Beranda blog Halaman 106

Gubernur Al Haris Sambut Kedatangan Tim Milir Berakit

JAMBI, berjambi.com – Gubernur Jambi Al Haris, didampingi Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, menyambut secara langsung kedatangan Tim Ekspedisi Milir Berakit dari Kabupaten Sarolangun di Kawasan Tanggo Rajo Jambi, Sabtu (07/01/2023).

Ekspedisi Milir Berakit merupakan sebuah gerakan kampanye moral perubahan untuk menjadikan Sungai Batanghari ini menjadi bersih kembali, kegiatan Ekspedisi Milir Berakit berjalan sejak tanggal 30 Desember 2022 – 7 Januari 2023 yang diawali dengan Pelepasan yang dilakukan oleh Gubernur Jambi di Halaman Rumah Dinas Bupati Kabupaten Sarolangun.

Al Haris mengatakan, ekspedisi milir berakit merupakan sebuah gerakan kampanye moral perubahan. “Ekspedisi ini merupakan suatu gerakan kampanye moral perubahan, bagaimana kita berupaya untuk menjadikan Sungai Batanghari ini menjadi bersih kembali,” ujar Al Haris.

Al Haris menuturkan, kondisi Sungai Batanghari terus mengalami perubahan. “Sungai Batanghari ini dari hari ke hari terus mengalami perubahan, maka dari itu saya mengajak masyarakat Provinsi Jambi untuk bersama menjaga kebersihan Sungai kita ini, dan saya mengharapkan seluruh elemen masyarakat terlibat dalam meningkatkan kesadaran untuk menjaga Sungai Batanghari,” tuturnya.

Al Haris mengungkapkan, Provinsi Jambi mendapatkan bantuan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Dunia. “Bank Dunia saat ini sudah melirik Sungai Batanghari, dan Bank Dunia nantinya akan menggelontorkan Dana CSR sebesar 4.000.000 USD, dana inilah yang akan kita pergunakan untuk merawat Sungai Batanghari,” ungkap Al Haris.

Ketua Yayasan Sahabat Sungai Batanghari, Pinto Jayanegara menjelaskan, kondisi Sungai Batanghari saat ini sangat memprihatinkan. “Menjaga serta merawat kelestarian Sungai Batanghari merupakan tugas bersama, saat ini tingkat pencemaran Sungai Batanghari hampir mencapai ambang batas, tentunya ini menjadi tugas kita bersama untuk selalu menjaga kebersihan Sungai Batanghari,” ucap Pinto. (*)

Al Haris Ajak Seluruh Komponen Bangun Provinsi Jambi

JAMBI, berjambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris, mengajak seluruh komponen masyarakat Provinsi Jambi Bersatu padu dan bergerak bersama sama dalam membangun Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan Al Haris pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Provinsi Jambi Tahun 2023, bertempat di Halaman depan Kantor Gubernur Jambi, Jum’at (06/01/2023).

“Hari ini kita melaksanakan upacara dalam rangka HUT ke 66 Provinsi Jambi yang juga dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota untuk merayakan HUT Provinsi Jambi. Upacara hari ini untuk mengingatkan kita semua memiliki beban moral yang sama, yaitu memiliki tanggung jawab yang sama dalam membangun Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.

Al Haris menuturkan, masyarakat Provinsi Jambi tentunya senantiasa selalu bersyukur karena pembangunan Provinsi Jambi sampai saat ini masih terus berlangsung. Momen HUT ke 66 Provinsi Jambi ini merupakan suatu ajang untuk melakukan evaluasi atas semua yang telah berjalan agar kedepannya semakin baik dalam membangun Provinsi Jambi.

Al Haris menjelaskan, pada momen HUT ke 66 Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi membuat komitmen bersama dengan mendeklarasikan perang melawan narkoba. Komitmen ini menunjukkan bahwa Provinsi Jambi benar benar serius dalam melakukan pemberantasan narkoba di Provinsi Jambi.

“Komitmen bersama ini bukti keseriusan dalam melakukan pemberantasan narkoba, termasuk bagaimana kita harus bersama-sama menolak ataupun perang terhadap narkoba, intinya adalah kita bergerak bersama, berkolaborasi, bekerjasama sehingga Provinsi Jambi bebas narkoba sehingga Provinsi Jambi kedepannya akan semakin maju dan bersih dari narkoba,” jelas Al Haris.

Lebih lanjut, Al Haris juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jambi, ASN Pemerintah Kabupaten/Kota, instansi vertikal di Jambi, serta forkopimda yang turut membangun Jambi, dimana semua pihak tentunya memiliki tanggung jawab dalam membangun Provinsi Jambi tercinta.

