Beranda blog Halaman 114

Brigjen TNI Iroth Beri Bimbingan Teknis Media Siber

JAKARTA, berjambi.com– Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI-Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Iroth Sonny Edhie memberikan bimbingan teknis di depan para pimpinan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dari seluruh provinsi di Indonesia, Kamis sore, 21 Juli 2022.

Bimbingan teknis berlangsung di Ruang AH Nasution Markas Besar TNI AD, Jalan Veteran Raya, Jakarta Pusat, setelah para peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) SMSI tahun 2022 pada pagi hari mendengarkan pesan-pesan dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang juga Ketua Dewan Pembina SMSI Pusat.

Dimoderatori oleh Merson Simbolon (Ketua SMSI Sulawesi Utara), Brigjen Iroth yang tampil memukau dengan presentasinya yang lengkap dan menarik.

Materi yang disampaikan mulai dari era 1.0 ketika peradaban manusia masih didominasi kegiatan berburu, kemudian disusul peradaban era 2.0 yang ditandai dominasi pertanian, kemudian era industri 3.0, dan peradaban zaman sekarang 4.0 yang ditandai kegiatan yang serba internet.

Seiring dengan perubahan peradaban dari era ke era, dunia pertempuran militer di seluruh dunia pun berubah. Mulai dari pertempuran fisik dengan menggunakan tubuh, perang dengan senjata-senjata canggih produk industri persenjataan, hingga perang dengan menggunakan internet secara besar-besaran.

“Perang generasi terakhir menggunakan persenjataan dengan dukungan internet, baik untuk pertempuran udara, laut, dan darat. Pertempuran sekarang ini memanfaatkan kecanggihan internet, dan media berbasis siber,” tutur Iroth.

Karakter penyalahgunaan media berbasis siber, terutama media sosial, dapat dilihat dari cara kerja antara lain merekayasa fakta dan informasi, menjungkir-balikkan fakta, menyebarkan kebohongan, dan provokasi melalui media siber.

Iroth yang banyak pengalaman menjalankan tugas di medan tempur di luar negeri, termasuk di Bosnia Herzegovina (1996), mengajak para pemimpin perusahaan media siber selalu mengingatkan para pemimpin redaksi untuk selalu mewaspadai kemungkinan adanya penyalahgunaan media siber.

Alumnus Akademi Militer tahun 1993 dari kecabangan perhubungan itu juga mengajak para peserta Rapimnas SMSI untuk memikirkan bersama-sama dan berkolaborasi dengan Pusat Sandi dan Siber TNI-AD untuk menangkal penyalahgunaan media siber untuk kepentingan jahat, merusak perdamaian, dan merongrong Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain para pimpinan SMSI dari berbagai provinsi, hadir pula antara lain Ketua Umum SMSI Firdaus, Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Budiman Sudjatmiko dan anggota Dewan Pertimbangan SMSI GS Ashok Kumar, Dewan Penasehat Ervik Ary Susanto, Sekretaris Dewan Pakar SMSI Hersubeno Arief, Ketua Umum Forum Pemred Media Siber Indonesia Bernadus Wilson Lumi, dan Sekretaris Jenderal SMSI Mohammad Nasir. (***)

AL HARIS APRESIASI KEMENDIKBUDRISTEK PEDULI SUNGAI BATANGHARI

Jambi, berjambi – Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., memberikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) yang telah menyelenggarakan Seminar Nasional Batanghari “Dulu, Kini dan Nanti,” yang berlangsung di Swiss-bell Hotel Jambi, Kamis (21/07/2022).

“Saya memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang telah memprakarsai Seminar Nasional Batanghari “Dulu, Kini, dan Nanti,” sebagai puncak perjalanan menjejaki kembali Kejayaan Peradaban Batanghari, melalui kegiatan Ekspedisi Sungai Batanghari,” ujar Al Haris.

Al Haris juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta ekspedisi dan seminar nasional yang berasal dari berbagai kalangan, yaitu peneliti, akademisi, mahasiswa dan komunitas budaya, yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Al Haris menuturkan, kegiatan seminar nasional ini akan menjadi refleksi dan masukan bagi para pemangku kepentingan bersama seluruh pihak terkait, dalam mengambil langkah dan perumusan kebijakan terkait Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi, kebijakan penjagaan kebudayaan sepanjang Sungai Batanghari, serta menentukan berbagai upaya penting untuk menjaga Daerah Aliran Sungai (DAS) dan ekosistem Sungai Batanghari kini dan kedepannya.

