Beranda blog Halaman 19

Korelasi Politik Indonesia dan Islam

0

Oleh: M. Aqil Zhafran

Politik adalah studi tentang kota, atau negara. Hal ini sesuai dengan maknanya yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata polis berarti kota. Definisi politik sendiri dalam kamus Bahasa Inggris yakni ilmu yang berkaitan dengan bentuk, organisasi dan administrasi negara . Salah satu tujuan utama politik adalah membentuk kembali atau mempengaruhi struktur atau proses pemerintahan.

Berdasarkan Alqur’an, esensi politik yaitu perjuangan untuk kehidupan yang lebih baik dan yang dijalani dalam mencari Ridha Allah SWT. Dalam Islam sendiri, politik menjadi bagian yang terpenting tersaji secara gamblang dalam Al-qur’an.

Nah, lantas bagaimana dengan sistem politik Indonesia ? Secara teori sistem politik Indonesia terkini yaitu sistem demokrasi terpimpin yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Sedangkan sistem pemerintahannya menganut sistem presidensial, dimana presiden sebagai kepala Negara dan kepala pemerintahan. Dengan demikian, sistem politik memiliki beberapa agenda diantaranya pemilu yang diikuti oleh beragam partai politik.

Dalam konteks ini, partai politik tentu memainkan peran yang sangat penting. Menurut Joseph La Palombara, partai politik adalah sebuah organisasi formal yang sadar diri. Tujuan utamanya adalah untuk menempatkan dan mempertahankan dalam jabatan public baik sebagai pengontrol pemerintahan, mesin pemerintahan maupun koalisi pemerintahan. Maka dalam hal ini, partai politik bertanggung jawab dalam mendidik dan mengorganisir massa serta membentuk kebijakan yang sesuai dengan ideologi mereka.

Melalui partai politik, aspirasi dan kepentingan masyarakat diartikulasikan dan diperjuangkan. Partai politik bertanggung jawab untuk mendidik dan mengorganisir massa serta membentuk kebijakan yang sesuai dengan ideologi dan platform mereka.

Dalam hal ini, sistem politik dan pemerintahan Indonesia tidak hanya melibatkan struktur pemerintahan formal, tetapi juga peran aktif partai politik dalam memastikan berjalannya demokrasi dan juga kepentingan rakyat.

Korelasi Sistem Politik Indonesia dan Islam

Meskipun Indonesia bukan merupakan Negara Islam, tetapi nilai-nilai Islam banyak diterapkan didalam sistem politik maupun sistem pemerintahannya. Diantaranya, prinsip musyawarah untuk mufakat.

Seperti diketahui, musyawarah merupakan pokok terpenting didalam sistem politik dan kepemerintahan Indonesia. Hal ini sesuai dengan Pancasila, sila ke-4  yang berbunyi : “Kerakyatan Yang Dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan” Ini merupakan salah satu landasan sistem politik dan pemerintahan Indonesia.  Prinsip ini sesuai dengan Alqur’an surah Asy-Syu’ara ayat 38 yang menekankan didalam pemerintahan untuk bermusyawarah yang berbunyi :

“(juga lebih baik dan lebih kekal bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhan dan melaksanakan salat, sedangkan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka. Mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka,”.

Selain musyawarah, banyak lagi nilai-nilai Islam yang diterapkan dalam demokrasi di Indonesia. Nilai-nilai ini tentunya menjadi pedoman dalam menjalankan sistem perpolitikan yang berlaku hari ini. Korelasi ini juga menunjukkan Indonesia bukan Negara agama, tetapi nilai-nilai agama jadi pedoman politik bernegara.

(Penulis adalah Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Darussalam Gontor)

Sinergi Pemkab Tanjab Barat dan BIN RI: Penandatanganan Hibah Barang Milik Daerah Demi Keamanan dan Kemajuan

Jakarta – Dalam langkah strategis untuk meningkatkan sinergitas antara pemerintah daerah dan pusat, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menandatangani naskah perjanjian hibah barang milik daerah dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia pada Jumat (7/3) di Kantor Pusat BIN, Jakarta. Acara ini menjadi simbol kerjasama erat antara kedua institusi untuk mendukung keamanan dan pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Detail Hibah dan Nilai Strategisnya

Hibah yang diberikan Pemkab Tanjung Jabung Barat kepada BIN mencakup tanah, bangunan, dan sejumlah peralatan kantor. Nilai total hibah ini mencapai Rp 3.299.471.135 (tiga milyar dua ratus sembilan puluh sembilan juta empat ratus tujuh puluh satu ribu seratus tiga puluh lima rupiah). Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyatakan rasa syukur atas selesainya proses administrasi hibah barang tersebut. Ia juga menegaskan bahwa hibah ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendukung tugas-tugas BIN di tingkat lokal.

