Beranda blog Halaman 67

Sempat ditunda, Habib Luthfi dijadwalkan akan hadir di Desa Gemuruh

Awal November 2023 lalu, sempat beredar kabar bahwa Habib Luthfi Bin Yahya akan hadir untuk memberikan tausiah kebangsaan pada acara maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Gemuruh Kec. Tungkal Ulu yang diadakan oleh masyarakat desa.

Namun, hal tersebut tidak terlaksana dikarenakan jadwal Habib Luthfi yang begitu padat, sempat membuat panitia dan jamaah sedikit sedih karena tidak bisa bertemu sosok ulama kharismatik tersebut.

Bak pepatah “Pucuk dicinta Ulam pun tiba” beredar isu bahwa Habib Luthfi Bin Yahya yang juga sebagai ketua sufi sedunia tersebut dikabarkan akan hadir di awal februari ini.

Setelah dikonfirmasi, kepala desa Gemuruh Dedi Susanto membenarkan info tersebut “ya, kami baru dapat telpon dari pekalongan bahwa Abah (panggilan akrab Habib Luthfi) dijadwalkan akan ke desa Gemuruh tanggal 3 februari besok”.

Foto Kepala Desa Gemuruh Dedi Susanto sedang mempersiapkan administrasi pelaksanaan Peringatan Isr’ Mi’raj dan Haul Syeikh Muhammad Ali bin Syeikh Abdul Wahhab

 

“Ini benar-benar sangat mendesak, kami hanya punya waktu 4 hari untuk mempersiapkan kedatangan beliau, dan itu akan tetap kita laksanakan yang terbaik untuk memuliakan ulama'” tambahnya.

Di tempat berbeda sekretaris desa Didi Hidayat yang juga sebagai ketua panitia pelaksana berharap agar masyarakat dan berbagai lembaga yang bisa bekerjasama untuk mensukseskan acara Peringatan Isr’ Mi’raj dan Haul Syeikh Muhammad Ali bin Syeikh Abdul Wahhab tersebut. “Susunan panitia sudah lama kita bentuk, tidak hanya masyarakat dan pemuda desa Gemuruh, kita juga mengajak lembaga-lembaga seperti NU, JATMAN, Banser dan lainnya, untuk itu kami berharap  bisa bekerja sama dengan baik”.

Adapun pelaksanaannya bertempat di lapangan sepakbola yayasan Tiga Sekawan Sholeh al-Mubarok Desa Gemuruh pada hari sabtu pukul 13.00 wib.

Didi Hidayat juga menyampaikan mengantisipasi membludaknya para jama’ah yang hadir, dengan itu panitia menyiapkan lokasi parkir dan tempat pedagang di dekat area pelaksanaan. “belajar dari pengalaman, hadirnya Habib Luthfi menjadi magnet sendiri bagi para jamaah lokal maupun luar daerah, maka kami semaksimal mungkin untuk menyiapkan fasilitas parkir yang luas dan juga tempat masyarakat yang berjualan makanan untuk antisipasi jamaah yang jauh-jauh” tangkasnya.

Diketahui Habib Luthfi Bin Yahya selain menjadi Rais ‘Am JATMAN (Jam’iyyah Ahlit Thariqoh al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah) banomnya NU, beliau juga merupakan Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden).

Bertempat di Ponpes Hasyim Asy’ari, Kemendes PDTT RI Tingkatkan Kapasitas Mujahid Pembangunan Desa

JEPARA, berjambi.com – Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas mujahid Pelopor Pembangunan Desa di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari, Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Sejak Kamis sd Sabtu (24 sd 27/01/24).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 120 santri dari Tiga Kabupaten, terdiri dari 70 orang dari Kabupaten Jepara, 30 orang dari Kabupaten Kudus dan 20 orang dari Kabupaten Demak.

Menurut Tutor dari Kemendes PDTT, Bayu Budi Andrean, kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih para kader muda santri agar memiliki wawasan dan keterampilan dalam bidang pemberdayaan masyarakat Desa.

“Mereka adalah kelompok kaum muda santri yang kita siapkan sebagai mujahid pelopor pembangunan Desa. Tempatnya pun di Pondok Pesantren yang memiliki concern bidang kesetaraan gender dan tahfidz Al-Quran”, tegas Bayu.

Dia menambahkan, selain aspek wawasan dan keterampilan, para peserta juga dilatih untuk menemu-kenali berbagai masalah yang dihadapi di Desa, sekaligus mengupayakan solusi atas masalah tersebut, bersama-sama stakeholder terkait di Desa.

“Ke depan, para mujahid pelopor pembangunan desa diharapkan siap menjadi pemimpin di Desa, baik sebagai Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa maupun Lembaga-lembaga yang ada di Desa”, imbuhnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Joglo Tahfidz, Hj. Hindun Anisah, MA, berharap agar para peserta pelatihan semakin meningkat spirit dan ghirohnya dalam rangka berjihad dalam proses pembangunan di Desa, meski status mereka masih nyantri di berbagai pondok pesantren di ketiga Kabupaten.

