Beranda blog Halaman 34

Yamaha Rilis Warna dan Grafis Baru R15 Connected Series, Makin Sporty dan Racy

0

Berjambi.com – LINE UP motor sport Yamaha selalu disukai konsumen. Karena memiliki beragam keunggulan berteknologi teratas yang dilengkapi fitur-fitur modern berkelas. Yamaha juga memanjakan konsumen dengan memberikan penyegaran pada produk sport.  Seperti di bulan Agustus 2024 ini dirilis R15 Connected Series dengan warna dan grafis baru.

Yamaha merilis R15 Connected Series warna dan grafis teranyar yaitu R15M Connected-ABS Icon Performance dan R15 Connected Tech Black. Ini untuk memenuhi kebutuhan bermobilisasi maupun melakukan kegemaran berkendara lainnya. Penampilan fresh ini terlihat pada sejumlah bagian pada body motor yang memperkuat karakter racy untuk mendukung aktivitas biker kala berkendara di jalanan.

”Segmen sport selalu memiliki penggemar yang ingin berkendara menggunakan motor kebanggaan, dan yang jadi salah satu pilihan favorit adalah R15 Connected Series. Untuk itu, Yamaha kerap melakukan penyegaran dengan meluncurkan warna dan grafis baru pada R15 Connected Series. Hadir di bulan Agustus ini pada dua tipe yaitu R15M Connected-ABS dan R15 Connected standard yang tampil fresh dan semakin menarik. Ini membuat konsumen lebih percaya diri saat berkendara di jalanan, apalagi didukung fitur dan teknologi modern yang disematkan pada R15 Connected Series,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing – Public Relations PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

R15M Connected-ABS Icon Performance mendapatkan perubahan grafis tulisan R15M yang terdapat pada fairing depan motor. Grafis yang terlihat makin atraktif mempertegas ciri khas sporty modern R15M Connected-ABS ini. Tak hanya itu, front face dan front fender motor kini berwarna hitam.
Sedangkan grafis tulisan R15 pada R15 Connected Tech Black turut berubah, juga pada bagian fairing, front fender dan under cowl yang sebelumnya berwarna glossy black sekarang jadi matte black.

R15M Connected-ABS warna dan grafis baru dipasarkan seharga Rp 41.155.000 on the road Jambi, sedangkan R15 Connected standard warna dan grafis baru seharga Rp 45.800.000 on the road Jambi.
Informasi selanjutnya dapat dilihat pada website resmi Yamaha https://www.yamaha-motor.co.id/product/all-new-R15-connected/.

R15 Connected

Yamaha R15 Connected Series terdiri dari dua varian yaitu Yamaha R15M Connected-ABS dan Yamaha R15 Connected. Yamaha R15 Connected memiliki desain generasi terbaru R-Series dengan R-DNA, tampilan terbarunya terlihat dari M-Shaped Intake Duct yang merupakan saluran udara berbentuk M diadopsi dari gaya YZR-M1. Fitur-fitur canggih Yamaha All New R15 Connected diantaranya :

Traction Control System (TCS)

* yang berfungsi mencegah ban belakang kehilangan traksi (selip) saat motor sedang berakselerasi di segala kondisi permukaan jalan.

Lalu terdapat Dual Channel Anti-lock Braking System (ABS)*

yang membuat kontrol pengereman semakin optimal. Makin lengkap dengan teknologi Y-Connect yang dapat menghubungkan sepeda motor dengan smartphone pengendara melalui koneksi bluetooth, sehingga berkendara semakin mudah dan praktis.

Performa R15 Connected optimal berkat mesin berkapasitas 155cc SOHC, 4 katup dan berpendingin cairan. Mesin ini mempunyai daya maksimum 14,2 kW/10000 rpm dan torsi maksimum 14,7 Nm/8500 rpm, serta telah dilengkapi dengan Variable Valve Actuation (VVA) yang membuat torsi merata di setiap putaran mesin.

Performanya pun disempurnakan dengan penyematan Quick Shifter*

yang memudahkan pengendara melakukan perpindahan gigi ke atas, tanpa menarik tuas kopling.

*hanya terdapat pada R15M Connected-ABS. (***)

Sinsen Dorong Kualitas Pendidikan SMK Binaan di Jambi Melalui Kurikulum Merdeka

0

JAMBI, berjambi.com– Kurikulum Merdeka Belajar kini diterapkan di seluruh jenjang Pendidikan, termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tujuan membentuk generasi masa depan yang berkualitas. Kurikulum ini memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih materi pelajaran sesuai dengan minat mereka, serta mendorong pembelajaran yang lebih relevan dan berbasis pada kebutuhan industri.

PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi bersama PT Astra Honda Motor berkolaborasi untuk terus mendukung pengembangan kurikulum berbasis dunia industri. Pada tanggal 26 – 27 Juli 2024, Sinsen menyelenggarakan sosialisasi dan penyelarasan Kurikulum Merdeka Belajar berbasis Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk SMK binaan Honda di Provinsi Jambi.

General Manager Service and Part Sinsen Erwin Susanto mengatakan melalui kurikulum merdeka belajar, guru dapat menyajikan materi yang sesuai dengan kemampuan dan bakat siswa. Selain itu, metode pembelajaran diferensiasi dan proyek nyata juga diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja.

“Konsep Kurikulum Merdeka menyajikan tiga model implementasi seperti Mandiri Belajar, Mandiri Berubah dan Mandiri Berbagi. Sekolah dapat memilih model yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui kerja sama yang kuat dengan industri, siswa akan mendapatkan pengalaman yang relevan dan kompeten sesuai dengan standarisasi industri. Kemendikbudristek juga berharap kurikulum ini dapat membantu siswa siap bersaing secara global” ujar Erwin.

Dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka, SMK diarahkan berfungsi sebagai Teaching Factory (TEFA). Konsep TEFA mengintegrasikan praktik industri nyata dalam proses pembelajaran, di mana siswa tidak hanya dilatih tetapi juga terlibat dalam pemasaran produk hasil kerja mereka. TEFA juga berpotensi mengintegrasikan ide-ide dari UMKM untuk mendukung kewirausahaan di sekolah dan meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan.

Proyek pertama dalam kegiatan ini melibatkan 4 SMK dengan Grade A+, seperti SMK TUK yang telah memiliki TEFA dan UKM serta berkolaborasi dengan dealer dan AHASS di bawah naungan Sinsen. PT Astra Honda Motor berharap penyelarasan kurikulum ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah binaan termasuk kualitas guru dan siswa

“AHM dan Sinsen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah binaan melalui monitoring dan pembinaan rutin. Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap langkah ini dapat menghasilkan lulusan SMK yang memiliki keterampilan dan kompetensi unggul” tutup Erwin.

*

Jambi – Kurikulum Merdeka Belajar kini diterapkan di seluruh jenjang Pendidikan, termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan tujuan membentuk generasi masa depan yang berkualitas. Kurikulum ini memberikan kebebasan kepada siswa untuk memilih materi pelajaran sesuai dengan minat mereka, serta mendorong pembelajaran yang lebih relevan dan berbasis pada kebutuhan industri.

PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi bersama PT Astra Honda Motor berkolaborasi untuk terus mendukung pengembangan kurikulum berbasis dunia industri. Pada tanggal 26 – 27 Juli 2024, Sinsen menyelenggarakan sosialisasi dan penyelarasan Kurikulum Merdeka Belajar berbasis Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk SMK binaan Honda di Provinsi Jambi.

General Manager Service and Part Sinsen Erwin Susanto mengatakan melalui kurikulum merdeka belajar, guru dapat menyajikan materi yang sesuai dengan kemampuan dan bakat siswa. Selain itu, metode pembelajaran diferensiasi dan proyek nyata juga diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja.

“Konsep Kurikulum Merdeka menyajikan tiga model implementasi seperti Mandiri Belajar, Mandiri Berubah dan Mandiri Berbagi. Sekolah dapat memilih model yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui kerja sama yang kuat dengan industri, siswa akan mendapatkan pengalaman yang relevan dan kompeten sesuai dengan standarisasi industri. Kemendikbudristek juga berharap kurikulum ini dapat membantu siswa siap bersaing secara global” ujar Erwin.

Dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka, SMK diarahkan berfungsi sebagai Teaching Factory (TEFA). Konsep TEFA mengintegrasikan praktik industri nyata dalam proses pembelajaran, di mana siswa tidak hanya dilatih tetapi juga terlibat dalam pemasaran produk hasil kerja mereka. TEFA juga berpotensi mengintegrasikan ide-ide dari UMKM untuk mendukung kewirausahaan di sekolah dan meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan.

Proyek pertama dalam kegiatan ini melibatkan 4 SMK dengan Grade A+, seperti SMK TUK yang telah memiliki TEFA dan UKM serta berkolaborasi dengan dealer dan AHASS di bawah naungan Sinsen. PT Astra Honda Motor berharap penyelarasan kurikulum ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah binaan termasuk kualitas guru dan siswa

“AHM dan Sinsen berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah binaan melalui monitoring dan pembinaan rutin. Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap langkah ini dapat menghasilkan lulusan SMK yang memiliki keterampilan dan kompetensi unggul” tutup Erwin.

Perkuat AHYPP, Yayasan AHM Dorong UMKM Bengkel Binaan Naik Kelas

0

BALI, berjambi.com – Sebanyak 21 anak muda yang tergabung dalam Astra Honda Youthprenurship Program (AHYPP) mendapatkan pengayaan kompetensi dalam membangun usaha bengkel otomotif yang kekinian sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan pencinta sepeda motor di Indonesia. Program yang diselenggarakan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) ini merupakan bentuk dukungan dalam mengantarkan wirausaha muda untuk berkontribusi dalam peningkatan lapangan pekerjaan dan memajukan perekonomian wilayah sekitar usaha.

Program penguatan AHYPP berlangsung di Training Center Astra Motor Bali selama tiga hari (4-6/8) dengan tema “Satu Hati Menuju Kemandirian Ekonomi”. Pada kegiatan ini, seluruh peserta pun semakin diperkuat kompetensinya melalui pendalaman materi seputar teknologi sepeda motor listrik, kompetensi kemampuan pengembangan bisnis bengkel, hingga pengelolaan limbah bengkel. Pengetahuan dasar sepeda motor listrik yang diberikan langsung oleh Technical Training Instruktur Astra Motor Bali meliputi perkembangan sepeda motor listrik Honda yang disematkan pada Honda EM1 e:, penanganan sepeda motor listrik dari sisi keamanan, jenis-jenis motor penggerak, hingga pengetahuan terkait baterai sepeda motor listrik.

