Beranda blog Halaman 36

Gandeng UMKM Produk Ramah Lingkungan, Sinsen Bagikan Sabun Eco Enzyme ke Jurnalis

0

JAMBI, berjambi.com –  Pada tanggal 4 Juli 2024 lalu, PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi menggelar kegiatan Green Kalcer dengan fokus mengolah limbah rumah tangga menjadi pengomposan sederhana dan eco enzyme ramah lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Honda bukan hanya sebagai perusahaan otomotif, tetapi juga sebagai pendorong perubahan positif dalam praktik lingkungan dan pembangunan masyarakat.

Sebagai bagian dari inisiatif ini, Sinsen membagikan produk eco enzyme kepada jurnalis media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan produk ramah lingkungan. Produk ini merupakan hasil pengolahan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk mendukung ekonomi lokal sekaligus praktik lingkungan yang berkelanjutan.

Eco enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah organik dengan campuran air dan gula. Produk ini memiliki berbagai manfaat, termasuk sebagai pembersih alami, pupuk organik dan pengendali bau. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Sinsen dalam mendukung praktik yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Corporate Social Responsibility Honda Sinsen Ridha Kusmawar mengatakan kami menghadirkan produk ini sebagai upaya untuk mencintai lingkungan dan memperlihatkan pentingnya penggunaan produk ramah lingkungan. Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dengan meyakini bahwa setiap langkah kecil dapat berdampak besar dalam pelestarian lingkungan.

“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, melalui produk ini kami berharap dapat menciptakan dampak positif yang nyata bagi lingkungan sekitar” tutup Ridha. (***)

PETI Marak di Indonesia, ASPETI Desak Pemerintah Bentuk Satgas

0

JAMBI, berjambi.com – Kegiatan Pertambangan tanpa izin (PETI) yang marak disejumlah daerah Indonesia diduga akibat ada pembiaran serta minimnya pengawasan dari pihak
berwenang.
Disisi lain, perizinan tambang rakyat saat ini masih sulit karena belum optimalnya komitmen dari
pemerintah pusat dan daerah dalam menetapkan Kepmen dan Perda Wilayah Pertambangan Rakyat
(WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yaitu izin untuk melaksanakan usaha pertambangan dalam
wilayah pertambangan rakyat dengan luas wilayah dan investasi terbatas.
“Adanya pembiaran dari pihak berwenang, kurangnya pengawasan dan sosialiasi dari pihak-pihak yang
berwajib tentang prosedur dan tata cara pengurusan perizinan tambang rakyat. penyebab meruaknya
banyak kasus PETI di indonesia” kata Muhammad Rizal Zulkarnain bidang advokasi pertambangan di
jakarta, Sabtu.
Rizal mengatakan maraknya aktivitas PETI juga tidak terlepas dari melemahnya pendapatan masyarakat.  Hal ini  karena terjadinya krisis ekonomi yang terjadi secara menyeluruh dalam lapisan masyarakat, khususnya masyarakat kelas bawah.

Banyak warga yang mengantungkan mata pencahrian dari aktivitas ilegal karena peluang untuk menyambung hidup.

Data kementerian ESDM terdapat sebanyak 2.741 lokasi tambang ilegal atau Pertambangan Tanpa Izin
(PETI) di Indonesia, berdasarkan data per agustus 2021. Data ini harus menjadi perhatian yang serius oleh
pemerintah, tindakan serius bisa berupoa pembinaan, pengawasan atau tindakan extrim berupa
penutupan aktivitas tambang mineral.
“Secara normatif, pasal 158 UU No 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara telah
mengatur bahwa PETI merupakan kejahatan sehingga pelakunya dikenai pertanggung jawaban pidana
selama 5 tahun penjara dan denda 100 miliar akan digencarkan sehingga akan memberikan efek jera
terhadap pelaku PETI, ujarnya.
Rizal Mengungkapkan agar aktivitas Peti bisa diberantas, harus ada Upaya Pengelolaan Wilayah Izin
Usaha Pertambangan (WPR). Dengan demikian, pertambangan bisa dilakukan pada area WPR, alih-alih
melakukan kegiatan PETI. Dalam kaitan itu Asosiasi Penambang Bumi Pertiwi mendesak Kementerian
ESDM untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memberikan rekomendasi dan
penyiapan WPR serta memberikan kemudahan penerbitan Izin Usaha Pertambangan Rakyat (IPR)
terhadap pertambangan rakyat yang tidak berizin, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Aktivitas PETI bisa diberantas, harus ada Upaya hukum yang bersifat Multisektor disertai koordinasi
antarinstansi terkait,. Selain itu juga diperlukan penegakan hukum yang kuat serta supervisi.