Selama kegiatan berlangsung, menurut Tutor Arwani, para peserta dibekali berbagai materi pembelajaran, antara lain terkait Citra diri Pelopor Pembangunan Desa, Kebijakan Kemendesa PDTT terkait SDG’s Desa, Pendataan Desa, Analisis Sosial dan Paralegal Desa.

“Materi pembelajaran tersebut diampu oleh para fasilitator dan mentor dari unsur Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat dan Pendamping Desa dari Kemendesa PDTT yang bertugas di ketiga Kabupaten tersebut”, katanya.

Arwani menambahkan, pada sesi penutupan pasca menyusun Rencana Kerja dan Tindak Lanjut (RKTL), para peserta melakukan “Baiat” membangun kesadaran dan komitmen untuk terus berpartisipasi dalam proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, demi tercapainya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (arm)

Ini 5 Jenis Surat Suara Pemilu 2024, Yuk Kenali Perbedaan Warnanya

0

JAKARTA, berjambi.com – Pelaksanaan pencoblosan pemilihan umum (pemilu) semakin dekat, yakni 14 Februari 2024. Dalam pemilu 2024 ini, para pemilih tidak hanya mencoblos pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden, tetapi juga calon anggota legislatif (caleg). Ketika hari pencoblosan, Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai hak untuk memilih akan diberikan surat suara, sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 14 Tahun 2023.

Dalam PKPU Nomor 14 Tahun 2023 dijelaskan, surat suara yang disediakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdiri atas lima surat suara pemilu, yakni surat suara untuk calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi; dan calon anggota DPRD kabupaten/kota.

Sementara surat suara pada TPS di Provinsi DKI Jakarta hanya ada empat jenis yang disediakan 4 yakni surat suara capres-cawapres, calon anggota DPR, calon anggota DPD; dan calon anggota DPRD provinsi. Di DKI Jakarta, tidak ada surat suara untuk memilih calon anggota DPRD kabupaten/kota.

Kemudian, surat suara yang disediakan pada penyelenggaraan pemilu di luar negeri terdiri atas surat suara capres-cawapres dan anggota DPR. Di luar negeri tidak ada surat suara untuk memilih anggota DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.  Perbedaan jenis surat suara pemilu 2024 terletak pada warnanya. Berikut penjelasan terkait warna surat suara pada pemilu 2024:

1. Surat Suara Abu-Abu

Surat suara berwarna abu-abu digunakan untuk memilih pasangan capres-cawapres. Surat suara ini memuat foto pasangan calon, nama pasangan calon, nomor urut pasangan calon, dan tanda gambar partai politik dan/atau tanda gambar gabungan partai politik pengusung pasangan capres-cawapres.

2. Surat Suara Kuning

Surat suara berwarna kuning digunakan untuk mencoblos calon anggota DPR. Surat suara untuk calon anggota DPR memuat tanda gambar partai politik, nomor urut partai politik, serta nomor urut dan nama calon anggota DPR.

  1. Surat Suara Merah

Surat suara berwarna merah digunakan untuk mencoblos calon anggota DPD. Surat suara untuk calon anggota DPD memuat nomor, foto, dan nama calon anggota DPD.

  1. Surat Suara Biru

Surat suara berwarna biru digunakan untuk mencoblos calon anggota DPRD provinsi. Surat suara untuk calon anggota DPRD provinsi memuat tanda gambar partai politik, nomor urut partai politik, serta nomor urut dan nama calon anggota DPRD provinsi.

  1. Surat Suara Hijau

Surat suara berwarna hijau digunakan untuk mencoblos calon anggota DPRD kabupaten/kota. Surat suara untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota memuat tanda gambar partai politik, nomor urut partai politik, serta nomor urut dan nama calon anggota DPRD kabupaten/kota.

Ini Lho Pasar Tertua di Indonesia, Tempatnya di Kota Pelajar

YOGYAKARTA, bungopos.com – Pasar Legi Kotagede dan telah menjelma sebagai pasar tertua di Kota Gudeg. Seperti dikisahkan dari Babad Tanah Jawi, pasar tersebut berawal dari hadiah yang diberikan oleh Sultan Hadiwijaya selaku pemimpin Kesultanan Pajang kepada Ki Ageng Pamanahan usai menyingkirkan Arya Penangsang pada tahun 1549 silam.

Hadiah itu berupa tanah yang lokasinya berada di Mentaok, yaitu antara Mataram dan Pati. Ki Ageng Pamanahan bersama adik angkatnya, Ki Penjawi yang turut membantu menumpas Arya Penangsang, mulai merencanakan pemanfaatan hadiah pemberian Sultan Hadiwijaya tersebut yang masih berupa hutan.

Usai dibersihkan oleh Ki Ageng Pamanahan bersama para prajuritnya, lahan tersebut kemudian dibangun sebuah pasar yang ia sebut dengan Sargedhe atau Pasar Gede. Ki Ageng Pamanahan berpendapat, membangun pasar terlebih dulu jauh lebih penting dibandingkan mendirikan keraton sebagai pusat pemerintahan.

