Beranda blog Halaman 124

HPN 2022, Al Haris Sebut Pers Berkontribusi Edukasi Covid-19

Jambi, berjambi.com, (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., mengemukakan, Pemerintah dan masyarakat memerlukan kehadiran pers dalam menyikapi isu isu yang berkembang dan mengontrol membantu klarifikasi setiap isu yang beredar serta ikut mensosialisasikan mengenai layanan publik. Hal ini dikemukakan Al Haris pada acara Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022 dan Pelepasan Kontingen Jambi ke HPN Tingkat Nasional ke Kendari, yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (05/02/2022).

HPN Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2022 kali ini mengangkat tema “Bersama Pers yang Inovatif Pulihkan Ekonomi Jambi”.

Al Haris mengungkapkan, dalam sejarah perjalanan bangsa dan negara Indonesia, pers memiliki kontribusi besar termasuk dalam perjuangan kemerdekaan. Pers telah banyak memproduksi berita dan memberikan informasi untuk berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pers merupakan salah satu pilar dalam pembangunan nasional, yang turut berkontribusi dalam pembangunan, peran pers tidaklah bisa dipisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara karena pers lahir, dari sebuah bangsa yang besar, maka lahirlah sejarah perjuangan pers. Seiring dengan perkembangan zaman, maka pers terus menampakkan dirinya, mengiringi setiap langkah pembangunan bangsa ini juga di Provinsi Jambi yang terus berkembang dari masa kemasa,” ungkap Al Haris.

Ketua Umum Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj Hesty Al Haris menerima PWI Jambi Award 2022

Al Haris menuturkan, pers juga penyumbang terbesar dalam membangun bangsa diri sisi media, banyak isu isu negeri ini yang tidak mungkin terselesaikan tanpa adanya pers. Pada saat pandemic covid-19 melanda Indonesia termasuk Provinsi Jambi, dengan adanya pers masyarakat dengan cepat mengetahui perkembangan pandemi ini, juga terlibat langsung membantu dalam penangulangannya.

“Peranan pers luar biasa sangat terukur dalam membantu bangsa, sehingga pemerintah tidak bisa terlepas dari pers, dimana pers selalu hadir pada setiap event-event apapun. Saya selalu bilang, kalau ada pemimpin yang alergi sama wartawan, pemimpin itu yang salah, karena wartawanlah negeri ini bisa besar, tokoh itu besar, kalau memang ada wartawan yang mengkritisi, saya sangat setuju, karena banyak info info penting kita tahu dari rekan media, sewaktu dia bertanya,” tutur Al Haris.

“Saya mengharapkan pers terus memberikan kritik, saran, dan gagasan yang konstruktif dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Jurnalis terbaik bukanlah tanpa salah, tetapi melakukan koreksi tanpa lelah,” lanjut Al Haris.

Lebih lanjut, Al Haris menyampaikan, saat pandemi, pers tetap bekerja dan menjadi garis terdepan dalam setiap pemberitaan. “Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena membantu pemerintah mengedukasi masyarakat menerapkan protokol kesehatan dan turut mendorong vaksinasi, serta membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi yang benar dan tepat,” ujar Al Haris.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi, Ridwan Agus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jambi Al Haris, yang telah bersedia menyempatkan waktu dan menyediakan tempat untuk pelaksanaan HPN Tahun 2022 Tingkat Provinsi Jambi.

Ridwan Agus juga berterima kasih kepada Gubernur Jambi yang telah banyak membantu kontingen PWI Provinsi Jambi untuk berangkat menghadiri puncak peringatan HPN 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, awalnya kami hanya 18 orang yang bisa berangkat, tetapi akhirnya bisa 25 orang yang berangkat berkat Bapak Gubernur,” pungkas Ridwan Agus.

Adapun Penerima PWI Jambi Award 2022 berdasarkan dengan Keputusan tentang Penetapan Penerima PWI Jambi Award 2022, Nomor: 007/PWI Jambi/2022 adalah sebagai berikut:

  1. Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Hesti Haris
  2. Wakil Walikota Jambi, H. Maulana
  3. Kakanwil Kemenkumham Jambi, Jahari Sitepu
  4. Mantan Kapolda Jambi, Bambang Soeparsono
  5. Dirut Bank 9 Jambi, Yunsak El Halcon
  6. Ketua KONI Provinsi Jambi, Budi Seiawan

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jambi juga secara langsung menyerahkan penghargaan kepada perusahaan pers yang telah membantu menyebarkan informasi dan melakukan penanganan pandemi covid-19 di Provinsi Jambi. (adv/diskominfo)

Para penerima PWI Jambi Award tahun 2022 yang diserahkan pada saat Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Jambi di rumah dinas gubernur Jambi

Al Haris Tegaskan Komitmen Tanggulangi Covid-19

Jambi, berjambi.com, (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., menegaskan, Pemerintah Provinsi Jambi telah berkomitmen dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan pandemi covid-19 varian Omicron. Hal ini disampaikan Al Haris usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kepala Daerah Provinsi, Kabupaten/ Kota se Indonesia secara virtual, terkait Penanganan Covid-19 serta Evaluasi PPKM Jawa-Bali, bertempat di Ruang Video Conference Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (05/02/2022).

