- Memberikan informasi kepada Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi terkait Program Bio CF-ISFL, terutama bagi kepala daerah yang baru terpilih.
- Meningkatkan partisipasi para pihak dalam mendukung fase keempat pra-investasi program Bio CF-ISFL di Provinsi Jambi.
- Mempercepat proses penandatanganan Emission Reductions Payment Agreement (ERPA) dalam fase pembayaran berbasis kinerja.
Kick-Off Meeting Bio CF-ISFL 2025: Langkah Provinsi Jambi Menuju Ekonomi Hijau dan Pengendalian Perubahan Iklim[/caption]
Beliau juga menegaskan bahwa Pemprov Jambi telah mengintegrasikan Road Map Pertumbuhan Ekonomi Hijau (2019-2045) ke dalam Dokumen Perencanaan RPJMD Provinsi Jambi Tahun 2021-2026. Upaya ini mencerminkan komitmen Jambi dalam menerapkan konsep REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca.
Dampak Program Bio CF-ISFL
Sejak fase pra-investasi dimulai pada 2022, total nilai reimbursement yang telah ditransfer oleh DJPK Kemenkeu RI ke RKUD Provinsi Jambi mencapai Rp61,66 miliar hingga 2024. Pada tahun 2025, target reimbursement sebesar Rp14,4 miliar diharapkan dapat dicapai. Program ini tidak hanya mendukung pembangunan berkelanjutan tetapi juga menjadi salah satu sumber pendapatan bagi pemerintah daerah.
Dengan implementasi Bio CF-ISFL, Provinsi Jambi diharapkan dapat:
- Mencapai target pengurangan emisi gas rumah kaca.
- Menumbuhkan ekonomi hijau yang inklusif dan merata.
- Memperkuat ekosistem yang sehat.
- Mengatasi dampak perubahan iklim di wilayahnya.
