Beranda blog Halaman 13

Raih Peringkat 2 Se-Jambi, Ini Kunci Kesuksesan Tanjab Barat Turunkan Stunting Secara Signifikan

JAMBI – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat. Berkat komitmen kuat dan kerja nyata dalam percepatan penurunan stunting, kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag ini berhasil meraih peringkat kedua terbaik se-Provinsi Jambi. Penghargaan prestisius ini diterima langsung oleh Bupati dari Pemerintah Provinsi Jambi dalam acara Penilaian Kinerja Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2025, yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (2/7).

Pencapaian ini bukanlah suatu kebetulan, melainkan hasil dari implementasi strategi yang terintegrasi, kolaborasi lintas sektor yang solid, dan sinergi yang apik antara pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat sepanjang tahun 2024. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya serius dan sistematis dalam menangani masalah gizi kronis ini membuahkan hasil yang sangat membanggakan.

Usai menerima penghargaan, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Penggerak PKK, para stakeholder terkait, dan seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat. Menurutnya, kesuksesan ini adalah buah dari gotong royong dan kepedulian kolektif.

“Alhamdulillah, Tanjung Jabung Barat meraih peringkat kedua se-Provinsi Jambi. Ini adalah hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan masyarakat yang bersinergi dalam Aksi Konvergensi Penurunan Stunting. Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh warga Tanjung Jabung Barat,” ungkap Bupati dengan penuh kebanggaan.

Sebelum penyerahan penghargaan, seluruh kepala daerah diberikan platform untuk memaparkan strategi dan capaian program penanganan stunting di daerahnya masing-masing. Dalam pemaparannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa penanganan stunting di Tanjung Jabung Barat telah menjadi agenda prioritas pembangunan yang dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan.

Hasilnya sungguh luar biasa. Melalui berbagai intervensi yang tepat sasaran, prevalensi stunting di Tanjab Barat berhasil ditekan secara dramatis. Angka stunting yang sebelumnya masih berada di 14,1% pada tahun 2023, berhasil diturunkan hingga menyentuh level 7% pada tahun 2024. Sebuah lompatan kemajuan yang signifikan.

Kesuksesan ini ditopang oleh sejumlah inovasi program unggulan. Salah satu yang paling menonjol adalah program PKK GESIT’S (Gerak Sigap Tangani Stunting). Diinisiasi dan digerakkan langsung oleh TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan Ketua TP-PKK, Hj. Fadhilah Sadat, program ini mengoptimalkan peran Posyandu sebagai garda terdepan dalam deteksi dini status gizi balita dan ibu hamil. PKK GESIT’S tidak hanya fokus pada intervensi gizi, tetapi juga pada edukasi perubahan perilaku hidup sehat dan mendorong konsumsi makanan bergizi secara masif di tingkat rumah tangga, dengan tujuan akhir mencapai Zero New Stunting.

Kolaborasi dengan pihak swasta melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) juga menjadi pilar penting kesuksesan ini. Dunia usaha dilibatkan secara aktif dalam aspek pencegahan, seperti penyediaan sarana air bersih, kampanye perubahan perilaku, edukasi gizi, dan perbaikan lingkungan rumah tangga. Beberapa mitra strategis yang memberikan dukungan nyata di antaranya adalah PT PetroChina International Jabung Ltd, BMT PLN, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kontribusi nyata dari korporasi dapat dilihat dari program-program yang dijalankan. Sebagai contoh, PT PetroChina menggelar Gerakan Minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak di sekolah-sekolah, menyelenggarakan sosialisasi gizi seimbang di Kecamatan Betara, menyediakan buku KIA untuk 230 Posyandu, serta memberikan bantuan susu untuk ibu hamil yang menjangkau 485 penerima manfaat.