Dalam sesi wawancara, Al Haris menyampaikan, Menko Perekonomian meminta kepada seluruh pemerintah daerah untuk memperketat kembali penerapan protokol kesehatan serta melakukan penegakan sanksi atas pelanggaran protokol kesehatan. “Kita membahas isu yang sedang berkembang, Menko Perekonomian mengingatkan pemerintah daerah untuk mendorong kepatuhan dan disiplin masyarakat, serta optimalisasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik,” kata Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, pemerintah daerah harus terus melakukan monitoring perjalanan dan koordinasi bersama satgas terkait penanggulangan pandemi Covid-19. “Bapak Menteri Dalam Negeri juga menekankan kepada pemerintah daerah untuk terus mengoptimalisasi peran Satgas Covid-19, serta koordinasi dengan Forkopimda dalam rangka pencegahan dan penegakan disiplin protokol kesehatan yang lebih ketat,” ungkap Al Haris.

“Kami akan terus melakukan koordinasi bersama Satgas Covid-19 dan Forkopimda, kedepan kami akan melakukan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat berpotensi kerumunan, dan kami akan memberikan tindakan tegas bagi yang melanggar protokol kesehatan,” pungkas Al Haris. (adv/Diskominfo)

Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Azhar, Al Haris : Jadikan Masjid Pusat Kegiatan Umat

Jambi, berjambi.com, (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., secara langsung melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Azhar bertempat di Jalan Penerangan Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, Jumat, 4 Februari 2022.

Al Haris mengemukakan, Masjid dan rumah ibadah umat beragama lainnya merupakan pusat kegiatan keagamaan. Keberadaannya merupakan kebutuhan bagi setiap umat beragama. “Pembangunan masjid dan rumah ibadah lainnya terutama dilakukan atas peran serta masyarakat yang mencerminkan besarnya kesadaran masyarakat dalam beragama. Atas prakarsa dan swadaya masyarakat yang semakin meningkat, jumlah tempat peribadatan terus bertambah, sehingga kita perlu masjid sebagai tempat  melaksanakan ibadah,” ujar Al Haris.

“Atas Nama Pemerintah Provinsi Jambi saya  menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada seluruh warga Kelurahan Bagan Pete dan semua pihak, atas prakarsa, peran serta, dan kontribusinya dalam pembangunan Masjid Al-Azhar ini, semoga semua menjadi amal jariyah bagi kita semua semua,” lanjut Al Haris.

PELETAKAN BATU PERTAMA : Gubernur Al Haris (dua dari kiri) terlihat ikut berdoa atas pembangunan masjid Al Azhar

Al Haris mengatakan, Masjid Al-Azhar ini akan menambah kuantitas jumlah masjid di Provinsi Jambi. Urgensi pembangunan masjid menunjukkan pembangunan Islam dalam suatu masyarakat. “Disini daerah baru memang perlu Majid, selain tempat ibadah juga dipergunakan tempat pengajian anak anak, kalau mesjidnya hidup orang yang beribadah banyak, baik yang tua juga muda Insya Allah, Allah akan memancarkan cahaya kebaikan di negeri kita ini,” kata Al Haris.

Al Haris mengharapkan penambahan kuantitas rumah peribadatan hendaknya juga diiringi dengan peningkatan kualitasnya. “Masjid sebagai rumah peribadatan memiliki fungsi sentral dalam kehidupan masyarakat, dalam rangka meningkatnya kualitas sumber daya manusia yang terdidik, sehat, berbudaya, agamis dan berkesetaraan gender, sebagaimana tujuan dari misi ketiga dalam visi Jambi Mantap di bawah Ridho Allah SWT, fungsi sentral masjid dapat dimanfaatkan secara strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Provinsi Jambi,” harap Al Haris.

Lebih lanjut Al Haris menuturkan, Masjid Al-Azhar, begitu juga masjid-masjid lainnya, nantinya akan seperti masjid di masa Rasulullah, tak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga tempat melakukan muamallah. “Menjadikan masjid sebagai pusat budaya dan ilmu pengetahuan, dalam rangka pembangunan dan peningkatan iman, ilmu akhlak dan karakter masyarakat lebih baik lagi,” tutur Al Haris.