“Pelaksanaan hibah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama masyarakat untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi penyelenggaraan pemerintah pusat di daerah, khususnya membantu tugas Badan Intelijen Negara Daerah Jambi,” ujar Bupati Anwar Sadat.

Membangun Sinergi untuk Keamanan dan Pembangunan

Bupati Anwar Sadat juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah daerah dan pusat dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan. “Hibah ini adalah langkah nyata untuk memperkuat sinergitas dalam pelaksanaan tugas antara jajaran pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Langkah Pemkab Tanjab Barat ini mendapatkan apresiasi dari pihak BIN. Deputi Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN, Mayor Jenderal TNI Bayu Permana, S.Sos., M.M., M.A.P., memberikan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Tanjung Jabung Barat. Dukungan ini dianggap sebagai bentuk kolaborasi yang sangat penting untuk memperkuat peran BIN dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.

Hadirnya Tokoh Penting di Acara Penandatanganan

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Jambi, Marsekal Pertama TNI Dwiana Pilihanto, S.T., M.M. Selain itu, mendampingi Bupati Anwar Sadat dalam penandatanganan ini adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dampak Positif Hibah untuk Masa Depan Daerah

Kerjasama strategis yang terjalin antara Pemkab Tanjab Barat dan BIN melalui hibah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif, baik untuk pembangunan daerah maupun keamanan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dengan penguatan sinergitas ini, pemerintah daerah dan pusat dapat lebih optimal dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Hibah ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi pusat dapat memberikan dampak signifikan dalam membangun daerah yang lebih aman dan maju. Semoga langkah ini menjadi inspirasi untuk kerjasama yang lebih erat di masa mendatang.

Tausiah Ramadan 1446 H: Momen Berharga Pemerintah Tanjab Barat dengan Masyarakat

Kuala Tungkal – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menggelar kegiatan spesial Tausiah Ramadan, yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati pada Jumat (7/3/25). Acara ini menjadi momen istimewa untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso, SA, SE, ME, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang menyempatkan hadir untuk mendukung kegiatan tausiah ini. “Kami, atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Ibu yang telah hadir untuk bersilaturahmi serta mendengarkan tausiah Ramadan ini,” ucapnya penuh penghargaan.

Tradisi Ramadan yang Mengakar

Wakil Bupati Katamso menjelaskan bahwa kegiatan Tausiah Ramadan ini sudah menjadi tradisi rutin yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten. Menariknya, sejak masa kepemimpinan Ustad Anwar Sadat, lokasi kegiatan ini dipindahkan dari Gedung Pola Kantor Bupati ke Rumah Dinas Bupati, memberikan masyarakat kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pemimpin daerah mereka.

“Di masa lalu, tausiah hanya dihadiri oleh pegawai pemerintah di Gedung Pola Kantor Bupati. Namun, sejak kepemimpinan Ustad Anwar Sadat, kegiatan ini diadakan di Rumah Dinas Bupati agar masyarakat dapat hadir dan berpartisipasi secara langsung,” tambahnya.

Kebanggaan untuk Jambi dan Tanjab Barat

Wakil Bupati juga membagikan kabar yang membanggakan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Ustad Anwar Sadat, tidak dapat hadir karena beliau tengah memenuhi undangan untuk memberikan ceramah di Masjid Istiqlal Jakarta sebelum shalat tarawih. “Ini merupakan suatu kebanggaan, bukan hanya untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tetapi juga bagi Provinsi Jambi,” jelas Katamso.

Tausiah Ramadan 1446 H: Momen Berharga Pemerintah Tanjab Barat dengan Masyarakat
Tausiah Ramadan 1446 H: Momen Berharga Pemerintah Tanjab Barat dengan Masyarakat

Selain kegiatan Tausiah Ramadan, Wakil Bupati juga memaparkan agenda Ramadan lainnya, seperti program Safari Ramadan yang akan dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Program ini bertujuan untuk memperkuat literasi keagamaan sekaligus menjadi sarana berbagi informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kebersamaan di Tengah Ramadan

Acara ini tidak hanya berakhir dengan penyampaian tausiah yang dibawakan oleh Ustad K. H. Hasan Basri, tetapi juga dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan berbuka puasa bersama masyarakat sekitar Kuala Tungkal. Nuansa kebersamaan semakin terasa hangat dengan kehadiran berbagai pihak, termasuk Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat, serta para Kabag di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tanjab Barat.