Acara penghargaan ini dihadiri oleh pimpinan dan perwakilan seluruh daerah se-Provinsi Jambi, di antaranya Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur, Ketua TP-PKK Provinsi dan Kabupaten/Kota, para Bupati/Wali Kota, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, serta tim penilai. Keberhasilan Tanjung Jabung Barat ini diharapkan dapat memacu semangat daerah lain untuk bersama-sama memerangi stunting dan mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Sinergi Emas Polres Tanjab Barat dan Pemda: Refleksi 79 Tahun Bhayangkara Abdi Negeri

KUALA TUNGKAL – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara tidak hanya berhenti pada upacara kebesaran. Gelaran syukuran yang berlangsung khidmat di Aula Reconfu Mapolres Tanjung Jabung Barat, Selasa (1 Juli), menjadi bukti nyata eratnya tali sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam membangun keamanan dan kesejahteraan bersama.

Acara yang dihadiri oleh seluruh pimpinan forkopimda setempat ini dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. Turut hadir sejumlah pejabat teras, mulai dari Ketua DPRD, Kepala Kejari, Ketua Pengadilan Negeri, Kapolres AKBP Agung Basuki, S.IK, M.M, Sekda, hingga jajaran direksi BUMD dan camat. Kehadiran mereka menyiratkan sebuah komitmen kolektif untuk terus bersinergi mendukung tugas Polri.

Dalam pidato yang penuh apresiasi, Bupati Anwar Sadat menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan yang mendalam kepada segenap keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Tanjab Barat. Ia menekankan bahwa peringatan HUT Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan momen refleksi dan introspeksi atas pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum Hari Bhayangkara ini sebagai refleksi dan motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” seru Bupati Anwar Sadat di hadapan seluruh undangan.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti capaian konkret Polres Tanjab Barat dalam menciptakan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang sangat kondusif. Pendekatan multi-dimensional yang dilakukan, mulai dari penegakan hukum, tindakan preventif, hingga pendekatan sosial dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, dinilai sangat efektif. Prestasi ini, menurutnya, adalah buah dari komitmen dan kerja keras seluruh personel.

“Sinergi yang telah terjalin antara Polres Tanjab Barat dan Pemerintah Daerah adalah kunci utama. Baik dalam pengamanan kegiatan masyarakat, penanganan bencana, maupun penyelesaian isu-isu sosial lainnya, kolaborasi ini telah membuahkan hasil yang nyata,” ujarnya.

Bupati juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga komunikasi, kolaborasi, dan kepercayaan yang telah dibangun. “Mari terus kita jaga kolaborasi, komunikasi, dan kepercayaan agar Kabupaten Tanjung Jabung Barat tetap aman, tertib, dan sejahtera,” tambahnya menegaskan.

Di akhir sambutannya, Bupati mengapresiasi keteguhan dan adaptasi jajaran Polri dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks di era modern. “Di tengah dinamika yang terus berubah, Polri tetap teguh menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara humanis dan profesional,” tutupnya.

Sambutan hangat juga disampaikan oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, S.IK, M.M. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personelnya yang telah berdedikasi tanpa kenal lelah. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemda dan seluruh masyarakat atas dukungannya selama ini.

“Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momentum bagi kita untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat. Kita patut bersyukur atas segala capaian yang telah diraih, dan itu tidak lepas dari kerja keras serta sinergitas kita bersama,” ungkap Kapolres Agung Basuki.

Ia menegaskan bahwa profesionalisme kepolisian modern tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari seberapa dekat polisi dengan masyarakat. Pendekatan humanis dan mampu menjadi pengayom adalah nilai utama yang terus dikembangkan jajarannya.

Puncak dari acara syukuran ini adalah pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur yang dilakukan oleh Bupati bersama Kapolres, yang kemudian diserahkan kepada perwakilan personel terbaik. Acara berlangsung penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang harmonis antara unsur pemerintah, penegak hukum, dan seluruh komponen masyarakat Tanjung Jabung Barat. Sinergi emas ini menjadi fondasi kokoh untuk membangun daerah yang semakin aman, maju, dan sejahtera.

Ratusan Anak Naik Becak Menuju Lokasi Sunatan Massal, Simbol Kepedulian dan Kebersamaan Pemimpin Daerah

Kuala Tungkal – Sebuah pemandangan penuh makna dan kehangatan terjadi di pagi hari Senin, 23 Juni 2025. Puluhan anak dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tampak antusias menaiki becak hias yang mengantar mereka dari Rumah Dinas Bupati menuju Gedung PKK. Mereka bukan sedang rekreasi, melainkan mengikuti kegiatan sunatan massal yang digagas oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjab Barat.