Dalam upaya peningkatan bisnis bengkel tingkat lanjut, para peserta AHYPP juga diajak untuk saling bertukar pengalaman dalam kunjungan ke salah satu yang bengkel binaan program AHYPP yang telah sukses, yaitu Esta Garage dan Bali Motor. Bengkel yang berlokasi di Canggu dan Karangasem ini telah berhasil menunjukkan kinerja hasil binaan di AHYPP melalui performa omzet hingga ratusan juta. Untuk menginspirasi para peserta AHYPP lainnya di bengkel ini, Yayasan AHM mengajak para peserta meningkatkan pengetahuan dalam pengembangan varian layanan yang diberikan kepada konsumen, seperti restorasi, layanan painting, cuci motor, dan sewa unit motor. Melengkapi berbagai materi pokok yang diberikan, peserta juga mendapatkan edukasi seputar manajemen risiko dan manajemen keuangan yang didukung dengan materi entrepreneur mindset.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin menyampaikan akan terus berkomitmen dalam mendampingi para UMKM binaan AHYPP untuk naik kelas hingga menjadi bengkel yang mandiri dan berkelanjutan selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

“Kami ingin hadir menemani mimpi generasi muda agar berdaya saing tinggi dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru yang berdampak positif di masyarakat. Peningkatan level UMKM bengkel di daerah masing-masing butuh sinergi kuat, konsistensi, dan semangat juang agar para pahlawan ekonomi ini dapat terus mengembangkan usahanya sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi sepeda motor”, ujar Muhib.

Ciptakan Lapangan Kerja

Program AHYPP digulirkan oleh Yayasan AHM sejak 2017 guna menemani para Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan. Pada program ini, seluruh bengkel binaan mendapatkan dukungan peralatan perbengkelan dan standardisasi bengkel UMKM, sekaligus akses permodalan untuk pengembangan usaha bagi yang berprestasi. Dalam mendukung pengelolaan operasional bengkel, YAHM menyiapkan platform pengelolaan keuangan, pengelolaan stock spare part, sampai pembuatan invoice untuk para pelanggannya.

Pengusaha UMKM bengkel ini merupakan para alumni SMK binaan AHM yang menerapkan kurikulum Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Para anggota AHYPP telah mampu menghasilkan omzet hingga ratusan juta dengan level pelayanan yang terus meningkat.

Sejalan dengan peningkatan kinerja bisnis bengkel, bengkel binaan Yayasan AHM telah memiliki karyawan mulai dari 1 sampai 5 orang. Sebagian besar karyawan menempati posisi mekanik hingga tenaga administrasi. Beberapa bengkel binaan bahkan juga menjadi tempat Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi para siswa SMK binaan AHM.

Selain memberikan dukungan secara kompetensi dan fasilitas, Yayasan AHM juga mendampingi perkembangan bisnis bengkel binaan AHYPP untuk memastikan pertumbuhan bisnis bengkel. Saat ini, bengkel AHYPP tersebar dari provinsi Aceh, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan. (***)

Kembalikan Kejayaan BuluTangkis Indonesia (Momentum Revitalisasi Nasionalisme)

0

 Oleh : Navarin Karim

 

MENONTON menonton siaran langsung Olmpiade cabang olahraga (cabor) bulutangkis sungguh menyesakkan dada, pemain-pemain  yang diharapkan menyumbangkan medali emas, tidak disangka sudah kalah duluan di fase group. Pasangan ApriyaniRahayu/Siti FadiaSilva Ramadhanti 3 kali tanding, 3 kali kalah. PasanganRinov/Pithan (Ripit) 2 x kalahdansekalimenang. Jonathan Cristie kalah dengan Laksya Sen, Antoni Sini Suka Gintingkalah dengan Thomas Yunior Popov (pemain tuan rumah).

Dua ganda dan dua single ini langsung tersingkir dibabak penyisihan fase group.  Menyedihkan sekali. Masih beruntung pasangan Fajar/Alfian masuk keperdelapan final walau kalah dari pasangan tangguh India (SatwiksairajRankireddy/Chirag Shetty) . Tunggal puteri yaitu Georgia Marisa Tunjung, bisa semi final dan memberi harapan ketika menang set pertama, namun kembali luruh rasa badan ketika kalah set ke dua dan ketiga.

Singkat cerita drama terjadi Georgia Marisa Tunjung akhirnya menyumbangkan medali pertama di olympiade Paris, walau hanya perunggu. Bandingkan masa kejayaan bulutangkis di era OrdeBaru, kita punya legenda-legenda bulutangkis ditunggal putera seperti Rudy Hartono, LiemSwie King, Icuk Sugiarto, Hariyanto Arby, Alan Budi Kusuma, Ardi B. Wiranata, Joko Suprianto, Hermawan Susanto dan Taufik Hidayat.

Di tunggal puteri ada :Verawaty Fajrin, Susi Susantidan Mia  Audina. Di tunggal putera :Tjun-Tjun/Johan Wahyudi, Christian Adinata/Ade Chandra, Christian Adinata/Hadibowo, Kartono/Hariyanto, LiemSwie King/Kartono, Sigit Budiarto/Candra Wijaya, Rudy Gunawan/Eddy Hartono, Candra Wijaya/Toni Gunawan, Rexi Mainaki/Ricky Subakja.

Di era reformasi yang bisa dijadikan legenda adalah Hendra Setiawan/ Muhammad Ahsan, Kevin Sanjaya Sukamulyo/Marcus Gideon. Ganda campuran yang pernah melegenda adalah Praveen Jordan/Vita Marissa, Flandy Lympele/Vita Marissa, Praveen Jordan/Debby Susanto, Liliana Natsir/Nova Widianto, Liliana Natsir/Tantowi Ahmad. Sementara diganda puteri yang menjadi legenda adalah Greysia Polii/ApriyaniRahayu. Jika pemain-pemain yang disebut menang seolah nasionalisme kita bangkit. Etnosentisme muncul, siapa kita? Indonesia. Namun menonton kekalahan pemain-pemain bulutangkis di fase penyisihan, tidak lagi terdengar kata-kata komentator : siapa kita, karena jawabannya menjadi “tidak ada apa-apa”.