Tausiah Ramadan 1446 H ini menjadi momentum berharga bagi masyarakat dan pemerintah untuk merajut tali silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di bulan suci. Dengan serangkaian program inspiratif seperti ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus berkomitmen menghadirkan kegiatan yang mempererat kebersamaan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Safari Ramadan IAIMA Jambi: Menginspirasi, Mendidik, dan Mempersatukan Umat

0

MUARO JAMBI, berjambi.com – Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam dakwah dengan menggelar Safari Ramadan di Masjid Assolihin, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi pada Rabu malam, 5 Maret 2025. Kegiatan ini diawali dengan buka puasa bersama antara mahasiswa, dosen, dan warga sekitar masjid, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh keberkahan.
Safari Ramadan ini merupakan inisiatif Dekan Fakultas Dakwah dan Studi Agama, Zulfikar, M.Ag., serta diikuti oleh segenap pimpinan kampus, termasuk Wakil Rektor I, kepala biro lembaga, dekan fakultas, kaprodi, dan para dosen hombes IAIMA Jambi. Ratusan jamaah dari masyarakat Desa Kasang Pudak turut hadir dalam acara ini, menambah semarak suasana ibadah dan kebersamaan.
Wakil Rektor I IAIMA Jambi, Fahami Rohim, M.Ed., menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan bertujuan untuk melatih mental mahasiswa dalam berdakwah. Seluruh petugas dalam kegiatan ini berasal dari kalangan mahasiswa, mulai dari muazin, bilal, imam shalat Isya, Tarawih, Witir, hingga penyampaian kultum. Hal ini menjadi ajang praktik nyata bagi mahasiswa dalam mengasah kemampuan mereka dalam bidang dakwah dan penyiaran Islam.
“Safari Ramadan ini merupakan aktualisasi keilmuan Fakultas Dakwah dan Studi Agama dalam program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Kami ingin memastikan bahwa alumni IAIMA Jambi mampu berkontribusi kepada masyarakat sesuai dengan keilmuan dan keterampilan yang mereka miliki. Kami berharap mereka bisa menjadi tokoh-tokoh muda yang paham agama dan dapat membimbing umat,” ungkapnya.
Tak hanya sebagai sarana pembelajaran dan pengabdian masyarakat, kegiatan Safari Ramadan ini juga menjadi ajang promosi dan sosialisasi kampus. IAIMA Jambi memperkenalkan produk-produk hasil pengajaran dan pembelajaran di kampus, sehingga masyarakat lebih mengenal peran dan kontribusi yang dapat diberikan oleh lulusan kampus ini di tengah masyarakat.
Sementara itu, pengurus Masjid Assolihin memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kampus IAIMA Jambi. Ia menyampaikan kekaguman atas kefasihan dan keindahan bacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh mahasiswa saat menjadi imam shalat. Selain itu, ia juga mengajak warga Desa Kasang Pudak untuk merekomendasikan anak-anak mereka melanjutkan pendidikan di IAIMA Jambi.
“Kampusnya tidak jauh karena berada di tengah Kota Jambi, dan dosennya juga masih muda-muda sehingga lebih dekat dengan mahasiswa,” ujarnya.
Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bukti nyata komitmen IAIMA Jambi dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik tetapi juga siap terjun ke masyarakat sebagai pendakwah yang berkompeten. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang kuat, IAIMA Jambi terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mencetak kader-kader dakwah yang berkualitas dan mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat. (***)

Memperkuat Pencegahan Korupsi di Daerah: Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Turut Hadir dalam Peluncuran IPKD MCP 2025

Kuala Tungkal – Komitmen pemerintah daerah dalam mencegah korupsi semakin diperkuat melalui peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025. Peluncuran tersebut dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (5/3) secara virtual, dan diikuti langsung oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, SE, ME.

Acara ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati dengan kehadiran Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta jajaran instansi yang berperan penting dalam pencegahan korupsi di daerah. Langkah ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mendukung program anti-korupsi.

