para Kepala OPD Lingkup Provinsi Jambi, serta para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi selaku Ka. Mabicab beserta para Ketua Kwarcab dari seluruh daerah di Provinsi Jambi.
Keikutsertaan kontingen Kwarcab Tanjab Barat dalam Jambore Daerah ini menjadi momentum penting bagi para pramuka penggalang untuk mengasah kemampuan, menjalin persaudaraan, serta membawa harum nama daerah di kancah provinsi.



