Beranda blog Halaman 155

PBNU Imbau Umat Islam Hormati para Habib dan Ulama

 

JAKARTA – Said Aqil Siradj yang juga Ketua Umum PBNU menyatakan, para habib (habaib) yang merupakan keturunan nabi, harus dihormati oleh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali Habib Rizieq Shihab dan ulamah lainnya. Para habib dan ulamah tak boleh dikriminalisasi.

Itulah poin penting yang disampaikan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, saat berbicara di hadapan undangan, keluarga besar NU dan pengurus PBNU, pada acara istigasah untuk Indonesia yang aman dan damai di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, akhir Oktober 2019.

Ketua PBNU mengisahkan, Nabi Muhammad sudah katakan “saya tidak mau bayaran, nggak ingin imbalan. Satu yang saya minta, cintailah keturunan-ku”. Maka dari itu, umat Islam wajib menghormati para habib. Semua habib maupun ulamah tidak pandang bulu harus dihormati dan dihargai.

“Mulai dari Habib Jindan, Habib Lutfi, Habib Syech,” kata Said dalam sambutannya sebagaimana dikutip sejumlah media online ibukota.

Sontak saja, jamaah yang hadir lalu menyebut nama Habib Rizieq. “Iya, Habib Rizieq juga. Alasan yang paling utama adalah karena perintah Alquran. Ini juga dilakukan oleh sesama ukhuwah islamiah,” kata Ketua Umum PBNU.

Pernyataan yang disampaikan Said Aqil Siradj bak gayung bersambut. PA 212 memberi apresiasi terkait pernyataan orang nomor satu di PBNU tersebut.

Said Aqil Siradj dianggap sudah menyampaikan ceramah yang mengajak umat Islam menjadi tahu kewajiban penghormatan kepada habaib atau keturunan Rasulullah. “Benar yang disampaikan SAS,”ujar juru bicara PA 212 Novel Bamukmin akhir Oktober 2019.

Novel Bamukmin menilai, ceramah Said Aqil yang menyerukan untuk menghormati habaib (para habib) membawa kesejukan dan menyatukan umat Islam. Bahkan, ia berharap ceramah Ketua Umum PBNU diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan begitu, katanya, hubungan NU termasuk Banser dan FPI untuk menggalang persatuan, tidak saling mendiskreditkan satu sama lain hanya karena miskomunikasi.

Pihaknya selalu menghormati habaib di Nahdlatul Ulama. Menurutnya, sikap menghormati habib itu diajarkan Habib Rizieq selaku Pembina Tunggal PA 212.

Hal yang sama disampaikanWakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Isfah Abidal Azis, melalui sebuah video menyatakan bahwa tokoh Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab berhak kembali lagi di Indonesia.

Video tersebut telah beredar luas di media sosial. Bahkan kini menjadi viral. Video ini diunggah akun YouTube @Viral NU pada 28 Oktober 2019. Telah ditonton ribuan kali. Video tersebut diberi judul “VIRAL !! PBNU DUKUNG KEPULANGAN HABIB RIZIQ SIHAB !!”. Namun, Isfah menegaskan bahwa video tersebut merupakan pendapat pribadinya. Tidak mengatasnamakan PBNU.

“Kalau sikap resmi PBNU, tentunya yang dikeluarkan dan disampaikan oleh Rais Aam atau Ketua Umum PBNU, atau yang ditugaskan untuk menyampaikan,” kata Isfah akhir Oktober lalu. (rilis/dari berbagai sumber)

Fenomena Fitnah Harta

Harta merupakan sebuah asset kekayaan yang dimiliki oleh seseorang, yang berguna untuk memenuhi  kebutuhan orang tersebut. Harta sendiri dapat digunakan sebagai pemenuh hasrat seseorang dalam kebahagiaan di dunia maupun akhirat jika dipakai dengan bijak, namun harta juga menjadi pisau bermata dua dimana jika penggunaanya terlalu berlebihan akan dapat menimbulkan pada sifat pemborosan.

Akan tetapi, Allah telah mengingatkan bahwa harta adalah fitnah. Dimana dengan harta manusia bisa beribadah, dengan harta juga manusia bisa berbuat kemungkaran. Karena inilah diantara hikmah mengapa Allah membatasi rizkinya kepada sebagian umatnya. Agar umatnya tidak melakukan perbuatan melampaui batas atau tindakan berlebih-lebihan.