Kenapa prestasi bulutangkis Indonesia menurun?

Banyak penyebabnya diantaranya adalah : (1) Semakin banyak negara yang semula tidak pernah kedengaran prestasi  mulaiber kiprah seperti contoh Carolina Marin (Spanyol), Kevin Cordon (Guatemala), Tereza (Republik Ceko), Polina Buhrova (Ukraina), etc., (2) Negara-negara competitor mencari pelatih yang berkualitas, terutama dari Indonesia, (3) Efek nomor 2, rame-rame pelatih bulutangkis Indonesia eksodus ke Luar negeri. Ketika pebulutangkis Indonesia berguguran, malah Malaysia meloloskan 2 pemain ganda dan satu single di fase group dan berlanjut hingga semi final. Ada komentar di media yang kemukakan bahwa prestasi bulutangkis Malaysia lebih menyala dari Indonesia. Bahkan Malaysia mendapat dua perunggu. Ini berkat tangan dingin Hendeawan, Nova Widianto dan Rexi Mainaky . China Taipeh juga demikian, karena dilatih oleh Flandy Limpele, sehingga China Taipeh mendapat medali emas.

Ada hal yang menyakitkan dan tak enak dipandang mata, manakala terjadi pertandingan pemain bulutangkis Indonesia berhadapan dengan pemain bulutangkis negara lain yang kebetulan pelatihnya dari Indonesia. Ketika pemain Indonesia tidak bias mengembalikan serangan dari lawan, pelatih yang berasal dari Indonesia tersebut malah bertepuk tangan. Secara profesionalitas pelatih memang menguntungkan secara pribadi, namun secara nasionalisme tidak enak dipandang/ditonton masyarakat Indonesia. Sebagian masyarakat Indonesia pasti membatin dengan bergumam : “bagaimana sih Nasionalisme mu!”.Jika  pelatih tersebut wise seyogianya jangan bergeming dengan menahan diri. Ketika rehat atau saat luput dari awak media, silakan memuji pemain yang dilatihnya. Iniuntuk menjaga perasaan masyarakat Indonesia agar tidaktercedarai/terlukakan.

Momentum Revitalisasi Nasionalisme

Prabowo Subianto tak lama lagi dilantik jadi Presiden Republik Indonesia yang kedelapan. Beliau selalu menggebu-gebu/berapi-api jika bicara nasionalisme. Ini adalah momentum kita mengharapkan tindakan nyata Presiden yang terpilih dan dilantik untuk menggunakan “bargaining powernya” dalam menarik kembali pelatih-pelatih luar negeri yang melatih pemain asing. Pemanggilan warganegara Indonesia yang dianggap berprestasi di luar negeri pernah dilakukakan Soeharto ketika Habibie masih  mengelola perusahaan pesawat terbang di Jerman, diminta kembali ke Indonesia untuk membangun perusahaan pesawat terbang (Nurtanio) di Indonesia. Tentunya reward lebih besar yang diperoleh, karena diberi jabatan Menteri Riset dan Teknologi, kemudian menjadi Wakil Presiden, Tentunya untuk pelatih Indonesia yang melatih di luar negeri tersebut dijanjikan untuk diberi kompensasi yang lebih menggiurkan dibandingkan ketika ia melatih di luarnegeri.

Mudah-mudahan dengan kembalinya pelatih-pelatih Indonesia di Luar negeri tersebut, prestasi pemain bulutangkis Indonesia kembali masa jayanya. Hope dreams come true.

Penulis penghobi dan pengamat olahraga cabang bulutangkis.

 

WARNA BARU YAMAHA GRAND FILANO, JADI TRENDSETTER KAULA MUDA JAMBI

0

JAMBI, berjambi.com -Kawula muda merupakan generasi yang sering menjadi trendsetter untuk banyak pola hidup masa kini. Karkater kaula muda yang lebih tertarik untuk mencoba banyak hal – hal baru terutama untuk eksistensi dalam pergaulan dengan mengedepankan lifestyle yang upto date. Hal ini berbading lurus dengan salah satu parbrikan otomotif roda dua yaitu Yamaha yang sudah mencoba dan berhasil melakukan pendekatan ke anak muda dengan motor nya yaitu Yamaha Grand Filano.


Dengan hadir nya Yamaha Grand Filano, kawula muda merasa yakin bahwa motor satu ini adalah motor yang hadir khusus buat mereka – mereka yang hidup dinamis dan mengikuti selera marketnya. Di tambah lagi dengan hadir nya varian – varian warna baru yang mendukung mobilitas diantaranya Warna pink, kuning dan biru yang masuk kedalam category Yamaha Grand Filano Neo.
DI bandrol dengan harga Rp26.900.000 ini ( harga OTR Jambi ) Yahama Grand Filano pink dan kuning adalah warna yang saat ini tengah di gandrungi oleh kwula muda, dengan perpaduan outfit yang sesuai tentunya menambah percaya diri si pengendara.

“ Dari 10 anak muda Jambi 9 nya sudah menggunakan Yamaha Grand Filano dengan varian warna terbaru untuk kendaaraan yang menemani mobilitas nya sehari hari dan juga di tambah dengan fitur – fitur yang sangat membantu biar tetap eksis. Ungkap Dona salah satu konsumen Yamaha Grand FIlano yang di temui di bilangan Soemantri ini. (***)

DPW PKB Jambi Laporkan Lukman Edy

0

JAMBI, berjambi.com – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jambi, melaporkan Lukman Edy Mantan Sekjen PKB ke Polda Jambi pada Selasa, 6 Agustus 2024.

