KUALA TUNGKAL – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai depan Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (14/8). Dalam rangkaian perayaan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025, digelarlah sebuah event yang sarat akan nilai tradisi dan kebersamaan: Lomba Balap Becak Hias Tanjab Barat. Acara yang penuh warna ini disaksikan secara langsung oleh Bupati setempat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat.
Sebanyak 48 peserta atau 24 becak dari berbagai kelurahan turut serta memeriahkan perlombaan. Format yang dipilih adalah estafet, di mana satu becak dikayuh secara bergantian oleh dua peserta dari garis start menuju titik batas, lalu kembali lagi ke garis awal. Penilaian pemenang dilakukan secara objektif, murni berdasarkan catatan waktu tempuh tercepat. Riuh rendah sorak penonton menyemangati setiap peserta yang berjuang mengayuh dengan maksimal.
Bupati Anwar Sadat dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa becak bukan sekadar alat transportasi. Ia telah lama menjadi ikon tradisional dan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Kuala Tungkal. Keberadaannya menyimpan memori kolektif dan nilai-nilai kearifan lokal.
"Lomba ini kita adakan setiap tahun, bukan hanya sebagai hiburan, tapi juga untuk melestarikan keberadaan becak sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat," ujarnya, menekankan aspek pelestarian budaya dan fungsi sosial dari acara tersebut.
Dukungan juga datang dari Kajati Jambi yang menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan positif ini. Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dapat menjadi energi untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita pembangunan daerah.
"Selamat bertanding kepada mamang becak," ujar Kajati Jambi, menyemangati seluruh peserta.
Setelah melalui persaingan yang ketat, akhirnya terpilih para pemenang. Gelar Juara 1 berhasil diraih oleh Sias dan M. Sani dari Kelurahan Tungkal IV Kota. Posisi kedua atau Juara 2 ditempati oleh Tukiman dan Hendri dari Kelurahan Sungai Nibung, sedangkan Juara 3 jatuh kepada Mastur dan Sapni dari Kelurahan Tungkal IV Kota. Hadiah yang diberikan pun sangat berfaedah, berupa paket sembako, sementara peserta yang belum meraih juara tetap mendapatkan apresiasi berupa uang pembinaan sebesar Rp100.000. Kemeriahan semakin lengkap dengan doorprize utama dua unit sepeda sport yang disumbangkan oleh PT. BPP dan Bupati Tanjung Jabung Barat sendiri. Dukungan sponsor dari Bank Syariah Indonesia (BSI), BRI, Bank 9 Jambi, dan BNI menunjukkan antusiasme dunia usaha terhadap pelestarian tradisi.
Tak hanya balapan, acara juga dimeriahkan dengan kuis interaktif yang melibatkan penonton dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga orang tua. Beberapa warga bahkan unjuk kebolehan bernyanyi, menghibur semua yang hadir di sela-sela perlombaan. Seorang peserta dengan bangga mengungkapkan kegembiraannya bisa terlibat langsung dalam melestarikan tradisi becak di Kuala Tungkal.
Sebelum lomba dimulai, Bupati Anwar Sadat yang didampingi Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat telah terlebih dahulu menyerahkan 165 paket bantuan sembako kepada para tukang becak dan masyarakat kurang mampu di halaman Rumah Dinas Bupati. Aksi sosial ini mempertegas bahwa perayaan tidak hanya tentang kemeriahan, tetapi juga tentang kepedulian dan berbagi kepada sesama.
Acara yang dihadiri oleh Kejari, Kapolres, perwakilan Kodim 0419/Tanjab, Ketua GOW, Sekretaris Daerah, Ketua DWP, serta segenap pejabat dan masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya seperti becak tetap lestari dan mampu menjadi pemersatu di tengah dinamika zaman modern.