KUALA TUNGKAL – Semangat kebangsaan dan jiwa kepanduan tampak berkobar di halaman Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis (14/8). Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Upacara HUT Pramuka ke-64 Tanjab Barat tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat. Acara yang mengusung tema besar “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa” ini dipimpin secara langsung oleh Bupati setempat yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag.
Kehadiran seluruh unsur Forkopimda, Kepala Pengadilan Agama, Perwakilan Kodim 0419 Tanjab, Sekretaris Daerah, jajaran pejabat tinggi pratama, para camat, serta ketua berbagai organisasi wanita menunjukkan betapa pentingnya peran Gerakan Pramuka dalam struktur pembangunan karakter bangsa di tingkat daerah. Tidak ketinggalan, pengurus Kwarcab dan perwakilan anggota pramuka dari semua tingkatan, mulai dari Siaga, Penggalang, hingga Penegak, memadati lokasi upacara dengan penuh disiplin dan semangat, menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Tanjab Barat siap untuk terus mengabdi.
Dalam amanatnya yang berisi sambutan dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Drs. Budi Waseso, Bupati Anwar Sadat menekankan bahwa tema peringatan tahun ini bukanlah sekadar slogan kosong belaka. Tema tersebut merupakan sebuah tekad kolektif dan komitmen bersama untuk terus memperkuat jati diri setiap anggota Pramuka sebagai insan Pancasila sejati yang siap siaga menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setiap pramuka diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa.
“Diharapkan setiap Pramuka senantiasa memegang teguh ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai harga mati,” tegasnya dengan lantang di hadapan seluruh peserta upacara.
Lebih dari itu, Bupati Anwar Sadat secara khusus mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka, mulai dari tingkat Gugus Depan hingga Kwartir Daerah, untuk mengambil peran aktif dan nyata dalam mewujudkan program strategis nasional, khususnya di bidang swasembada dan ketahanan pangan, sesuai dengan arahan langsung dari Presiden RI, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto. Ajakan ini menegaskan posisi Pramuka bukan hanya sebagai organisasi pengembang karakter, tetapi juga sebagai agent of change yang berkontribusi langsung terhadap ketahanan nasional.
Transformasi Gerakan Pramuka juga menjadi perhatian serius. Melalui pengembangan kurikulum yang lebih modern, sistem pembinaan yang adaptif, dan yang paling konkret adalah melalui pelatihan kewirausahaan yang terstruktur, Gerakan Pramuka diharapkan dapat menjadi inkubator bagi lahirnya wirausaha-wirausaha muda tangguh yang siap berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi kerakyatan dan ketahanan ekonomi bangsa di masa depan.
“Kita percaya sumber daya manusia unggul hanya bisa dibentuk melalui pendidikan karakter yang kuat. Gerakan Pramuka hadir sebagai komponen bangsa yang membentuk SDM tangguh, berjiwa Pancasila, disiplin, dan memiliki kepemimpinan kokoh,” tambahnya, mempertegas peran strategis organisasi ini.
Sebagai puncak dari sambutannya, Bupati menyampaikan kabar gembira yang ditunggu-tunggu oleh seluruh keluarga besar Pramuka Tanjab Barat: rencana pembangunan Bumi Perkemahan permanen yang ditargetkan akan terealisasi pada tahun 2026. Fasilitas ini tidak hanya akan menjadi kebanggaan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi lokasi penyelenggaraan upacara HUT Pramuka yang lebih megah pada tahun-tahun mendatang, sekaligus menjadi pusat pendidikan karakter dan latihan kepramukaan yang representatif.
Sebelum upacara ditutup, dilakukanlah pemberian penghargaan berupa lencana dan piagam kepada anggota Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tanjung Jabung Barat yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian luar biasa. Selain itu, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan di tingkat ranting, diserahkan pula bantuan sarana dan prasarana untuk menunjang aktivitas Kwartir Ranting, menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun Pramuka dari tingkat paling dasar.