Lukman Edy dilaporkan buntut dari pernyataannya usai diperiksa Tim Pansus PBNU beberapa waktu yang lalu.

Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi, Elpisina menyebutkan bahwa pernyataan Lukman Edy tersebut merugikan PKB secara institusi di mata publik.

“Karena kita sebagai partai politik tentu berupaya untuk terus menjadi pelayanan bagi masyarakat,” katanya.

Ditegaskan Anggota DPR RI terpilih ini, pernyataan Lukman Edy tidak sesuai dengan fakta yang ada dan dapat berdampak negatif kepada citra Partai Kebangkitan Bangsa.

“Mudah-mudahan setelah kita melaporkan secara resmi ujaran kebencian atau pencemaran nama baik ini dapat diproses secara hukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Elpisina berharap, langkah ini dapat mengembalikan citra PKB di mata masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi. Kata dia, hari ini seluruh DPW PKB seluruh Indonesia melaporkan ke Polda masing-masing.

“Besok DPC PKB jadwalnya juga akan melaporkan saudara Lukman Edy ke Polres masing-masing, karena kalau isu yang tidak benar ini dibiarkan pasti akan berdampak pada Cakada yang diusung PKB,” pungkasnya.

Sebelumnya, Lukman Edy sudah dilporkan DPP PKB ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik. Pernyataan Lukman Edy yang menjadi polemik menyangkut terkait Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang disebut tidak transparan soal keuangan baik fraksi, pilkada, dan pemilu. (*)

Pengurus SMSI Provinsi Jambi Hadiri Rakernas dan Ikuti Kongres II, Firdaus Kembali Terpilih Secara Aklamasi

JAKARTA, berjambi.com – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi yang diketuai Mukhtadi Putra Nusa menghadiri langsung Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SMSI yang digelar di Hotel The Jayakarta, Jakarta Utara, Selasa (30/7/24).

Rakernas SMSI ini dihadiri oleh seluruh Ketua dan Pengurus SMSI se Indonesia pada 30-31 Juli dan 1 Agustus 2024.

Kegiatan Rakernas SMSI dibuka langsung Ketua Dewan Pers Dr Hj Ninik Rahayu yang mana para peserta mayoritas menyetujui laporan dari pengurus pusat SMSI dan mengusulkan agar Firdaus kembali memimpin SMSI untuk periode 2024-2029.

Untuk diketahui salah satu jadwal Rakernas SMSI adalah menentukan tanggal kongres sehingga usai pelaksaaan Rakernas, seluruh peserta sepakat untuk memberikan kepastian terkait usulan agar Rakernas diperluas dan dilanjutkan dengan Kongres II SMSI 2024 yang mana Makali diberi mandat sebagai pemimpin sidang.

“Daripada menunggu dua atau tiga bulan, karena peserta Rakernas sudah sepakat untuk diperluas menjadi Kongres, mari kita realisasikan saja,” ujar Jhon Heri, Ketua SMSI Sumatera Selatan.

Hal senada juga disampaikan Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putra Nusa bahwa kami yang hadir sebagai peserta sepakat untuk dilakukan Kongres sehingga program SMSI kedepannya terus berjalan.

Di waktu bersamaan Ketum SMSI periode 2019-2024 Firdaus menyatakan siap untuk ditunjuk kembali menjadi Ketum SMSI periode 2024-2029.

Terpilihnya Firdaus secara aklamasi menunjukkan dukungan penuh dari seluruh anggota SMSI dan mencerminkan tingginya kepercayaan terhadap kepemimpinannya.

Firdaus dianggap berhasil menunjukkan komitmen dan dedikasi dalam mengembangkan organisasi serta meningkatkan profesionalisme media siber di Indonesia.

Dalam pidato penerimaannya, Firdaus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota SMSI atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan media siber serta meningkatkan kualitas dan integritas jurnalisme di Indonesia.

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas kepercayaan dari seluruh peserta Kongres II SMSI. Saya berharap, SMSI ke depan tetap mengutamakan kebersamaan dan kekompakan untuk memajukan organisasi, salah satunya dengan membentuk presidium sehingga bukan personal tapi soliditas tim,” ujar Firdaus.

Firdaus juga berencana untuk melanjutkan program-program strategis yang telah dimulai sebelumnya dan menginisiasi berbagai inovasi untuk menghadapi tantangan di era digital.

Salah satu program yang diusulkan adalah mendorong anggota, khususnya pengurus provinsi yang telah lolos Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama, untuk meningkatkan profesionalitas dengan mengikuti Training of Trainers (ToT).

Firdaus akan menjabat sebagai Ketua Umum SMSI untuk periode lima tahun ke depan, 2024-2029. Selama masa jabatannya, ia berencana untuk melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis sebelumnya dan menginisiasi berbagai inovasi untuk menghadapi tantangan di era digital.

Kongres SMSI 2024 diharapkan menjadi momentum bagi media siber di Indonesia untuk menjadi lebih solid dan profesional dalam menjalankan peran sebagai pilar keempat demokrasi. Dukungan penuh dari anggota dan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat posisi SMSI dalam industri media nasional.

Sementara itu, Mukhtadi Putra Nusa turut menyampaikan ucapan selamat kepada Firdaus yang kembali terpilih secara Aklamasi untuk memimpin SMSI sebagai Ketua Umum. (Rilis SMSI Provinsi Jambi)

KEMENDESA PDTT LAUNCHING PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN KOMPETENSI TEKNIS VOKASI

JAKARTA, berjambi.com –Kemendesa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi gelar acara Launching Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Kompetensi Teknis Vokasi dalam Mewujudkan Kemandirian Desa.