Seyogyanya, kita sebagai umat manusia harus lah menggunakan harta yang dititipkan sebaik mungkin dan menggunkan harta dijalan yang baik. Sehingganya, dalam menghindari tindakan fitnah harta, alangkah baiknya menggunakan prinsip islam yang baik dan benar. Karena dengan menggunakan prinsip tersebut kita mendapatkan pemanfaatan harta baik didunia dan akhirat.

Fitnah harta telah menjerumuskan manusia pada perilaku menyimpang. bahkan sampai pada bentuk syirik. Kerusakan lain yang ditimbulkan dari kecintaan yang berlebihan terhadap harta adalah kerakusan dan ambisi untuk mengejar dunia, karena secara tabiat nafsu manusia tidak akan pernah merasa puas atau cukup dengan harta dan kemewahan dunia yang dimilikinya, bagaimanapun berlimpahnya  kecuali orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah Azza wa Jalla.

Rasulullah Shalallahu ‘alihi wa sallam juga telah mengingatkan hal ini dalam sabdanya yang berbunyi, “Seandainya seorang manusia memiliki dua lembah (yang penuh berisi) harta/emas maka dia pasti akan menginginkan lembah (harta) yang ketiga”.

Sifat rakus inilah yang akan terus menyeretnya untuk terus mengejar harta dan mengumpulkannya siang dan malam, dengan mengorbankan apapun untuk tujuan tersebut. Sehingga tenaga dan pikirannya akan terus terkuras untuk mengejar ambisi tersebut, dan ini merupakan kerusakan sekaligus siksaan besar bagi dirinya di dunia.

Terdapat tiga golongan manusia ketika berhadapan dengan fitnah harta. Pertama, mereka yang mencari dan mengumpulkan harta secukupnya, tapi juga tidak lupa untuk beramal atau berzakat. Selanjutnya, golongan kedua adalah mereka yang berpikir bahwa harta dunia akan meningkatkan derajatnya. Dan golongan ketiga adalah mereka yang tidak berupaya mencari dunia, tapi dunia yang menghampiri mereka.

Terkait golongan ini, menurut Syekh Luthfullah, terdapat dua jalan yang mungkin dihadapi seorang Muslim, yakni haram dan halal. Ketika mereka menerima dunia dengan cara yang halal, ia berpendapat, Allah SWT akan menyelamatkannya. Ketika sebaliknya, Allah SWT akan membinasakannya.

Oleh karena itu bagaimana cara dan metode agar kita selamat dari fitnah harta ini? Maka hendaklah kita menggunakan harta ini dalam jalan Allah, bukan jalan syetan dan hendaknya kita juga melaksanakan akan hak harta itu, baik yang wajib maupun yang sunah. Seperti zakat dan shadaqah.

Karena kalau kita kaji buah yang akan kita peroleh dan kita dapat dari zakat dan sadaqah itu sangat banyak sekali. Diantaranya Sadaqah ialah pembersih dan penyuci, Sadaqah menghindarkan musibah, Sadaqah merupakan tanda dan bukti keimanan yang benar, Sadaqah akan mendapatkan pahala yang tak putus meskipun orang sadaqah telah meninggal dan Sadaqah menghapus kesalahan. (*/*)

 

Disusun Oleh :

Aisya Septamalia (C1C018018)

Berlianna Puput Rhamadani ( C1C018081)

M. Formansyah Mahendra (C1C018046)

Chelsea Nova Lathisya (C1C018148)

Rizki Rahmadani (C1C018112)

 

Soal Transportasi ke Kerinci, Sofyan Ali Bicara Lantang ke Menteri Perhubungan

0

JAKARTA- Dalam kegiatan dengar pendapat antara Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Anggota DPR RI dari Jambi, Sofyan Ali SH secara tegas meminta Menhub memperhatikan transportasi ke Kerinci. Mengingat, Kerinci merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi.

