Peringatan Nisfu Sya’ban Tanjab Barat Hadirkan Tabligh Akbar dan Santunan

pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) untuk pertama kalinya menggelar acara keagamaan berskala besar. Kegiatan ini berupa tabligh akbar, dzikir bersama, dan buka puasa kolektif dalam rangka memperingati malam Nisfu Sya’ban.

Acara berlangsung pada Selasa, 3 Februari, di wilayah Tanjab Barat, Provinsi Jambi. Ribuan warga dari berbagai kecamatan tampak hadir, menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh kebersamaan.

Sejarah Baru Tabligh Akbar Perdana Menyambut Nisyfu

Ini adalah kali pertama Pemkab Tanjab Barat menyelenggarakan tabligh akbar yang dirangkai dengan dzikir dan buka puasa. Sebelumnya, belum pernah ada acara serupa yang diinisiasi oleh pemerintah daerah setempat.

Panitia menyusun rangkaian ibadah secara sistematis. Dimulai dari pembacaan Surah Yasin dan tahlil, kemudian dilanjutkan tausiah agama, doa bersama, dan ditutup dengan makan malam untuk berbuka puasa secara kolektif.

Jajaran Pimpinan Daerah Hadiri Kegiatan Keagamaan

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Beliau didampingi Wakil Bupati Dr. Katamso, SA, S.E., M.E., serta Ketua TP PKK Kabupaten Hj. Fadilah Sadat, S.H.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., Ketua GOW, Ketua DWP, para kepala OPD, perwakilan MUI, Baznas, ASN, santri, anak panti asuhan, pelajar SMP, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap peringatan Nisfu Sya’ban di Tanjab Barat.

Momentum Introspeksi Diri dan Evaluasi Kinerja Pemerintah

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan makna mendalam dari peringatan Nisfu Sya’ban. Menurutnya, malam pertengahan bulan Sya’ban ini bukan sekadar seremonial keagamaan.

“Kita harus mengevaluasi seluruh amal perbuatan dan kinerja yang telah dilaksanakan, baik secara pribadi maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Bupati di hadapan para jamaah.

Peringatan Nisfu Sya’ban di Tanjab Barat menjadi momentum penting untuk introspeksi diri. Bupati mengajak seluruh masyarakat merenungkan kembali apa yang telah dilakukan selama setahun terakhir.

Komitmen Agenda Rutin Tahunan Setiap 15 Sya’ban

Bupati menegaskan bahwa kegiatan tabligh akbar dan dzikir bersama ini akan menjadi agenda rutin tahunan. Setiap tanggal 15 Sya’ban atau malam Nisfu Sya’ban, Pemkab Tanjab Barat akan kembali menggelar acara serupa.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kita ingin membangun kebersamaan yang lebih erat. Acara seperti ini menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga,” tambah Bupati.

Santunan 550 Amplop untuk Santri dan Anak Panti Asuhan

Di sela-sela rangkaian acara, Pemkab Tanjab Barat menyerahkan 550 amplop santunan. Penerima santunan terdiri dari santri, anak panti asuhan, dan pelajar SMP. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap generasi muda yang membutuhkan.

Pemerintah juga memberikan 20 amplop khusus beserta paket sembako kepada para ustadz. Pemberian ini sebagai bentuk apresiasi dan perhatian atas peran besar mereka dalam pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Para ustadz yang hadir tampak terharu. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemkab Tanjab Barat.

Seruan Bupati untuk ASN Percepat Pembangunan Daerah

Pada kesempatan yang sama, Bupati Anwar Sadat menyampaikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tanjab Barat. Beliau mengajak mereka untuk terus bekerja keras dan tidak berpuas diri.

Bupati mengakui bahwa masih ada sejumlah program berskala nasional yang belum berjalan optimal di daerah. Karena itu, percepatan pembangunan menjadi prioritas utama ke depan.

Dua masalah besar yang menjadi fokus adalah penuntasan kemiskinan dan pengangguran. “Kita harus mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran melalui program-program nyata yang dilaksanakan secara berkelanjutan,” tegas Bupati.

Sorotan Serius terhadap Masalah Sampah 50 Ton Per Hari

Bupati juga menyoroti permasalahan sampah yang membutuhkan perhatian serius. Saat ini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperkirakan menghasilkan sekitar 50 ton sampah per hari.

Angka ini cukup mengkhawatirkan. Bupati meminta kesadaran bersama, baik di lingkungan sekolah maupun perkantoran pemerintahan, untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Jangan biarkan sampah menumpuk dan merusak lingkungan kita,” ajak Bupati.

Rangkaian Khidmat dari Yasinan hingga Buka Puasa Bersama

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil secara bersama-sama. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti lokasi saat ayat-ayat suci dilantunkan.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh seorang ulama setempat. Dalam ceramahnya, sang penceramah mengingatkan tentang keutamaan malam Nisfu Sya’ban sebagai malam pengampunan dosa dan pengabulan doa.

Kemudian, seluruh jamaah memanjatkan doa bersama. Mereka memohon keberkahan, kesehatan, serta kelancaran pembangunan di Tanjab Barat. Puncak acara adalah buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, kekhidmatan, dan kehangatan silaturahmi.

Semua peserta, mulai dari bupati, wakil bupati, ASN, hingga santri dan anak panti asuhan, menikmati hidangan berbuka secara sederhana namun meriah. Kegiatan perdana ini pun berakhir dengan suka cita. Banyak warga berharap tahun depan acara akan lebih meriah dan melibatkan lebih banyak peserta.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles