Kuala Tungkal – Rabu (3/12), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat di Kecamatan Tungkal Ilir dan Kecamatan Bram Itam melalui Dinas Sosial. Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat ini menjadi wujud siapa saja yang hadir dalam kegiatan sosial, membicarakan apa saja bentuk kepedulian pemerintah daerah, kapan bantuan disalurkan, di mana lokasi penyaluran berlangsung, mengapa bantuan sembako penting bagi masyarakat, serta bagaimana pemerintah daerah berupaya menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi warga.
Penerima bantuan berasal dari Kelurahan Sungai Nibung dan Desa Sialang di Kecamatan Tungkal Ilir, serta Desa Pembengis dan Kelurahan Bram Itam Kiri di Kecamatan Bram Itam. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan dan membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Kehadiran Bupati Anwar Sadat dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Sosial beserta jajaran, Plt. Sekcam Bram Itam, Lurah Sungai Nibung, serta masyarakat penerima bantuan. Kehadiran para pejabat daerah memperlihatkan bahwa penyaluran sembako bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap warganya.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa penyaluran sembako ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan haul sekaligus langkah antisipatif terhadap potensi ketidakpastian pasokan pangan dari beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus menganggarkan bantuan serupa untuk menjaga stabilitas pangan dan membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat. “Pemerintah daerah akan terus menganggarkan bantuan seperti ini untuk menjaga stabilitas pangan dan membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek pangan, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu. Perubahan cuaca ekstrem—panas, hujan, dan angin kencang—berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Ia menyebutkan bahwa hampir 300 pasien datang berobat dengan keluhan batuk, pilek, dan sakit kepala akibat perubahan cuaca. “Jaga kesehatan. Kurangi aktivitas yang berisiko saat angin kencang dan hujan lebat,” pesannya.
Menutup sambutannya, Bupati Anwar Sadat memberikan pesan bijak kepada masyarakat penerima bantuan agar memanfaatkan dana belanja yang biasanya digunakan untuk membeli beras untuk ditabung. Ia mengajak warga untuk menekan pengeluaran yang kurang bermanfaat. “Kurangi membeli rokok. Lebih baik uangnya ditabung untuk biaya sekolah anak atau untuk cita-cita seperti menunaikan ibadah haji,” ujarnya. Pesan ini menjadi dorongan moral agar masyarakat lebih bijak dalam mengelola keuangan rumah tangga.
Kegiatan penyaluran sembako ini tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa kebutuhan pokok, tetapi juga membawa pesan moral dan sosial. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya terbantu secara ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan mengelola keuangan dengan bijak. Dengan demikian, bantuan sembako menjadi bagian dari strategi holistik pemerintah dalam membangun masyarakat yang tangguh, sehat, dan sejahtera.