‘’Soal destinasi yang tadi kita bicarakan, di Jambi, ada kabupaten Kerinci yang memiliki gunung tertinggi di Sumatera  dan saya kira lebih dingin dari Bogor, tapi untuk berkunjung ke sana masih ada persoalan transportasi,’’ ucap Ketua DPW PKB Provinsi Jambi ini.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah wajib memperhatikan transportasi ke Kerinci ini. Terlebih, kalau sudah berbicara terkait konsep pembangunan yang berkeadilan.  ‘’Jambi juga menuntut keadilan dalam pembangunan,’’ tegas anggota Fraksi PKB DPR RI ini.  (arm)

Perhatikan Nasib Ojek Online, Sofyan Ali Minta Pemerintah Buat Undang-undang

0

JAKARTA – Keberadaan ojek online harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat.  Para warga negara yang bergerak dalam bidang jasa layanan publik kendaraan roda dua ini harus dilindungi regulasi yang setara dengan Undang-undang (UU).  Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sofyan Ali SH saat hearing dengan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi baru-baru ini.

“Ojek Online tidak cukup hanya diatur melalui peraturan Menhub, tetapi juga perlu Undang-undang yang mengatur itu,’’ ungkap Ketua DPW PKB Provinsi Jambi ini.

Disebutkannya,  perlindungan Ojek Online lewat UU ini merupakan sesuatu yang mendesak. Karena perkembangan yang sudah demikian pesat hari ini. “Pemerintah jangan lepas tangan,’’ tutur anggota Komisi V DPR RI ini.

Seperti diketahui, sampai saat ini Ojek Online tersebut hanya diatur lewat  Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat. Belum ada aturan yang lebih tinggi melindungi para pelaku usaha jasa ojek online tersebut. (arm)

Hari Terakhir Masa Penjaringan PKB, Safrial Kembalikan Formulir

0

JAMBI – Menjelang akhir proses masa penjaringan Gubernur/Wakil Gubernur 2020-2024, dari DPW Partai Kebangkitan Bangsa  (PKB) Provinsi Jambi, Calon Gubernur Jambi, Safrial mengembalikan formulir pendaftaran.  Bupati Aktif Tanjung Jabung Barat itu datang didampingi tim nya. Sementara di kantor DPW PKB sendiri telah menunggu Tajuddin Hasan selaku ketua Team desk Pilkada DPW PKB Jambi.

“Hari ini 14-11-2019 hari terakhir proses penjaringan Bakal Calon Gubernur/ Bakal Calon Wakil Gubernur di DPW PKB Jambi,” ungkap muk Judin – panggilan akrab Tajuddin Hasan.

Di sela-sela proses pengembalian formulir, Safrial menyampaikan
PKB bukan lah asing bagi dirinya. Menurutnya selama di Tanjung Jabung Barat PKB turut selalu ikut serta dalam kebijakan dan peran kemajuan daerah yang ia pimpin.

“Ini panggilan hati nurani” tambahnya.
Dengan visi “Jambi unggul 2020-2024.” Safrial yakin Jambi akan lebih baik bila dirinya dipercaya untuk memimpin mendatang. (Arsyad)

Mendes Sebut Pendamping Desa sebagai Pahlawan Stunting

JAKARTA – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, membuka Workshop Evaluasi Nasional Inovasi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada Program Inovasi Desa Tahun Anggaran 2019 bagi Tenaga Ahli P3MD Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Selasa (12/11), di Hotel Ciputra Grogol, Jakarta.

Acara ini dihadiri juga oleh Staff Khusus Presiden RI Prof. Erani Yustika, Asisten Deputi Perlindungan Sosial dan Penanggulangan Bencana Abdul Muis, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi Eko Sri Haryanto, Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi, Dirjen PPMD Taufik Madjid, Sekretaris Ditjen PPMD Rosyidah Rachmawati serta jajaran Direktur di Ditjen PPDM Kemendesa.

Workshop evaluasi ini dikuti oleh 800 lebih peserta, yang terdiri dari Kementerian dan Lembaga terkait, ASN lingkungan Ditjen PPMD, Kementerian Desa PDTT, Tenaga Ahli PSD Provinsi dan Kabupaten, TA MIS PID, dan TA PMD dan jajaran Konsultan Nasional Pusat.

Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui dan mereview capaian program inovasi desa bidang pengembangan SDM Tahun Anggaran 2019, membangun kesepahaman untuk melakukan beberap strategi terkait monitoring dan program evaluasi desa, khususnya untuk perkembangan SDM di desa. Dan kesempatan ini juga menjadi ajang sosialisasi eHDW dan aplikasi online monitoring sistem perbendaharaan dan anggaran negara scorecards konvergensi desa.

Dalam sambutannya, Dirjen PPMD Taufik Madjid memberikan laporan pelaksanaan workshop evaluasi di hadapan Menteri Desa dan undangan lainnya. Kegiatan ini kata Taufik, berkorelasi dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan prioritas pengembangan SDM. Ditjen PPMD Kementerian Desa senantiasa mempersiapkan diri, bekerja menyukseskan pengembangan SDM sebagai salah satu prioritas kerja pemerintahan Jokowi di periode kedua.

Hingga November 2019, sebanyak 71.884 orang yang telah mengikuti pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM). Dan total jumlah KPM yang telah mengikuti pelatihan konvergensi pencegahan stunting di desa kurang lebih 65.053 orang atau 90, 05 persen dari jumlah KPM yang sudah dibentuk.

“KPM bertugas untuk menggerakkan kegiatan rembuk stunting, yakni melalui musyawarah desa dengan pemerintah desa dan BPD. KPM juga bertugas menggerakan Rumah Desa Sehat (RDS) sebagai ruang bagi warga untuk bergotong royong mendorong kegiatan promotif dan preventif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa,”papar Taufik.

Ditjen PPMD juga bekerjasama dengan Bank Dunia dalam mengembangkan aplikasi e-HDW untuk memfasilitasi pencegahan stunting.

Dalam sambutannya membuka acara workshop, Mendes Abdul Halim mengucapkan rasa syukurnya bertemu dengan para pahlawan desa. Dimana program-program berhasil piramidanya tidak akan terlalu tajam. Artinya, semakin sedikit warga Indonesia yang miskin, sengsara, terkena stunting dan seterusnya, karena program dan kerja keras para TA dan pendamping desa.

“Saya bersyukur, hari ini bertemu dengan para pahlawan desa. Ketika kita berbuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk kejayaan NKRI, maka kita juga bisa disebut pahlawan,” kata Mendes Abdul Halim.

Pembangunan sumber daya manusia, sebut Mendes, telah menjadi prioritas pemerintah, termasuk di dalamnya kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur mesti mengarah pada peningkatan sumber daya manusia.

Misalnya penyebab stunting akibat sanitasi yang buruk, sehingga diperlukan infrastruktur air bersih untuk mengatasi stunting, penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

“Angka stunting sudah menurun, dari sebelumnya 37 persen kini 30 persen. Ini tak lepas dari kerja-kerja tenaga pendamping desa. Pendamping merupakan salah satu elemen penting dalam penurunan angka stunting,”katanya.

Diingatkan Mendes, dalam melakukan tugas-tugas, melaksanakan amanat pengembangan SDM, harus dilakukan dengan ikhlas. Sehingga upaya mengurangi kemiskinan, upaya meningkatkan sumber daya manusia bagi generasi Indonesia kedepan, tidak kalah dengan negara-negara yang maju.

“Dan itulah investasi berharga yang kita buat hari ini untuk masa depan bangsa dan negara,” ujar Mendes Abdul Halim memberi semangat kepada peserta worskhop yang hadir. (suci/rilis).

Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah STAI Ahsanta Ikut Perkemahan Saka Wana Bakti di Jakarta

0
Rudi Haryanto, Serly Oktaviani, dan Sukriyunsyah

JAMBI – Sebanyak tiga orang mahasiswa Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ahsanta Jambi ikut menjadi peserta Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wana Bakti di bumi perkembahan Cibubur, Jakarta. Mereka terdiri dari Serly Oktaviani, Rudi Haryanto, dan Sukriyunsah. Perkembahan ini akan diikuti mereka dari tangga; 18 – 25 November 2019 mendatang.

”Insyaallah kita berangkat Sabtu ini,” ucap Serly  salah seorang peserta Pertikawan Nasional.

Seperti diketahui, Satuan Karya Pramuka Wanabakti atau biasa disingkat Saka Wanabakti adalah salah satu dari 11 Saka Tingkat Nasional Indonesia. Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah wadah pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandegayang memberikan pengetahuan, keterampilan praktis, dan menanamkan tanggung jawab di bidang pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup, terutama kehutanan.