“Saya mengharapkan pada momen ini, kita terus bekerja secara maksimal untuk negeri Jambi, karena para pendahulu tidaklah mudah dalam membangun sebuah provinsi. Kita tinggal meneruskan perjuangan dari para pendahulu, semoga kita semakin dewasa dan terus memberikan kontribusi terbaik untuk Provinsi Jambi tercinta, sehingga Provinsi Jambi menjadi menjadi provinsi terdepan di Pulau Sumatera dan terus bersaing dengan provinsi provinsi di Pulau Jawa,” harap Al Haris. (*)

HUT Provinsi Jambi ke-66, Capaian Pembangunan Meningkat

JAMBI, berjambi.com – Gubernur Jambi, Al Haris, menjelaskan capaian pembangunan meningkat, ditandai dengan kondisi perekonomian daerah yang terus membaik, dimana tumbuh dan berkembangnya aktivitas di segala lini. Hal ini disampaikan Al Haris saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dalam rangka Peringatan HUT Provinsi Jambi ke 66 tahun 2023, bertempat di Ruang Sidang Paripurna Kantor DPRD Provinsi Jambi, Jum’at (06/01/2023).

Peringatan Hari Jadi Pemerintah Provinsi Jambi Tahun 2023 mengangkat tema ”Jambi Mantap Membangun Negeri”, secara filosofi, tema ini menggambarkan bagaimana upaya Pemerintah Provinsi Jambi untuk membangun seluruh aspek pembangunan melalui pendekatan tiga misi pembangunan yaitu memantapkan tata kelola pemerintahan, memantapkan perekonomian masyarakat dan daerah, serta memantapkan sumber daya manusia.

“Gambaran dari capaian pembangunan tahun 2022, dimana kondisi perekonomian daerah terus membaik dengan tumbuh dan berkembangnya aktivitas di segala lini. Tentunya ini berkat upaya semua masyarakat, Organisasi Perangkat daerah dan semua pihak, baik di tingkat Provinsi Jambi maupun tingkat Kabupaten/Kota yang terus menciptakan terobosan dan strategi dalam menyikapi dinamika kehidupan dengan segala permasalahannya,” ujar Al Haris.

Al Haris memaparkan, capaian indikator makro yang tercermin dari pencapaian pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada tahun 2021 sebesar 3,66%, dan laju pertumbuhan ekonominya dilihat dari Year on Year pada Triwulan III Tahun 2022 tumbuh sebesar 5,20%, sejalan dengan tumbuh dan berkembangnya aktivitas produksi dan ekonomi daerah juga ditunjukkan dari capaian Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada bulan Desember 2022 sebesar 140,63 atau naik sebesar 1,95% dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 137,94.

“Kondisi penduduk miskin di Provinsi Jambi juga mengalami penurunan, dimana pada bulan Maret tahun 2022 persentase penduduk miskin mencapai sebesar 7,62% atau sebanyak 279,37 ribu orang, turun sebesar 0,47% dibandingkan pada bulan Maret tahun 2021 sebesar 8,09% atau sebanyak 293,86 ribu orang. Dalam mengatasi kondisi kemiskinan ekstrem Provinsi Jambi, juga menunjukkan trend menurun yaitu pada tahun 2022 dengan capaian sebesar 1,16% atau 42.411 orang, turun sebesar 0,14% dari tahun 2021 sebesar 1,30% dengan jumlah 47.229 orang, selanjutnya angka pengangguran terbuka Provinsi Jambi juga menunjukkan adanya penurunan sebesar 0,5%, dari capaian tahun 2021 sebesar 5,09% turun menjadi 4,59% pada tahun 2022,” papar Al Haris.

Al Haris menjelaskan, kondisi inflasi Provinsi Jambi pada awalnya merupakan salah satu daerah yang menjadi sorotan terhadap tingginya angka inflasi secara nasional, secara perlahan dengan langkah dan strategi kebijakan serta rencana aksi, mampu menunjukkan hasil positif dan mampu keluar dari zona yang menjadi perhatian khusus hingga Desember 2022. Peran Pemerintah Provinsi Jambi bersama TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota serta semua pemangku kepentingan sehingga Provinsi Jambi telah mampu untuk menekan inflasi dari 8,55% pada bulan Juli 2022 menjadi 6,35% pada bulan Desember 2022.

“Kondisi makro daerah yang terus membaik, juga mampu mencapai nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi pada 2022 sebesar 72,14%, atau meningkat sebesar 0,51% dibandingkan pada tahun 2021 sebesar 71,63%, ini memberikan dampak yang sangat berarti bagi masyarakat Provinsi Jambi untuk terus tumbuh dan berkembang dan memacu percepatan pembangunan kedepannya,” jelas Al Haris

Al Haris menuturkan, menyikapi isu aktual permasalahan transportasi akibat intensitas tinggi terhadap pemanfaatan sumber daya alam, salah satunya adalah batubara, dimana pada satu sisi, batubara merupakan salah satu dari potensi yang mampu mendongkrak nilai kontribusi sektor terhadap PDRB Provinsi Jambi, namun pada sisi lain juga mempengaruhi kondusifitas aktivitas arus barang dan jasa antar daerah di wilayah Provinsi Jambi. Pemerintah Provinsi Jambi bersama semua pihak yang memiliki potensi dengan para pelaku usaha terus melakukan langkah-langkah strategis dan taktis untuk meminimalisir permasalahan tersebut.