“Antara kementrian ESDM dan Lembaga agar pemberantasan praktik illegal ini bisa berhasil, ” ujarnya
Menurut Rizal, perlu juga ada satgas penanggulangan PETI. Satgas ini tidak hanya bersifat penegakan
hukum, tetapi melakukan pembinaan, fasilitasi, dan supervisi. Yang tak kalah penting ucap rizal, adalah
perlunya komitmen yang tinggi dari stakeholders terkait untuk mengatasi masalah PETI. Pembentukan satgas penanggulangan PETI menjadi salah satu cara ada kerja terorganisasi, lintas sektor, dan komperhensif dalam mengatasi persoalan PETI.

Himbauan, kepada seluruh Masyarakat luas untuk lebih berhati-hati dalam melakukan serangkain
aktivitas pertambangan yang bisa membahayakan keselamatan diri sendiri, serta kami mengajak kepada
seluruh stakeholder, beserta Lembaga-lembaga terkait untuk Bersama-sama mengawasi seluruh aktivitas pertambangan yang tanpa menggunakan izin, atau Penambangan Tanpa Izin (PETI) (arm)

Yudisium ke-XV, Ini Lulusan Terbaik Fakultas Syariah UIN STS Jambi

0

Wakil Rektor I Paparkan Tiga Kunci Sukses

JAMBI, berjambi.com – Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali melaksanakan kegiatan Yudisium yang ke XV bertempat di hotel Shuta Inn Syariah, Telanaipura. Sebanyak 227 mahasiswa tampak khidmat dalam mengikuti kegiatan tersebut. Tercatat bahwa masing-masing peserta yudisium terdiri dari : Prodi Hukum keluarga Islam 26 Mahasiswa, Prodi Perbandingan mazhab 2 orang, Prodi Hukum Pidana Islam 29 Orang, Prodi Hukum Ekonomi Syariah 27 orang , Prodi Hukum Tata Negara 21 Orang dan Prodi Ilmu Pemerintahan 122 orang.
Dr. Habriyanto, S.Pd.I.,M.E.I selaku dekan fakultas syariah dalam sambutannya mengungkapkan orang cerdas adalah orang yang secara dini mau menyiapkan bekal sebelum pergi menuju ke tempat yang sangat jauh (akhirat). Dan orang kaya di akhirat adalah orang yang ketika di dunia mau menanam (beramal shaleh) yang kelak akan memanen.

Dalam hal ini, Beliau mengutip hadist Rasulullah shallallahu alahi wasallam yang terekam dalam Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah.

الكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ، وَالعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللهِO

Orang cerdas adalah orang yang rendah diri dan beramal untuk kehidupan setelah kematian, dan orang lemah adalah orang yang mengikutkan dirinya pada hawa nafsunya dan berangan-angan atas Allah”. (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah) .

Berkaitan dengan hadist diatas, beliau menegaskan seorang alumni fakultas syariah disamping harus cerdas dalam bidang akademik, juga harus cerdas dalam urusan ubudiyyah menyangkut hablumminallah. Keduanya lanjut dekan, harus seimbang agar menjadi alumni yang memiliki karakter serta berpaham dan berfikir secara moderat.
Terakhir beliau berpesan kepada semua alumni untuk patuh, taat serta menghormati orang tua dan dosen yang telah membimbing,mengarahkan, mendidik serta mengajar selama lebih kurang 4 tahun di bangku kuliah.