Kata wanabakti sendiri berasal dari kata ‘wana’ dan ‘bakti’. Wana merupakan kata dari bahasa Sansakerta yang memiliki arti hutan, sedangkan bakti memiliki arti tunduk dan hormat, setia, atau perbuatan yang menyatakan setia.

Saka Wanabakti menjadi satu diantara sebelas Satuan Karya Pramuka yang bersifat Nasional. Artinya, saka ini telah terbentuk kepemimpinan mulai di tingkat cabang, daerah, hingga nasional.

Di samping Saka Wanabakti, saka-saka lain yang bersifat nasional seperti Saka Bhayangkara, Saka Bahari, Saka Dirgantara, Saka Bakti Husada, dan Saka Kencana. Juga Saka Taruna Bumi, Saka Wira Kartika, Saka Kalpataru, Saka Pariwisata, dan Saka Widaya Budaya Bakti. (arm)

 

Gandeng Kemendes, Sofyan Ali Dukung Pengembangan Kopi Djangkat

0

JAMBI- Anggota DPR RI Dapil Provinsi Jambi, Sofyan Ali mengapresiasi keberhasilan Kopi D’Jangkat Sungai Tenang Kabupaten Merangin, yang dinobatkan sebagai kopi robusta terbaik dalam event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019 yang dilaksanakan di Bandung, Sabtu (2/11) lalu.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW-PKB) Provinsi Jambi itu mengucapkan selamat kepada para petani kopi Sungai Tenang yang telah mampu mengharumkan nama Provinsi Jambi di ajang nasional. Alhamdulillah, ini membuktikan kepada publik bahwa kopi Jambi memiliki kuàlitas dan cita rasa tinggi, ujarnya.
Sebagai Wakil rakyat yang diberi amanah di Senayan, Bang Piyan, sapaan akrabnya, menyatakan, akan turut memberikan dukungan dan mendorong upaya inovatif yang telah dilakukan para petani kopi di Desa Sungai Tenang dengan cara membantu mengembangkan pengelolaan pasca panen sehingga pengolahan yang dihasilkan menjadi lebih berkualitas dengan menghasilkan green bean fine robusta untuk meningkatkan nilai tambah (added values) yang diperoleh oleh petani, ditengah tren harga kopi nasional yang terus menurun. Saya kira melalui jaringan yang ada, Insya Allah nanti kita akan turut membantu hilir-nya, meningkatkan kualitas dan promosi dan harga sehingga berdampak positif bagi para petani kopi, paparnya.
Anggota Komisi V DPR RI itu, juga akan berupaya menggandeng Kementerian desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) sebagai salah satu mitra kerjanya untuk turut memberikan perhatian khusus pada sektor pengembangan dan pengolahan kopi Djangkat Sungai Tenang sehingga nantinya dibantu menjadi salah satu produk unggulan Desa atau produk unggulan kawasan perdesaan yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.
Kita juga akan coba melalui Kemendesa sebagai salah satu mitra kerja kita. Selain kopi Djangkat, tentunya tidak menutup peluang bagi komoditi kopi lainnya di Provinsi Jambi untuk bersama-sama menjadi perhatian kita. Tahap awal kita akan identifikasi dulu, paparnya.
Selain berupaya mendorong dari pusat, Sofyan Ali juga mengajak Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jambi untuk turut serta bersama-sama memberikan dukungan dalam mengembangkan potensi kopi Merangin dan kopi Jambi umumnya sebagai salah satu alternatif komoditi yang bernilai ekonomis, sekaligus mengajak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk turut memfasilitasi market kopi dengan target pasar lokal, nasional, bahkan internasional . Bentuk dukungan itu antara lain dalam bentuk teknologi tepat guna agar petani mampu memproduksi kopi fine robusta dan speciality arabika dalam kapasitas besar sehingga petani secara mandiri mampu memenuhi permintaan ekspor, pungkasnya.
Seperti yang dilansir sejumlah media sebelumnya, kopi D’Jangkat Sungai Tenang menjadi yang terbaik dalam event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019. Robusta Produk Koperasi Cahaya Puncak Merangin ini, berhasil menyabet score 82.42 dari Q Robusta Grader (Juri Robusta), mengungguli 15 finalis, yang di gelar oleh Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) di IBIS Hotel Bandung, Jawa Barat, Sabtu (2/11/2019).
Hasil penilaian Q Robusta Grader, Kopi D’Jangkat beroma karamel dan buah-buahan tropis, diikuti oleh jahe kering, ubi jalar dan aroma buah-buahan tropis. Kopi D’Jangkat sarat dengan krim kelapa, dan teh hitam. Saat dingin rasa krim oranye, dan karamel asin sangat mendominasi.
Betul, Kopi Koperasi Cahaya Puncak Merangin No Lot #206 dengan score tertinggi 82.42, HArRO Coffe Group No Lot #213 score 80.75, Kerinci Volcano Coffee No Lot #218 score 80.50,” ungkap Syafrudin SCAI Chairman, ketika dikonfirmasi.
Keberhasilan Kopi D’Jangkat diapreseasi Lembaga Tiga Beradik (LTB). Sebagai lembaga yang selalu aktif mendampingi para petani kopi di Kabupaten Merangin, LTB bangga atas capaian Kopi D’Jangkat di ajang Nasional tersebut. Kita tentu sangat bersyukur dan bangga dengan potensi Kopi Robusta Merangin, khususnya Kopi D’Jangkat Sungai Tenang, kata Yudha direktur LTB.
Yudha berharap, anugrah Kopi Robusta terbaik Indonesia yang diraih Kopi D’Jangkat Sungai Tenang di event 8th SCAI Micro Lots Indonesia Specialty Coffee Auction 2019 tersebut, bisa berdampak semakin meningkatnya ekonomi petani kopi di Kabupaten Merangin.
Sementara itu, Ketua Koperasi Cahaya Puncak Merangin, Gusdi Warman mengatakan, keberhasilan mencapai nilai tertinggi pada kancah SCAI, merupakan keberhasilan kedua, setelah tahun 2018 di Bali menjadi juara di ajang yang sama. Pada tàhun 2018 yang diikut sertakan dalam kompetisi dengan pengolahan pasca panen Full Wash, dan pada tahun ini dengan pengolahan honey, ujar Gusdi.
Gusdi berharap keberhasilan dua tahun berturut-turut ini, mendapat apresiasi dari pemerintah untuk mendukung petani dalam pengembangan budi daya kopi, pengelolaan pasca panen sampai ke pasar.(***)