“Menyikapi hal tersebut, kita telah melaksanakan strategi dan rencana aksi dalam pengaturan sistem transportasi daerah yang salah satunya mendorong pembangunan jalur darat melalui jalan khusus, kemudian dengan alternatif multimoda melalui jalur Sungai Batanghari menuju ke outlet distribusi produksi yaitu pelabuhan. Pemerintah Provinsi Jambi juga mendorong Pemerintah Pusat untuk meningkatkan perbaikan-perbaikan jalan yang bersifat major terutama pada ruas-ruas jalan yang dianggap krusial untuk diprioritaskan penanganannya,” tutur Al Haris.

“Sistem logistik dan tatanan transportasi Provinsi Jambi merupakan sebagian dari konektifitas antar wilayah di Pulau Sumatera, kita sangat mengapresiasi penetapan baru Proyek Strategis Nasional di Provinsi Jambi pada tahun 2022. Pemerintah Pusat telah menetapkan pembangunan Pelabuhan Peti Kemas di Muaro Jambi sebagai salah satu dari 10 tambahan Proyek Strategis Nasional, ini adalah bentuk intervensi Pemerintah Pusat dalam mendorong percepatan terciptanya daya saing antar wilayah dan meningkatnya peluang investasi daerah dengan mengoptimalkan potensi unggulan,” lanjut Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi mendapat support dari Pemerintah Pusat yaitu dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI dalam memberikan stimulan alokasi program yang bersumber dari APBN atau sumber lainnya dalam peningkatan fasilitas kesehatan terutama pada Rumah Sakit Umum Daerah yang saat ini menjadi perhatian dalam meningkatkan pelayanan.

“Bentuk nyata yang telah dilaksanakan melalui kerja sama dengan pihak rumah sakit yang bersifat penanganan kekhususan, yaitu Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rumah Sakit Dharmais, Rumah Sakit Pusat dan Otak Nasional Prof.Dr.dr.Mahar Mardjono Jakarta. Harapan lainnya adalah perhatian Pemerintah Pusat dalam meningkatkan pelayanan dasar di bidang pendidikan dalam menciptakan pembangunan sumber daya manusia yang mampu dan berkualitas,” ungkap Al Haris.

“Saya menyadari, dalam rentang periode pembangunan JAMBI MANTAP yang sedang berjalan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak dan semua lapisan masyarakat di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Hal yang cukup menggembirakan adalah dengan terselenggaranya Proyek Strategis Nasional di Provinsi Jambi, salah satunya pembangunan jalan Tol Betung-Jambi dan Jambi-Rengat yang telah menyelesaikan fase pembebasan lahan. Harapan dukungan percepatan pembangunan fisiknya dapat direalisasikan sehingga dapat bermanfaat dalam menumbuh kembangkan perekonomian daerah dan memacu daya saing investasi daerah sebagai bagian dari percepatan pembangunan nasional, khususnya di Pulau Sumatera,” pungkas Al Haris.

Pada kesempatan tersebut hadir Jaksa Agung Republik Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pangdam II/ Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Hilman Hadi, anggota DPR RI Dapil Jambi dan tamu undangan lainnya. (*)

Ketua DPRD Edi Purwanto Pimpin Langsung Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-66 Provinsi Jambi

JAMBI, berjambi.com – Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto memimpin langsung Rapat Paripurna istimewa, dalam Rangka Memperingari HUT ke-66 Provinsi Jambi di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jum’at, (06/01/2023).

HUT ke-66 Provinsi Jambi mengusung tema ”Mantap” Membangun Negeri dalam mewujdukan Jambi yang maju, Aman, Nyaman, Tangguh, Amanah dan Profesional membangun Negeri.Melalui Program “Dumisake” (Dua milyar satu kecamatan) menuju Jambi cerdas dan pintar, jambi sehat, jambi responsif, jambi tangguh dan jambi agamis.

Rapat Paripurna dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto didampingi Waka I Faisal Riza, Waka II Pinto Jayanegara. Pada rapat Paripurna HUT ke-66 Provinsi Jambi juga dihadiri tokoh penting seperti Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Menteri PMK Muhadjir Effendy, dan para Anggota DPR RI dan Bupati Walikota se-Provinsi Jambi.

Dalam pembukaan Paripurna, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto mengucapkan Dirgahayu Provinsi Jambi yang ke-66. “Di hari yang berbahagia ini saya mengucapkan dirgahayu Provinsi Jambi dan selamat tahun baru untuk semuanya,” kata Edi Purwanto.

Dilanjutkan dengan Edi Purwanto menceritakan asal muasal terbentuknya Provinsi Jambi dan perjuangan dari tokoh pahlawan terdahulu.
Pada kesempatan itu juga Edi Purwanto juga menyampaikan bahwa kedepan Provinsi Jambi harus segera menyelesaikan permasalah rumah yang ada seperti pembagunan infratruktur, menuntaskan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Dumisake, dan lainya.