“Jangan sekali-kali meremehkan dosen, tidak hormat kepada dosen meskipun sudah tidak lagi kuliah.  Sebab mahasiswa yang meremehkan dosen niscaya ilmunya hanya sampai di bangku kuliah tidak akan bisa berma’faat di tengah masyarakat,” tegas beliau.

Hadir juga pada yudisium kali ini,  Rektor UIN STS Jambi, Prof Dr As’ad Isma yang diwakili Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan bapak Dr. Ayub Mursalin, M.Ag. Dalam sambutannya beliau memberikan pesan kunci sukses dalam hidup. Dikatakannya, untuk sukses paling tidak harus memiliki tiga hal. Pertama Berilmu, kedua beramal dan ketiga Ikhlash. Untuk menguatkan pernyataannya beliau kemudian mengutip pernyataan Imam Al Ghozali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin dan kitab Bidayatul Hidayah bahwa :

اَلنَّاسُ كُلُّهُمْ هَلْكَى اِلاَّ الْعَالِمُوْنَ، وَالْعَالِمُوْنَ كُلُّهُمْ هَلْكَى اِلاَّ الْعَامِلُوْنَ، وَالْعَامِلُوْنَ كُلُّهُمْ هَلْكَى اِلَّا الْمُخْلِصُوْنَ، وَالْمُخْلِصُوْنَ فِىْ خَطَرٍ عَظِيْمٍ.

Semua manusia akan binasa kecuali orang yang berilmu. Semua orang berilmu akan binasa kecuali orang yang mengamalkan ilmunya. Orang yang mengamalkan ilmunya akan binasa kecuali orang yang ikhlas. Mereka yang ikhlas masih dalam kekhawatiran yang agung.”

Menurutnya,  sebagai Alumni Fakultas Syariah harus menjadi orang alim agar mampu mengayomi serta menjawab problematika yang terjadi di masyarakat. Alumni UIN Jambi sebutnya harus senantiasa mengupdate ilmunya, melek dengan medsos serta menguasai masalah masalah kontemporer. Terlebih alumni Fakultas Syariah yang konsentrasinya hukum Islam.

“Setelah berilmu adalah mengamalkan ilmu yang ada. Amal adalah tujuan dari kita belajar. Ilmu yang tak membuahkan amal, menunjukkan perjuangan menuntut ilmu yang dia lalui selama ini, gagal, tak berbuah,” tegasnya.Lebih lanjut, Wakil Rektor 1 ini mengutip makalah masyhur bahwa :

ألعلم بلا عمل كالشجر بلا ثمر

Ilmu tanpa amal, ibarat pohon tanpa buah.

Setelah beramal maka klimaknya adalah Ikhlas. Beliau juga berpesan sebagai alumni UIN Jambi ketika telah dipercaya sebagai Hakim,sebagai Penghulu, Mediator, Advokat atau profesi lain. Dengan profesi ini lanjutnya, jalanilah secara Ikhlas, Profesional dan bermartabat.

“Sebab Puncak dari apa yang kita kerjakan adalah ikhlas,” tutup beliau.

Di akhir Rangkaian Yudisium XV kali ini, fakultas syariah menganugrahkan penghargaan kepada  tiga mahasiswa terbaik Fakultas, Terbaik 1 sebagai berikut :

  1. Nahdah Khoirunnisa Efendi , dengan IPK 3,97 Predikat Magnacumlude Dari Prodi Perbandingan Mazhab.
  2. Terbaik 2 atas nama Muhammad Fauzi ,IPK 3, 80 predikat Magnacumlude Prodi Hukum keluarga Islam.
  3. Terbaik 3 atas nama Nurhayati, IPK 3,97 Predikat Cumlude prodi Hukum keluarga Islam.

Penghargaan juga diberikan kepada Dosen dan karyawan terbaik, Dosen dan karyawan terfavorit , Dosen dan karyawan dosen terajin. (***)

NU Online Harlah ke 21, Ini Harapan Veve Zulfikar

NU Online Harlah ke 21, Ini Harapan Veve Zulfikar

JAKARTA, berjambi.com – Penyanyi religi asal Sidoarjo, Jawa Timur, Veryal Eisha Aqila Zulfikar Basyaiban (Veve Zulfikar) menyampaikan ucapan selamat atas Hari Lahir Ke-21 NU Online pada Kamis (11/7/2024).   “Saya Veve Zulfikar mengucapkan selamat hari lahir yang Ke-21 tahun NU Online,” ucap Veve dalam video yang dikirim kepada NU Online, Kamis (11/7/2024) malam.