Al Haris menerangkan, aliran Sungai Batanghari bermula dari Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Dharmasraya di Provinsi Sumatera Barat dan selanjutnya sungai ini mulai mengalir di Provinsi Jambi melewati Kabupaten Bungo, Kabupaten Tebo, Kabupaten Batang Hari, Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sebelum lepas ke perairan timur Sumatera dekat Muara Sabak.

“Salah satu kawasan bersejarah dengan jejak-jejak peradaban yang harus dilestarikan berada di kawasan Sungai Batanghari adalah Cagar Budaya Nasional Muarojambi, dimana telah menjadi saksi sejarah kejayaan pusat pendidikan terbesar di Asia pada abad ke-7,” terang Al Haris.

“Saya berharap berbagai temuan dan data yang dikumpulkan, baik dari sisi historis, arkeologi, hingga isu sosial dan isu lingkungan, dapat menjadi bahan perumusan kebijakan pemecahan masalah perlindungan dan penetapan Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi, selanjutnya akan menjadi payung hukum yang kuat dalam rangka eksistensi KCBN Muaro Jambi sebagai warisan budaya dunia,” harap Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, sepanjang aliran Sungai Batanghari banyak menyimpan potensi keunggulan yang dapat mengangkat ekonomi masyarakat, tidak hanya melalui sumber daya alam, namun juga melalui wisata tradisi dan budaya tanpa menggeser identitas khas masyarakat Sungai Batanghari, serta yang paling penting adalah terjaga Daerah Aliran Sungai Batanghari beserta ekosistemnya demi generasi selanjutnya.

“Sejalan dengan pengelolaan kawasan Sungai Batanghari sebagai warisan budaya, isu terkini yang ditemukan pada kawasan Sungai Batanghari tentu juga akan menjadi masukan bagi kita semua dalam pengelolaan sumber daya air Wilayah Sungai Batanghari. Pertumbuhan penduduk dengan segala aktivitasnya tentu berdampak bagi penurunan kualitas lingkungan, perubahan ekologi dan sebagainya di Wilayah Sungai Batanghari yang harus menjadi perhatian kita bersama dalam upaya pelestarian warisan budaya di kawasan Sungai Batanghari sekaligus kelangsungan ekosistemnya hingga nanti di masa depan,” ungkap Al Haris.

Pada kesempatan tersebut, hadir secara langsung Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Bapak Hilmar Farid. (Waaly/ADV Diskominfoprov Jambi)

Nyalon Ketua PWI Jambi Bayar Rp. 50 Juta, Wartawan Senior Protes

JAMBI, berjambi.com – Panitia Konferprov (Konferensi Provinsi) PWI Jambi, hari ini Selasa (19/7/2022) mengeluarkan pengumuman yang mengagetkan jurnalis dan senior-senior jurnalis di Jambi.

Pasalnya, salah satu item persyaratan mendaftar Ketua PWI Provinsi Jambi adalah wajib menyetor uang sejumlah Rp 50 juta. Sementara, informasi didapat, PWI Provinsi Jambi tak boleh meminta bantuan mitra dalam pelaksanaan Konferprov nanti.

Salah seorang penasehat yang juga wartawan senior di Provinsi Jambi, Thomas P. Sirait (81), menanggapi keras soal syarat uang Rp 50 juta sebagai syarat pendaftaran yang berbentuk uang partisipasi tersebut.

“Sudah hancur PWI Jambi ini. Rp 50 juta harus setor kalau mau jadi Ketua PWI Provinsi Jambi? Sudah lebih mahal dari daftar kepala daerah aja! Hancur PWI kita ini,” ungkap Thomas P. Sirait, Selasa (19/7/2022).

Opung Sirait -sapaan akrab Thomas P Sirait- sangat geram dengan kondisi pra Konfercab PWI Provinsi Jambi saat ini.