Dalam Paripurna itu Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Faizal Riza juga pembacaan kongres Pembentukan Provinsi Jambi.

Pada kesempatan itu juga Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan capaian kinerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jambi “Hasil yang cukup menggembirakan tentunya tergambar dari capaian pembangunan tahun 2022, dimana kondisi perekonomian daerah terus membaik dengan tumbuh dan berkembangnya aktivitas di segala lini,” kata Gubernur Jambi Al Haris.

Dia menjelaskan capaian tersebut yakni tercermin dari pencapaian laju pertumbuhan ekonominya dilihat dari Year on Year pada Triwulan III Tahun 2022 tumbuh sebesar 5,20 persen.

Sementara itu, terhadap kondisi penduduk miskin di Provinsi Jambi juga mengalami penurunan, dimana pada bulan Maret tahun 2022 persentase penduduk miskin mencapai sebesar 7,62 persen atau sebanyak 279,37 ribu orang.

Kemudian, dalam mengatasi kondisi kemiskinan ekstrem Provinsi Jambi, juga menunjukkan trend menurun yaitu pada tahun 2022 dengan capaian sebesar 1,16 persen atau 42.411 orang, turun sebesar 0,14 persen dari tahun 2021 sebesar 1,30 persen dengan jumlah 47.229 orang.

“Berkenaan dengan kondisi inflasi Provinsi Jambi, yang pada awalnya merupakan salah satu daerah yang menjadi sorotan terhadap tingginya angka inflasi secara nasional. Namun secara perlahan dengan langkah dan strategi kebijakan serta rencana aksi yang telah dilakukan, kita mampu menunjukkan hasil positif dan mampu keluar dari zona yang menjadi perhatian khusus hingga Desember 2022,” katanya.

Pada tahun 2022, pemerintah provinsi Jambi mampu melakukan penyelesaian konflik lahan antara masyarakat dengan pihak perusahaan. Dimana mampu menuntaskan hingga penerbitan dan penyerahan sertifikat kepemilikan tanah kepada Suku Anak Dalam (SAD) 113 yang terdampak. Hal ini juga merupakan bukti dan komitmen Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi Jambi yang sangat intens menyikapi aspirasi masyarakat dalam menciptakan kondusifitas dalam mengatasi permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat.

Dalam membangun sistem logistik dan tatanan transportasi Provinsi Jambi sebagian dari konektifitas antar wilayah di Pulau Sumatera, kita sangat mengapresiasi penetapan baru Proyek Strategis Nasional di Provinsi Jambi pada tahun 2022.

Dalam hal ini Pemerintah Pusat telah menetapkan pembangunan Pelabuhan Peti Kemas di Muarojambi sebagai salah satu dari 10 tambahan Proyek Strategis Nasional. Ini adalah bentuk Intervensi Pemerintah Pusat dalam mendorong percepatan terciptanya daya saing antar wilayah dan meningkatnya peluang investasi daerah dengan mengoptimalkan potensi unggulan daerah khususnya di Provinsi Jambi.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menargetkan Gubenur Jambi untuk menjadikan angka prevalensi stunting di Jambi menjadi satu digit “Pada 2024 nanti bisa dicanangkan satu digit,” katanya saat membacakan sambutan

Dia juga menyampaikan apresiasi atas capaian penurunan stunting yang pesat di Provinsi Jambi yakni dari 22,4 persen pada 2021 turun menjadi 18 persen pada 2022.

Menurut Muhadjir angka stunting Jambi 18,0 persen pada 2022 lebih rendah dibandingkan nasional yang masih mencapai 21,6 persen. ” Provinsi Jambi bisa menjadi pelopor penurunan stunting,” katanya.

Dalam penurunan kasus stunting, dia juga meminta Gubernur Jambi melakukan pendidikan kesehatan kepada remaja sejak dini sebagai upaya pencegahan.

Dia berharap agar Gubernur Jambi meminta kepada sekolah-sekolah memberikan edukasi dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan keluarga terutama bagi siswa perempuan.

Menko PMK menambahkan pentingnya pencegahan stunting sejak remaja, yakni melalui tambah darah dan pencegahan lainnya.Adapun pencegahan stunting di Provinsi Jambi dilakukan oleh BKKBN, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi hingga TP-PKK. “Dengan capaian pembangunan yang telah diraih pada bidang Sumber Daya Manusia (SDM), saya optimis Jambi menjadi provinsi yang memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan Indonesia,” katanya.

Dia menekankan semakin kecilnya stunting maka memperbesar potensi terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. (*)

AL HARIS: KADES HARUS TINGKATKAN INOVASI

Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi), berjambi.com  – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., mengemukakan, Kepala Desa (Kades) harus terus meningkatkan inovasi dalam membangun desa. Hal ini dikemukakan Al Haris pada Rapat Kerja Daerah Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Rakerda DPD APDESI) Provinsi Jambi, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Kamis (05/01/2023).

