Beranda blog Halaman 77

Belajarlah : Pasti Berguna

0

SEDIKIT berbagi pengalaman. Dulu, sewaktu S1 saya pernah mengambil mata kuliah ‘Hubungan Kerja’ di Jurusan Hububungan Internasional, Fisipol Universitas Gadjah Mada. Mata kuliah yang sama sekali tidak nyambung dengan jurusan saya, Sastra Inggris di Fakultas Ilmu Budaya. Saya pernah pula mengikuti pelatihan Hipnotis pada tahun 2012 ketika hipnotis masih sangat tabu bagi kalangan akademisi dan masyarakt umum. Dan entah berapa banyak lagi pelatihan-pelatihan yang ‘di luar’ jalur yang saya ikuti.

Saya ingat betul komentar ringan para sahabat waktu itu, ‘untuk apa?’. Jujur, Saya sendiri sebenarnya tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Yang saya tahu, saya tertarik untuk mempelajarinya dan yakin pada masanya pasti berguna.

Betul saja, beberapa tahun kemudian, saya bekerja di sebuah Perusahaan swasta. Saya dipercaya menjadi humas dan ada di tim community development (Comdept). Di Perusahaan lain saya pernah di percaya menjadi manajer dan general manajer (GM). Saya merasakan betul betapa ilmu-ilmu itu kemudian sangat bermanfaat.

Dengan ilmu hipnotis pula saya bisa manfaatkan untuk dunia komunikasi dan public speaking. Saya kembangkan menjadi hipno-teaching, hipno-forensic, hipno-communication, dan seterusnya. Intinya semua bermanfaat.

Saya kemudian yakin sekali bahwa tidak ada ilmu yang sia-sia, setiap pengetahuan memiliki nilai dan manfaatnya sendiri. Mungkin ada kalanya kita belajar sesuatu yang pada awalnya tidak tampak relevan dengan jalur pendidikan atau karier kita, namun ternyata ilmu tersebut dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam hidup kita.

Pendidikan formal seringkali memberikan panduan mengenai mata kuliah dan bidang studi yang harus diambil. Namun, seperti yang saya alami ketika mengambil mata kuliah ‘Hubungan Kerja’ di Jurusan Internasional, kadang-kadang kita dapat menemukan pelajaran berharga di luar bidang utama kita.

Pesan yang ingin disampaikan adalah pentingnya sikap terbuka terhadap pembelajaran. Terkadang kita mungkin meragukan relevansi suatu ilmu dengan kehidupan kita, namun paling tidak dari apa yang saya lewati dengan mengaplikasikan ilmu yang “tidak sengaja” diperoleh menjadi motivasi untuk terbuka dengan ilmu pengetahuan.

Peluang untuk belajar tidak hanya datang dari pendidikan formal di bangku sekolah atau perguruan tinggi, namun juga melalui berbagai pelatihan, seminar, atau kursus.

Jangan biarkan diri terlalu banyak terjebak dalam pertanyaan “untuk apa?”. Sebaliknya, adopsi sikap ingin tahu dan rasa ingin belajar dapat membuka jalan menuju pemahaman yang lebih luas dan mendalam.

Keberagaman ilmu membawa kekayaan dalam kehidupan. Ilmu yang kita peroleh dari berbagai sumber dapat memberikan dimensi baru dalam memandang dunia dan menghadapi tantangan. Dengan memiliki pengetahuan yang beragam, kita menjadi lebih siap untuk menghadapi perubahan dan situasi yang beragam pula.

Ilmu bukan hanya sekadar alat untuk mencapai sukses dalam karier, namun juga sebagai sarana untuk memperkaya pengalaman hidup secara keseluruhan.

Akhirnya, ayo teruslah menimba ilmu apa saja. Belajarlah dengan giat dan bersemangat, tanpa mengabaikan peluang-peluang baru di luar bidang utama kita. Siapkan diri untuk menghadapi keberagaman ilmu dan manfaatkan setiap pengetahuan yang didapat untuk meraih kesuksesan dan keberhasilan dalam berbagai aspek kehidupan. Semoga#- (Penulis adalah Pengamat Sosial Politik)

Mengayomi Insan Siber, SAH Terima Penghargaan Sahabat Pers Indonesia dari SMSI Pusat