Al Haris juga menjelaskan, dalam pembangunan masjid, tentu ada pasang surutnya, dengan kekompakan masyarakat Insya Allah cepat bisa berdiri, panitia pembangunan harus pandai mencari dana yang dibutuhkan. “Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala melimpahkan berkah, rahmat dan kelancaran dalam pembangunan Masjid Al-Azhar Kelurahan Bagan Pete ini, serta nantinya Masjid Al-Azhar ini dapat memancarkan cahaya Islam, menyebarkan nilai kasih sayang sesama kita,” jelas Al Haris.

Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga memberikan bantuan secara pribadi, yang diterima langsung oleh panitia pembangunan Masjid Al-Azhar. Selain itu Gubernur minta pada panitia pembangunan untuk membuat proposal, agar Pemerintah Provinsi Jambi dapat membantu lebih besar lagi, melalui anggaran perubahan tahun ini. (adv)

AL HARIS: BANK JAMBI HARUS TINGKATKAN PELAYANAN BAGI MASYARAKAT

Jambi,berjambi.com(Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., secara langsung meresmikan Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, Telanaipura, Kota Jambi, Jumat, 4 Februari 2022.

Dalam sambutannya, Al Haris mengatakan bahwa pada hari yang berbahagia ini, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, mengucapkan selamat atas Peresmian Mahligai 9 Tower Bank Jambi ini. “Saya berharap dengan gedung baru ini bisa terus diimbangi dengan pemberian pelayanan yang terbaik dan optimal bagi masyarakat, seperti halnya raga akan kosong tanpa jiwa yang mengisi, gedung baru Bank 9 Jambi ini ibarat raga, dan jiwanya adalah pelayanan yang terbaik kepada para nasabah. Dengan gedung yang megah, tentu saja pelayanannya juga harus mewah, pelayanan optimal yang berasal dari hati adalah pemberian sederhana termewah yang bisa diberikan kepada nasabah,” kata Al Haris.

Al Haris menyatakan bahwa Bank Jambi dengan segala upaya merintis hingga kini dapat menjangkau hingga ke pelosok Negeri Jambi. “Dengan spirit membangun daerah, Bank Jambi kini mampu meraih hati rakyat Jambi dan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian masyarakat Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi. Selaku kepala daerah, saya berharap kehadiran gedung baru ini dapat semakin meningkatkan kinerja dan menambah semangat seluruh jajaran Bank Jambi dalam mengoptimalkan pelayanan kepada nasabah serta memantapkan peran Bank Jambi dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.

Gubernur Al Haris dan Wakil Gubernur Abdullah Sani (tengah) foto bersama pejabat bank Jambi dan aparat keamanan

Al Haris mengharapkan dengan adanya gedung baru ini hendaknya menjadi representasi bahwa Bank Jambi akan terus berbakti dan mengabdi kepada masyarakat Jambi. “Dengan memberikan pelayanan optimal, tidak cepat merasa puas ditengah pencapaian-pencapaiannya, karena Bank Jambi memiliki tanggung jawab yang sangat besar sebagai salah satu tonggak penopang perekonomian Provinsi Jambi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Al Haris.

Al Haris menjelaskan, pada era revolusi industri 4.0, sudah tidak terelakkan lagi, interaksi antara masyarakat dengan pemanfaatan teknologi, terutama teknologi informasi dan komunikasi, hampir semua cara pemenuhan kebutuhan sudah beralih ke sistem digital, mulai dari jual beli, jasa, hingga transaksi pembayaran.

“Sehubungan dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi tersebut, saya menyampaikan apresiasi kepada Bank Jambi, yang telah memiliki inovasi-inovasi layanan berbasis digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat Jambi. Namun, pasti akan banyak tantangan seiring perkembangan teknologi, terutama pada perlindungan nasabah dan saya berharap perlindungan nasabah, edukasi, serta literasi kepada nasabah menjadi Pekerjaan Rumah bagi Bank Jambi menghadapi disrupsi era digital banking,” jelas Al Haris.

Al Haris juga mengingatkan bahwa saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi dengan virus yang terus bermutasi. “Kita harus sudah memahami pola kejadian terkait perekonomian pada masa pandemi Covid-19 ini. Saya berharap, Bank Jambi bersama-sama Pemerintah Daerah se Provinsi Jambi dan semua pemangku kepentingan sudah siap dengan berbagai strategi dalam membantu masyarakat supaya bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi, hal ini selaras dengan visi pembangunan Provinsi Jambi yang dinamakan Visi Jambi MANTAP (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah, dan Profesional) di bawah Ridho Allah SWT, yakni dengan Misi kedua, Memantapkan Perekonomian Masyarakat dan Daerah,” pesan Al Haris.