Para kepala desa se Provinsi Jambi

 

“Kita mengharapkan Kades lebih bersungguh-sungguh dalam bekerja membangun desanya masing-masing, semakin hari semakin dituntut untuk bekerja secara professional, karena dinamika kemajuan desa tersebut akan terukur dari kemajuan pola pikir seorang Kades. Kades yang hadir saat ini harus menyamakan persepsi, terutama dalam membangun desa,” ujar Al Haris.

Al Haris menuturkan, pembangunan harus terus-menerus diperkuat, dalam seluruh sektor dan dalam semua level, termasuk dalam Pemerintah Desa. Hal ini juga sesuai dengan semangat pembangunan nasional, dan tidak terlepas dari upaya pemerintah untuk memperkuat pembangunan di desa, sebagai bagian dari upaya penyebaran dan pemerataan pembangunan, maka pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembangunan desa, artinya semakin memberdayakan desa.

“Program Dumisake hadir untuk mengurangi ketimpangan pembangunan di desa-desa, namun dana dumisake ini belum bisa sepenuhnya mengakomodir secara bersamaaan untuk desa desa di Provinsi Jambi ini. Dana dumisake ini kita coba atur sedemikian mungkin, sehingga ketika ada slot-slot dana dari Pemerintah Kabupaten tidak ada akan kami intervensi melalui dana ini demi menguatkan kelembagaan desa kedepannya,” tutur Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, meskipun dana operasional desa berada pada kewenangan Pemerintah Kabupaten akan tetapi secara faktual juga merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi Jambi. Kades merupakan salah satu yang menentukan kemajuan Provinsi Jambi, dimana jika desa desa maju tentunya berimbas pada kemajuan Provinsi Jambi.

“Saya yakin Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten / Kota seProvinsi Jambi, Pemerintahan tingkat Kecamatan dan Pemerintah Desa telah berusaha untuk menghadirkan kemajuan dalam pembangunan. Namun, tantangan yang kita hadapi terus meningkat, dan tuntutan publik juga terus meningkat supaya penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik terus ditingkatkan kualitasnya,” tutup Al Haris. (Waaly/ADV Diskominfoprov, foto: Agus)

Gubernur Jambi: Kades Harus Tingkatkan Inovasi

JAMBI, berjambi.com – Gubernur Jambi Al Haris mengemukakan, Kepala Desa (Kades) harus terus meningkatkan inovasi dalam membangun desa. Hal ini dikemukakan Al Haris pada Rapat Kerja Daerah Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Rakerda DPD APDESI) Provinsi Jambi, bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Kamis (05/01/2023).

“Kita mengharapkan Kades lebih bersungguh-sungguh dalam bekerja membangun desanya masing-masing, semakin hari semakin dituntut untuk bekerja secara professional, karena dinamika kemajuan desa tersebut akan terukur dari kemajuan pola pikir seorang Kades. Kades yang hadir saat ini harus menyamakan persepsi, terutama dalam membangun desa,” ujar Al Haris.

Al Haris menuturkan, pembangunan harus terus-menerus diperkuat, dalam seluruh sektor dan dalam semua level, termasuk dalam Pemerintah Desa. Hal ini juga sesuai dengan semangat pembangunan nasional, dan tidak terlepas dari upaya pemerintah untuk memperkuat pembangunan di desa, sebagai bagian dari upaya penyebaran dan pemerataan pembangunan, maka pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pembangunan desa, artinya semakin memberdayakan desa.

“Program Dumisake hadir untuk mengurangi ketimpangan pembangunan di desa-desa, namun dana dumisake ini belum bisa sepenuhnya mengakomodir secara bersamaaan untuk desa desa di Provinsi Jambi ini. Dana dumisake ini kita coba atur sedemikian mungkin, sehingga ketika ada slot-slot dana dari Pemerintah Kabupaten tidak ada akan kami intervensi melalui dana ini demi menguatkan kelembagaan desa kedepannya,” tutur Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, meskipun dana operasional desa berada pada kewenangan Pemerintah Kabupaten akan tetapi secara faktual juga merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi Jambi. Kades merupakan salah satu yang menentukan kemajuan Provinsi Jambi, dimana jika desa desa maju tentunya berimbas pada kemajuan Provinsi Jambi.

“Saya yakin Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten / Kota seProvinsi Jambi, Pemerintahan tingkat Kecamatan dan Pemerintah Desa telah berusaha untuk menghadirkan kemajuan dalam pembangunan. Namun, tantangan yang kita hadapi terus meningkat, dan tuntutan publik juga terus meningkat supaya penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik terus ditingkatkan kualitasnya,” tutup Al Haris. (*)

Gubernur Al Haris Ajukan Ranperda Guna Perkuat Tata Kelola Pemerintah

JAMBI, berjambi.com – Gubernur Jambi Al Haris, mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi guna memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang bisa lebih fokus pada suatu bidang agar kinerja dalam mengaplikasikan kepada masyarakat lebih meningkat lagi.