Program IPKD MCP merupakan inisiatif strategis yang digagas Deputi Pencegahan KPK RI untuk mendorong upaya pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat daerah. Program ini melibatkan seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Indonesia untuk memastikan keberhasilan langkah-langkah pencegahan melalui evaluasi berkala.

Mendorong Pencegahan Korupsi yang Komprehensif

Dalam sambutannya, Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menekankan pentingnya pendekatan yang menyeluruh dalam upaya pencegahan korupsi. Menurut beliau, pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada tindakan hukum, tetapi juga memerlukan pengawasan di berbagai sektor, termasuk oleh Kementerian Dalam Negeri dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Pencegahan yang paling efektif adalah penindakan. Namun, jika aspek pencegahan diabaikan, maka pemberantasan korupsi tidak akan mencapai hasil maksimal. Upaya pencegahan harus menyentuh semua aspek, termasuk pemerintahan daerah,” jelas Setyo Budiyanto.

Langkah yang diambil KPK dengan memperkenalkan indeks MCP menjadi bukti nyata komitmen lembaga tersebut dalam menghadirkan sistem pencegahan korupsi yang kuat dan terukur.

Apresiasi Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat

Di sisi lain, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada KPK atas pendampingan yang telah diberikan melalui program MCP ini. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen penuh untuk mendukung segala upaya pencegahan korupsi yang dilakukan.

Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hadir dalam Peluncuran IPKD MCP 2025
Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hadir dalam Peluncuran IPKD MCP 2025

“Kami sangat berterima kasih kepada KPK atas dukungannya. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas demi terciptanya pemerintahan yang bebas dari korupsi,” ungkapnya.

Dengan peluncuran program IPKD MCP 2025, harapannya adalah agar seluruh daerah, termasuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dapat terus meningkatkan efektivitas pencegahan korupsi. Ini bukan hanya langkah strategis tetapi juga investasi jangka panjang untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Visi Tanjab Barat: Mewujudkan Kabupaten Berkah Madani 2025-2030

Kuala Tungkal – Pada hari Senin (3/3), Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat M. Ag, bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, SE, ME, resmi memaparkan rencana visi pembangunan untuk periode 2025-2030. Momen penting ini berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjab Barat yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Hamdani SE, di ruang rapat utama.

Melalui visi “Tanjab Barat Berkah Madani,” pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk berfokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur yang merata, dan penguatan ekonomi lokal. “Berkah Madani” mencerminkan nilai-nilai yang ingin dicapai, yakni berkualitas, ekonomi maju, religius, kompetitif, aman, harmonis, mandiri, dan berinovasi.

Rapat ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, serta instansi vertikal dan kepala OPD di lingkup Kabupaten Tanjab Barat. Kehadiran para peserta menunjukkan semangat kolaborasi untuk mendukung pembangunan yang akan datang.

Fokus Utama Pembangunan Daerah

Dalam pidato perdana, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa keberhasilan visi ini membutuhkan kerja sama yang erat antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan untuk menciptakan SDM yang kompetitif dan berakhlak. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan menjadi pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Penguatan ekonomi lokal juga menjadi prioritas dengan mendorong pemberdayaan UMKM, optimalisasi potensi daerah, dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Pemerintah berkomitmen untuk menjalankan tata kelola yang transparan, akuntabel, serta berbasis teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pidato Bupati Tanjung Jabung Barat
Pidato Bupati Tanjung Jabung Barat

Sinkronisasi dengan Program Nasional

Bupati Anwar Sadat menegaskan dukungan penuh terhadap program prioritas nasional “Astacita,” yang mencakup delapan pilar, 17 program, dan delapan quick wins yang digagas oleh Presiden dan Wakil Presiden. Ia menyatakan bahwa kebijakan daerah akan diselaraskan dengan agenda nasional untuk mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

“Bersama kita bisa mewujudkan Tanjab Barat yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Masjid Al-Anwar di Komplek Perkantoran Diresmikan Bupati

Kuala Tungkal – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dengan penuh kebanggaan meresmikan Masjid Al-Anwar yang terletak di Lingkungan Komplek Perkantoran Bupati pada hari Minggu (2/3). Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Katamso, Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Ketua TP PKK, serta berbagai tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan harapannya agar masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan, dakwah, dan sosial bagi masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa pembangunan Masjid Al-Anwar mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat dalam membentuk karakter masyarakat yang berbasis keagamaan.