Ibu gubernur foto bersama disela sela peresmian gedung Mahaligai 9 Bank Jambi

Al Haris berharap agar Bank  Jambi memiliki program pemulihan ekonomi dari Pandemi Covid-19 dengan didukung oleh stimulus moneter Bank Jambi dan jaminan kemudahan pemberian pinjaman, agar dapat menarik minat masyarakat, pengusaha, serta pelaku usaha UMKM untuk meningkatkan kerja sama terkait pengembangan maupun permodalan. “Selain itu juga, saya berharap Bank Jambi membantu pemerintah dalam segala bidang seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan juga kesehatan masyarakat,” tutup Al Haris.

Direktur Utama Bank Jambi, Yunsak El Halcon menerangkan, gedung baru ini dibangun bertujuan mengakomodir kebutuhan operasional bank dan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada nasabah. “Gedung Mahligai 9 Bank Jambi berkonsep office tower, terdiri dari 12 lantai yang tingginya mencapai 53,5 meter, yang membuat kesan bangunan terlihat mewah dan megah. Bank Jambi perlu gedung baru, untuk membangun kepercayaan nasabah, sehingga kami dapat berkembang dan lebih maju lagi,” terang Yunsak.

“Hingga kini Bank Jambi berhasil menorehkan berbagai prestasi, tercatat sebagai leading banks across the Asia/Pacific, Bank 9 Jambi masuk di antara 100 high-quality korporasi-korporasi di dunia. Sederet prestasi telah diperoleh Bank Jambi seperti, didapuk sebagai Asia’s Leader in SME Banking oleh IDC FIIAA pada tahun 2021 lalu,” sambung Yunsak. (adv)

Gubernur Al Haris foto bersama dengan kepala daerah dan jajaran pejabat bank Jambi

Empat Kewajiban Terhadap Muslim Meninggal, Ini Harapan Bu Sekda

Jambi (Diskominfo Pemprov Jambi) – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi Hj. Iin Kurniasih, menyatakan, dalam kehidupan sehari hari, penyelenggaraan jenazah menjadi sangat penting bagi masyarakat, sehingga peningkatan sumber daya manusia dalam rangka penyelenggaraan jenazah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini dinyatakan Iin Kurniasih saat menghadiri Kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Jenazah Wanita oleh Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jambi, bertempat di Aula Lantai III Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kamis (03/02/2022).

“Saya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh BKOW Provinsi Jambi ini, karena penyelenggaraan jenazah itu sangat penting sekali, terutama bagi umat islam. Untuk itu, kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk penyelenggaraan jenazah tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi,” ujar Iin.

“Saya mengajak seluruh peserta yang hadir pada kegiatan ini untuk menyebarluaskan tentang sosialisasi penyelenggaraan jenazah kepada masyarakat sekitar, sehingga masyarakat benar benar mengetahui dan dapat melaksanakan penyelenggaraan jenazah sebagaimana dalam syariat agama islam,” lanjut Iin.

Iin menuturkan, setiap muslim harus melakukan penyelenggaraan jenazah, karena hukumnya adalah fardu kifayah, umat islam harus memenuhi beberapa tata cara syariat islam dalam mengurus orang yang sudah meninggal. “Penyelenggaraan jenazah ini hukumnya fardu kifayah, sehingga setiap muslim wajib mengetahui tata cara mengurus jenazah, sehingga sosilasasi ini tentunya sangat berguna bagi para peserta,” tutur Iin.

“Ada 4 (empat) kewajiban yang harus kita lakukan sebagai seorang muslim terhadap orang yang meninggal, yaitu, memandikan, mengkafani, mensalati, dan mengubur, serta setiap muslim harus menerapkan penyelenggaraan jenazah sesuai dengan syariat yang telah ditentukan,” lanjut Iin.

Usai menghadiri acara tersebut, Iin Kurniasih secara langsung meninjau pameran yang pelaksanaannya dibawah binaan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi dalam pada Unit Pelaksana Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

“Saya mengharapkan melalui pameran ini, hasil hasil produk yang ada bisa ditampilkan pada pameran tingkat nasional sehingga dapat membantu dalam mendorong perekonomian masyarakat Jambi,” kata Iin.

“Semoga produk lokal yang ada saat ini menjadi produk global seperti yang digaungkan dalam GERNAS BBI beberapa waktu yang lalu, dimana Pemerintah Provinsi Jambi siap mendukung dan bersinergi dengan creative nasional dalam memasarkan produk lokal menjadi global,” pungkas Iin. (Patra/edit: Richi, Foto: Patra,  Video: Said Usman)

Buya Abdullah Sani Apresiasi Kinerja Danrem 042/Gapu

Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Wakil Gubernur Jambi, Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I, memberikan apresiasi kepada Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI M.Zulkifli,S.IP.,M.M., atas seluruh kinerjanya selama menjalankan tugas di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Hal tersebut dikatakan Sani pada acara Lepas Pamit Danrem 042/Garuda Putih, yang berlangsung di lapangan tenis indoor Korem 042/Garuda Putih, Jambi, Kamis (03/02/2022).