“Saya sudah dari kemarin dengan kekacauan persiapan Konfercab ini. Entah apa-apa lah PWI sekarang ini. Mau dibawa ke jurang apa organisasi besar ini? Memang wartawan ada uang sebanyak itu? Rp 50 juta tidak sedikit, Bung. Apa disuruh merampok?” ungkap Opung Sirait dengan lantang kepada media.

Untuk diketahui, syarat daftar Ketua PWI Provinsi Jambi ini dikeluarkan panitia Konferprov per Selasa (19/7/2022).

Berikut kutipan notulen rapat panitia Konfeprov PWI Provinsi Jambi yang didapat media, untuk syarat pendaftaran kandidat Ketua PWI Provinsi Jambi :

Pendaftaran kandidat :

1. Dari tanggal 19 sampai tanggal 26 Juli 2022

2. Setiap calon harus memenuhi kriteria PD/PRT

3. Setiap kandidat dibebankan Rp 50 juta

Berikutnya, Panitia Konferprov PWI Jambi, merilis syarat lengkap calon Ketua PWI Provinsi Jambi sebagai berikut :

1. Menjadi Anggota Biasa PWI Jambi sekurang- tiga tahun.

2. Pernah menjadi Pengurus PWI Pusat atau Pengurus PWI Provinsi atau PWI Kabupaten/Kota.

3. Memiliki Sertifikat dan Kartu Utama dari Dewan Pers.

4. Surat keterangan tidak sedang menjadi pengurus partai politik.

5.Surat keterangan/pernyataan tidak sedang menjadi anggota organisasi wartawan lainnya yang berbadan hukum pers baik di tingkat nasional dan daerah.

6. Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari rumah sakit.

7. Surat keterangan bebas narkoba.

8. Menyetor uang partisipasi Rp. 50. Jt ke panitia ( untuk calon ketua pwi)

Untuk diketahui, Konferprov PWI Jambi direncakan akan dilaksanakan pada 3-4 Agustus 2022 nanti. Sekretaris PWI Provinsi Jambi, Heri yang dikonfirmasi media ini membenarkan persyaratan tersebut.

“Itulah yang diprotes kawan-kawan,” ucapnya.

(nas/*)

SANI HARAP ANGKA STUNTING CAPAI 12%

JAMBI, berjambi.com – Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I., mengharapkan Provinsi Jambi dapat mencapai target penurunan angka stunting sebesar 12% sesuai dengan target melalui rencana aksi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jambi. Hal tersebut disampaikan Sani saat membuka Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jambi, yang berlangsung di Abadi Suite dan Tower Jambi, Rabu (20/07/2022).

“Saya mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berperan serta dan hadir pada pelaksanaan kegiatan ini, karena kegiatan ini sangat penting dan mendesak untuk dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Rapat Kerja ini juga sebagai kelanjutan kesepakatan yang telah disepakati pada pertemuan silaturahmi sebelumnya pada tanggal 2 Juni 2022 yang lalu di Bappeda Provinsi Jambi,” ujar Sani.

Sani mengungkapkan, sebelum pelaksanaan kegiatan ini, Tim Percepatan Penurunan Stunting telah melaksanakan rapat kerja internal dengan agenda penyusunan rencana aksi dari setiap masing masing bidang.

“Semoga rapat kerja ini akan lebih meningkatkan koordinasi dan sinergisitas seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jambi dalam pelaksanaan tugas, sehingga proses evaluasi dan audit data kasus stunting dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” ungkap Sani.

“Saya meminta kepada seluruh anggota Tim Percepatan Penurunan Stuntung Provinsi Jambi agar memaksimalkan segala daya dan upaya untuk percepatan penurunan stunting di Provinsi Jambi. Saya juga meminta agar pengejewantahan kerja tim semakin nyata dan dapat menyentuh langsung kepada kelompok sasaran, yaitu anak maupun keluarga yang berisiko stunting,” lanjut Sani.

Sani menjelaskan, dengan kerja efektif, konvergen dan terintegrasi, seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi hingga tingkat Desa/Kelurahan dan Satuan Tugas Stunting dalam melaksanakan penanganan dan percepatan stunting di Provinsi Jambi akan berjalan dengan baik dan lancar. 

“Upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Tim Percepatan Penunurnan Stunting saja, namun juga membutuhkan kolaborasi dan dukungan seluruh pihak dan setiap elemen masyarakat. Dengan telah ditandatanganinya Surat Edaran Gubernur Jambi tentang Dukungan Dunia Usaha dalam Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Jambi, kerja keras, kerja cerdas kita akan semakin menunjukkan hasil yang lebih nyata,” jelas Sani.

“Hal ini semakin membuat kita yakin bahwa penanganan kasus stunting dapat dilakukan secara bersama-sama, menjadi upaya kolektif, yang dilakukan dengan segenap daya dan upaya sehingga tidak ada lagi anak-anak di Provinsi Jambi, generasi harapan masa depan, yang mengalami stunting. Kita semua berharap kegiatan ini membawa perubahan yang baik dalam rangka percepatan penurunan stunting di Provinsi Jambi,” pungkas Sani. (Maria/ADV Diskominfoprov)

AL HARIS HARAP SINERGITAS PEMPROV DAN TNI TERUS MENINGKAT

Jambi, berjambi – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., mengharapkan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jambi dan TNI yang selama ini telah terbangun terus meningkat dalam berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Jambi dan nasional. Hal tersebut disampaikan Al Haris pada Peresmian Markas Komando Resor Militer (Makorem) 042/Garuda Putih, bertempat di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo nomor 03 Sungai Putri, Kecamatan Telanaipura Jambi, Selasa (19/07/2022).

“Sinergisitas Pemerintah Daerah di Provinsi Jambi bersama TNI harus terus kita tingkatkan bersama sampai kepada tingkat Babinsa, sehingga semuanya menjadi kompak dan dapat berkontribusi untuk pembangunan daerah dan nasional karena dengan kesigapan TNI selama ini sangat banyak membantu Pemerintah Daerah,” ujar Al Haris.

“Bukti nyata sinergitas Pemerintah Provinsi Jambi bersama TNI adalah dengan pembangunan gedung baru di Makorem 042/Garuda Putih ini. Saya mengucapkan selamat atas peresmian gedung beserta sarana parasarana lainnya, semoga ini menjadi momentum bersama dalam meningkatkan sinergitas diantara kita,” sambung Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, pembangunan gedung serta sarana dan prasarananya merupakan kerja sama antara Pemerintah Daerah dengan DPRD, dimana gedung perkantoran yang bagus bisa menjadi salah satu ikon Jambi juga merupakan pengembangan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan sebuah satuan organisasi, dan menjadi salah satu langkah penting.

“Pembangunan gedung Makorem 042/Garuda Putih merupakan salah satu ikon, kantor mencerminkan langkah untuk lebih meningkatkan kinerja Korem 042/Garuda Putih dalam pelayanan terhadap masayarakat, dengan harapan dapat menambah motivasi dan energi positif untuk senantiasa siap melaksanakan tugas pokok TNI Angkatan Darat,” ungkap Al Haris.

Al Haris mengharapkan peresmian Makorem 042/Garuda Putih dapat lebih meningkatkan semangat kerja dan kualitas kinerja untuk menyelenggarakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan pembinaan teritorial dalam rangka menyiapkan pertahanan di darat dan menjaga keamanan wilayah Provinsi Jambi, serta dapat terus memberikan sumbangsih yang nyata bagi masyarakat dan daerah.

Lebih lanjut, Al Haris mengajak, semua unsur Forkopimda, instansi dan kelembagaan yang ada di Provinsi Jambi untuk terus menjaga sinergitas dalam membangun Provinsi Jambi. “Marilah kita bersinergi bersama-sama, termasuk dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, menyatukan semua kekuatan dan sumber daya untuk saling mendukung agar kelembagaan-kelembagaan ini ke depan semakin fungsional sesuai dengan sektornya, demi kepentingan masyarakat termasuk sinergi yang solid dalam hal peningkatan ketahanan pangan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhultla) di Provinsi Jambi.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dr.Dudung Abdurachman,S.E.,M.M., mengapresiasi Pemerintah Daerah yang telah memberikan dukungan kepada TNI dengan memberikan bantuan hibah tanah dan dana. “Konsekuensinya kalau TNI sudah diberikan hibah ini, kinerja kita harus lebih baik, harus ditingkatkan dan harus menbantu pemerintah dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Dudung.

Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Supriono mengcapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang banyak sekali membantu TNI dalam pembangunan serta membantu hibah tanah guna pembangunan.
“Gedung yang diresmikan ini merupakan gedung yang dibangun pada tahun 2021 dari dana hibah Pemerintah Provinsi Jambi, serta ada beberapa hibah dana dan bangunan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah di 11 Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi,” kata Supriono. (Waaly/ADV Diskominfoprov Jambi)

SANI AJAK GENERASI MUDA UNTUK BERKOPERASI

Jambi, berjambi – Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I., mengajak seluruh generasi muda, khususnya yang ada di Provinsi Jambi untuk berkoperasi guna membangun karakter dalam mengembangkan usaha yang berbasis pada nilai gotong royong. Hal tersebut disampaikan Sani pada Upacara Peningkatan Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peringatan Hari Koperasi ke 75 Tahun 2022, yang berlangsung di Lapangan Depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (18/07/2022). Hari Koperasi ke-75 Tahun 2022 mengusung tema “Transformasi Koperasi untuk Ekonomi Berkelanjutan dengan tagline Ayo Berkoperasi.”

“Melalui tema tersebut, koperasi menunjukkan upaya untuk bertransformasi dari citra model lama dan konvensional menjadi model baru dan profesional. Perjalanan pembangunan koperasi diupayakaan secara berkesinambungan agar koperasi dapat tumbuh sejajar dengan badan usaha lain, memiliki sensitivitas tinggi dalam pengembangan usaha, dan diminati oleh generasi muda,” ujar Sani.

“Sebagai agen pembangunan, generasi muda kita harus dibekali dengan pengalaman berusaha serta pembangunan karakter yang berbasis nilai gotong royong dan usaha, yang keseluruhannya akan diperoleh melalui koperasi,” tambah Sani.

Sani menyampaikan, Pemerintah menggelorakan Gerakan Ayo Berkoperasi yang terhubung dengan Program Gerakan Revolusi Mental, dengan tujuan untuk lebih meningkatkan literasi perkoperasian serta menarik atensi para generasi muda untuk berkoperasi sebagai bekal awal dalam membangun usaha.

Sani menjelaskan, berbagai pembaharuan regulasi perkoperasian melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang diturunkan ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM, dan melalui Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 8 Tahun 2021 tentang Koperasi dengan Model Multi Pihak, telah membuka peluang bagi masyarakat untuk membentuk koperasi melalui elaborasi berbagai pihak dalam wadah koperasi dari berbagai kelompok anggota sesuai dengan peran dan lingkup bisnis masing masing.

“Perubahan Undang-Undang tentang Perkoperasian juga terus didorong sehingga penguatan substansi Rancangan Undang-Undang Perkoperasian diarahkan pada pengembangan ekosistem perkoperasian, antara lain meliputi: kebijakan afirmatif yang memberikan kesempatan koperasi bergerak di berbagai sektor usaha dan tumbuh besar, penerapan koperasi multi pihak terutama bagi para start up, professional, dan generasi milenial, penerapan tata kelola yang baik (good cooperative governance), perlindungan anggota, serta penanganan dan mitigasi terhadap koperasi bermasalah,” jelas Sani.

“Semua dukungan regulasi ini menjadi langkah penting sebagai bagian dari upaya pembinaan, pengembangan, dan penguatan koperasi agar koperasi terus diminati serta dapat menciptakan ekosistem bisnis yang dinamis, adaptif, dan akomodatif bagi kepentingan anggota dan masyarakat. Kita semua tentu berharap, semua upaya ini berjalan dengan baik sehingga dapat memberikan kontribusi bagi kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat luas, sambung Sani.
Terkait peningkatan nasionalisme dan kedisiplinan ASN, Sani menuturkan, pengabdian kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan jiwa korps yang harus menjadi watak dan karakter setiap ASN. ASN harus mempedomani aturan dan ketentuan yang berlaku harus melaksanakan program kerja dengan sebaik-baiknya agar pelaksanaan pembangunan dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat dapat terealisasi dengan baik dan maksimal.

