BRAM ITAM – Keberpihakan dan kedekatan pemimpin dengan rakyatnya sekali lagi ditunjukkan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. Kali ini, melalui Safari Jumat yang digelar di Masjid Nurul Ikhlas, Dusun Harapan, Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Jumat (4/7). Lebih dari sekadar memenuhi kewajiban ibadah, kehadiran Bupati di pelosok desa ini menjadi sebuah momen strategis yang menghadirkan banyak kabar gembira dan solusi nyata bagi persoalan pembangunan yang dihadapi warga.
Uniknya, dalam kesempatan ini Bupati Anwar Sadat tidak hanya hadir sebagai tamu kehormatan, tetapi juga tampil secara aktif sebagai khatib Jumat. Dari mimbar masjid, ia menyampaikan khutbah yang penuh dengan pesan moral dan spiritual, mengingatkan jamaah akan pentingnya integritas, gotong royong, dan semangat membangun daerah dalam bingkai iman dan taqwa. Khutbahnya menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus dimulai dari penguatan karakter dan spiritualitas masyarakat.
Usai menunaikan salat Jumat, agenda berlanjut dengan penyerahan bantuan yang menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah. Bupati secara simbolis menyerahkan bantuan pembangunan sebesar Rp10 juta dan Mushaf Al-Qur’an untuk pengurus Masjid Nurul Ikhlas. Tidak hanya itu, perhatian juga diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan melalui pemberian santunan kepada anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan para takmir masjid yang telah berjasa. Bantuan ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur keagamaan dan perhatian sosial berjalan beriringan.
Namun, yang paling dinantikan warga adalah pengumuman sejumlah program pembangunan strategis yang akan segera direalisasikan di Desa Pembengis. Bupati menyampaikan komitmennya untuk mendorong kemandirian ekonomi melalui bantuan budidaya ikan nila untuk kelompok Pokdakan Optimis Farm. Program ini dirancang untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka lapangan usaha baru yang berkelanjutan bagi warga.
Di sektor infrastruktur, sejumlah program percepatan akan segera dimulai. Pemerintah akan melakukan peningkatan jalan jalur dua lengkap dengan drainasenya untuk memperlancar arus transportasi dan mengatasi masalah genangan air. Selain itu, peningkatan jalan di Dusun Tua RT 04, Jalan Hj. Ramlah, dan Jalan Lintas RT 15 ke RT 08 Kampung Durian juga akan segera dilakukan. Yang tak kalah penting adalah normalisasi parit menggunakan excavator amphibi untuk mendukung sektor pertanian dan pengelolaan air yang menjadi tulang punggung perekonomian warga.
Meski berhasil menekan angka stunting hingga 7% dan menjadi daerah dengan prevalensi terendah kedua se-Provinsi Jambi, Bupati menyoroti bahwa di Desa Pembengis masih terdapat 11 anak stunting. Hal ini menjadi perhatian serius dan memicu langkah-langkah khusus. “Target kita Zero Stunting,” tegas Bupati. Untuk itu, bantuan khusus penanganan stunting kembali disalurkan dan ia mengapresiasi kerja keras kader posyandu, kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Persoalan sanitasi juga mendapat perhatian khusus. Data menunjukkan bahwa 38,68% fasilitas sanitasi di Desa Pembengis masih memerlukan pembenahan serius. Bupati menegaskan bahwa sanitasi yang layak adalah fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan memutus mata rantai kemiskinan.
Menutup kunjungannya, Bupati mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan judi online. “Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Mari kita lindungi dan arahkan mereka ke jalan yang benar,” pesannya. Safari Jumat ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi sebuah model pemerintahan yang hadir langsung memberikan solusi di tengah masyarakat.