Rumah Aspirasi Sofyan Ali Berbagi dengan Anak Yatim

0

JAMBI – Rumah aspirasi anggota DPR RI, Sofyan Ali SH MPdI tadi sore melakukan kegiatan doa bersama pengurus DPW PKB Provinsi Jambi. Kegiatan ini juga diselingi dengan pembagian santunan untuk anak yatim.

“Kita berdo’a agar seluruh pengurus PKB dari pusat hingga ranting diberikan kekuatan menjalankan amanah rakyat dan mendapat ridho Allah SWT,” Wakil Sekretaris DPW PKB, Muhammad Jufri SSosI.

Menurut mantan aktivis pergerakan ini, dengan do’a ini diharapkan para pengurus terhindar dari fitnah. Kegiatan ini sendiri katanya juga dalam rangka pembukaan rumah aspirasi Sofyan Ali.

“Kita secara khusus juga mendoakan Ketua DPW PKB, abang Sofyan Ali yang hari ini menjadi wakil rakyat di DPR RI agar selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan mampu mengemban amanah umat ini, demi melayani ibu pertiwi,” ucap Muhammad Jufri yang juga Tenaga . (Arm)

 

Wamen Kemendes : Butuh Keberanian Laksanakan Inovasi Desa

 

JAKARTA – Wakil Menteri Desa PDTT, Budi Arie Setiadi, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Master Trainer Peningkatan Kapasitas dalam rangka penguatan PLD, Kamis (31/10), bertempat di Hotel Aston Jakarta. Pelatihan ini untuk mendukung pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) tahun 2019.