Bukan saja sebagai pusat kegiatan ekonomi, ayah dari Panembahan Senopati tersebut berpendapat, masyarakat Mataram membutuhkan tempat untuk saling berinteraksi. Ini sejalan dengan konsep Catur Gatra Tunggal yang dibuat oleh pendiri Kerajaan Mataram Islam itu.

Konsep tersebut merupakan bagian dari manajemen tata kota tempo dulu dengan mengedepankan empat hal. Yaitu keraton sebagai pusat kerajaan, alun-alun untuk tempat berkumpul, masjid sebagai sarana ibadah, dan pasar untuk pusat ekonomi serta pusat interaksi warga dengan segala bentuk kegiatan yang dapat dilakukan.

Ketika pertama kali didirikan, pasar ini masih berada di antara kerimbunan pohon-pohon besar. Pembeli datang menghampiri lapak-lapak para penjual yang duduk beralaskan tanah. Barang-barang yang diperdagangkan sebagian besar merupakan hasil bumi berupa beras, sayur-mayur, dan buah-buahan.

Dalam perkembangannya, Pasar Gede dinamai juga sebagai Pasar Legi karena ada hari pasaran menurut kalender Jawa di mana terjadi aktivitas transaksi yang paling ramai, yaitu pada hari pasaran Legi. Pada hari pasaran tersebut, selain dijual berbagai kebutuhan hidup sehari-hari, juga dijual berbagai jenis kain batik.

Ikut dijajakan barang-barang dari besi dan tembaga. Seperti alat penanak nasi, sabit, cangkul, dan pisau. Selain itu beragam produk gerabah ikut diperjualbelikan, seperti kendil (alat penanak nasi) dan kendi (tempat air minum). Beragam keperluan membatik juga dijual di pasar ini, seperti lilin, malam, dan celupan.

Seperti dikutip dari website Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Pasar Legi Kotagede mengalami perkembangan pesat di era kolonial Hindia Belanda. Pasar mulai diramaikan oleh para pedagang yang berdatangan dari luar Yogyakarta. Mereka kemudian menetap dan ikut mengembangkan beberapa jenis perdagangan baru seperti kerajinan perak, kedai makanan dan minuman, serta menjual kayu bakar.

Pasar ini mengalami renovasi menyeluruh pada tahun 1986 dan diresmikan oleh Wali Kota Yogyakarta saat itu, Soegiarto pada 22 Februari 1986. Kini, pasar seluas 4.158 meter persegi itu masih tetap berdiri kokoh sebagai pusat ekonomi yang menjual beragam kebutuhan masyarakat.

Saat ini Pasar Legi Kotagede berlokasi di antara Jalan Mentaok Raya dan Jalan Mondorakan, Kelurahan Purbayan, Kecamatan Kotagede. Pasarnya buka hampir 24 jam. Bentuk bangunan tempo dulu masih dipertahankan.

Pengunjung tidak hanya menemukan aneka sayuran, buah-buahan, lauk pauk, daging, dan rempah-rempah saja, tapi juga aneka unggas dan burung yang selalu berkicau setiap saat sehingga memunculkan keriuhan. Ikut dijajakan aneka pakan ternak dan hewan peliharaan, bersanding dengan pedagang batu akik, obat tradisional dan perabot rumah tangga.

Keunikan pasar dengan lebih dari 600 pedagang tersebut tak berhenti sampai di situ saja. Pasalnya, kita juga bisa menyumpai aneka jajanan tradisional yang sudah mulai langka. Misalnya kue kipo, kembang waru, jenang sumsum, grontol, geplak, pukis, dan pentol. Pengunjung juga dapat mencicipi kuliner lain seperti nasi goreng, bakwan kawi, sate kambing dan sate kere. (***)

New Honda BeAT, Always BeAT for You

0

JAMBI, berjambi.com – Seperti yang diketahui, New Honda BeAT hadir melalui pilihan warna dan desain stripe yang menambah kesan sporti dan dinamis. Tampilan ini menjadikan New Honda BeAT semakin dipercaya menjadi teman berkendara bagi penggunanya yang energik dan aktif dalam beraktivitas sehari-hari.

Sejak diluncurkan pada tahun 2008, Honda BeAT series telah menjadi pilihan para pecinta skutik compact bergaya sporti yang memberikan kebahagiaan bagi para penggunanya.

Manager Sales PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Hendy Tanova mengatakan New Honda BeAT hadir dengan tagline “Always BeAT for You”. Dijuluki motor sejuta umat, New Honda BeAT diterima baik oleh Masyarakat Jambi.

New Honda BeAT menjadi motor matic terfavorit di Jambi, Hal ini terbukti dari total penjualan paling tinggi di tahun 2023.

New Honda BeAT tipe CBS memiliki pilihan warna yang sporti bergaya perkotaan yaitu Jazz Silver Black, Funk Red Black, Hard Rock Black dan Techno Blue Black. Keempat pilihan warna ini disematkan stripe yang bergaya sporti dengan desain geometris tajam membalut sisi bodi sepeda motor.

