KUALA TUNGKAL - Sebanyak 124 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM yang dibuka secara resmi oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Pola Atas Kantor Bupati, Kamis (13/11). Kegiatan ini bertujuan menyiapkan talenta unggul menuju Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kapasitas pengelolaan koperasi yang profesional dan berkelanjutan.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan daerah. Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., hadir memberikan dukungan penuh, bersama dengan Kabid Pengawasan dan Pemeriksaan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi Drs. Alfiansyah, M.M. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun koperasi yang tangguh.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Pelatihan SDM Koperasi ini. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. "Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di daerah kita," ujar Bupati.
Bupati memaparkan perkembangan menggembirakan dari Koperasi Merah Putih di Tanjung Jabung Barat. Hingga saat ini, telah terbentuk 14 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang tersebar merata di seluruh 13 kecamatan. Pencapaian ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam membangun lembaga ekonomi berbasis gotong royong.
Fokus usaha Koperasi Merah Putih difokuskan pada pengembangan bisnis yang memiliki dampak langsung bagi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Dua sektor utama yang sedang digarap adalah perdagangan beras SPHP (Sistem Pengendalian Harga Pangan) dan distribusi gas LPG 3 kilogram. "Kedua komoditas ini merupakan kebutuhan vital yang harus dapat diakses masyarakat dengan harga terjangkau," tegas Bupati.
Untuk memastikan keberlanjutan koperasi, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pengurus Koperasi Merah Putih dengan BUMDes dan BMG. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi desa yang saling menguatkan. "Banyak hal yang bisa dikerjasamakan untuk memastikan koperasi tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga kualitas," imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen penuh untuk mendukung dan mendorong gerakan koperasi. Dukungan ini akan diberikan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. "Koperasi harus menjadi pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah dan penopang kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tegas Bupati.
Pelatihan SDM Koperasi kali ini menghadirkan narasumber-narasumber berkualitas tinggi dari kalangan akademisi. Hadir sebagai pembicara para guru besar dan doktor dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, antara lain Prof. Dr. Drs. Zulgani, M.P., Prof. Dr. Drs. Syahmardi Yacob, M.BA., Prof. Dr. Junaidi, S.E., M.Si., Dr. Zamzami, S.E., M.S., dan Dr. Achmad Hizazi, S.E., M.Com.
Di akhir sambutannya, Bupati berpesan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan emas ini dengan optimal. "Kesempatan belajar langsung dari para profesor dan pakar ekonomi ini sangat berharga. Manfaatkan untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan jangan ragu bertanya hal-hal yang belum dipahami," tutup Bupati mengingatkan.
Pelatihan yang mengusung tema "Sumber Daya Manusia dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045" ini diharapkan dapat mencetak pengurus koperasi yang andal dan profesional. Dengan SDM yang mumpuni, Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat Tanjung Jabung Barat.