JAKARTA- Memiliki kedekatan profesional dengan awak media, Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM dikenal sosok yang mengayomi dan informatif pada wartawan.
Maka tak heran anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini diangkat sebagai Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jambi sebagai wadah pengusaha media online berhimpun.
Bukan hanya itu legislator yang dikenal bapak beasiswa Jambi itu, kini dianugerahi penghargaan Sahabat Pers Indonesia oleh SMSI Pusat. Pemberian penghargaan ini dilaksanakan dalam rangkaian acara Malam Anugerah dan Peluncuran Buku SMSI ‘Ekspedisi Geopark Kaldera Toba 2023’.
Pemberian yang diterima SAH ini merupakan anugerah bergengsi yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, Jumat malam (11/8), di hall Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih No.32-34, RT.11/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat.
Ketua SMSI Pusat Firdaus mengatakan, SMSI secara berkala setiap tahun memberikan apresiasi dalam bentuk pemberian anugerah kepada tokoh masyarakat, profesional dan pemimpin daerah yang telah berjasa kepada masyarakat Pers Indonesia.
‘’Bapak Sutan Adil Hendra atau yang biasa kita sapa Pak SAH, salah satu tokoh yang layak menerima penghargaan ini, kami ucapkan selamat,’’ ujar Firdaus di Jakarta.
Selanjutnya ia menambahkan, penghargaan ini diberikan, dengan pertimbangan, sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Provinsi Jambi, SAH turut berkontribusi pada pembangunan masyarakat pers, khususnya media siber di Provinsi Jambi.
Selain itu, SAH juga diketahui turut serta mendorong jurnalisme yang berkelanjutan dengan mendukung Karya Latih Wartawan (KLW) atau Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
‘’Pak SAH turut berkontribusi membina media dan SDM SMSI di Jambi,’’ pungkasnya.
Selanjutnya Ketua SMSI Provinsi Jambi Mukhtadi Putranusa yang juga hadir saat acara Malam Anugerah dan Peluncuran Buku SMSI ‘Ekspedisi Geopark Kaldera Toba 2023’ itu, mengatakan, kedekatan SAH dengan insan pers di Jambi sebenarnya sudah terjalin jauh sebelum lahirnya SMSI. Ini ditandai dengan rutinnya publikasi yang dilakukan oleh Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi itu di berbagai media massa, baik cetak, online maupun televisi di Provinsi Jambi. Dan itu berjalan hingga saat ini.
‘’Itulah salah satu bentuk kontribusi SAH pada pembangunan masyarakat pers, khususnya media siber di Provinsi Jambi,’’ ujar Mukhtadi.
Sebegai Ketua Dewan Pembina SMSI Provinsi Jambi, di tengah kesibukannya di DPR RI, kata Mukhtadi, SAH sengaja meluangkan waktu untuk sekedar memberi motivasi kepada wartawan, khususnya anggota SMSI, sebelum pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan dilakukan.
‘’SAH juga selalu memberi masukan dan arahan kepada pengurus SMSI Provinsi Jambi. Bahkan, beliau ikut turun langsung dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh SMSI. Mulai dari persoalan stunting, covid 19, hingga berbagai kegiatan lainnya, yang tentunya bermuara pada peningkatan SDM SMSI Provinsi Jambi,’’ tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah SAH usai menerima penghargaan di Jakarta, mengatakan, rasa syukur, bangga sekaligus memberikan apresiasi kepada SMSI yang terus secara berkala memberikan anugerah kepada tokoh masyarakat, profesional dan pemimpin daerah yang telah berjasa kepada masyarakat Pers Indonesia. Ini tentu bermakna positif dalam pembangunan dunia pers ke depannya.
‘’Alhamdulillah, ini patut kita syukuri bersama. Saya apresiasi komitmen SMSI dalam rangka pengembangan SDM insan pers Indonesia, khususnya Jambi. Saya sampaikan juga ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus SMSI pusat atas anugerah ini, Insya Allah SAH akan tetap dan selalu menjadi Sahabat Pers Indonesia,’’ pungkasnya. (*)

PIT Express AHASS, Layanan Servis Motor Cepat Gak Pake Antri

0

BANGKO, berjambi.com – Bengkel Resmi sepeda motor Honda atau yang sering disebut dengan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) terus memberikan layanan terbaik untuk konsumen setianya.

Banyak konsumen yang merasa bosan karena menunggu lama saat service motor, dikarenakan hal tersebut AHASS memberikan layanan servis cepat yaitu PIT Express.

Kepala Cabang Tunas Dwipa Matra (TDM) Bangko Victor Pratama mengatakan demi memanjakan konsumen setia sepeda motor Honda dan meningkatkan layanan purnajual, kami memberikan layanan PIT Express servis cepat cukup dengan 5 – 15 menit saja.

PIT Express merupakan layanan penggantian sparepart ringan atau perawatan service rutin yang mencakup penggantian oli dan penggantian suku cadang tertentu.

“Kami sangat prioritaskan kebutuhan konsumen, PIT Express Outdoor kami menjadi jawaban tepat atas rasa gundah konsumen yang memiliki aktifitas padat dan tidak mau mengantre lama” tambah Victor.

Layanan menarik ini sangat mudah ditemukan, konsumen cukup datang ke AHASS terdekat saja, lalu duduk manis sambil menikmati keterampilan mekanik bekerja. Jika konsumen ingin memilih kapan waktu yang tepat untuk service, bisa melakukan Booking Service dengan nomor hotline AHASS TDM Bangko : 0853-8105-3639.

“Dengan melakukan service secara rutin maka kita telah mengurangi resiko kecelakaan dan kerusakan ketika berkendara, jadi selalu kami ingatkan untuk melakukan service motor Honda hanya di AHASS karena sudah pasti sparepartnya asli dari pabrikan dan mekaniknya handal” tutup Victor.

General Manager Service and Part PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Erwin Susanto menambahkan bahwa layanan Pit Express ini ada di seluruh gerai bengkel resmi AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) se-Provinsi Jambi dengan 27 Pit Express Outdoor yang berlokasi di halaman depan Bengkel dan 33 Pit Express indoor yang ada didalam area Bengkel. (arm)

Gus Imin dan Politik Kemanusiaan

0

TIDAK banyak Ketua Umum Parpol dengan latar belakang aktivis. Untuk Partai Senayan, Gus Imin satu-satunya. Ketum Parpol lainnya umumnya adalah elit bisnis dan ada yang berlatar belakang militer. Mungkin karena itu, PKB tumbuh besar dan berkembang tanpa ditopang oleh kekuatan elit bisnis. Bagi kader-kader PKB seperti saya, hal ini tentu suatu kebanggaan tersendiri. Satu lagi, pengurus PKB juga tidak ada yang berlatang belakang mantan petinggi di TNI/Polri. Masuknya Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji sebagai caleg DPR RI mencatat sejarah baru di PKB.

Tanpa sokongan pendanaan dari elit bisnis, Gus Imin  sukses memimpin PKB. Dari Pemilu ke Pemilu raihan suara PKB terus meningkat. PKB menjadi pememang ke-IV pada Pemilu 2019 dan menjadi Partai Religius-Nasionalis terbesar di Indonesia. Gus Imin juga berhasil membawa PKB menjadi partai yang tansformatif, responsif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi dan warisan pemikiran dari para pendiri PKB. Keperpihakan terhadap kemanusiaan dan kaum mustadha’afin yg merupakan ajaran Gus Dur dan para kiai-kiai NU menjadi amanah yang wajib dijalankan oleh para kader.
Dorongan dan anjuran yang terus menerus disampaikan oleh Gus Imin kepada seluruh pengurus dan kader bahwa Politik adalah jalan mulia untuk memperjuangkan kemanusian dan memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat menjadi lahan lahan pengabdian yang memberi insentif ekletoral bagi kemenangan PKB di masa sekarang dan di masa-masa yang akan datang.

Apa yang dilakukan oleh Gus Imin  ini tidak hanya membuat PKB eksis dan aktual. Akan tetapi lebih jauh dari itu, politik rahmatan lil alamin yang dijalan oleh PKB membuat Nahdhatul Ulama (NU) menjadi eksis dan aktual. Mengapa demikian? Karena para kiai telah bersepakat bahwa NU tidak boleh absen dalam segenap proses politik kebangsaan. Jikalau absen, itu berarti bahwa NU telah meninggalkan tanggungjawab dalam menjalankan amar ma’ruf nahi mungkar dalam kehidupan bernegara. Hal ini merupakan “khittah perjuangan NU” sebagaimana ditulis Kiai Achmad Siddiq di tahun 1983:

“Sejak NU telah menetapkan khittahnya, organisasi para ulama ini telah pula memprioritaskan mahtsabah alaih (sasaran) dalam amar ma’ruf dan nahi mungkari pada masyarakat baik secara individual maupun kolektif. Urusuan pemerintahan dan politik adalah merupakan kebutuham yang wajar bagi kehidupan masyarakat yang sudah tersusun, supaya ketertiban umum terpelihara, kesejahteraan umum dapat ditingkatkan dan dikembangka untuk mencapai rahmatan lil alamin”

Jadi selama PKB menjalankan politik kemanusiaan dan politik rahmatan lil alamin, maka sejatinya PKB telah menjalankan khittah perjuangan NU sebagaimana ditulis Kiai Achmad Siddiq tersebut di atas. Dengan demikian, maka rahmat dan pertolongan Allah akan senangtiasa menyertai perjuangan Gus Imin dan PKB atas berkah dari para ulama. Rahmat dan pertolongan Allah ini tidak bisa dibendung oleh pernyataan-pernyataan politik dari segelintir Pengurus Besar Nahdhatul Ulama. Yuk kaum nahdhiyyin di seluruh dunia bersatulah untuk mewujudkan “khittah perjuangan NU” yang sedang diperjuangkan oleh PKB. (TA Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar)

Asosiasi Penambang Tanah Pertiwi Dilaunching

JAKARTA – Asosiasi Penambang Tanah Pertiwi (ASPETI) berencana menggelar acara Launching dan FGD (Focus Group Discussion), “Kutukan Sumber Daya Alam” dengan mengambil topik meneroka (mengeksplor) mekanisme dokumen pertambangan (Analisa: Kasus Dokumen Terbang Merugikan negara 5,7 T), pada Kamis, 10 Agustus 2023, di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta.

Acara yang akan dipandu oleh Niko Adrian ini akan dihadiri para pemangku kepentngan di
bidang minerba dan sejumlah narasumber diantaranya: Rizal Kasli (Ketua Umum Perhapi),
Yosef C.A Swamidharma (Perwakilan IAGI), Taruna Adji (Pelaku Usaha Tambang), Jeffisa Putra Amrullah (Pelaku Usaha Tambang) dan Arie Nobelta Kaban (Praktisi Hukum)

Seperti diketahui, Indonesia menjadi salah satu negara dengan produksi dan cadangan bahan tambang terbesar di dunia. Berdasarkan data terbilang tahun 2014, Indonesia memiliki persediaan tmah terbesar kedua di dunia, emas diurutan ke enam, dan panas bumi di puncak teratas.

Bertautan dengan hal tersebut pula negara ini menjadi penghasil nikel terbesar ketiga, bauksit diurutan ke dua, gas di posisi Sembilan.

Namun ada fenomena yang dikenal dengan istilah “Kutukan Sumber Daya Alam” bagi Negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah ini.

Paradoks atau fenomena ironi ini menyatakan bahwa negara yang kaya akan sumber daya alam, terutama yang tak terbarukan seperti minyak dan hasil tambang, cenderung lebih lambat mengalami pertumbuhan ekonomi jika dibandingkan dengan negara yang memiliki keterbatasan sumber daya alam.

Menurut para ahli, beberapa sebab munculnya paradoks tersebut ialah karena ketergantungan yang tnggi terhadap harga komoditas, volatilitas nilai tukar mata uang dan harga barang di pasar global, lemahnya inovasi dan menurunnya daya saing sektor lain sebagai akibat ekstraksi SDA, serta tumbulnya “natural resources corruption” oleh oknum-oknum tertentu yang dapat merugikan negara melalui modus operandi dari sistem yang kompleks.

Ketua Panitia Acara, Agung Setiabudi, menyampaikan FGD ini melibatkan para pemangku
kepentingan di bidang minerba dengan tujuan agar ada kesepahaman bersama terkait
aturan, kebijakan dan regulasi penambangan sehingga dapat berjalan sesuai dengan
koridornya.

“Kami harap dari FGD ini semua pihak yang terlibat dapat memahami tupoksi baik di
Kementerian ESDM, pelaku usaha tambang, penegak hukum, maupun masyarakat. Selain itu, adanya jaminan keberlangsungan kegiatan pertambangan berdasarkan amanat konstitusi sesuai pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Agung dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Ketua ASPETI Andi Moch Adim, menjelaskan FGD ini diselenggarakan agar
para pemangku kepenƟngan dapat mendiskusikan dan memproyeksi industri pertambangan di masa mendatang.