Pada type Deluxe, New Honda BeAT hadir dengan dua pilihan warna yang dibalut dengan gaya Deluxe Green, Deluxe Black, Deluxe Blue dan Deluxe Dark Silver, cocok bagi penggunanya yang menyukai kesan mewah dan berkelas. Beragam pilihan warna tersebut dilengkapi dengan 3D emblem berwarna silver dan penyematan emblem warna merah spesial untuk varian Deluxe Black, sehingga menambah kesan membanggakan pada sepeda motor.

Skutik bergaya street style yakni New Honda BeAT Street hadir dengan stripe bergaya artistik sesuai karakter anak muda perkotaan saat ini. Tipe ini memiliki dua pilihan warna yakni Street Black dan Street Silver.

“Spesialnya di bulan ini, dapatkan DP ringan cukup bayar Rp 1,4 Juta saja sudah bisa bawa pulang New Honda BeAT dengan syarat dan ketentuan berlaku” ujar Hendy.

New Honda BeAT series menggunakan mesin 110cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang tergabung dalam rangkaian teknologi eSP (enhanced Smart Power). Penyematan teknologi mesin terbaru ini, mampu menghasilkan tenaga 6,6 kW @ 7.500 rpm dengan torsi tertinggi di 9,3 Nm @ 5.500 rpm namun tetap irit konsumsi bahan bakar. Mesin ini juga memastikan hasil pembakaran yang ramah lingkungan dengan standar emisi Euro 3.

New Honda BeAT Deluxe telah dilengkapi dengan fitur ISS (Idling Stop System) yang berperan mematikan mesin secara otomatis saat motor berhenti dan menyala kembali saat tuas gas diputar. Fitur ini membuat motor lebih efisien dan ramah lingkungan. New Honda BeAT series juga dibekali dengan teknologi terdepan yakni sensasi menghidupkan mesin motor dengan suara halus melalui teknologi ACG Starter.

Pada sisi keamanan, New Honda BeAT series ditunjang dengan fitur Secure Key Shutter yang didampingi dengan tombol pembuka jok untuk memudahkan pengguna dalam membuka tutup jok motor. Keamanan berkendara juga dirasakan pada sistem pengereman yang menggunakan fitur Combi Brake System (CBS). Selain itu, model ini dilengkapi dengan Side Stand Switch dan Parking Brake Lock untuk memberikan kenyaman dan keamanan bagi pengendaranya.

New Honda BeAT tipe Deluxe juga telah dibekali dengan power charger pada Inner Rack kanan depan untuk mengisi ulang baterai gadget dalam mendukung pengendara dalam berkendara jarak jauh. Untuk kenyaman berkendara, kedua model ini didukung pengaplikasian teknologi frame (rangka) eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) membuat skutik ini lincah dan mudah dikendarai. Memiliki jarak jok dengan tanah 740 mm yang mendukung fleksibilitas pengendara, ditunjang dengan Step Floor yang luas dengan jarak ground clearance sebesar 147 mm.

New Honda BeAT dipasarkan di Provinsi Jambi dengan harga on the road (OTR) Rp. 17.050.000 untuk tipe CBS, dan Rp 17.845.000 untuk tipe Deluxe. Sementara itu untuk New Honda BeAT Street dipasarkan di Provinsi Jambi dengan harga OTR Rp 17.770.000. (***)

