Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., meresmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) percontohan di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Senin (06/07).
Posyandu Cempaka II ditetapkan sebagai percontohan setelah melalui berbagai persiapan dan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan peluncuran dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Betara, para kepala Organisasi Perangkat Daerah pengampu enam bidang SPM, Camat Betara beserta jajaran, Kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan, serta para kader Posyandu.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga Posyandu Cempaka II dapat menjadi percontohan di Kecamatan Betara.
Ia menegaskan, Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan dasar yang paling dekat dengan masyarakat. Kesehatan menjadi kebutuhan paling mendasar yang menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup. Tanpa kondisi kesehatan yang baik, masyarakat akan sulit memperoleh pendidikan optimal maupun meningkatkan taraf perekonomian.
“Kesehatan merupakan kebutuhan paling mendasar. Tidak ada artinya memiliki banyak harta apabila kondisi kesehatan tidak terjaga. Oleh karena itu, keberadaan Posyandu menjadi sangat penting dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Baca Juga: Hj. Fadhilah Sadat Dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Tanjab Barat Masa Bhakti 2025-2030
Bupati menjelaskan, transformasi Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu telah berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta bidang sosial.
Melalui Posyandu 6 SPM, masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, remaja, dan lanjut usia. Mereka juga mendapatkan edukasi, pendampingan, serta berbagai pelayanan dasar lainnya secara terpadu.
Bupati mengajak seluruh OPD pengampu enam bidang SPM untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan Posyandu 6 SPM. Ia juga mendorong para kader Posyandu agar terus berinovasi, termasuk memanfaatkan lahan pekarangan melalui penanaman sayuran dan budidaya ikan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menyampaikan bahwa transformasi Posyandu merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Regulasi tersebut mengamanatkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa penyelenggara enam bidang Standar Pelayanan Minimal.
Menurutnya, transformasi tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan pelayanan dasar yang semakin lengkap, terpadu, mudah dijangkau, dan berkualitas bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh Tim Pembina Posyandu, kader, serta OPD pengampu untuk terus meningkatkan kapasitas, memperkuat sinergi lintas sektor, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keberhasilan Posyandu 6 SPM, lanjutnya, hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh pihak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Dalam laporannya, Hj. Fadhilah Sadat mengungkapkan bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini memiliki 276 Posyandu, dengan 233 di antaranya telah bertransformasi menjadi Posyandu 6 SPM. Hingga kini baru dua Posyandu yang diresmikan sebagai percontohan, yakni di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara.
Ia berharap Posyandu Cempaka II dapat menjadi model bagi Posyandu lainnya, baik dari aspek pelayanan, administrasi, inovasi, maupun partisipasi masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan naskah komitmen bersama dalam mendukung implementasi Posyandu 6 SPM oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan Betara. Komitmen tersebut disaksikan langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Setelah itu, Bupati bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten meninjau seluruh stan pelayanan Posyandu 6 SPM untuk melihat secara langsung pelaksanaan layanan pada masing-masing bidang.
Pada kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan bantuan kepada balita stunting dan underweight, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta lanjut usia. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan dasar yang semakin terpadu dan berkelanjutan.