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras Danrem dan seluruh jajaran dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi. Alhamdulillah, kerja keras, kerja sinergi, dan kerja tim kita, termasuk dengan seluruh pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi membuahkan hasil yang positif,” ujar Sani.

“Meskipun ada beberapa masalah yang kita hadapi bersama, namun secara umum permasalahan karhutla di Provinsi Jambi bisa kita atasi secara bersama sama dan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi juga secara bertahap kondisinya semakin membaik,” lanjut Sani.

Sani menuturkan, pergantian pemimpin dalam suatu instansi, termasuk di Korem 042/Garuda Putih Jambi ini merupakan sesuatu yang biasa dan lumrah, sebagai bagian dari kelangsungan dan kesinambungan instansi. Meskipun acara lepas pamit ini bersifat seremoni, namun harus memiliki makna sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas kinerja Korem 042/Garuda Putih Jambi.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan terima kasih kepada Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M. Zulkifli,S.IP.,M.M., berkat semua kerja keras dan pengabdian selama bertugas di Jambi. Saya mengharapkan Bapak tetap sehat dan sukses dalam melanjutkan karya dan pengabdian di tempat kerja yang baru,” tutur Sani.

“Kami juga mengharapkan agar Bapak berkenan tetap mengingat Provinsi Jambi dan mau membantu Provinsi Jambi dalam pembangunan di seluruh Kabupaten dan Kota se Provinsi Jambi, serta tetap mau memberikan sumbangsih pemikiran dalam pembangunan Provinsi Jambi,” pungkas Sani.

Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI M.Zulkifli,S.IP.,M.M., mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jambi, Polda Jambi dan seluruh pihak terkait untuk kerjasama selama menjalankan tugas di Provinsi Jambi. “Selama 1 tahun 10 bulan saya bertugas di Jambi, banyak kenangan bersama-sama, baik dari awalnya terjadi dua kali kebakaran hutan di Provinsi Jambi,” kata Zulkifli.

“Alhamdulillah tahun 2021 ini tidak terjadi kebakaran hutan, tetapi saya sudah memprediksikan untuk Provinsi Jambi, jika tidak terjadi hujan diatas 20 hari, maka potensi terjadi kebakaran hutan dan lahan akan timbul. Untuk itu, kita bersama harus mempersiapkannya dengan lebih meningkatkan sinergitas lagi dan menghitung hari saja,” lanjut Zulkifli.

Zulkifli mengungkapkan, terkait penanganan covid-19 di Provinsi Jambi, seluruh jajaran Korem 042/Garuda Putih turut membantu Pemerintah Provinsi Jambi, baik dalam upaya penanganan maupun upaya pencegahan. “Beberapa waktu yang lalu, kami turut menyiapkan tempat tidur bagi pasien covid-19 di Provinsi Jambi dan melakukan vaksinasi bagi masyarakat Provinsi Jambi,” ungkap Zulkifli.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi, Polda Jambi dan semua pihak selama bertugas di Provinsi Jambi berjalan dengan lancar dan aman, serta situasi Provinsi Jambi juga sangat kondusif,” tutup Zulkifli. (adv)

Al Haris Upayakan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

0

Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jambi terus berupaya dalam melaksanakan pemerataan pendidikan yang berkualitas di Provinsi Jambi. Hal tersebut dinyatakan Al Haris saat memimpin secara langsung Rapat Koordinasi Satuan Pendidikan Menengah dan Khusus, Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB se Provinsi Jambi, yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (03/02/2022).

“Saya mengajak semua pihak, khususnya Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB untuk terus meningkatkan komitmen dalam upaya mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga terjadi pemerataan pendidikan yang berkualitas di Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.

Al Haris menuturkan, rapat koordinasi ini mengarahkan dalam upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di Provinsi Jambi, terutama pendidikan sekolah menengah dan khusus. Pemerintah Provinsi Jambi meminta kepada seluruh pihak terkait untuk memberikan masukan-masukan konstruktif dan inovatif guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan menengah dan khusus di Provinsi Jambi.

“Saya menekankan kepada seluruh Kepala Sekolah dan juga para guru agar berkomitmen dalam meningkatkan sumber daya manusia, terutama para guru yang sumber daya manusianya juga harus berkualitas. Pemerintah Provinsi Jambi telah menyediakan beasiswa bagi para pendidik yang ingin melanjutkan pendidikannya, hal ini merupakan salah satu upaya dalam memajukan dunia pendidikan,” tutur Al Haris.

Al Haris mengungkapkan, tujuan Pemerintah Provinsi Jambi terhadap para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan adalah memiliki keterampilan sesuai dengan jurusan masing masing, sehingga siap bersaing dalam mendapatkan pekerjaan setelah lulus nantinya. Pemerintah Provinsi Jambi terus melakukan upaya dalam mendorong link yang baik bagi para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan ini, sesuai dengan kualitas masing masing.