Hal tersebut dikemukakan Al Haris pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Pembukaan Masa Persidangan Pertama Tahun 2023 dan Persetujuan Dewan terhadap 5 Ranperda Provinsi Jambi Mantap Expo 2023, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Rabu (04/01/2023) malam.

Lima Ranperda tersebut adalah Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan, Ranperda Kerja sama Daerah, Ranperda Pertumbuhan Ekonomi Hijau, dan Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jambi Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pelestarian dan Pengembangan Budaya Melayu Jambi.

Al Haris mengatakan, pengajuan Ranperda merupakan tahapan kegiatan dalam rangka melaksanakan tugas dan tanggungjawab selaku lembaga penyelenggara negara di daerah untuk melaksanakan fungsi dan kewenangan Pemerintahan Daerah, dimana Ranperda menjadi salah satu sebagai landasan hukum dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan.

“Kami mengharapkan dengan adanya Ranperda ini dapat dijabarkan dengan baik oleh seluruh elemen, baik itu pemerintah maupun masyarakat selaku objek yang dilayani. Organisasi Perangkat Daerah harus dapat menjabarkan selaku pelayan masyarakat dan abdi masyarakat agar kesejahteraan bisa tercapai dan masyarakat bisa terbantu, dalam upaya menyejahterakan masyarakat,” kata Al Haris.

Al Haris menjelaskan, salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi adalah iklim investasi yang kondusif, tindakan serta upaya untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif, melalui regulasi, sehingga semua aspek yang dibutuhkan dalam menumbuhkan iklim investasi dapat terakomodir, seimbang dan selaras.

“Kehadiran regulasi seperti Peraturan Daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi akan memberikan jaminan kepastian hukum bagi pemilik modal dalam menanamkan modal serta menjalankan usahanya di Provinsi Jambi,” jelas Al Haris.

Al Haris menuturkan, berdasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, sinergi dan saling menguntungkan, keberadaan kerja sama, baik antar daerah maupun dengan pihak lain menempati posisi sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan daerah. “Perda tentang kerja sama daerah, dengan harapan akan tumbuh prakarsa dan peran aktif pemerintah daerah, masyarakat, maupun swasta dalam membangun daerah,” tutur Al Haris.

Lebih lanjut Al Haris mengungkapkan, pembangunan daerah tidak terlepas dari pemajuan dan pelestarian budaya daerah. Perubahan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pelestarian dan Pengembangan Budaya Melayu Jambi sangat perlu dengan maksud untuk menyempurnakan poin-poin pasal dan memastikan Pelestarian dan Pengembang Budaya Melayu Jambi telah memenuhi objek-objek pemajuan kebudayaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jambi atas kerja samanya dalam mencurahkan energi dan pikiran bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Jambi, sehingga terwujudnya Ranperda ini, untuk itu bersama kita tetap bergandengan tangan, bahu membahu, membangun negeri, Provinsi Jambi yang kita cintai ini. Mari kita bekerja dengan ikhlas dan cerdas, dengan kebulatan tekad untuk membawa masyarakat Provinsi Jambi menjadi masyarakat yang sejahtera dibawah Ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ungkap Al Haris. (*)

AL HARIS: JAMBI MANTAP EXPO PACU PERTUMBUHAN PEREKONOMIAN

Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya dan mendorong untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian, salah satunya dengan mengadakan Jambi Mantap Expo 2023. Hal tersebut dinyatakan Al Haris saat membuka Pameran Jambi Mantap Expo 2023, yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Jambi, Selasa (03/01/2023).

Pameran Jambi Mantap Expo 2023 merupakan rangkaian dari kegiatan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Provinsi Jambi Tahun 2023 yang berlangsung dari tanggal 03 s/d 08 Januari 2023. Pameran Jambi Mantap Expo 2023 ini memamerkan produk-produk kreativitas, makanan khas, pakaian tradisional dari Kabupaten/Kota, binaan BUMD dan BUMN dan para produsen usaha kecil menengah, serta sebagai sarana sosialisasi program-program kegiatan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi.

“Penyelenggaraan pameran ini penting, ditengah upaya pemerintah dalam meningkatkan pembangunan ekonomi. Sentra-sentra kerajinan atau usaha kecil menengah sebagai basis ekonomi kerakyatan serta ekonomi kreatif, harus terus menerus dikembangkan sebagai pondasi awal,” ujar Al Haris.

“Pemerintah telah mencabut status PPKM, ini artinya kita sudah mulai bisa berkreasi, berinovasi membangun ekonomi yang lebih tangguh kedepannya, karena selama ini kita merasa terbelenggu oleh situasi pandemi covid-19, dimana yang memiliki usaha tentu merasa terganggu,” lanjut Al Haris.

Al Haris mengemukakan, ada hikmah dari kondisi pandemi covid-19 beberapa waktu yang lalu, dimana orang orang mulai ramai menjual produk dengan memanfaatkan digitalisasi sebagai pemasaran dan mulai banyak produk produk baru.