Acara penutupan dihadiri oleh Dirjen PPMD Taufik Madjid, Sekretaris Ditjen PPMD Rosyidah Rachmawaty, Direktur Pendayagunaan SDA & TTG Leroy Samy Uguy, serta Direktur Pembangunan Usaha Ekonomi Desa F.X. Nugroho Setijo Nagoro. Juga hadir Perwakilan Tim Program Inovasi Desa – Bank Dunia, serta 28 orang fasilitator dan 250 orang peserta yang terdiri dari 195 peserta daerah, 12 Pertides, 43 peserta pusat.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kementerian Desa PDTT, Budi Arie Setiadi mengatakan, kegiatan pelatihan Master Trainer diharapkan dapat memberi motivasi kepada tenaga ahli di desa. Sehingga terciptanya SDM unggul yang merata yang bekerja untuk kemajuan desa.

“Indonesia maju menjadi narasi besar pemerintahan Joko Widodo dan Maruf Amin 2019-2024. Kemajuan hanya bisa dilakukan oleh komponen bangsa, tanpa terkecuali. Menurut data BPS, pada tahun 2020 perbandingan penduduk desa dan kota menjadi 56% di desa dan sisanya 44% berada di kota. Penduduk desa menjadi sumber paling utama dalam kemiskinan. Jika desa maju, maka Indonesia akan maju. Untuk itulah, mari kita majukan desa,” ujar Budi Arie memberi suntikan semangat bagi peserta pelatihan.

Dalam hidup diperlukan harapan. Inovasi tanpa harapan akan menjadi hampa. Olehnya itu, Wamen Kemendesa mengajak seluruh pendamping desa untuk tidak takut berinovasi menancapkan harapan di desa. Apalagi desa-desa di wilayah Indonesia Timur yang sekitar 80% masih tertinggal.

“Kemiskinan dan kebodohan, merupakan dua hal yang saling berkaitan. Seperti kakak beradik. Persoalan di balik kemiskinan akibat SDM yang rendah,”ujarnya.

Berdasarkan data World Bank, tenaga kerja produktif di Indonesia yaitu 51% menderita stunting, sehingga kapasitasnya tidak bisa ditingkatkan. Dan problem stunting ini dapat dicegah dengan memastikan kesehatan janin ibu hamil hingga anak usia 2 tahun.

“Dengan SDM yang unggul dapat melahirkan inovasi-inovasi baru untuk menciptakan perputaran roda ekonomi bangsa. Jangan takut berinovasi. Indonesia merdeka butuh sebuah keberanian. Problem Indonesia lemah pada eksekusi, dan Jokowi telah menjadi solusi terhadap kelemahan itu,” komitmen mantan aktivis yang juga alumni Universitas Indonesia ini.

Desa-desa diharapkan tidak membuat aturan yang mengikat untuk mendorong investasi ke daerah. Sehingga 74 ribu desa di Indonesia mampu memanfaatkan dana desa sebaik-baiknya dengan berinovasi.

Saat mengikuti rapat terbatas bersama Presiden pada Kamis siang (31/10), Presiden Joko Widodo menekankan lima poin besar terkait dana desa. Yakni, pertama; reformasi pembagian dana desa, kedua; menyusun buku pedoman menu kegiatan dana desa, ketiga; penyederhanaan laporan dana desa melalui interkoneksi, keempat; merancang sistem pengawasan dana desa berbasis masyarakat, dan kelima; perbaikan sistem pemerintahan desa.

Dirjen PPMD, Taufik Madjid, saat menyampaikan laporan kegiatan, menginfomasikan bahwa Pelatihan Master Trainer ini dimaksudkan untuk menyiapkan tenaga-tenaga pelatih pada kegiatan Training of Trainers (ToT) yang akan dilaksanakan di 33 Provinsi, yang akan diikuti oleh 2.007 orang peserta. Pelatihannya awal November.

Selanjutnya, pasca ToT akan ditindaklanjuti dengan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Lokal Desa (PLD) yang juga di 33 Provinsi. Peserta pelatihan PLD sebanyak 19.551 orang.

“Dalam program pendampingan desa ini, Kemendesa mengembangkan Program Inovasi Desa (PID) di 33 provinsi. Salah satu kegiatannya yakni Bursa Inovasi Desa atau BID yang berfokus pada bidang kewirausahaan, SDM, dan infrastuktur”, ujar Dirjen PPMD di hadapan Wakil Menteri Desa. (rilis/suci/cam)