“Kita juga turut mendorong dalam upaya meningkatan kualitas pendidikan SMA dengan mengadakan karya ilmiah, sebagai upaya untuk berpikir kritis, analitis, dan solutif, serta memberikan supervisi dan arahan dalam pelaksanaan karya ilmiah tersebut. Kita mengharap agar lulusan SMA di Provinsi Jambi ini nantinya yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi dengan mudah dan banyak diterima oleh perguruan tinggi ternama di Indonesia, baik itu UI, ITB, UNPAD, UGM, Akpol, Akmil, IPDN dan perguruan tinggi lainnya,” ungkap Al Haris.

Lebih lanjut Al Haris menyampaikan, tujuan dari pendidikan secara umum adalah tidak hanya sekedar untuk mencerdaskan, tetapi juga untuk memanusiakan, dalam artian untuk membangun karakter dan akhlak, sehingga harus meningkatkan pembangunan karakter dan akhlak dalam penyelenggaraan pendidikan satuan pendidikan menengah dan satuan pendidikan khusus di Provinsi Jambi.

“Hal ini merupakan salah satu bagian dari upaya dan ikhtiar  kita bersama untuk menyiapkan lulusan pendidikan yang cerdas secara intelektual dan berkarakter baik, mempunyai sumber daya manusia yang unggul sebagai pemimpin masa depan di Provinsi Jambi,” kata Al Haris.

FOTO BERSAMA : Gubernur Jambi, Al Haris foto bersama Kepala SMA/SMK se Provinsi Jambi

Al Haris juga menegaskan kepada seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK bahwa lembaga pendidikan harus bersih dan tidak ada suap menyuap, jadi semuanya harus berdasarkan kompetensi masing masing. “Jika ada yang ingin menjadi Kepala Sekolah, harus memiliki kompetensi, karena pada dasarnya Kepala Sekolah adalah guru yang kita berikan tugas tambahan. Jadi tidak ada dalam kamus saya, jika ingin menjadi Kepala Sekolah harus bayar,” tegas Al Haris. (Diskominfoprovinsi/Adv)

 

Seru ! Makrab Prodi Ekonomi Syariah IAIMA Penuh Warna

0

JAMBI, berjambi.com – Kegiatan malam keakraban mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi disajikan penuh warna. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 29- 30 Januari 2021 ini diikuti puluhan mahasiswa prodi ekonomi syariah. Dikemas dengan beragam hiburan, kegiatan ini betul-betul seru dan cukup menghibur. Ditambah lagi decak kagum dari peserta atas materi diskusi dengan tema bisnis millenial dan youtuber pemula. Kedua materi tersebut tentunya diiisi oleh dosen dan staf IAIMA Jambi. Diantaranya, materi bisnis millenial diisi oleh Nurfitri Martalia, M.E.K, sedangkan Youtuber Pemula diisi staf IAIMA yang juga berprofesi sebagai youtuber, Azwir SPd.
‘’Alhamdulillah, kegiatan ini sukses dan dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Jambi, Dr.dr. H Maulana MKM,’’ tutur Ketua Prodi Ekonomi Syariah IAIMA Jambi, Salmia ME, kepada media ini.
Dirinya mengatakan, pada acara pembukaan, Maulana yang juga ketua Yayasan Ahsanta Jambi yang menaungi IAIMA Jambi itu memaparkan, bahwa acara malam keakraban yang dilaksanakan oleh mahasiswa ini sangat urgen. Selain untuk mempererat silaturahmi juga membuka potensi bagi mahasiswa untuk bisa menjalin relasi antar Individu dan lembaga. Karena menurut Maulana, sejatinya Connection itu sangat penting di zaman sekarang ini.
“Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Rektor I, pak Usman, Wakil Rektor II, pak Saleh, serta Wakil Rektor III, pak Maryadi,” terang Kaprodi yang manis ini.
Pada kegiatan Makrab ini lanjutnya, juga dilakukan pemilihan pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah. Para pengurus Hima Prodi tersebut langsung dilantik oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum IAIMA Jambi, Abdurrahman Syayuthi., M.H. Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan acara Barbeque, didampingi oleh Pengelola Prodi Salmia M.E dan Puji Wahyuli M.M.
“Para peserta menginap di Pure Pasanggarahan dan keesokan harinya di lanjutkan kegiatan senam pagi, sarapan bersama kemudian acara penutupan d pukul 09.00 WIB,’’ terang Salmia yang juga alumni Universitas Islam Yogyakarta tersebut. (arm).

AL HARIS DORONG ITS-NU MENJADI PERGURUAN TINGGI YANG UNGGUL

Jambi, berjambi.com, (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H, mendorong Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITS-NU) Jambi menjadi Perguruan Tinggi yang unggul dan mempunyai ciri khas. Hal ini disampaikan Al Haris pada acara Penandatangan Kesepakatan Bersama antara ITS-NU dengan Pemerintah Provinsi Jambi tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (31/01/2022).