“Hal mendasar yang harus kita sadari dalam konteks nasionalisme dan kedisiplinan ini adalah sebagai ASN harus bekerja dan berkarya sesuai dengan regulasi dan ketentuan dari negara, dan selaku ASN memiliki tugas dan fungsi: 1). Pembuat dan pelaksana kebijakan publik, 2). Pelayan publik, dan 3). Perekat dan pemersatu bangsa. Kita harus terus meningkatkan nasionalisme dan kedisiplinan dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan harus terus menjadi reminder (pengingat) dan pendorong semangat dalam bekerja,” tutur Sani.

Sani juga meminta kepada seluruh ASN untuk senantiasa meningkatkan kemampuan/kompetensi, etos kerja dan kinerjanya serta bekerja secara tim, kerja sinergis, kreatif dan inovatif, sehingga cita-cita luhur pembangunan, masyarakat dan daerah yang maju, sejahtera, adil dan beradab dapat terwujud. (Waaly/ADV Diskominfoprov Jambi)

AL HARIS AJAK PEMANGKU KEPENTINGAN PEDULI LANSIA

Jambi, berjambi – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., mengajak seluruh pemangku kepentingan lebih peduli terhadap umur lanjut usia (lansia) dengan terus berupaya meningkatkan kesejahteraannya. Hal ini disampaikan Al Haris pada Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke 26 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022, yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jum’at (15/07/2022).

“Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya, semua golongan, semua kalangan, termasuk untuk golongan umur Lansia. Pemerintah, yakni Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, berupaya memberikan perhatian lebih kepada lansia, salah satu wujud perhatian khusus pemerintah Lansia adalah dengan mengadakan HLUN ini yang diperingati setiap tanggal 29 Mei setiap tahunnya,” ujar Al Haris.

Al Haris menuturkan, keberadaan lansia ini menandakan semakin tinggi angka harapan hidup di daerah dan negara Indonesia, serta melalui pembangunan pada semua sektor, seluruh pemangku kepentingan terus berupaya dalam meningkatkan angka harapan hidup. “Keberadaan para orangtua kita, golongan lansia adalah salah satu anugerah besar, umur yang panjang/lanjut usia yang diberikan Allah kepada mereka merupakan berkat luar biasa yang harus kita syukuri,” tutur Al Haris.

Al Haris mengatakan, dalam penanggulangan covid-19, Pemerintah Provinsi Jambi bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi telah melakukan vaksinasi covid-19 kepada lansia melalui Launching Gerakan Serempak Pekan Vaksinasi Lansia se Provinsi Jambi pada 8 Juni 2021, sebagai upaya untuk melindungi lansia dari covid-19.

“Melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, secara legal formal, negara memberikan perhatian kepada lansia, yakni mengatur hak dan kewajiban Lansia, tugas dan tanggung jawab pemerintah terhadap lansia, dan pemberdayaan lansia. Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi Jambi, berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi lansia, diantaranya dengan regulasi turunan, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Lanjut Usia,” kata Al Haris.

Dalam Visi Jambi MANTAP, Pemerintah Provinsi Jambi memberikan perhatian besar kepada Lansia, melalui Program Dumisake yakni dalam Pilar Jambi Responsif, yaitu Bantuan bagi kaum perempuan, fakir miskin, anak terlantar, lansia, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.

“Untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi lansia, kedepan PSTW Budi Luhur Jambi akan dikembangkan dan akan dibangun Graha Lansia sebagai pusat aktivitas bagi lansia. Dari 3,5 Juta jiwa penduduk Provinsi Jambi, lansia sebanyak 232.994 jiwa atau 6,7 persen dari jumlah penduduk Provinsi Jambi yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi,” terang Al Haris.

“Saya mengajak kita semua terutama dari kalangan keluarga dan lingkungan masyarakat sekitar untuk memberikan dukungan dan perhatian kepada sesama, khususnya kepada para lansia dengan menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan sehat sehingga para lansia nyaman menjalani kehidupannya di masa tua,” pungkas Al Haris. (Waaly/ADV Diskominfoprov Jambi)

AL HARIS: SARAN DAN MASUKAN DEWAN GUNA PERBAIKAN PEMBANGUNAN

JAMBI,berjambi.com – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi menerima saran dan masukan terhadap pelaksanaan pembangunan yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), yang mana pada proses pelaksanaan mungkin ada menjadi catatan sehingga Pemerintah Provinsi Jambi harus melakukan perbaikan dan pembenahan untuk menjadi lebih lagi kedepannya. Hal tersebut dikemukakan Al Haris pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dalam rangka Penyampaian Nota Pengantar Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2021, yang berlangusng di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (12/07/2022).