Veve juga menyampaikan ucapan selamat dan memanjatkan doa serta harapan bagi NU Online. Ia berharap, NU Online menjadi media yang terus berkembang dan menjadi lebih baik di masa mendatang. “Harapannya semoga semakin jaya, semakin sukses dan berkah,” ujarnya.

Veve juga berharap, NU Online dapat terus membagikan ilmu yang bermanfaat serta menyajikan informasi yang aktual.

Sumber:  WWW.NU.OR.D

Bupati Tanjab Barat Hadiri Penyerahan LHP LKPP 2023 Oleh BPK RI

0

Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Senin (8/7).

Acara yang berlangsung di Jakarta Convention Centre (JCC) ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat H. Abdullah, SE. Selain itu dihadiri pula Wakil Presiden Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin, jajaran para Menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan pejabat tinggi madya dan pratama di lingkup BPK RI, para kepala daerah, serta pers dan tamu undangan lainnya.

Penyerahan LHP ini menandai upaya transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam pengelolaan keuangan negara. Presiden Joko Widodo menerima LHP LKPP dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kedelapan kalinya sejak LKPP 2016 oleh BPK RI.

“Penggunaan APBN dan APBD adalah suatu kewajiban. Ini uang rakyat, uang negara. Kita harus sadar menggunakan dan menjalankan APBN dan APBD secara baik serta mempertanggungjawabkannya,” kata Kepala Negara.

Lebih lanjut, Ketua BPK RI Dr. Isma Yatun, CSFA., CFrA menyampaikan bahwa pemeriksaan LKPP 2023 mencakup laporan bendahara umum negara dan 84 laporan kementerian/lembaga. Dari 84 laporan tersebut, 80 memperoleh opini WTP, sedangkan 4 lainnya memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Penyerahan LHP ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan di seluruh instansi pemerintah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Anda Mendaftar Masuk UIN Jambi Jalur UM-PTKIN ? Ini Link Tempat Mengecek Kelulusan Anda

0

JAMBI, berjambi.com – Pelaksanaan seleksi Ujian Masuk (UM) PTKIN di seluruh Indonesia telah dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 30 Juni kemarin. Hari ini hasil penerimaan mahasiswa baru UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi jalur UM-PTKIN diumumkan.

Jadwal pendaftaran UM-PTKIN sudah dimulai pada tanggal 17 April hingga 15 Juni yang lalu, dengan kuota penerimaan sebanyak 1460 mahasiswa. Dengan jumlah peminatan sebanyak 4091 calon mahasiswa mendaftar untuk mengikuti seleksi ini. Berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan pada tanggal 8 Juli 2024, sebanyak 1270 peserta dinyatakan lulus.

Peserta yang mengikuti jalur UM-PTKIN di UIN STS Jambi berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Di antaranya, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Jakarta, Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Palembang, Bengkulu, Riau, dan provinsi Jambi.

Peserta juga berasal dari latar belakang pendidikan yang beragam. Mereka berasal dari SMA, Aliyah, dan pondok pesantren. Keberagaman ini mencerminkan inklusivitas seleksi UM-PTKIN yang menjangkau berbagai kalangan.

Proses seleksi ini tidak hanya menguji kemampuan akademik para peserta, tetapi juga semangat calon mahasiswa untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi. Dalam situasi yang penuh tantangan, semangat dan kerja keras mereka sangat patut diapresiasi.

Hasil Seleksi bisa Cek disini

Hasil seleksi ini sebagai awal perjalanan akademik yang baru bagi para calon mahasiswa. Mereka diharapkan dapat mengikuti perkuliahan di UIN STS Jambi dengan baik dan terus berprestasi. Peserta seleksi UM-PTKIN dapat melihat hasil kelulusannya di link ini pengumuman-um.ptkin.ac.id/.