Acara tersebut berlangsung Gedung Utama Kemendesa PDTT hari ini, Senin, (29/ 2024).

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Kepala BPSDM Kemendesa PDTT, Kepala BPI Kemendesa PDTT, Dirjen PPKTrans, Perwakilan Kepala LAN, serta Inspektur Jenderal Kemendesa PDTT.

Kepala Pusat Pelatihan SDM Masyarakat Desa, Fujiartanto dalam sambutannya mengatakan, penguatan kompetensi teknis vokasi merupakan upaya untuk mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya saing.

“Dengan kebijakan yang tepat dan dukungan dari berbagai pihak, desa-desa di Indonesia dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa”, tegasnya.

Lebih lanjut, Fuji menegaskan, melalui peningkatan keterampilan dalam mengolah potensi sumber daya, warga desa diharapkan mampu mengubah bahan dasar menjadi produk unggulan yang kemudian dapat berkolaborasi ke BUMDes untuk dipasarkan.

“Dengan demikian, tercipta link and match antara aktivitas ekonomi warga dengan BUMDes melalui Kebijakan Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Kompetensi Teknis Vokasi dalam Mewujudkan Kemandirian Desa”, katanya.

Perkembangan BUMDes, lanjutnya, perlu diikuti dengan peningkatan kreativitas masyarakat yang saling mendukung dalam rantai perekonomian desa.

Oleh karena itu, lanjutnya, kebijakan pelatihan vokasi ini sangat mendesak untuk dilakukan dalam rangka akselerasi pencapaian pertumbuhan perekonomian desa dan mengatasi kemiskinan di desa.

“Kebijakan yang diluncurkan ini diharapkan dapat didukung dan berkolaborasi lintas Kementerian/Lembaga sektor teknis terkait selama periode 2025-2029”, tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Luthfiyah Nurlaela saat memberikan sambutan, mewakili Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, menyampaikan salam dan apresiasi dari Menteri Desa PDTT atas diselenggarakannya acara tersebut.

Dengan adanya forum ini, menunjukkan bahwa mandat pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa terus menerus dilakukan oleh Kemendesa PDTT, melalui berbagai strategi, termasuk peningkatan kapasitas SDM, khususnya penguatan kompetensi teknis vokasi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa.

“Kita optimis program ini berjalan sukses. Apalagi berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Perguruan Tinggi, LSM dan Tokoh-tokoh Masyarakat”, tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga diundang jejaring kemitraan Akademi Desa untuk mendukung pelaksanaan pelatihan teknis vokasi melalui penandatanganan MoU.

Jejaring tersebut ialah: (1). UNUSIA, (2). ITT Telkom Purwokerto, (3). Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia – IPPMI, (4). Gedhe Nusantara, (5). Relawan Teknologi Informatika dan Komunikasi – RTIK, (6). 101 Media, (7). Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan – KRKP

Acara dilanjutkan dengan bedah modul pelatihan teknis yang dikembangkan untuk mengolah potensi sumber daya masyarakat desa.(arm)

Harlah PKB Sekaligus Mukerwil PKB Jambi, Faisol Riza Instruksikan Kader Menangkan Cakada Yang Diusung Partai

0

JAMBI, berjambi.com -Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Jambi, Faisol Riza meminta seluruh kader PKB hingga tingkat ranting bekerja keras menyongsong Pilkada serentak 2024.

Instruksi ini, disampaikan Faisol Riza dalam peringatan Harlah PKB ke-26 dan Mukerwil PKB Jambi pada Jumat 26 Juli 2024 malam.

“Target kita adalah memenangkan kontestasi pilkada 2024 termasuk di Jambi, seluruh Kabupaten/Kota harus menang,” katanya.

Ditegaskan Ketua Komisi VI DPR RI ini, target tersebut sangat realistis melihat hasil gemilang PKB pada pergelaran Pilpres dan Pileg lalu di mana suara PKB meningkat drastis.

“Khusus untuk Pilgub Jambi, yang bertarung adalah Ketua Dewan Syuro yaitu Kiai Abdullah Sani, ini adalah marwah Partai yang menjadi pertaruhan, saya minta kader jangan leyeh-leyeh dalam pilkada nanti,” tambahnya.

Harlah PKB kali ini sendiri mengangkat tema “Menangkan Pilkada, Menangkan Rakyat”. Kata Faisol Riza, usia 26 tahun sudah membuktikan bahwa PKB saat ini adalah partai besar yang sudah membuktikan diri dikancah perpolitikan nasional.

“Usia 26 tahun adalah perjalanan yang panjang dan penuh cerita, kita harus terus meneruskan perjuangan ini sampai ke tingkat yang paling bawah,” bebernya.

“Saya juga menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP PKB Gus Muhaimin Iskandar yang sedang berada di Sumatera Utara, beliau saat ini sedang menutup acara Sekolah Kepemimpinan Perubahan di sana,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Dewan Syuro PKB Jambi Abdullah Sani, Dewan Mustasyar PKB Jambi Kiai Yahya, Sekretaris DPW Jambi Elpisina, para Anggota DPRD hingga ketua DPC dan perwakilan partai politik. (*)

HARLAH KE 26: PKB MAJU, KUAT DAN MODERN

0

SAAT ini PKB sudah memasuki usia ke 26 tahun. Dalam usia yang cukup matang ini, PKB terus menunjukkan geliatnya menjadi partai yang terus maju, kuat dan modern.

Setidaknya kekuatan itu bertumpu pada tiga hal yang menjadi modal (sumber energi) PKB dalam menatap masa depan yang lebih gemilang. Mulai dari penguatan idiologi, infrastruktur, sampai aturan-aturan partai.