Pemerintah Pusat Gelontorkan 2600 Ton Beras Bantu Warga Terdampak Banjir

JAMBI, berjambi.com – Provinsi Jambi kembali mendapatkan perhatian cukup besar dari pemerintah pusat. Kali ini, Provinsi Jambi menerima bantuan pangan 2024 cadangan beras pemerintah sebanyak 2600 ton perbulan untuk selama 6 bulan ke depan.
Perhatian besar pemerintah pusat itu ditunjukkan dengan hadirnya langsung Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI Airlangga Hartarto dalam penyaluran bantuan tersebut.
Bertempat di Gudang Perum Bulog Jambi, Sabtu (27/01/2024), Menko Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Jambi Al Haris melepas penyaluran bantuan beras tersebut secara simbolis.
Tampak hadir anggota Komisi V DPR RI dapil Jambi, Hasan Basri Agus (HBA), Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Pinto Jayanegara, Kepala Bulog Kanwil Jambi, para Kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta para tamu undangan lainnya.
Kepada wartawan usai pelepasan penyaluran bantuan, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan ini sangat membantu masyarakat Provinsi Jambi, terutama dalam menghadapi inflasi.
“Pemerintah menyiapkan cadangan beras pangan untuk Jambi 2600 ton per bulan selama 6 bulan. Penerimanya sekitar 200 ribu warga. Nah, ini membantu masyarakat terutama menghadapi inflasi. Kemarin juga ada (bencana) karhutla dan banjir segalanya,” ujar Gubernur Al Haris didampingi Kadis Kominfo Provinsi Jambi, Ariansyah.
Untuk itu, Gubernur Al Haris berharap penyaluran bantuan ini tepat sasaran bagi masyarakat yang secara ekonomi sangat membutuhkan.
Selain beras, pemerintah juga kembali memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan demi bantuan ini, diharapkan Gubernur Al Haris dapat mengatasi permasalahan ekonomi di masyarakat.
“Kita berharap beras dikirim ke masyarakat dan penerimanya betul-betul warga yang membutuhkan yang kondisinya secara ekonomi berat,” harap Gubernur Al Haris.
“Kita berharap bantuan ini semua dapat mengatasi permasalahan-permasalahan ekonomi masyarakat dewasa ini,” pungkas Gubernur Al Haris.
Sebelumnya, Menko Airlangga Hartarto dalam sambutannya menjelaskan bahwa hari ini baru disalurkan secara simbolis sebanyak 1 ton beras untuk 100 warga penerima.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Jambi, Perum Bulog dan PT. Pos Indonesia dalam hal penyaluran bantuan ini ke masyarakat.
“Pemerintah juga sudah memutuskan penyaluran bantuan langsung tunai yang diberikan kepada 18 juta penduduk, dan itu akan dipersiapkan akhir bulan ini atau awal bulan depan. Yang terdiri dari 200 ribu per bulan, dan ini akan disalurkan melalui PT. Pos,” jelas Menko Airlangga.
Menko Airlangga juga menambahkan bahwa cadangan beras untuk Provinsi Jambi saat ini termasuk dalam kategori aman, selain itu Provinsi Jambi tingkat inflasinya juga rendah.
“Provinsi Jambi tadi saya lihat stok nya aman, yaitu 15.283 ton, dan pelaksaan yang sekarang ini adalah untuk 10 kg per orang, dan berdasarkan data tingkat inflasinya sekitar 2,63 dan ini mengalami penurunan terus menerus,” ujar Menko Airlangga. (arm)

Gubernur Al Haris: PMII Jambi Sukses Mencetak Kader

JAMBI, berjambi.com – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH mengatakan bahwa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Jambi sukses mencetak kader dalam berbagai sektor di Provinsi Jambi. Hal ini disampaikannya pada Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Provinsi Jambi, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu (27/01/2024).

“PMII Jambi ini sudah sukses mencetak para kadernya, saat ini kita sudah mempunyai Rektor UIN STS Jambi, Kakanwil Kemenag Agama Provinsi Jambi juga kader PMII, selain itu juga banyak Profesor dan Doktor dan lain sebagainya. Artinya ini adalah pertanda bahwa PMII sukses mencetak para kadernya dengan segala dinamika yang dilalui dan pada akhirnya mereka punya prestasi luar biasa,” ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris mengatakan, Pergerakan mahasiswa telah turut berkontribusi mewarnai dan membentuk tatanan perubahan zaman. Selain itu, kehadiran Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sebagai suatu wadah berkumpulnya alumni organisasi PMII lintas generasi dan lintas profesi, melanjutkan perjuangan dengan menggagas ide maupun pemikiran besar yang didialektikakan dan dimanisfetasikan dalam langkah nyata perbaikan dan pergerakan sesuai dengan perannya masing-masing dalam masyarakat.
“Besar harapan kami, pemikiran dan pengalaman para alumni PMII Provinsi Jambi ini dapat internalisasikan untuk membaca isu-isu strategis, agama, maupun sosial masyarakat, baik di tingkat daerah, nasional maupun secara global, termanifestasi menjadi masukan, gagasan maupun kritik konstruktif untuk membantu pemerintah daerah dalam merespon berbagai isu dan perubahan masyarakat serta dunia,” harap Gubernur Al Haris.
Lebih lanjut orang nomor satu di provinsi Jambi ini mengucapkan selamat Kepada Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I dan Pengurus lainnya yang telah dilantik menjadi Pengurus IKA PMII Jambi.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan selamat kepada Pengurus Wilayah Ikatan Alumni PMII Provinsi Jambi yang telah dilantik. Pelantikan bukan formalitas semata, namun menyimpan tanggung jawab, moralitas, etika dan kewajiban yang mesti dijalankan dengan penuh amanah, baik untuk kemajuan organisasi maupun untuk kemaslahatan masyarakat. Semoga dapat membawa kemajuan bagi organisasi dan anggota, menyelaraskan diri dengan program pembangunan Provinsi Jambi, sehingga berdampak bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ucap Gubernur Al Haris.
“Demi kemajuan Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi siap dan sedia menerima masukan dari semua elemen masyarakat, termasuk organisasi IKA-PMII, baik berupa saran maupun kritik yang bersifat kontributif dan konstruktif untuk pembangunan Provinsi Jambi yang jauh lebih baik,” pungkas Gubernur Al Haris.
Sebelumnya, Ketua Umum Pengurus Wilayah IKA PMII Provinsi Jambi yang juga sekaligus Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I mengatakan, kader pergerakan harus tetap berjuang dengan prinsip dan fitrah Ahlussunah Wal Jama’ah. “Kader PMII harus menjadi Mujahidin yang selalu berinovasi, yang membawa kemaslahatan dengan tujuan pembangunan pusat dan daerah,” ujar Wagub Sani.
Sementara itu, Wakil Sekretaris PB IKA PMII Dr. Muhammad Faesal mengatakan, pergerakan mahasiswa Islam Indonesia sebagai wujud kesadaran dari alumni PMII bahwa cita-cita bangsa pada hakekatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. “Pembangunan manusia Indonesia seutuhnya baik itu material maupun non material, moral maupun spiritual, tentu harapannya dalam naungan lindungan dan ridho Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan demikian jika PMII memandang bahwa tujuan pembangunan nasional adalah terwujudnya masyarakat adil dan makmur sejahtera dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” kata Muhammad Faesal. (arm)