Yang menarik, iring-iringan becak ini bukan hanya sekadar pengantar menuju lokasi kegiatan, melainkan juga menjadi simbol kedekatan antara pemimpin daerah dengan rakyatnya. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat turut serta menyertai perjalanan becak anak-anak, menunjukkan keteladanan dalam menyatu dengan masyarakat.

Sunatan Massal ini diikuti oleh sedikitnya 250 anak yang berasal dari enam kecamatan, yaitu Tungkal Ilir, Bram Itam, Betara, Kuala Betara, Pengabuan, dan Senyerang. Dana yang digunakan untuk menyukseskan program ini sepenuhnya berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas Kabupaten Tanjab Barat dari masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari pengelolaan amanah umat yang diwujudkan ke dalam pelayanan sosial langsung.

“Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar angka, tapi bentuk kasih sayang sosial yang kita salurkan kembali untuk mereka yang membutuhkan,” ujar Bupati.

Ia juga menargetkan kegiatan serupa dapat menjangkau hingga 1.000 anak dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta mendukung kesiapan anak-anak masuk sekolah setelah libur panjang dengan kondisi telah dikhitan.

Selain proses khitan, kegiatan ini juga diwarnai dengan pembagian bantuan kepada anak-anak peserta sunat massal. Tak hanya itu, Bupati dan Ketua TP-PKK juga menyerahkan santunan kepada para tukang becak yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut—sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata masyarakat dalam menyukseskan acara.

Di lokasi acara, suasana semakin semarak dengan hadirnya layanan potong rambut gratis dari Barbershop Taher. Sembari menunggu giliran disunat, anak-anak mendapat tampilan baru yang menambah rasa percaya diri mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengumumkan rencana Pemerintah Kabupaten untuk menggelar pelatihan keterampilan pangkas rambut bagi pemuda yang tidak melanjutkan pendidikan. Program tersebut akan menggandeng Barbershop Taher sebagai pelatih, dengan harapan membuka peluang kerja baru bagi generasi muda.

“Pemerintah hadir bukan hanya dalam bentuk regulasi, tapi juga menciptakan jalan bagi anak muda untuk tumbuh mandiri dan produktif,” tambahnya.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, seperti Kapolres Tanjab Barat, Ketua Baznas, Sekretaris Daerah, jajaran perbankan, Direktur RSUD KH. Daud Arif, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Camat Tungkal Ilir, Wakil Ketua II TP-PKK, Sekretaris MUI, serta orang tua anak-anak peserta.

Sunatan massal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dapat menghasilkan program yang tidak hanya bermakna secara spiritual dan sosial, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Pemilihan Duta Bertutur 2025: Tanjab Barat Dorong Budaya Literasi Sejak Dini Lewat Cerita Rakyat

Kuala Tungkal – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menggencarkan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Salah satu bentuk konkret dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan kegiatan Pemilihan Duta Bertutur Tingkat SD/sederajat se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2025. Acara ini berlangsung penuh semangat di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan pada Kamis, 19 Juni 2025.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung untuk membuka kegiatan tersebut dan memberikan motivasi kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa lomba bertutur bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari langkah strategis dalam membentuk generasi yang literat, kreatif, dan memiliki karakter berbudi pekerti luhur.

Menurut Bupati, melalui tradisi bertutur, anak-anak tidak hanya belajar menyampaikan cerita dengan baik, tetapi juga menghidupkan kembali warisan budaya dan nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita-cerita daerah. Ia meyakini bahwa kegiatan ini selaras dengan target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045 yang mengandalkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

“Lomba bertutur ini adalah media edukatif yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai budaya bangsa dan mempererat persatuan. Membaca dan bertutur harus kita bangun sebagai kebiasaan positif sejak dini,” ujar Bupati Anwar Sadat di hadapan para peserta dan tamu undangan.