Berbagai inovasi dilakukan menyesuaikan dengan kondisi kekinian (perkembangan yang ada). Langkah tersebut dipastikan tidak mendistorsi nilai-nilai ajaran, jati diri, karakteristik PKB sebagai partai yang didirikan oleh para ulama NU.

Justru sebaliknya, merupakan langkah konkrit PKB untuk terus maju di tengah persaingan antar partai. Maju diukur dari seberapa pesat perkembangan partai sampai sa’at ini dalam berbagai hal.

Kuat karena sistem pengelolaan partai dilakukan secara serius dan profesional. Dimulai dari penguatan idiologi secara sistemik, pemberdayaan kader, sampai memiliki perbendaharaan kader. Tentunya, tidak hanya diukur secara kuantitas tetapi juga kualitas serta militansi.

Modern mengikuti perkembangan zaman, dimana semua berbasis digital. Basis digital lebih memudahkan kerja-kerja kepartaian. Memudahkan pengurus pusat untuk melakukan kontrol rutinitas jalannya tugas kepartaian. Bagi pengurus di tingkat DPW, DPC bahkan ranting sampai anak ranting masing-masing.

Maka, untuk menuju ke arah partai maju, kuat dan modern, sistem pengelolaan mutlak dilakukan. Semua individu dalam partai harus mengikuti sistem yang ada.

Penguatan Idiologi Partai

Idiologi adalah spirit, sumber energi, inspirasi, ruh yang menjadi kekuatan besar PKB. Partai yang memiliki idiologi yang kuat seperti PKB tidak akan kehilangan atau ditinggalkan pemilih. Apalagi sampai terdagradasi begitu jauh.

Sepanjang individu yang ada di dalamnya berpegang teguh pada idiologi tersebut. Oleh sebab itu, penguatan idiologi (misi idiologisasi) ini merupakan keniscayaan. Karena idiologi ini akan menjadi pemandu, haluan berfikir, bersikap, bertindak seorang pengurus atau kader.

Bagaimana idiologi ini tertancap dalam relung jiwa setiap pengurus atau kader PKB. “Dengan idiologi yang kuat akan menimbulkan militansi, semangat yang kuat pula”.

Kalau tidak dilakukan, konsekuensinya, cita-cita luhur PKB dalam mengemban visi keumatan dan kebangsaan tidak akan pernah terwujud. Praktis tidak ada beban moral-psikologis seorang kader dalam mewujudkan cita-cita partai serta menjaga marwah partai.

Selama ini, PKB memiliki panduan untuk menanamkan idiologi partai. Sayang hal tersebut tidak dilakukan secara massif. Mestinya, DPP melakukan kontrol terhadap DPW, DPC, untuk melakukan kaderisasi ini secara serius.

Doktrinasi idiologi baru tertancap pada sebagian kalangan di PKB. Baru tersentuh pada pengurus yang merupakan kader-kader NU murni. Itu karena mereka sebelumnya telah lebih dahulu digambleng di organisasi yang berafiliasi ke NU seperti IPNU, PMII, Ansor, Fatayat dan lain sebagainya.

Pengurus di luar kader NU cendrung abai, apatis dengan penguatan idiologi ini. Untuk diri mereka sendiri sebagai pengurus inti, lebih-lebih untuk pengurus lain di bawah naungannya. Hal mendasar seperti tujuan didirikan PKB, relasi hubungan NU-PKB tak mereka ketahui. Apalagi nilai-nilai ajaran yang bersifat fundamental lainnya di PKB.

Bila penguatan idiologi dilakukan secara sistemik, baru akan tercipta sebuah sistem “tegak lurus satu komando” tanpa ada keraguan untuk melaksanakan titah partai secara massif. Bahkan semua berjalan alamiah karena ada faktor indoktrinasi yang sudah mengilhami, kepada siapapun yang menakhodai atau menjadi pengurus partai.

Penguatan Infrastruktur Partai

DPP sebagai pusat kendali partai selain membuat rumusan kebijakan, juga dapat mengkroscek DPW atau DPC mana saja belum atau tidak melakukan kebijakan yang telah dirumuskan. Diataranya DPW atau DPC mana saja tidak menyempurnakan susunan pengurusnya secara lengkap termasuk sayap-sayap partai. Semua akan dimulai dari tatanan pengurus yang dibentuk dengan selektif.

Setidaknya ada beberapa sayap partai yang dinilai krusial dapat menopang kinerja partai. Seperti Garda Bangsa di mana di dalamnya merupakan laboratorium kaum muda. Kaum muda adalah bagian penting dalam menentukan perubahan politik sa’at ini dan masa mendatang. Dengan persentase pemilih yang sangat dominan dengan sebutan generasi Z atau kaum milenial. Mereka, selain mempengaruhi juga memberikan warna tersendiri dengan segala produktifitas, kreatifitasnya.

Lalu Perempuan Bangsa. Keberadaan Perempuan Bangsa juga dapat membantu kinerja partai secara signifikan. Perempuan Bangsa harus mampu menghimpun perempuan dalam wadahnya.

Boleh dibilang sentuhan kepada ibu-ibu sedikit lebih mudah. Sehingga dalam perekrutan atau loyalitasnya tidak perlu diragukan. Hanya perlu menemukan cara tepat dalam metode pendekatan kepada pemilih perempuan agar terpikat dan terikat dalam kepengurusan atau kerja-kerja partai.

Seterusnya; DPW dan DPC dapat melakukan pengkaderan. Pengkaderan ini hendaknya dilakukan secara simultan. Kemudian melakukan kontrol sejauh mana sentuhan pengkaderan yang dilakukan oleh DPW dan DPC. Dari pengurus inti, sayap-sayap partai, sampai kepada pengurus dan kader lapisan bawah.