Caleg DPR RI PKB Dapil Jambi Elpisina Ungkap Solusi Atasi Benang Kusut Polemik Angkutan Batubara di Jambi

PEMERINTAH Provinsi Jambi secara resmi mengambil kebijakan dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor : 1/INGUB/DISHUB/2024 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Batubara untuk melarang angkutan batubara melewati jalan nasional hingga jalur khusus batubara selesai.

Keputusan ini diambil Gubernur Jambi dengan mempertimbangkan beberapa imbas negatif yang muncul akibat Operasional angkutan batubara ini, mulai dari kemacetan, jalan rusak hingga laka lantas yang terjadi di jalanan yang dilalui oleh angkutan batubara.

Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jambi, Elpisina mengatakan bahwa selaku putra asli Jambi dirinya merasa senang dengan adanya usaha tambang batubara yang membuka lapangan pekerjaan serta mampu menyerap tenaga kerja di Jambi.

“Saya selaku masyarakat Jambi support banyak investasi masuk ke Jambi, banyak orang Jambi yang bisa bekerja di perusahaan tambang, dan ini memberikan manfaat kepada masyarakat Jambi,” ujar Elpisina Selasa (23/1/2024).

Namun demikian, dirinya mengakui bahwa disamping memiliki dampak positif, usaha tambang batubara ini juga memiliki imbas negatif yang dirasakan sebagian masyarakat Jambi.

“Cuma ada efek negatif akibat dari usaha pertambangan batubara ini, salah satunya jalanan yang macet disebabkan angkutan batubara,” katanya.

Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi itu menyebut, bahwa usulan dari sebagian masyarakat agar usaha tambang batubara segera ditutup rasanya sulit untuk direalisasikan, mengingat banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada usaha tersebut.

“Ada masyarakat yang bertanya kepada saya apa solusinya, apakah kita tutup saja tambang batubara.
Saya rasa dengan kondisi sekarang tidak mungkin lagi kita menutup tambang, karena sudah banyak masyarakat Jambi yang menggantungkan hidup di usaha pertambangan batubara,” jelasnya.

Caleg DPR RI PKB Dapil Jambi itu berpendapat, justru bagaimana cara untuk mendorong pemerintah pusat agar secepatnya ikut ambil bagian dalam menyelesaikan pembangunan jalan khusus angkutan batubara di Jambi ini.

“Solusinya karena pajak yang telah dihasilkan dari usaha tambang batubara ini langsung ke pusat, maka saya pikir pemerintah pusat tidak boleh berdiam diri, artinya pemerintah pusat harus terlibat langsung dalam pembangunan jalan khusus yang ada di Jambi,” tutur pria yang tengah menempuh pendidikan jenjang doktoral tersebut.

Elpisina pun mengakui bahwa jalan khusus angkutan batubara sudah mulai dikerjakan sejak beberapa waktu lalu, namun hal tersebut merupakan kontribusi dari pihak swasta serta dibantu oleh APBD.

“Nah, yang kita mau itu pemerintah pusat harus campur tangan langsung disitu, apakah mungkin sebagian APBN dialokasikan khusus kesana atau bagaimana,” tandasnya.

Karena menurutnya, pemerintah daerah tidak akan mampu untuk menyelesaikan jalan khusus angkutan batubara dengan APBD yang terbatas.

“Pertama APBN juga harus ikut digelontorkan untuk mempercepat pembangunan jalan khusus batubara ini, dan juga dialokasikan untuk sarana prasarana jalur sungai, karena kita punya sungai Batanghari yang bisa kita optimalkan,” jelas Elpisina.

“Itulah yang menjadi salah satu misi saya nanti di Senayan, bahwa pembangunan jalan khusus ini harus saya dorong, bagaimana pemerintah pusat harus terlibat aktif dalam penyelesaian jalan khusus batubara tersebut,” kata pria yang merupakan kader murni PKB tersebut.

Sementara itu, terkait Instruksi Gubernur yang melarang angkutan batubara melewati jalan nasional hingga jalur khusus batubara ini selesai, menurutnya merupakan kebijakan yang terpaksa dilakukan pemerintah daerah.