Dalam pidatonya, Bupati juga menekankan bahwa literasi tidak cukup hanya lewat kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dengan memahami dan menghidupkan kembali kisah-kisah lokal yang sarat makna. Oleh karena itu, lomba bertutur diarahkan untuk menjadi ajang memperkuat kecintaan anak terhadap buku cerita rakyat serta memperkenalkan kembali cerita-cerita lama yang mulai terlupakan.

Atas nama pemerintah daerah, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atas prakarsa penyelenggaraan lomba ini. Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan dan digelar rutin setiap tahun.

Bupati Anwar Sadat turut memberikan pesan khusus kepada seluruh finalis lomba agar menjadikan pengalaman ini sebagai momen berharga untuk melatih kepercayaan diri, kemampuan berbicara, serta semangat melestarikan budaya melalui narasi lisan. Ia juga berpesan kepada peserta yang nantinya mewakili Kabupaten Tanjab Barat ke tingkat Provinsi Jambi untuk bersiap dengan maksimal.

“Jadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk menjadi duta budaya dan literasi di lingkungan masing-masing,” pesannya dengan antusias.

Acara yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanjab Barat ini juga melibatkan para kepala sekolah, guru pendamping, dewan juri, para finalis dari berbagai sekolah dasar, serta sejumlah tamu undangan. Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti acara sejak awal hingga akhir.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan bertutur para siswa, tapi juga sebagai wujud nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menempatkan literasi sebagai fondasi utama dalam membangun generasi masa depan

Pemkab Tanjab Barat Perkuat Sinergi Pendidikan Keagamaan dengan PTKIS Wilayah XIII Jambi

Kuala Tungkal – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, melalui upaya membangun kerja sama erat dengan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS). Hal ini terlihat dalam pertemuan silaturahmi yang dilangsungkan di Rumah Dinas Bupati pada Rabu, 18 Juni 2025.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menerima kunjungan langsung dari Koordinator Kopertais Wilayah XIII Jambi, Prof. Dr. Kasful Anwar, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Turut hadir mendampingi, Sekretaris Kopertais Dr. H. Jamrizal, M.Pd., serta jajaran pimpinan Institut Agama Islam (IAI) An-Nadwah Kuala Tungkal, termasuk Rektor Dr. H. Heru Setiawan, M.Pd.I.

Kunjungan ini dikemas dalam nuansa informal melalui jamuan makan siang bersama. Namun, di balik kesederhanaan tersebut, tersimpan semangat besar untuk mempererat jalinan komunikasi kelembagaan antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan keagamaan.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai momentum untuk membangun koordinasi yang lebih erat sekaligus membahas kontribusi nyata dari PTKIS terhadap penguatan sistem pendidikan, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anwar Sadat menyambut hangat kunjungan jajaran Kopertais dan IAI An-Nadwah. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul secara spiritual dan intelektual.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini, karena pendidikan keagamaan adalah fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas, berakhlak, dan memiliki wawasan kebangsaan,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Tanjab Barat siap mendukung program dan inisiatif dari PTKIS yang bertujuan untuk memperluas akses pendidikan, peningkatan mutu akademik, serta penguatan kapasitas kelembagaan pendidikan Islam di wilayahnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Kasful Anwar menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tanjab Barat yang telah membuka ruang dialog dan kerja sama yang konstruktif. Ia menjelaskan bahwa PTKIS memiliki peran penting dalam membentuk insan akademis yang tidak hanya memahami ilmu keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan sosial masyarakat.

Pertemuan ini juga menjadi ajang untuk menyampaikan laporan perkembangan dan capaian PTKIS, serta merancang sinergi program yang berkelanjutan bersama pemerintah daerah.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan tersebut yakni Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat. Keterlibatan unsur dinas ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia pendidikan dilakukan secara lintas sektor.

Silaturahmi ini menjadi langkah awal menuju hubungan yang lebih produktif antara Pemkab Tanjab Barat dan jajaran perguruan tinggi keagamaan. Dengan semangat kolaboratif, kedua pihak sepakat untuk menjadikan pendidikan sebagai instrumen utama dalam membangun peradaban yang bermartabat dan religius di wilayah Tanjab Barat.