“Alhamdulillah pada sore hari ini kita melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan ITS NU, tentunya kita mensyukuri ini semua. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberkahi acara ini untuk kepentingan umat dan pendidikan di Provinsi Jambi,” kata Al Haris.

“Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk meningkatkan dan menjalin hubungan kelembagaan dalam menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu meningkatkan dan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi bagi masyarakat, bangsa dan negara dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan fasilitas kedua belah pihak guna mengoptimalkan pengabdian kepada masyarakat,” terang Al Haris.

Kesepakatan bersama ini juga mencakup penyelenggaraan kegiatan ilmiah, seminar, dan lokakarya serta peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia.
Al Haris menuturkan, kewajiban pemerintah adalah mendorong agar terciptanya percepatan pembangunan pada bidang sumber daya manusia di Provinsi Jambi karena salah satu poin pentingnya adalah untuk mendukung program dan visi misi Jambi MANTAP.

“Dalam visi misi kami ada tiga poin penting yang pertama adalah pemantapan tata kelola pemerintahan yang baik, yang kedua pemantapan perekonomian daerah dan masyarakat, serta yang terakhir adalah memantapkan sumber daya manusia,” tutur Al Haris.

Haris mengungkapkan, ITS-NU adalah sebuah lembaga pendidikan yang terus mengembangkan pendidikan bagi anak didiknya di Provinsi Jambi dan pemerintah sangat mendukung hal tersebut.

“Semakin banyak perguruan tinggi di Jambi berarti memberikan dampak yang baik dalam pengembangan sumber daya manusia di Jambi, setiap perguruan tinggi tentu berbeda-beda spesifikasinya. Saya mengharapkan ITS-NU memiliki program unggulan tersendiri nantinya yang mungkin berbeda dari perguruan tinggi lainnya di Provinsi Jambi,” ungkap Al Haris.

Al Haris mengharapkan agar kerja sama ini memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kinerja ITS-NU Jambi sebagai penyelenggara pendidikan, peningkatan kualitas dan daya saing mahasiswa guna mempersiapkan sumber daya manusia di Provinsi Jambi serta meningkatkan performa dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Provinsi Jambi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Rektor ITS-NU Jambi, Prof.Dr.Lias Hasibuan,M.A., mengatakan semoga esepakatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Jambi ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam upaya membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari Nahdlatul Ulama pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. (adv/diskominfo)

TONGKAT DAN TASBIH “Kado NU sepanjang zaman”

Tongkat dan Tasbih adalah benda mati yang tidak memiliki arti apapun, kemudian manusia memberikan keduanya bermakna menurut fungsinya dan gunanya masing-masing. Tongkat adalah sepotong bambu, rotan dan kayu yang digunakan untuk menopang dan menuntun manusia ketika berjalan. Sedangkan tasbih adalah butiran manik-manik atau batu, kayu dan lainnya yang berfungsi sebagai sarana berzdikir dan membantu jumlah hitungan zikir untuk selalu mengingat Allah SWT.

Namun berbed dengan NU, Tongkat dan Tasbih menjadi isyarat dan prasyarat penting berdirinya Nahdlatul Ulama pada tanggal 31 januari 1926 /16 rajab 1344 H. Sebelum NU berdiri dikisahkan oleh Kyai As’ad bahwa pada tahun 1920, sebanyak 67 Ulama Nusantara berkumpul di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Selama sebulan, mereka bermukim di rumah Kyai Muntaha Desa Jengkebuen, guna membahas kemunculan aliran Wahabi.

Disebabkan pertemuan belum membuahkan hasil untuk membuat strategi menghadapi kemunculan gerakan Wahabi, maka para Kyai sepakat menanyakan kepada Kyai sepuh yaitu Kyai Kholil Bangkalan, namun belum sempat Kyai Muntaha menemui sang mertua. Kyai Kholil mengutus Nasib, seorang muridnya ke Jengkebuen. Nasib diminta membaca Al-qur’an surat As-Shaaf ayat 8 dan 9 kepada para ulama di rumah menantunya itu, kemudian para ulama merasa senang sudah mendapatkan fatwa dari Kyai Kholil (dikutif dari Musthofa Aldo, 2020). Kyai kholil memberikan isyarat agar para Ulama memahami ayat-ayat Al-qur,an yang harus dijadikan spirit dalam mengembangkan Islam ahlus sunnah wal jamaah dan mengantisipasi gerakan wahabi.