“Sekarang dilemanya begini, mau kita tutup kan tidak mungkin, sudah berapa banyak masyarakat Jambi yang menggantungkan hidupnya disana,” ucap pria yang akrab disapa Ning Elpis tersebut.

“Mau kita operasikan tambang lewat jalur khusus, jalurnya belum siap. Mau kita operasikan lewat jalur umum, kapasitas jalannya tidak memadai, jadi ini kan dilema,” sambungnya.

Imbas dari pelarangan aktivitas angkutan batubara melewati jalan nasional ini, kemarin ratusan sopir angkutan batubara menggelar aksi unjuk rasa yang mengakibatkan fasilitas di kantor Gubernur Jambi rusak.

Elpisina pun mendesak pemerintah daerah sesegera mungkin dalam menyelesaikan jalur khusus angkutan batubara ini, dan turut mendorong pemerintah pusat ikut andil dalam pembangunan jalan khusus tersebut.

“Saya pikir pemerintah daerah cukup dilema dengan kondisi saat ini. Namun demikian pemerintah daerah harus segera mungkin menyelesaikan jalan khusus dan dibantu dengan pemerintah pusat,” pungkasnya. (***)

PEJABAT UIN STS JAMBI: Jadilah Pohon Rindang di Tengah Padang

0

MENARIK, unik dan filosofis. Di tengah sinar mentari, Prof. Dr. As’ad Isma, M.Pd. memimpin upacara pelantikan pejabat baru UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi periode 2023-2027. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang selelalu dengan setelan jas hitam dan dasi merah, kali ini pejabat yang dilantik hanya mengenakan setelan batik. Pelantikan yang digelar di lapangan terbuka kampus UIN STS Jambi tersebut terkesan unik dan penuh filosofis. Agaknya, Prof. As’ad sengaja memilih lokasi tersebut agar para pejabat baru yang dilantik senantiasa mengingat tanggung jawab mereka kepada institusi dan masyarakat luas.

Tanggung jawab mereka tidak hanya diselesaikan di balik meja dan ruang kerja yang megah dan penuh kenyamanan, tapi harus berani turun ke akar rumput untuk melihat langsung orang-orang yang mereka pimpin. Sebuah pesan yang sangat membumi di tengah krisis kepemimpinan negari ini. Bukan krisis jumlah pemimpin, tapi krisis nilai-nilai kepemimpinan. Hebat!

Dalam sambutannya, Prof. As’ad menyampaikan sebuah filosofi pohon yang diharapkan mampu memotivasi para pejabat baru dalam memajukan UIN STS Jambi. Ibarat pohon yang kokoh, UIN STS Jambi membutuhkan tiap bagiannya bekerja optimal demi pertumbuhan universitas ke depannya. Ini tentu sejalan dengan petuah adat orang Jambi yang berbunyi, _“Pemimpin itu bak kayu gedang di tengah padang; daun rindang tempat beteduh, dahannyo tempat begantung, batang gedang tempat besandar, akarnyo kukuh tempat beselo”._

Agaknya, Prof. As’ad ingin menerapkan nilai-nilai ini terhadap para pemimpin yang baru dilantik. Ada harapan baru bahwa para pejabat ini mampu menjadi batang pohon yang kokoh sebagai penopang UIN STS Jambi. Mereka harus sigap menangani berbagai masalah dan tantangan yang muncul. Selain itu, sebagai batang, para pejabat juga dituntut bijaksana dalam mengambil keputusan demi kemajuan UIN STS Jambi.

Batang tempat bersandar juga bermakna jangan sampai para pejabat UIN ‘tipis kuping’ jika banyak mendapat keluhan dan kritikan dari warga UIN Jambi, dari mahasiswa hingga para pegawai dan bahkan Masyarakat luas. Intinya, jadilah batang yang memang siap ‘disandari’.

Sementara bagi yang menjadi cabang pohon, Prof. As’ad berpesan agar mereka dapat menjembatani komunikasi antara pimpinan dan staf/dosen. Para cabang pohon dituntut peka dan responsif terhadap aspirasi bawahan, sekaligus memberikan dukungan moril dan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Dengan demikian, kerja sama dan sinergi dapat terjalin harmonis di tubuh UIN STS Jambi.

Pesan filosifis ini seyogyanya harus digarisbawahi oleh setiap orang di organisasi akademik Islami ini. Sudahi berbagai konflik yang ada. Akhiri ketegangan yang terjadi. Kedepankan nilai-nilai silaturrahmi. Kata kuncinya, kerja sama dan sinergi. Seperti pohon, masing-masing penting dengan perannya. Tidak boleh ada yang merasa paling hebat di kampus ini!

Selanjutnya, kepada para pejabat yang berperan seperti daun, jadilah orang yang senantiasa melindungi dan memberi keteduhan bagi sivitas akademika UIN STS Jambi. Daun yang rindang melambangkan kepedulian dan dedikasi pejabat terhadap institusi. Daun juga diminta tetap segar dan hijau, melambangkan semangat dan kreativitas tiada henti dalam memajukan UIN STS Jambi.