Kemudian sejauh mana semua kader juga mendapat sentuhan dari pengurus atau kader PKB yang duduk di eksekutif maupun legislatif. Buah mereka menjadi kader atau pengurus hendaknya ada timbal balik yang mereka terima.

Adanya pemberdayaan akan membuat mereka merasa lebih dihargai keberadaannya. Semua sumber daya yang ada dalam kepengurusan merupakan aset berharga dan harus terpelihara dengan baik. Ibarat tanaman, harus dipupuk, disirami dengan air agar tumbuh subur.

Pengurus yang dipilih dengan selektif, terususun rapi sampai tingkat DPAC bahkan Ranting sampai Anak Ranting pastinya akan memudahkan kinerja-kinerja partai. Mereka adalah ujung tombak partai, bersentuhan langsung dengan pemilih di lapisan bawah.

Mereka akan menjadi influencer partai. Martir yang bertugas menyampaikan profil partai. Melakukan pendekatan persuasif ke segala penjuru sebagai bentuk kesungguhannya dalam menjalankan tugas kepartaian.

Lebih-lebih menghadapi pemilu, keberadaan mereka dalam perekrutan saksi sangat dibutuhkan. Mengawal, mengumpulkan hasil pemilihan suara di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Kemudian memastikan laporan hasil pemilu kepada pengurus di atasnya secara berjenjang dengan penuh rasa tanggung jawab.

Akhirnya, pengurus yang terbentuk dalam surat keputusan dipastikan tidak hanya sekedar mengisi lembaran kertas yang dibubuhi tanda tangan. Produktifitas, roda kepengurusan mesti berjalan sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Seorang pemegang kendali partai di semua tingkatan harus mampu menjadi leadher, instrumen yang handal dalam mengatur tata kelola partai.

Penguatan Aturan Partai

Untuk kemajuan sebuah partai, perlu dibangun kesadaran bersama (kolektifitas) akan pentingnya memahami serta mematuhi aturan-aturan partai. Baik produk-produk hukum yang lahir dari hasil Muktamar maupun dari Munas. Yang tertuang dalam AD/ART maupun bersumber dari Peraturan Organisasi (PO).

Tujuan dari semuanya adalah sebagai pedoman, haluan, landasan berpijak, landasan etis. Tanpa adanya peraturan tersebut, maka tidak akan ada kemajuan, ketertiban, disiplin dalam organisasi. Dengan berpegang teguh kepada aturan-aturan yang tertuang, masalah-masalah akan mudah teratasi. Terselesaikan dengan proporsional, adil dan bijaksana.

Lemahnya sistem kadang bukan karena tidak adanya peraturan, melainkan karena kurangnya kesungguhan atau komitmen dalam penegakannya. Seringkali segala peraturan terabai disebabkan tidak mau keluar dari tradisi yang dapat melemahkan. Terlampau tinggi toleransi, tidak ada teguran keras dan lain sebagainya.

Bisa juga disebabkan oleh masalah yang terbilang akut. Banyak sekali pengurus tidak membaca, memahami peraturan-peraturan partai. Dalam kenyataannya seringkali peraturan-peraturan bahkan “dikangkangi”. Kadang ada individu berbuat sekehendaknya berdasarkan kepentingannya sendiri tanpa berpedoman pada aturan. Akibatnya kewibawaan partai jadi jeblok.

Mestinya kembali kepada aturan partai jika terjadi masalah yang menemui jalan buntu (deadlock). Independensi terjaga, masalah terurai, internal tidak bergejolak (kondusif), sehingga tujuan akhir kepartaian akan mudah tercapai. Seringkali keputusan yang dibuat tanpa berpedoman pada aturan partau membawa dampak besar atau kerugian bagi partai.

Penegakan Disiplin Partai

Disiplin partai perlu ditegakkan dalam segala kondisi. Aturan yang dibuat akan menentukan maju mundurnya sebuah partai. Semua pengurus atau kader partai harus menerima konsekuensi logis atas peebuatannya.

Hukuman yang diterima sebagai bentuk komitmen partai dalam menjaga marwah partai. Serta memberikan kesadaran betapa tingginya positioning hukum yang berlaku di internal partai.

Baik terkait dengan masalah moral-hukum, maupun soal ketidak sanggupan semua level pengurus dalam memenuhi standar yang ditetapkan. Sanksi tegas berupa pemecatan, penggantian, maupun surat peringatan hendaklah berjalan dengan mestinya.

Legislator atau pengurus partai terlibat kasus hukum-moral sudah sepantasnya diberikan ganjaran berupa pemecatan sebagai pengurus dan pergantin antar waktu (PAW). Sementara ketua yang tidak sanggup memenuhi espektasi selayaknya diberikan sanksi berupa pergantian posisi.

DPP dapat memantau langsung dalam setiap periode atau kurun waktu tertentu sebelum memutuskan tindakan. Bisa dilihat dari data yang dimiliki, kelemahan DPW atau DPC dari berbagai sisi. Mulai dari status kepemilikan kantor sampai perolehan kursi atau progres suara dari pemilu ke pemilu.

Demikianlah gambaran umum pra-syarat untuk menuju partai yang kuat, maju dan modern. Semua cita-cita mulia partai akan tercapai dengan tiga hal mendasar tersebut. Ini semua ditulis berdasarkan hasil pengamatan penulis selama menjadi pengurus. Untuk kemudian menjadi rujukan khususnya buat penulis sendiri sebagai kader partai.

Penulis: Amer Muamar, SE. Sy (Sekretaris DPC PKB Tebo).