FOTO BERSAMA : Gubernur Jambi Dr H Al Haris SSos (tengah), foto bersama jajaran pejabat pemerintah Provinsi Jambi

 

Al Haris menuturkan, Presiden Jokowi terus  mengimbau kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bersaing dalam mendaftarkan produk produk dari daerah. “Alhamdulillah, untuk produk dari Jambi ada lebih kurang sebanyak 1.500 produk yang sudah terdaftar dan diakui oleh nasional, contohnya adalah kursi rotan yang berasal dari Tanjung Jabung Barat yang sudah bisa diakses secara nasional dan dibeli secara online,” tutur Al Haris.

Al Haris mengharapakan agar UMKM yang ada di Provinsi Jambi untuk mendaftarkan produk produknya yang berkualitas dengan indeks geografi karena ini sangat penting dimana ada jaminan mutu dan standar yang jelas sehingga kedepannya dapat bersaing di pasaran Indonesia bahkan pasar global. Jambi Mantap Expo 2023 juga merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengangkat, meyakinkan bahwa produk Jambi layak di tingkat nasional bahkan internasional.

Staff Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Dan Pembangunan, Drs.Ariansyah,M.E., selaku Koordinator Kegiatan Pameran Jambi Mantap Expo 2023 melaporkan, maksud dan tujuan pelaksanaan pameran adalah yang pertama adalah mensosialisasikan produk daerah Jambi kepada masyarakat, kedua adalah mempromosikan produk-produk UMKM, dan yang ketiga adalah memberikan kesempatan kepada peserta pameran untuk melakukan transaksi dagang serta sebagai sarana rekreasi hiburan dan wisata bagi masyarakat.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, H.Sudirman,S.H.,M.H., Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj.Hesnidar Haris, Ketua BKOW Provinsi Jambi, Hj.Komariah Abdullah Sani, Ketua DWP Provinsi Jambi, Hj.Iin Kurniasih dan para undangan lainnya. (Maria/foto: Agus/ADV Diskominfo Prov)

Ketua SMSI Provinsi Jambi Apresiasi Ekspedisi Milir Merakit

JAMBI-Ekpedisi Milir Merakit yang diselenggarakan Yayasan Sahabat Sungai Batanghari (YSSB) dengan Tema “Untuk Membangkitkan Kembali Sungai Batanghari” mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak tak terkecuali insan pers.

Salah satunya Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi, Mukhtadi Putra Nusa (Selasa, 03/01/2022) menyambut baik ekspedisi milir merakit yang berlangsung 30 Desember 2022 hingga 6 Januari 2023 tepat di hari ualng tahun provinsi Jambi.
Rute ekpedisi milir merakit mulai dari Sungai Tembesi Sarolangun, tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Sarolangun hingga Sungai Tembesi di Kota Jambi, tepatnya di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi.
“Dalam ekpedisi ini melibatkan banyak pihak ada mahasiswa, pencinta alam bahkan peneliti. Ini menjadi berharga ketika ada tim peneliti karena akhir dari ekpedisi tentunya akan menjadi catatan yang penting bagi pemerintah, itu sangat berarti dalam mengambil kebijakan terkait Sungai Batanghari di masa mendatang,” terang Mukhtadi, disela-sela rapat persiapan Hari Pers Nasional 2023.
Mukhtadi juga menggaris bawahi dengan keterlibatan mahasiswa di ekpedisi milir merakit tentu dapat menanamkan rasa kecintaan serta memiliki.
“Mahasiswa dan mahasiswa pencinta alam yang turut serta diharapkan dapat tertanam rasa kecintaan serta rasa memiliki. Intinya kita sebagai warga provinsi Jambi, mari kita jaga bersama Sungai Batanghari, karena sungai Batanghari nadi kehidupan,” Ujar Mukhtadi.
“Kita harus bangga, sungai Batanghari terpanjang di Sumatera, nomor 4 di Indonesia. Kita patut apresiasi YSSB telah melaksakan Ekspedisi Milir Merakit, keren dua jempol dari saya,” Tandasnya sembari tersenyum.
Disamping itu, Sigit Eko Yuwono, ketua panitia Milir Merakit Satu, beberapa waktu yang lalu menjelaskan, ada 17 rakit “yang terdiri dari 15 rakit disediakan oleh YSSB dan 2 rakit swadaya masyarakat Sarolangun. Satu rakit ada 6 -7 penumpang, yang terdiri dari peneliti, Mapala, mahasiswa, dan juru pengemudi,” Jelasnya.
Dalam penjelasannya Sigit membeberkan tujuan kegiatan milir merakit untuk membangkitkan kembali kecintaan masyarakat Jambi terhadap sungai Batanghari.
“Kegiatan pertama ini kita lakukan dari Sungai Tembesi hingga kota Jambi. Kedepan bisa dari Merangin, Bungo atau Tebo, dan nanti ini juga akan menjadi event Nasional. Sebelum melakukan sudah menggelar uji coba, juga di kawal oleh tim Basarnas, Polairut, tim kesehatan dan keamanan lainnya,” urainya. (*/)

DEDIKASI: Brigjen Antoninho, dari Pulau Timor Sampai Cianjur

ANTONINHO Rangel da Silva, putra Timor Timur kelahiran 17 Agustus 1968 di Viqueque, belakang ini mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang menjadi korban gempa bumi 21 November 2022.