Rentang waktu 1921 hingga 1922/1923, pasca temu ulama di Bangkalan dua tahun sebelumnya, sebanyak 46 Ulama Jawa dan Madura bertemu di Kawatan Surabaya, rumah Kyai Mas Alwi. Saat itu pokok bahasan lebih kongkrit tentang pembentukan sebuah organisasi, sehingga amanah dijatuhkan ke KH.Hasyim As’ary untuk mendirikan sebuah organisasi atau Jamiyah, ia diminta mengerjakan shalat istikharah terlebih dahulu. Namun, petunjuk tersebut tak kunjung tiba.

Suatu pagi di awal tahun 1924, Kyai Kholil tiba-tiba memanggil As’ad (Kyai As’ad Syamsul Arifin), yang diminta untuk mengantarkan sebuah tongkat pada KH Hasyim Asyari di Tebuireng, ia dipesani agar membacakan Alquran surat Thaha ayat 17-23 kepada Kyai Hasyim, hatinya pun langsung bergetar mendengar ayat tersebut. Namun demikian tongkat belum membuat KH.Hasyim mantap, hingga pada akhir tahun itu, As’ad dipanggil lagi, kali ini mengantarkan tasbih dengan zikir ya jabbar, ya qohhar kepada Kyai Hasyim As’ary(Republika,2016).

Pesan Kyai Kholil melalui tongkat dan tasbih semakin mengokohkan hati KH. Hasyim As’ary untuk mendirikan organisasi yang kemudian dikenal dengan NU, tepatnya tanggal 31 januari 1926. Dengan prinsip dan spirit Tongkat Nabi Musa sebagai alat untuk menaklukkan kezholiman di zamannya dan tasbih yang dimiliki para alim/ahli zikir merupakan kekuatan besar untuk mendirikan institusi sebagai wadah perjuangan para ulama ahlus sunnah wal jamaah. Tongkat dan tasbih yang merupakan pakaian para ambiya, auliya, ulama dan para sholihin menjadi alat perjuangan untuk menegakkan kebenaran dimuka bumi, dengan ketulusan dan keikhlasan tanpa kepentingan sesaat dan kelompok.

Tongkat dan tasbih bagi NU bukan sekedar benda mati atau berdayaguna sederhana, tapi adalah amanah yang diberikan Allah SWT pada orang-orang pilihan untuk menyelamatkan Islam ahlus sunnah wal jamaah dan menyelamatkan negeri nusantara dari kolonialisme dan imprealisme. Untuk itu ada dua tantangan besar bagi NU diawal berdirinya tahun 1926, yaitu tantangan gerakan Wahabi yang ingin bersemi di tanah air dan tantangan penjajah/kolonialis-imprealis yang sudah ratusan tahun bercokol ditanah air. Disamping dua tantangan besar tersebut, sejak awal berdiri, NU sudah menghadapi tantangan keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan umat.

Untuk merespon itu semua NU bergerak secara total dibidang pendidikan, dakwah dan pemberdayaan ekonomi umat. Melalui aktivitas yang demikian NU dan jaringan pondok pesantren bergeliat untuk mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai Islam yang rahamatan lil’alamin, membangun ukhwah Islamiyah, ukhwah wathoniyah dan ukhwah basyariah/insaniyah. Aktivitas ini jauh dari politik kepentingan, NU mengembangkan politik kebangsaan (nasionalisme) untuk menolak kolonilisme dan imprealisme, sehingga NU dan tokohnya terlibat dalam merancang kemerdekaan Negara Indonesia. NU mengembangkan politik kemashlahatan untuk merebut dan mengisi kemerdekaan. Dari pesantren dan masyarakat pedesaan, dengan tongkat dan tasbih NU bangkit untuk menyematkan Islam ahlus sunnah wal jamaah dan Indonesia.

Perjuangan yang dilakoni secara terus-menerus tanpa henti telah membuat NU bisa diterima di hati rakyat Indonesia dan menjadi bukti Islam dan Indonesia sampai hari ini masih berdiri kokoh.

Dalam usianya ke 96 tahun yang hampir satu abad, dari 31 januari 1926,hingga 31 januari 2022 tahun ini, NU menghadapi tantangan zaman yang berbeda seperti; tantangan kemajuan teknologi informasi sangat pesat, konflik dan disintegrasi, tantangan krisis lingkungan, tantangan krisis kemanusian, krisis ekonomi dan politik yang semuanya terbingkai dalam krisis kebudayaan dan moral.

Untuk itu penting menengok kembali jalan, spirit dan niat awal dari kehadiran NU agar generasi NU hari ini dan generasi NU masa depan tidak kehilangan Tongkat dan tasbih dalam berkhidmat dan mengabdi untuk negeri dan ummat, sehingga terbangun peradaban yang dicita-citakan.

Selamat HARLA NU ke 96, smg bermanfaat, Wassalam

(Penulis adalah Sekretaris Wilayah ISNU Jambi dan Ketua LSOTF UIN STS Jambi)