Pemkab dan Pemprov Jambi Sigap Tanggapi Kebakaran di Sungai Dualap: Kepedulian dan Penanganan Cepat Bagi Warga Terdampak

Kuala Tungkal – Desa Sungai Dualap, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dilanda musibah kebakaran hebat yang terjadi pada Senin, 16 Juni 2025. Peristiwa ini menghanguskan kurang lebih 50 bangunan di RT 01, 02, 03, dan 05 Dusun Teladan, meninggalkan duka mendalam bagi 42 kepala keluarga dengan total 122 jiwa terdampak. Satu warga dilaporkan mengalami luka bakar serius dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal.

Sebagai bentuk keprihatinan dan dukungan nyata, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. turun langsung ke lokasi bencana pada Selasa, 17 Juni. Kunjungan ini tak sekadar simbolis, melainkan menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan. Dalam lawatan tersebut, keduanya menyerahkan bantuan secara langsung serta menyampaikan belasungkawa kepada warga yang menjadi korban.

Dalam sambutannya di hadapan warga, Bupati Anwar Sadat menyampaikan rasa duka dan simpati yang mendalam atas musibah yang terjadi. Ia berharap agar warga tetap tabah dan diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini.

“Kami sangat prihatin. Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan mengganti musibah ini dengan rezeki dan keberkahan yang lebih baik ke depannya,” ujarnya dengan penuh empati.

Tak hanya menyampaikan pesan duka, Bupati juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu dari instalasi listrik dan aktivitas rumah tangga seperti penggunaan api terbuka.

Pemerintah bergerak cepat dalam merespons situasi darurat. Para pengungsi saat ini ditampung di tiga titik lokasi: hall badminton desa, aula kantor desa, dan gedung PAUD. Demi memenuhi kebutuhan mendasar para korban, dapur umum didirikan di Kantor Desa, dan layanan kesehatan dibuka melalui posko di Pustu Sungai Dualap.

Gubernur Jambi Al Haris dalam pernyataannya menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi untuk turut mendukung pemulihan pasca kebakaran. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menangani dampak bencana secara menyeluruh.

“Musibah ini adalah ujian berat. Tapi saya yakin, dengan kekuatan gotong royong dan semangat warga Sungai Dualap, kita bisa bangkit. Pemerintah provinsi siap membantu secara maksimal,” kata Gubernur Al Haris.

Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, paket sembako, selimut, perlengkapan anak-anak, dan kebutuhan dasar lainnya. Kehadiran dua pemimpin daerah tersebut mendapat sambutan hangat dari warga, yang merasa diperhatikan secara langsung oleh pemerintah.

Pemkab Tanjung Jabung Barat melalui tim tanggap darurat juga memastikan pendataan terus dilakukan secara akurat untuk menyalurkan bantuan jangka menengah dan panjang, termasuk pemulihan hunian dan penyediaan fasilitas dasar.

Kebakaran yang melanda Desa Sungai Dualap menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana dan sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta lembaga kemanusiaan. Pemerintah daerah pun menegaskan akan terus memantau situasi di lapangan serta memberikan perhatian penuh agar proses pemulihan berjalan cepat dan berkelanjutan.

Pemkab Tanjab Barat Jembatani Kesepakatan Fasilitasi 20% antara PT Ratna Seruni dan Kelompok Tani

Kuala Tungkal – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali memperlihatkan perannya sebagai mediator aktif dalam mempertemukan kepentingan masyarakat dengan pihak swasta, khususnya pelaku usaha di sektor perkebunan. Hal ini ditunjukkan dalam kegiatan pembahasan dan penandatanganan kesepakatan fasilitasi kebun masyarakat seluas 20% antara PT. Ratna Seruni dan dua kelompok tani dari Desa Sungai Rotan dan Kelurahan Lubuk Kambing.

Acara tersebut dilangsungkan secara resmi pada Jumat, 13 Juni 2025, di Hotel Yellow, Kota Jambi. Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung memimpin jalannya pertemuan yang merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang dilaksanakan di Desa Sungai Rotan, 17 April 2025 lalu. Pertemuan difasilitasi oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan buah dari proses dialog yang berlangsung terbuka dan berlandaskan itikad baik. Ia menekankan pentingnya komitmen penuh dari semua pihak demi menjaga stabilitas dan keadilan bersama.