Dengan diumumkannya hasil seleksi ini, diharapkan calon mahasiswa baru UIN STS Jambi dapat mempersiapkan diri. Sebab, persiapan ini penting untuk menghadapi tahun ajaran baru yang akan datang penuh tantangan dan peluang.

UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi para mahasiswanya. Dukungan dari seluruh civitas akademika diharapkan dapat membantu para mahasiswa dalam mencapai cita-cita mereka.

Sementara, pendaftaran ulang bagi mahasiswa yang lulus akan segera dibuka. Informasi lebih lanjut mengenai proses pendaftaran ulang dapat diakses melalui website resmi uinjambi.ac.id

Selamat kepada para mahasiswa baru UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Selamat bergabung di kampus reservasi kebaikan dan keunggulan. (***)

SUMBER : https://uinjambi.ac.id/

Beri Kesempatan Dosen Menulis Buku, Ini Tawaran Prof As’ad

0

JAMBI, berjambi.com – Gelorakan semangat dosen dalam penerbitan Buku, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi punya cara tersendiri. LPPM UIN STS Jambi membuka pendaftaran bantuan penerbitan buku. Dosen yang memiliki naskah diharapkan mendaftar bantuan tersebut. Disediakan kuota 100 buku yang akan diterbitkan oleh Sutha Press.

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. As’ad, M.Pd., mengatakan bahwa bantuan penerbitan buku bertujuan mendorong dosen untuk lebih produktif menelurkan karya ilmiah. Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, seperti ada anggapan bahwa buku tidak sepenting artikel jurnal. “Di mana-mana orang menyebut karya ilmiah itu ya artikel,” kata Prof. As’ad. “Ada banyak pelatihan menulis artikel. Syarat khusus kenaikan pangkat, misalnya ke guru besar, adalah artikel.”

Karena anggapan tersebut, produktivitas dosen dalam menulis buku di sebuah perguruan tinggi sering kali lebih kecil dibandingkan artikel ilmiah. Padahal, sebagai sebuah ruang ekspresi ilmiah, buku punya keunggulan lebih panjang, sementara jumlah halaman artikel jurnal sangat terbatas. Buku juga dapat dijual dan penulis bisa mendapatkan keuntungan dalam bentuk royalti. Dari segi genre tulisan, buku mampu menampung lebih banyak keragaman dan kreativitas.

Dalam skema bantuan penerbitan buku untuk tahun anggaran 2024, genre tulisan yang beragam juga akan diwadahi. Tidak hanya hasil penelitian dan pengabdian yang memang menjadi core perguruan tinggi, karya-karya bergenre fiksi seperti novel dan puisi juga dapat diterbitkan. Sangat dinantikan pula karya-karya yang mengangkat ulama lokal serta khazanah lama seperti naskah kuno. Bahkan karya terjemahan dari buku asing juga dapat diusulkan.

Menurut Prof. As’ad, penerjemahan buku perlu mendapat perhatian dari dosen. ”Di dalam sejarah Islam, ada fase penerjemahan karya-karya filsuf Yunani, yang membuat Islam maju. Estafet pengetahuan dari Islam ke Barat juga melalui karya-karya terjemahan, yang membawa mereka ke pencerahan,” kata guru besar dalam bidang manajemen sumber daya insani itu. Namun, disayangkan, belakangan proses penerjemahan seolah berhenti, terutama yang dilakukan oleh kalangan perguruan tinggi.

Di tempat terpisah, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Fridiyanto, mengimbau para dosen yang memiliki naskah untuk mendaftar bantuan penerbitan buku. ”Ada kuota 100 naskah yang akan diterbitkan menjadi buku oleh Sutha Press,” katanya. Sutha Press adalah satu-satunya penerbit milik UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Pengelolaanya berada di bawah LPPM.

Meskipun ada banyak kuota, Fridiyanto mengingatkan agar dosen memperhatikan kualitas naskah yang akan diajukan. Menurutnya, hanya naskah yang berkualitas dan siap saja yang akan diterima. Kualitas dimaksud adalah gagasan naskah tersebut menarik dan baru, memiliki argumen kuat, dan ditulis dengan baik tanpa banyak kesalahan.