“Masjid ini bukan hanya tempat untuk menjalankan ibadah harian dan Jumat, tetapi juga sebagai wadah untuk pengembangan pendidikan, dakwah, serta kegiatan sosial yang bermanfaat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Masjid Al-Anwar dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti karpet, AC, jam digital, dan kulkas untuk kenyamanan jamaah. Ke depannya, Bupati berencana untuk mengintegrasikan program UMKM dan “ATM Beras” (sistem distribusi beras berbasis kartu bagi masyarakat kurang mampu) di lingkungan masjid.

“Kami juga menyediakan tempat wakaf beras bagi yang ingin berbagi,” tambahnya dengan semangat.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Al-Anwar, Johan Hendry Bororing, S.STP, melaporkan bahwa kelengkapan masjid didukung oleh donasi dari Sekretaris Daerah, 33 OPD, Wakil Ketua DPRD H. Muh. Sjafril Simamora, SH., serta para asisten, staf ahli, dan kepala bagian lingkup Pemkab Tanjung Jabung Barat. Donasi tersebut mencakup karpet, sajadah, AC, jam digital, kulkas, hingga dispenser.

 

Refleksi Kepemimpinan Bupati Tanjung Jabung Barat: Peresmian Gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center dan Pelantikan Pengurus Forum TJSLP

Kuala Tungkal – Refleksi kepemimpinan Bupati tahun 2025 ini ditandai dengan peresmian Gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center dan pelantikan pengurus forum TJSLP yang dilaksanakan hari ini menjadi momen yang spesial. Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, dalam acara Refleksi 4 Tahun Kepemimpinan Bupati, Minggu (2/3/2025).

“Pembangunan gedung ini adalah bukti nyata dari kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan dunia usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberadaan Gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam mendukung pelayanan publik maupun sosial. Kami mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Petrochina International Jabung Ltd. yang telah menunjukkan kepeduliannya melalui program TJSLP ini,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati Tanjab Barat menjelaskan bahwa pembentukan forum TJSLP adalah langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui forum ini, diharapkan pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dapat berjalan lebih terkoordinasi, efektif, serta sesuai dengan prioritas pembangunan daerah.

“Semoga ke depannya kolaborasi dalam program TJSLP ini terus diperkuat dan cakupannya semakin luas. Kami mengajak perusahaan-perusahaan untuk berkontribusi dalam pengentasan stunting, pengembangan atlet olahraga, dan penanganan sampah. Kepada pengurus forum TJSLP yang baru dilantik, saya mengucapkan selamat dan berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Forum ini diharapkan menjadi wadah komunikasi yang efektif dalam merancang, mengawasi, serta mengevaluasi program TJSLP agar lebih bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya dengan penuh harap.

Bupati Tanjab Barat juga menambahkan bahwa perjalanan empat tahun terakhir dalam memimpin daerah ini tentu penuh dengan tantangan, dinamika, dan harapan. Oleh karena itu, acara refleksi ini menjadi momen penting bagi kita semua untuk meninjau kembali capaian, tantangan, dan langkah-langkah ke depan demi mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang lebih baik.

“Kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk merealisasikan program-program prioritas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan membangun infrastruktur yang mendukung kemajuan daerah,” kata Bupati.

Sebelumnya, Bupati Tanjung Jabung Barat menyampaikan bahwa pada hari Rabu, 26 Februari 2025, genap empat tahun kepemimpinannya dalam membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dengan mengusung visi “Mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Berkah.”

“Dan pada tanggal 20 Februari 2025 lalu, saya dilantik kembali menjadi Bupati bersama Sdr. Dr. H. Katamso Sa, SE, ME sebagai Wakil Bupati untuk memimpin daerah ini, dengan visi yang hampir sama yaitu ‘Mewujudkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Berkah Madani,’ dan kami akan terus berupaya menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Acara yang dilaksanakan di Gedung Petro Berkah Convention Center ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Tanjab Barat, Wakil Bupati beserta istri, unsur Forkopimda, Ketua DPRD Tanjab Barat/mewakili, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, SE, MA, Sekretaris Daerah beserta istri, para pimpinan instansi vertikal, asisten dan staf ahli, para kepala OPD dan camat, para pimpinan perbankan dan perusahaan, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Ketua MUI, Ketua Forum TJSLP, serta undangan lainnya.

