TANJAB BARAT – pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warganya. Sabtu (18/04), Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan bakti sosial berupa operasi katarak gratis sekaligus penyaluran bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal.
Sasaran: Lansia, Disabilitas, hingga Anak-anak
Kegiatan ini dirancang khusus untuk masyarakat rentan. Tidak hanya penyandang disabilitas dan lanjut usia, anak-anak pun menjadi perhatian dalam program kali ini. Selain layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan kewirausahaan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi warga.
Dalam sambutannya, Anwar Sadat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas sektor yang telah mewujudkan kegiatan ini. Menurutnya, program seperti ini tidak boleh berhenti sementara. Keberlanjutan menjadi kunci agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat.
“Program seperti ini sangat penting untuk membantu masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mendorong pelaku UMKM agar tetap bertahan dan berkembang,” ujar Bupati.
Sinergi Daerah dan Kementerian Sosial
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Agus Sanusi, M.Si., memberikan penjelasan lebih rinci. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan buah kerja sama antara pemerintah daerah dengan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Alyatama.
Tujuannya jelas: memberikan pelayanan sosial sekaligus memenuhi hak-hak dasar masyarakat yang membutuhkan.
“Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan sosial dan kesehatan langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
20 Warga Lolos Seleksi Operasi Katarak
Untuk program operasi katarak, antusiasme warga cukup tinggi. Dari 70 orang yang mendaftar, sebanyak 48 peserta telah menjalani skrining kesehatan mata. Setelah melalui proses seleksi ketat, 20 orang dinyatakan layak untuk menjalani operasi secara gratis.
Kolaborasi lintas instansi pun terjadi di sini. Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan manajemen RSUD bahu-membahu menyukseskan program ini.
Bantuan ATENSI Capai Hampir Rp200 Juta
Tak hanya layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan ATENSI dengan total nilai fantastis, yakni Rp194.271.416. Bantuan ini terdiri dari berbagai bentuk, antara lain:
- Paket sembako dan nutrisi untuk lansia, penyandang disabilitas, serta anak yatim atau piatu.
- Alat bantu disabilitas seperti kursi roda dan alat bantu dengar.
- Bantuan modal usaha bagi masyarakat.
Khusus untuk sektor kewirausahaan, sebanyak 10 penerima mendapat basing masing-masing Rp4 juta. Dana ini diharapkan bisa menggerakkan roda usaha mereka yang bergerak di bidang menjahit, jamu tradisional, bengkel, toko sembako, hingga kuliner.
Respon Positif dari Penerima Manfaat
Para penerima manfaat tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya. Mereka berharap program serupa bisa terus berlanjut. Bantuan ini dinilai sangat meringankan beban sekaligus menjadi oase di tengah kesulitan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.
Bupati Tinjau Langsung Ruang Operasi dan Fasilitas Cath Lab
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Anwar Sadat menyempatkan diri meninjau langsung ruang operasi katarak. Ia juga melihat fasilitas Cath Lab (Catheterization Laboratory) di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Acara ini turut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Dewan Pengawas dan Direktur RSUD, perwakilan Sentra Alyatama Jambi, Kepala BPS Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta sejumlah undangan lainnya.
Penutup
Operasi katarak gratis dan bantuan ATENSI yang digelar di Tanjab Barat ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat nyata. Mulai dari lansia, disabilitas, hingga pelaku UMKM, semua mendapatkan perhatian. Bupati Anwar Sadat pun berharap program serupa terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.