Koordinator Pusat Penerbitan dan Publikasi, M. Husnul Abid, menyebutkan bahwa bantuan penerbitan buku bersifat kompetitif. Setiap naskah yang disetujui untuk diterbitkan akan mendapatkan pembiayaan sebesar Rp500.000. “Dana tersebut digunakan untuk keperluan penerbitan, menyangkut perwajahan dan desain sampul serta cetak terbatas,” katanya. Di samping itu, setiap buku akan mendapatkan tambahan pembiayaan pencatatan hak ciptanya. “Jadi setiap penulis dapat dua: naskahnya diterbitkan dan dapat sertifikat hak kekayaan intelektual,” tambah Abid. Pengusulan naskah untuk memperoleh bantuan penerbitan buku melalui website https://suthapress.uinjambi.ac.id/ di bagian ”Menerbitkan Buku di Sutha Press”. Petunjuk teknis dapat dibaca di sini. Pengajuan ditutup pada 31 Juli 2024. (***)

SUMBER : https://uinjambi.ac.id/

Safari Subuh di Masjid Baiturrahim Azkia, Bupati Tanjab Barat Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Melalui Safari Subuh di Masjid Baiturrahim Azkia Jalan Bina Karya Barat RT 12. Kelurahan Tungkal II Kecamatan Tungkal Ilir, Bupati Anwar Sadat mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memakmurkan Masjid Al Baiturrahim Azkia. Jumat (5/7)

Menurutnya, masjid bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga pusat aktivitas sosial kemasyarakatan yang bermanfaat bagi semua.

“Mari kita bersama-sama memakmurkan masjid ini, baik melalui kegiatan keagamaan maupun kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Bupati

Safari Subuh ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di kalangan masyarakat Tanjab Barat. Pemkab Tanjab Barat berharap dapat mendapatkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat dalam memajukan Tanjab Barat.

Dalam kesempatan tersebut juga, Bupati Anwar Sadat mengisi tausiah yang penuh hikmah, menyampaikan pesan-pesan moral dan informasi terkini mengenai program dan kegiatan Pemkab Tanjab Barat.

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian, Bupati Tanjab Barat menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta dari BAZNAS Tanjab Barat. Bantuan ini diharapkan dapat digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan fasilitas masjid. Selain itu, bupati juga memberikan bantuan sembako kepada para lansia, kaum duafa, dan anak yatim.

Kegiatan Safari Subuh ini dihadiri oleh para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Camat Tungkal Ilir, dan Lurah.

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pembukaan MTQ Ke-53 Tingkat Kecamatan di Kecamatan Tungkal Ilir

Malam yang sarat makna keagamaan menghiasi halaman Masjid Ash-Shahabah RT.17, Komplek BTN Manunggal I, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir pada Sabtu malam (6/7/2024), saat Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menghadiri sekaligus membuka acara MTQ ke-53 tingkat Kecamatan Tungkal Ilir.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Camat Tungkal Ilir beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras untuk melaksanakan acara prestisius ini.

“MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan tropi dan hadiah, tetapi lebih dari itu, bagaimana Al Qur’an dapat menjadi rahmat dalam kehidupan kita,” ucap Bupati Anwar Sadat dengan penuh semangat.

Bupati Anwar Sadat juga mengingatkan pentingnya mendengarkan dan memperhatikan bacaan Al Qur’an dengan serius sebagai jalan untuk mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

“Kami berharap, MTQ ini tidak hanya sekedar kompetisi, tetapi dapat menjadi sarana untuk tumbuh kembangkan pemahaman dan pengamalan terhadap isi kandungan Al Qur’an di tengah-tengah masyarakat,” tambah Bupati

Selain itu, Bupati Anwar Sadat juga mengumumkan bahwa MTQ tingkat Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan digelar pada akhir Agustus mendatang di Kecamatan Renah Mendaluh. Ini menandakan bahwa MTQ tingkat kecamatan ini juga sebagai ajang seleksi untuk peserta yang akan mewakili kecamatan mereka di tingkat kabupaten.

Sebelumnya, Camat Tungkal Ilir, Effendy, SE, dalam laporannya mengatakan bahwa MTQ ini akan berlangsung selama 5 hari, mulai dari tanggal 6 Juli hingga 10 Juli 2024. Sebanyak 184 peserta dari 10 Kelurahan/Desa di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. Mereka akan bersaing dalam empat cabang lomba, yaitu Tilawah Al-Quran, Barzanji Marhaba, Syarhil Qur’an, dan Fahmil Qur’an.

Acara pembukaan MTQ ditandai dengan bunyi sirene dan kumandang adzan yang merdu, serta dentuman kembang api menandakan dimulainya perhelatan agung ini. Tema yang diangkat adalah “Wujudkan Generasi Qur’ani yang Cerdas, Berakhlakul Karimah, serta Toleran dalam Kehidupan menuju Kabupaten Tanjung Jabung Barat Berkah.”

Hadir dalam acara pembukaan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Tanjab Barat (diwakili), Kasat Pol PP Tanjab Barat, Danramil Tungkal Ilir (diwakili), Kapolsek Tungkal Ilir (diwakili), para Lurah dan Kades se Kecamatan Tungkal Ilir, Kepala KUA Kecamatan Tungkal Ilir, Ketua LPTQ Kecamatan Tungkal Ilir, Ketua MUI Kecamatan Tungkal Ilir, Ketua LAM Kecamatan Tungkal Ilir, serta tamu undangan lainnya.

MTQ ke-53 Tingkat Kecamatan Tungkal Ilir diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan dan melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia serta memiliki pemahaman dan pengamalan Al-Quran yang baik.

Delapan Calon Ketua Kopri Aduh Gagasan Strategi Pengembangan Kopri,  Kandidat Asal Merangin Paparkan Budaya Patriarki

JAWA BARAT, berjambi.com –  Delapan calon ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) beradu gagasan dalam debat kandidat ketiga yang digelar di Pusat Studi Jepang (PSJ) Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat.

Debat kandidat ini menjadi rangkaian kegiatan Kongres XXI PMII yang akan berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, pada Agustus 2024 mendatang. Pada debat ketiga, berbagai masalah dan solusi strategis dalam mengembangkan Kopri, terutama dalam bidang kaderisasi dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi ditanyakan para panelis kepada kandidat.

Kandidat asal Merangin Romalia menceritakan bahwa kendala besar kader Kopri yang ia temui di beberapa daerah salah satunya Ternate adalah budaya patriarki yang masih kuat dan minimnya akses internet.

“Salah satu kendala terbesar di beberapa wilayah, salah satunya Ternate, adalah pandangan masyarakat terhadap perempuan dan akses internet yang minim,” ungkap Romalia.

Sebagai solusi, Romalia menyarankan agar Kopri memperbanyak pelatihan kepemimpinan untuk meningkatkan peran aktif kader Kopri di masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjalin komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kader di daerah dapat mengetahui kondisi Kopri di tingkat nasional.

“Solusinya adalah Kopri harus banyak melakukan pelatihan kepemimpinan agar Kopri bisa turut andil di masyarakat. Beberapa kader Kopri daerah juga terhambat karena tidak bisa mengetahui kondisi Kopri di nasional. Solusinya harus jalin komunikasi dengan stakeholder,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kandidat Kopri asal Indramayu Mamay Muthmainnah menyebut bahwa budaya patriarki baik secara kultur maupun sistem masih menjadi salah satu penghambat potensi kader PMII dan Kopri selama ini. Oleh karena itu, ia menggagas adanya instrumen otonomisasi sebagai solusi.

“Status inilah yang menghambat mengapa kader Kopri tidak mampu berkembang secara ruang akses dan kesempatan. Hal ini sangat terintegrasi dengan fakta bahwa Kopri menjadi badan semi otonom maka solusinya adalah otonomisasi,” kata Mamay.

SUMBER : https://www.nu.or.id/