Nantinya hasil FGD ini dapat menghasilkan pemikiran, apakah Indonesia sebagai Tanah
Surga pada babakan berikutnya akan mengalami involusi atau justru mampu meniadakan
kutukan untuk berkah yang dipersiapkan?,” paparnya.

Andi Moch Adim menambahkan, ASPETI ini hadir dengan visi mewujudkan kedaulatan energi
dan kemandirian bangsa Indonesia. Serta menciptakan iklim yang kondusif, ramah
lingkungan, berkelanjutan, berkeseimbangan, menjunjung tinggi kearifan dan budaya lokal dalam pengembangan dan pengelolaan pertambangan minyak dan gas bumi, mineral dan batubara, serta panas bumi.

“Kami harap dengan adanya ASPETI ini dapat menjadi barometer sekaligus penyeimbang antara Negara, para pelaku usaha tambang dan masyarakat,”. tutup Andi.
(arm).

WISUDAWAN UIN STS JAMBI: What’s Next?

0

PADA momen penuh kebanggaan, tanggal 8 Agustus 2023 lalu, UIN STS Jambi telah melahirkan 1.018 orang wisudawan yang siap melangkah ke ‘dunia baru’. Selamat kepada mereka yang telah berhasil meraih gelar sarjana, sebuah prestasi yang menggambarkan perjalanan panjang dan dedikasi dalam mengejar ilmu. Namun, seiring dengan perayaan ini, ada sebuah tanya: _What is next?_ ‘Setelah jadi sarjana, mau ngapain?’

Seperti sebelum-sebelumnya, sebagian kecil dari para wisudawan ini akan memilih melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, seperti S2 atau S3. Ini adalah langkah sangat baik walaupun membutuhkan kesiapan finansial, mental dan fisik, serta tekad untuk mengejar keunggulan akademis. Namun, ini juga merupakan kesempatan untuk lebih mengkhususkan diri dalam bidang yang diminati dan berpotensi membuka pintu untuk dunia akamik yang lebih mendalam.

Tidak kalah menarik adalah langkah berani memasuki dunia kerja atau bahkan berwirausaha. Bagi mereka yang memiliki keterampilan dan persiapan yang matang, peluang ini bisa menjadi jalan menuju kesuksesan.

Saat dunia kerja semakin kompetitif, para sarjana baru perlu siap beradaptasi dan belajar seiring dengan perkembangan zaman. Keterampilan yang relevan dan kemampuan berinovasi akan menjadi kunci untuk bersaing dan berkembang.

Memasuki duni kerja ini tentunya gelar sarjana saja belum cukup tapi harus ada keterampilan tambahan yang dapat dijakan ‘senjata’ untuk perang.

Namun, terdapat kenyataan yang tidak dapat diabaikan: sebagian besar dari para wisudawan mungkin masih belum memiliki rencana yang jelas. Ada yang bingung antara melanjutkan pendidikan atau langsung bekerja, dan ada juga yang tenggelam dalam ketidakpastian.

Bagi mereka, pesan yang jelas adalah jangan berhenti bergarak. Walaupun masa depan mungkin tampak kabur, tetapi setiap langkah kecil menuju tujuan akan membawa kita lebih dekat pada pencapaian yang diinginkan. Bergerak saja dengan doa dan usaha, sekecil apa pun itu.

Bagi yang memiliki jiwa kewirausahaan, membuka usaha bisa menjadi pilihan menarik. Provinsi Jambi yang kaya akan potensi menawarkan berbagai peluang bisnis yang dapat dieksplorasi. Namun, langkah ini juga tidak lepas dari tantangan. Menjadi seorang pengusaha memerlukan kerja keras, ketahanan mental, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis yang cepat.

Ikuti pelatihan-pelatihan atau sertifikasi di bidang yang diminati. Ambill sedikit waktu tambahan untuk membekali diri dengan skill tertentu sebagai senjata tambahan dari gelar serjana yang diraih. Saat ini banyak peluang-peluang usaha selagi tekun dan ulet.