 

Festival Arakan Sahur 2025 Resmi Dibuka: Memacu Ekonomi Kreatif dan Promosi Budaya Lokal di Tanjung Jabung Barat

Kuala Tungkal – Festival Arakan Sahur tahun 2025 telah resmi dibuka oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., pada Sabtu, 1 Maret. Acara yang diselenggarakan untuk menyambut bulan Ramadan 1446 H ini, kini telah menjadi bagian dari kalender nasional. Dalam pidatonya, Bupati menekankan pentingnya festival ini sebagai pemacu ekonomi kreatif dan promosi budaya lokal melalui pariwisata religi.

“Atas nama pribadi, Bupati, dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya sangat mengapresiasi perkembangan festival ini. Semangat kreatif anak muda semakin tumbuh dan memberi peluang besar bagi UMKM, pedagang kaki lima, hingga penambang pompong,” kata Bupati Anwar Sadat.

Beliau juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa dan harapan agar Ramadan tahun ini membawa berkah bagi ekonomi dan budaya Tanjung Jabung Barat.

Foto salah satu peserta Arakan Sahur saat melakukan Atraksi
Foto salah satu peserta Arakan Sahur saat melakukan Atraksi

Asisten Pemerintahan Provinsi Jambi, Arif Munandar, S.E., yang hadir mewakili Gubernur Jambi, menggarisbawahi potensi festival ini dalam menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja. “Efek multiplikasinya akan menjangkau sektor perdagangan, jasa, dan industri kreatif,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menginformasikan bahwa festival akan digelar empat kali setiap Sabtu malam di bulan Maret 2025, dengan partisipasi 12 peserta. Rute arakan akan dimulai dari Rumah Dinas Bupati dan mengikuti jalur yang telah ditetapkan.

Pada acara pembukaan festival, hadir berbagai pejabat dan tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Tanjab Barat, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, Ketua Pengadilan Agama, Kepala Kementerian Agama, Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Ketua GOW Tanjab Barat, serta perwakilan dari Kabupaten Bungo dan Kerinci. Tidak ketinggalan, hadir juga para Asisten, Staff Ahli, Kepala OPD, Camat, Toga, Tomas, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat Antusias Ikuti Retreat Kepala Daerah di Magelang

Magelang – Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat, menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mengikuti rangkaian kegiatan Retreat Kepala Daerah yang diadakan di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada 21 hingga 28 Februari 2025. Dalam kegiatan yang dihadiri sejumlah kepala daerah ini, Bupati Anwar Sadat tampak penuh semangat dan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diadakan.

Retreat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mempererat hubungan antara kepala daerah dan pemerintah pusat, serta meningkatkan implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun ikatan emosional yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan kepala daerah.

Selain itu, Tito Karnavian juga menambahkan bahwa para peserta retreat akan mendapatkan berbagai pembekalan penting, termasuk pemahaman mengenai tugas pokok kepala daerah, pengelolaan anggaran daerah, hingga wawasan kebangsaan. “Tujuan utama dari retreat ini adalah memastikan bahwa program-program kepala daerah tetap berpihak kepada rakyat,” ungkap Tito.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menambahkan bahwa selama kegiatan ini, para peserta akan diberi wawasan tentang lima fokus pembekalan utama, yang mencakup pembangunan kedekatan antar daerah dan pemahaman mengenai visi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Setiap harinya, kegiatan retreat dimulai dengan olahraga pagi dan apel, yang bertujuan untuk membangun kebugaran fisik serta semangat para peserta. Setelahnya, dilanjutkan dengan sesi pembekalan dan diskusi strategis, di mana kepala daerah dapat memperdalam pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan mereka. Simulasi juga menjadi bagian penting dari acara ini untuk mengasah kesiapan para pemimpin daerah dalam menghadapi tantangan kepemimpinan.

Pada 27 dan 28 Februari, wakil kepala daerah juga akan bergabung dalam sesi penutupan retreat yang akan diakhiri dengan pernyataan dari Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut diharapkan dapat memberikan arahan dan motivasi tambahan bagi seluruh peserta retreat.

Bupati Anwar Sadat, sebagai salah satu peserta yang penuh semangat, menunjukkan komitmen yang tinggi dalam memperdalam kapasitas kepemimpinannya. Diharapkan, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari retreat ini dapat membawa dampak positif dalam pembangunan daerah Tanjung Jabung Barat, serta lebih mengedepankan kepentingan rakyat.

Sumber :Humas Puspen Kemendagri