Begitu juga yang menjadi buah, jadilah teladan dan buah yang manis. Buah yang manis melambangkan kepribadian positif dan keteladanan yang ditunjukkan pimpinan kepada bawahannya. Buah manis juga merepresentasikan prestasi dan capaian gemilang UIN STS Jambi di bawah kepemimpinan para pejabat baru. ‘Buah’ yang manis ini tentu juga harus dirasakan oleh Masyarakat Jambi dan Indonesia secara umum.

Adapun pejabat yang berperan seperti bunga, teruslah berkembang, mekar dan menebarkan aroba harum semerbak dengan segala potensi yang dimiliki. Bunga yang indah dan harum melambangkan kemajuan pesat UIN STS Jambi di berbagai bidang ilmu pengetahuan. Bunga juga merepresentasikan keindahan tata kelola dan iklim akademik yang kondusif di UIN STS Jambi.

Terakhir, jadilah akar yang kuat mencengkeram ke tanah. Meski tak terlihat secara langsung, peran akar sangat vital bagi pertumbuhan pohon. Demikian pula peran para pejabat ‘akar’ yang bekerja di belakang layar sangat besar artinya bagi pertumbuhan dan kesuksesan UIN STS Jambi. Mereka adalah penggerak utama roda organisasi di balik tabir yang menunjang aktivitas harian kampus.

Filosofi pohon ini mengingatkan para pejabat baru UIN STS Jambi bahwa memajukan universitas bukanlah tugas yang ringan. Dibutuhkan kerja sama dan dedikasi seluruh elemen layaknya bagian pohon yang saling menopang. Saatnya membagngun kesadaran Bersama untuk bersinergi demi mewujudkan UIN STS Jambi sebagai kampus unggul berkualitas tinggi dan berdaya saing global.

Akhirnya, kini jabatan itu sudah di pundak masing-masing. Ingatlah bahwa jabatan itu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Yakinlah, seluruh civitas akademika UIN ST Jambi menaruh harap yang tak terkira agar lembaga ini terus tumbuh kokoh bagai pohon yang rindang, tempat bernaung dan mencari ilmu bagi putera puteri bangsa. Dengan filosofi pohon ini, yakinlah masa depan UIN STS Jambi akan semakin cemerlang di bawah kepemimpinan Prof. As’ad dan para pejabat baru yang telah dilantik. Majulah UIN STS Jambi! Semoga. (Penulis adalah akademisi UIN)

Caleg PKB Dapil Alam Barajo Ahmad Farhan Habibi Sumbang Lampu Penerangan Jalan, Bukti Nyata Realisasikan Aspirasi Warga

0

JAMBI, berjambi.com _ Lampu penerangan jalan ini hadir berkat kontribusi Caleg DPRD Kota Jambi Dapil Alam Barajo dari PKB, Ahmad Farhan Habibi yang menjawab langsung kegelisahan masyarakat selama ini.

“Senang rasonyo selamo 13 tahun tinggal disini baru ini lah lampu jalan dipasang, padahal dalam Kota dapat penerangan jalan be idak,” ujar Saleh warga RT.05 Kelurahan Kenali Besar.

“Padahal didekat sini ado dewan yang sudah jadi. Habibi sudah berikan bukti,” timpalnya.

Ia pun menyampaikan harapannya agar Ahmad Farhan Habibi dapat terpilih dan menjadi penyambung lidah rakyat di DPRD Kota Jambi serta memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya di wilayah alam barajo.

Sementara itu Ahmad Farhan Habibi mengatakan, jika dirinya ingin membuktikan bahwa yang selama ini disampaikannya kepada masyarakat alam barajo bukan hanya sekedar janji melainkan bukti nyata pengabdiannya kepada masyarakat.

“Ya kebetulan ini ada lampu jalan yang kita pasang di beberapa titik, mudah-mudahan dengan hadirnya lampu penerangan jalan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Habibi, Senin (15/1/2024).

Habibi yang juga merupakan pengurus HIPMI Provinsi Jambi itupun juga berkomitmen ingin merubah cara pandang masyarakat selama ini terhadap politisi yang memiliki image negatif karena dianggap hanya menebar janji manis.

“Saya mempunyai komitmen bagi masyarakat Kota Jambi khususnya di Kecamatan alam barajo ini agar aspirasi serta kepentingan mereka nantinya betul-betul tersampaikan dan terealisasi melalui perwakilannya di legislatif,” jelasnya.

Habibi pun menyampaikan pesan dari Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi yang juga merupakan Caleg DPR RI PKB Dapil Jambi, Elpisina yang berpesan agar jalur politik ini hendaknya menjadi sarana untuk bermanfaat bagi orang banyak.

Pengusaha muda itu juga berharap nantinya jika diamanatkan oleh masyarakat alam barajo untuk menyuarakan aspirasi di parlemen, ia dapat berbuat lebih banyak lagi untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat. (***)