Dia mendapat tugas dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M, untuk memimpin penyaluran bantuan korban gempa di Cianjur.

Antoninho berpikir yang harus disalurkan bukan hanya saja materi, seperti bahan pangan dan perlengkapan hidup, tetapi juga perlunya disalurkan energi positif, penyembuhan berkaitan dengan kejiwaan yang terganggu akibat gempa bumi yang menewaskan lebih dari 300 orang, dan memaksa ribuan warga mengungsi.

Karena itu dia bersama tim juga melakukan healing (pemulihan) untuk masyarakat Cianjur. “Kami sudah pergi ke Cianjur, dan melalukan healing dengan pendekatan psikologi dan agama yang banyak mengajarkan kesabaran, dan selalu bersyukur,” kata Antoninho, pria berbadan atletis yang enak diajak ngobrol itu.

Antoninho kini berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen). Sedang jabatan yang dipercayakan padanya sekarang adalah Wakil Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Bidang Manajemen Intelijen.

Baginya bertugas di Cianjur yang bergunung-gunung-gunung, mengingatkan tanah kelahirannya di Timor Timur dulu.

Di Kabupaten Cianjur terdapat Gunung Gede dan Gunung Pangrango yang membentang dari Kabupaten Cianjur, Bogor hingga Sukabumi. Di Timor Leste yang terletak di Pulau Timor, dulu bernama Timor Timur sebelum berpisah dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) juga punya daratan yang indah tapi sayang tidak di kelola.

Beruntung saya sebagai wartawan Kompas (1989- 2018) sempat menyusuri jalan raya mulai kota Dili hingga Lospalos ketika kondisi jalan masih terawat mulus. Saya berada di Timor Timur ketika meliput dinamika sosial-politik yang memanas menjelang jajak pendapat tahun 1999 yang mengantarkan Timor Timur lepas dari Indonesia.

Dalam perjalanan saya melihat pemandangan yang indah sepanjang kiri dan kanan jalan. Perpaduan antara pantai, laut dan gunung terlihat indah. Keindahan Timor Timur sulit disampaikan lewat kata-kata. Tidak cukup kata untuk menggambarkan realitas keindahan alamnya.

“Saya selalu mengatakan Timor Timur itu indah. Dulu saya tinggal di Dili. Saya suka menyebut nama lama Timor Timur,” kata Antoninho sambil menunjukkan gambar pantai dan gunung di sampul bukunya tentang parawisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mirip dengan Timor Timur ketika berbincang-bincang dengan tim Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di kantornya, Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis petang (8/12/2022). Kunjungan tim SMSI dipimpin Ervik Ari Susanto, selaku penasihat SMSI Pusat.

Antoninho menyebut dirinya lahir di Timor Timur sebagai putra daerah yang tahu banyak tentang Timor Timur. Dia bersemangat ketika menjelaskan tentang nasionalisme Indonesia, membangun toleransi yang hakiki dan melihat sudut pandang keberagaman dan perbedaan suku, ras, agama, dan budaya sebagai sebuah keindahan dan kekuatan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila.

Kembali ke tugas dia ke Cianjur. Dalam menjalankan tugas memimpin penyaluran bencana gempa bumi, termasuk bantuan yang berasal dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), dia diperintahkam untuk mengerahkan pasukan bermotor yang terdiri atas prajurit Batalyon Raider 300, pasukan elite Infanteri, yang bermarkas di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Mereka dengan sepeda motor menyalurkan bantuan ke lokasi yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Dibantu para relawan dari unsur masyarakat, termasuk relawan dari IOF (Indonesian Offroad Federation) Jakarta, Relawan dari LRCI ( Land Rover Club Indonesia) Jakarta, Relawan dari Tim Motor Trabas Club Cianjur dan Garut, sehingga pekerjaan distribusi bantuan paket pangan dan kebutuhan lainnya segera teratasi.

Prajurit TNI-AD bergandeng tangan dengan masyarakat dalam menyalurkan bantuan. “Semua terlaksana dengan lancar dan efektif,” tutur Antoninho lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1992 dari kecabangan infanteri itu.

Antoninho pernah berdinas di Batalyon Infanteri 408/Suhbrastha dan Batalyon Infanteri 410/Alugoro.
Dia juga pernah menjadi instruktur perang di Pusat Pendidikan Infanteri Bandung.

Lulusan Magister (S2) di
Universitas Pertahanan ini
selain pernah bertugas di Timor Timur, dan Aceh, juga pernah bertugas di luar negeri, yakni Italy(2008), Swiss (2008), Brazil (2009), dan China (2017).

Selamat bertugas Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva.S.IP.,M.Han. Semoga sukses selalu. (Penulis adalah Sekretaris Jenderal SMSI)