SERIUS : Anggota DPR RI/MPR RI, Sofyan Ali SH (dua dari kiri,red) saat Rakor Bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, di BW Luxury Hotel baru-baru ini[/caption]
‘’Kita sudah ada MoU, soal kapan selesai bukan soal, tapi harus dilanjutkan. Kita bertiga (Sofyan Ali, H. Bakri, Hasan Basri Agus, red) sudah sepakat tidak akan mundur lagi tentang kelanjutan pembangunan Ujung Jabung,” terangnya.
Dalam rapat yang melibatkan pemkab Muarojambi, Tanjab Barat, dan Tanjab Timur ini, ternyata diketahui, pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung terkendala hibah lahan dari 12 hektare yang dibutuhkan saat ini baru terealisasi seluas 6 ha yang sudah dibuatkan sertifikat. Namun sebagian lagi masih berbentuk sporadik. Dan dari perwakilan Pemprov Jambi dan kabupaten siap membantu sepenuhnya pembangunan kembali Pelabuhan Samudra, salah satunya akan membangun jalan sepanjang 42 KM. Bahkan Pemprov Jambi sudah menggelontorkan sekitar 200 Miliar untuk pembangunan pelabuhan. Terakhir tahun 2019, Pemprov Jambi menggelontorkan dana 30 Miliar untuk pembebasan lahan. Bahkan untuk tahun 2020 ini kembali dianggarkan untuk pembebasan lahan. Tidak hanya itu, Pemprov Jambi sudah memeprsiapkan sekitar 4.200 hektar lahan untuk pengembangan kawasan ekonomi.
Dirjend Perhubungan Laut Agus H.P meminta kepada jajaran Pemrov Jambi dan kabupaten untuk mendukung sepenuhnya, dengan mepersiapkan semua dokumen, legalitas, dan berkas lainnya. “Misalnya yang dibutuhkan lahan siapkan lahan, yang dibutuhkan sertifikat siapkan semua, jadi kita tinggal enak berjuang sama-sama, jadi kalau kita mati-matian dan anggota dewan yang berjuang sendiri di pusat tapi tidak didukung dari daerah percuma,” kata Agus kepada peserta rakor.
Dirjend juga sepakat untuk memperjuangkan kelanjutan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung. “Saya datang untuk mendukung. Jadi siapkan semua berkas dan kebutuhan yang ada, kami dukung full. Ayo pemda harus dukung, matang perencanaan, ” pungkasnya. (mcsa)
[caption id="attachment_1491" align="alignnone" width="960"]
KOMITMEN : Anggota DPR RI/MPR RI Sofyan Ali bersama Hasan Basri Agus (HBA) saat meninjau kondisi pelabuhan Ujung Jabung[/caption] 