Al Haris menyampaikan, laporan keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Jambi melalui 2 (dua) tahapan pemeriksaan, yaitu pemeriksaan pendahuluan dan selanjutnya pemeriksaan terinci. “Setiap entitas termasuk pemerintah daerah wajib menyusun laporan keuangan, sehingga tergambar kondisi dan kinerja keuangannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan dana publik yang dalam hal ini adalah APBD Provinsi Jambi, atas pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021,” ujar Al Haris.
“Pemerintah Provinsi Jambi berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK-RI) Perwakilan Jambi, telah mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2021 yang ke 10 (sepuluh) kali. Hasil ini semua berkat kerja keras dan kerja cerdas dari kita semua, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Dewan beserta seluruh Kepala Perangkat Daerah atas keberhasilan kita dalam mempertahankan opini tersebut,” tambah Al Haris.
Al Haris menjelaskan, realisasi APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2021 dengan pendapatan dianggarkan sebesar Rp.4.40,- triliun dan terealisasi sebesar Rp.4.73,- triliun atau sebesar 107,36% dan Belanja dianggarkan sebesar Rp.4.80,- triliun dan terealisasi sebesar Rp.4.39,- triliun atau sebesar 91,33% sehingga terdapat silpa sebesar Rp.727,- miliar.
“Adapun Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pajak daerah dianggarkan pada tahun 2021 sebesar Rp.1.38,- triliun dan terealisasi sebesar Rp.1.56,- triliun atau sebesar 112,60%. Untuk retribusi daerah dianggarkan sebesar Rp.11.38,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.12.62,- miliar atau sebesar 110,82%, untuk pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dianggarkan sebesar Rp.28.03,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.28.03,- miliar atau sebesar 100% dan pendapatan lain-lain PAD yang sah dianggarkan sebesar Rp.177.95,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.244.68,- miliar atau sebesar 137,50%,” jelas Al Haris.
“Pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp.2.78,- triliun dan terealisasi sebesar Rp.2.88,- triliun atau sebesar 104,45%. Untuk lain-lain Pendapatan Daerah yang sah dianggarkan sebesar Rp.43.30,- miliar dan hanya terealisasi Rp.2.31,- miliar atau sebesar 5,34%. Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021, pada Belanja Operasi (belanja pegawai, barang dan jasa, subsidi, hibah, bansos) dianggarkan sebesar Rp.3.38,- triliun dan terealisasi sebesar Rp.3.08,- triliun atau sebesar 90,88% dan belanja modal (tanah, peralatan mesin, gedung dan bangunan, jalan irigasi dan jaringan serta belanja modal aset lainnya) dianggarkan sebesar Rp.485.32,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.449.69,- miliar atau sebesar 92,66%,” lanjut Al Haris.
Al Haris memaparkan pembiayaan daerah lainnya, penerimaan pembiayaan anggaran yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya adalah sebesar Rp.403.05,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.390.55,- miliar. Program pencegahan dan penanganan Corona Virus Disease 2019 (covid-19) Provinsi Jambi terdiri atas pencegahan dan penanganan covid-19 dengan anggaran sebesar Rp.192.79,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.91.92,- miliar atau sebesar 47,26% dan penanganan dampak dukungan Ekonomi dianggarkan sebesar Rp.381.10,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.265.01,- miliar atau 69,54% serta Bantuan Social Safety Net (Jaring Pengaman Sosial) dianggarkan sebesar Rp.49.48,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.25.29,- miliar atau sebesar 51.11% sehingga total program pencegahan dan penanganan covid-19 Provinsi Jambi teranggarkan sebesar Rp.623.37,- miliar dan terealisasi sebesar Rp.382.21,- miliar atau sebesar 61.31%.
Lebih lanjut, Al Haris menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang menyediakan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja, realisasi anggaran dan arus kas dari suatu entitas dimana suatu informasi tersebut berguna dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan alokasi sumber daya, sehingga pemerintah daerah dapat memenuhi kewajibannya menyediakan pelayanan publik kepada masyarakat, membangun infrastruktur dan program-program prioritas daerah lainnya, agar Provinsi Jambi dapat maju dan berkembang sesuai harapan bersama. (Sapra Wintani/ADV Diskominfoprov)

Danrem 042/Gapu Terima Silaturahmi SMSI Provinsi Jambi

JAMBI – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono, menerima silaturahmi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi.