“Jangan sampai setelah ditandatangani, muncul suara-suara yang mempertanyakan kesepakatan ini. Kita sudah melalui dialog panjang, maka mari kita pegang komitmen ini demi kepastian hukum dan rasa keadilan bagi semua pihak,” tegasnya.

Salah satu butir utama dari kesepakatan adalah pelaksanaan kewajiban PT. Ratna Seruni dalam memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat (FPKM) sebesar 20% dari luas Izin Usaha Perkebunan (IUP) mereka yang mencapai 840 hektare. Artinya, 168 hektare akan dialokasikan kepada masyarakat sekitar.

Nilai pembiayaan yang disepakati adalah sebesar Rp12 juta per hektare. Total nilai investasi yang akan disalurkan mencapai Rp2.016.000.000. Pola usaha yang akan dijalankan berupa pemeliharaan fisik kebun oleh kelompok tani penerima manfaat yakni 108 hektare untuk Gapoktan Usaha Bersatu di Desa Sungai Rotan, 60 hektare untuk Gapoktan Sri Rezeki di Kelurahan Lubuk Kambing

Setelah diskusi berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kesepahaman, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan resmi antara PT. Ratna Seruni dan para pengurus kelompok tani. Proses ini disaksikan oleh berbagai instansi dan tokoh penting, termasuk Kejaksaan Negeri Tanjab Barat, Polres Tanjab Barat, Kodim 0419/Tanjab, Kantor Pertanahan Tanjab Barat, Asisten I dan II Setda Tanjab Barat, Dinas Perkebunan dan Peternakan,Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UMKM, Kabag Hukum Setda, Camat Renah Mendaluh, Kapolsek Merlung, Kepala Desa Sungai Rotan dan Lurah Lubuk Kambing, Tim 9 dan tokoh masyarakat dari kedua wilayah

Dengan tercapainya kesepakatan ini, diharapkan hubungan antara perusahaan perkebunan dan masyarakat sekitar bisa berjalan seimbang. Pemerintah daerah menilai pola fasilitasi seperti ini sebagai langkah solutif yang dapat menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus mengangkat kesejahteraan petani lokal.

Idul Adha 2025 di Tanjab Barat: 59 Sapi dan 5 Kambing Disembelih Serentak, Wujud Kepedulian dan Penguatan Ekonomi Rakyat

Kuala Tungkal kembali dipenuhi semangat kebersamaan dan rasa syukur dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H / 2025 M. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyemarakkan hari raya kurban ini dengan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban secara serentak pada Sabtu, 7 Juni 2025, di Kompleks Perkantoran Pemkab Tanjab Barat.

Tidak kurang dari 59 ekor sapi dan 5 ekor kambing disembelih dalam momen sakral ini. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga simbol nyata kepedulian sosial dan penguatan ekonomi lokal.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turut hadir langsung dalam prosesi penyembelihan, bahkan terlibat memotong hewan kurban, memberikan contoh nyata kepemimpinan yang membumi. Didampingi oleh Wakil Bupati Katamso, Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta jajaran pejabat dan warga, suasana penuh semangat gotong royong begitu terasa.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyembelih secara serentak 59 ekor sapi dan 5 ekor kambing sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian kita kepada sesama,” ungkap Bupati dalam sambutannya.

Pemerintah daerah telah mencetak dan mendistribusikan ribuan kupon daging kurban, dengan prioritas penerima adalah tenaga honorer, petugas kebersihan, warga kurang mampu di sekitar perkantoran pemerintah, serta masyarakat di seluruh kecamatan. Di setiap titik lokasi, prosesi penyembelihan dilakukan secara tertib dan sesuai syariat, dipandu panitia yang sudah berpengalaman.

Langkah ini menjadi bukti hadirnya pemerintah di tengah masyarakat, tidak hanya pada momen seremonial, tetapi juga dalam upaya nyata menebar manfaat dari ibadah kurban.