Pertemuan yang berjalan dengan santai itu, berlangsung diruang kerja Danrem 042/Gapu sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa 12 Juli 2022.

Hadir dari SMSI Provinsi Jambi, adalah Ketua SMSI Provinsi Jambi Muhtadi Putra Nusa, Sekjen Pirma Satria dan pengurus lainnya Kabid Organisasi dan Verifikasi Sabar Yusminardi, Kabid Pembinaan Hubungan Antar Lembaga Risza S Bassar, dan anggota lainnya Paisal Khumar, M Surtan dan Hendri Nursal.

“Media merupakan sebuah mitra yang seiring sejalan. Terima kasih dukungannya,” kata Brigjen TNI Supriono, dalam pertemuan tersebut.

Dia juga berharap, agar sinergi antara Korem 042/Gapu dan SMSI Provinsi Jambi terus berjalan dengan baik.

“Selama ini saya juga terbantu dengan berbagai pemberitaan teman-teman media,” kata jenderal bintang satu itu, yang didampingi Kapenrem 042/Gapu Mayor Inf RM Hatta.

Sementara itu, Muhtadi Putra Nusa juga mengucapkan terima kasih atas penerimaan Danrem 042/Gapu.

Dia juga mengatakan bahwa SMSI Provinsi Jambi memiliki anggota 74 media siber.

“Secara nasional, SMSI beranggotakan 3.000 lebih,” kata dia. (arm)

Mengubur Ego

HAMPIR semua ummat manusia mengetahui bahwa hasrat yang diiringi syahwat tak pernah terbatas. Fokus yang dikejar mati matian oleh manusia biasanya tak jauh jauh dari harta, tahta dan wanita.

Diksi “keinginan” (tanpa batas) itulah yang menjadi sumber petaka bagi manusia. Mengingat, hasrat yang berlebihan jika tidak diimbangi dengan kemampuan sumber daya untuk memenuhinya memunculkan ego. Ego ini terkadang mengesampingkan kebutuhan dan keinginan orang lain.
Itulah sebabnya mengapa sekujur tubuh ilmu ekonomi didesain guna memberikan solusi kepada manusia dalam memenuhi hasratnya tersebut. Metode dan prosedur pemikiran dirancang agar khalayak bisa memperoleh kepuasan tertinggi di atas keterbatasan sumber daya itu.
Puasa memberikan pelajaran bahwa kepuasaan tertinggi itu diperoleh ketika ego dikubur sedalam mungkin. Berlapar ria dan menahan dahaga seharian, memunculkan kepuasaan tertinggi menikmati makanan dan minuman saat berbuka.
Memang sejarah puasa adalah kisah keyakinan yang dipertaruhkan. Keyakinan bahwa bersamaan dengan kesulitan akan muncul kemudahan. Berlapar ria dan menahan dahaga menunjukkan bahwa hidup bukan melulu perkara memiliki dan menguasai, tapi juga mengikhlaskan dan berbagi. Riwayat mencatat, menahan lapar dan dahaga bukanlah sebuah keruntuhan, tapi justru awal penciptaan peradaban kemanusiaan.
Bagi yang mengimani ketauhidan dan segepok nilai agung kemanusiaan, pilihan penguburkan ego yang sering menerbitkan angkara adalah jalan terbaik. Ramadhan hanya terminal, tetapi sesungguhnya pengendalian diri mesti diperagakan pada setiap meter perjalanan kehidupan. Akhir ramadhan, Idul Fitri menanti dengan simbolisasi kemenangan melawan hasrat yang berlebihan.

(Penulis adalah pegiat desa dan TAPM Kabupaten Batanghari)