Tak hanya dimaknai secara spiritual, Bupati Anwar Sadat menyoroti sisi ekonomi dari perayaan Idul Adha tahun ini. Ia menyebut bahwa di seluruh wilayah Tanjung Jabung Barat telah dipersiapkan sekitar 550 ekor sapi, dan angkanya berpotensi meningkat hingga 700 ekor. Menariknya, sebagian besar hewan-hewan tersebut dibeli dari peternak lokal.

“Inilah salah satu momentum penting bagi petani dan peternak kita. Ibadah kurban bukan sekadar ritual, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

Penyelenggaraan kurban serentak ini menghidupkan kembali nilai-nilai sosial seperti saling berbagi, keikhlasan, dan gotong royong. Masyarakat dari berbagai latar belakang turut hadir, bahu-membahu dalam proses pemotongan, pengemasan, hingga pembagian daging kurban.

Para panitia dan relawan bekerja dengan penuh semangat, memastikan bahwa distribusi berjalan tepat sasaran, higienis, dan sejalan dengan aturan syariah. Suasana kehangatan begitu terasa, menciptakan kesan bahwa Idul Adha bukan hanya soal daging yang dibagikan, melainkan juga kehangatan silaturahmi yang diperkuat.

Idul Adha 2025 di Tanjung Jabung Barat menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah bisa berperan aktif dalam menghidupkan tradisi keagamaan, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi lokal. Perayaan ini tidak hanya meninggalkan kenangan spiritual, tetapi juga menegaskan posisi Tanjab Barat sebagai daerah yang terus membangun dari nilai kebersamaan.

Festival Takbiran Idul Adha 2025 di Kuala Tungkal: Meriahkan Malam Penuh Syiar dan Budaya

Kuala Tungkal kembali menjadi pusat kemeriahan dan syiar keagamaan dalam perayaan malam takbiran Idul Adha 1446 H / 2025 M. Bertempat di depan Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat pada Kamis malam (5/6), Festival Takbiran Idul Adha secara resmi dibuka oleh Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, didampingi oleh Ketua TP-PKK Hj. Fadhilah Sadat.

Acara yang telah menjadi agenda tahunan ini disambut dengan antusias tinggi oleh masyarakat dari berbagai penjuru Tanjab Barat, khususnya warga Kuala Tungkal. Festival ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga sarana dakwah, media syiar Islam, serta wadah kreatif yang menyatukan nilai spiritual dan seni budaya lokal.

Syiar Islam dalam Bingkai Tradisi dan Kreativitas

Puncak acara dimeriahkan dengan pawai kendaraan hias yang ditata apik oleh berbagai kelompok peserta. Tak hanya itu, atraksi budaya turut mengisi malam tersebut, mulai dari peragaan busana adat hingga penampilan musik tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Tanjab Barat. Kombinasi antara semangat religius dan nilai-nilai kearifan lokal menjadikan festival ini begitu istimewa.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa Festival Takbiran ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tanjung Jabung Barat untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan semangat kebersamaan dan keimanan,” ujarnya.

Menanamkan Toleransi dan Semangat Kebersamaan

Lebih dari sekadar hiburan, festival ini juga dimaknai sebagai ajang mempererat hubungan antarwarga, lintas usia dan latar belakang. Bupati Anwar menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi dan solidaritas di tengah masyarakat yang majemuk, selaras dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Peserta festival berasal dari berbagai elemen masyarakat—mulai dari perwakilan masjid, komunitas seni, kelompok pemuda, hingga warga umum dari Kuala Tungkal dan sekitarnya. Mereka menunjukkan semangat gotong royong dan persatuan dalam menyemarakkan malam penuh berkah ini.

Langkah Menuju Festival yang Lebih Inovatif

Dalam penutup pidatonya, Bupati mengungkapkan harapan agar Festival Takbiran dapat terus berkembang dengan sentuhan inovasi baru, sehingga mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat dan menjadi ikon budaya religi di Tanjab Barat.

“Kami ingin festival ini terus bertransformasi menjadi lebih inklusif dan kreatif, sejalan dengan semangat mewujudkan Tanjung Jabung Barat yang BERKAH MADANI,” tambah beliau.

Tak lupa, Bupati juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh masyarakat, seraya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mempersiapkan acara dengan penuh dedikasi.

“Mari jadikan Idul Adha ini sebagai momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat berbagi antar sesama,” tutupnya.

Kehadiran Tokoh Penting dan Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Festival ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, seperti Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, Ketua Pengadilan Agama Kuala Tungkal, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua GOW, Ketua DWP, serta para pejabat tinggi dan tokoh agama yang memberi warna tersendiri bagi kemeriahan malam takbiran

Tanjab Barat Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program Penanaman Jagung di Tebing Tinggi

Kuala Tungkal – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Hal ini kembali diperlihatkan dalam kegiatan penanaman bibit jagung di Dusun Bumi Ayu, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (5/6/2025). Kegiatan ini menjadi lanjutan dari Panen Raya Jagung Serentak yang sebelumnya sukses dilaksanakan di wilayah yang sama.

Acara penanaman ini dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dan dihadiri berbagai pihak penting, termasuk Kapolres Tanjab Barat AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., jajaran TNI dan Polri, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan PT. WKS, para kepala desa, serta kelompok petani, khususnya Kelompok Tani Mawar.

🌽 Kolaborasi Semua Pihak untuk Ketahanan Pangan

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin erat antara unsur pemerintah daerah, Polri, TNI, dan sektor swasta. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian—khususnya komoditas jagung—tidak lepas dari sinergi yang baik antar lembaga.

“Untuk komoditas padi sudah lama menjadi tanggung jawab TNI. Kini, Polri turut hadir mengambil peran strategis dalam mendukung budidaya jagung. Inilah wujud konkret kontribusi lembaga negara dalam membangun ketahanan pangan nasional,” ujar Bupati Anwar.

🌱 Strategi “Satu Hektar Satu Desa”: Membangun Desa Mandiri Pangan

Lebih jauh, Bupati mengungkapkan rencana strategis pemerintah daerah melalui program “Satu Hektar Satu Desa,” di mana setiap desa didorong menyiapkan minimal satu hektar lahan pertanian untuk mendukung produksi pangan. Dengan jumlah desa mencapai 114, Tanjab Barat memiliki potensi besar dalam memperluas lahan produktif hingga 114 hektar lebih.

“Kami tidak hanya bicara soal tanam-menaman. Ini bagian dari skema besar kami untuk menciptakan desa mandiri pangan. Kami juga akan menggandeng Dinas Perindagkop Batam dan sektor swasta untuk menciptakan peluang ekspor. Letak geografis kita yang dekat dengan Malaysia dan Singapura sangat potensial untuk pasar regional,” tambahnya penuh optimisme.

Desa Delima disebut sebagai contoh awal dari implementasi konsep desa mandiri pangan. Keberhasilannya diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk ikut serta mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan.

🏞️ Dukungan Swasta: PT. WKS Komitmen Sediakan Lahan

Mewakili sektor swasta, perwakilan PT. Wira Karya Sakti (WKS), Setiadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menjelaskan bahwa PT. WKS telah mengalokasikan 50 hektar lahan untuk ditanami jagung dan melibatkan 18 kelompok tani dalam pengelolaannya.

“Ini adalah komitmen kami untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Tidak hanya menyediakan lahan, kami juga turut aktif membina petani agar produksi lebih optimal,” ungkapnya.

🌾 Menuju Tanjab Barat Sebagai Lumbung Pangan Mandiri

Kegiatan penanaman jagung ini bukan hanya menjadi simbol semangat bertani, tetapi juga menjadi manifestasi nyata bahwa kerja kolaboratif antara pemerintah, aparat keamanan, sektor swasta, dan masyarakat mampu menghasilkan solusi konkret terhadap tantangan ketahanan pangan.

Bupati Anwar pun berharap sinergi seperti ini bisa terus diperluas, agar Tanjab Barat tak hanya cukup pangan, tapi juga mampu menjadi pemasok komoditas jagung dan produk pertanian lain ke wilayah luar, termasuk potensi pasar ekspor