Intinya, meskipun jalur yang akan diambil mungkin berbeda-beda, semangat untuk terus berkembang dan belajar harus tetap menjadi fokus utama. Dalam dunia yang terus berubah, kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi akan membawa keberhasilan jangka panjang.

Para wisudawan UIN STS Jambi memiliki potensi besar untuk meraih prestasi gemilang di berbagai bidang, baik dalam pendidikan lanjutan, dunia kerja, maupun dunia wirausaha. Anda memiliki hak untuk menentukan jalan hidup anda sendiri untuk masa depan.

Akhirnya, kepada para sarjana, cepat-cepat akhiri pestanya dan masuklah dunia nyata. Turunlah dari menara gading yang menjulang dan ‘action!’. Kepada kita semua, marilah kita mendorong para sarjana baru ini untuk memilih jalan dengan bijak dan berkomitmen untuk terus bergerak maju. Dengan kesiapan dan semangat yang tepat, mereka akan mampu menjadi kekuatan positif bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Selamat kepada para wisudawan, jadilah penerang di tengah kompleksitas dunia yang terus berkembang. Semoga#-(Pengamat Sosial dan Kebijakan Publik)_

Sungai Batanghari : Dibanggakan Tapi Terabaikan

0

SUNGAI Batanghari, sungai terpanjang di Sumatera, pernah menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat Jambi. Di masa lalu, seikit bernostalgia, saya dan kawan-kawan menjadikan Sungai Batanghari tempat bermain dan bahkan meminum airnya secara langsung karena kejernihan dan terjamin kesehatannya.

Namun, saat ini, Sungai Batanghari mengalami krisis salah satunya akibat terpapar merkuri dari penambangan emas ilegal yang dilakukan tanpa izin (PETI). Tidak sehat dan beracun.

Dulu, sungai ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat, berfungsi sebagai jalur transportasi air yang vital. Namun, ironisnya, kini airnya keruh dan beracun, mengancam ekosistem dan kesehatan warga sekitar. Perlu langkah nyata dan tanggap dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini.

Tindakan tegas terhadap para penambang emas ilegal di DAS Batanghari menjadi langkah penting untuk mengatasi masalah kerusakan lingkungan dan pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas mereka.

Pemerintah harus meningkatkan pengawasan dan patroli di sekitar DAS Batanghari untuk mengidentifikasi dan menghentikan aktivitas penambangan ilegal secara dini. Dalam hal ini, aparat keamanan, termasuk kepolisian dan aparat lingkungan hidup, harus bekerja sama secara terpadu.

Selain tindakan represif, pemerintah juga perlu meningkatkan edukasi dan kesadaran tentang dampak negatif dari penambangan ilegal bagi lingkungan dan masyarakat. Kampanye kesadaran dapat dilakukan untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam melindungi DAS Batanghari.

Salah satu cara untuk mengembalikan Sungai Batanghari adalah dengan memulihkan fungsinya sebagai jalur transportasi air yang efisien. Dengan mengoptimalkan pelayanan transportasi sungai, masyarakat dapat kembali menggunakan sungai ini untuk mobilitas dan transportasi barang, mengurangi tekanan pada jalan darat yang sering macet.

Tak hanya itu, potensi wisata Sungai Batanghari juga harus dimanfaatkan dengan maksimal. Dengan mempromosikan sungai ini sebagai destinasi wisata, masyarakat lokal bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari pariwisata, sementara para pengunjung dapat menikmati keindahan alam dan budaya yang ditawarkan.

Dalam upaya mengembangkan potensi wisata sungai, kegiatan-kegiatan tahunan seperti Kenduri Swarnabhumi dan lomba pacu jalur bisa menjadi magnet wisatawan. Acara-acara tersebut tak hanya mengundang partisipasi lokal, tetapi juga dapat menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Namun, perlu diingat bahwa semua upaya ini tidak akan berhasil tanpa komitmen dan aksi nyata dari pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Jambi. Normalisasi sungai harus menjadi prioritas untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem dan menyehatkan kembali air Sungai Batanghari. Langkah-langkah pengendalian penambangan emas ilegal juga harus ditingkatkan agar kerusakan lingkungan dapat diminimalisir.

Selain itu, kerjasama dengan para pihak terkait seperti LSM lingkungan, komunitas lokal, dan sektor swasta juga sangat penting untuk mendukung rehabilitasi Sungai Batanghari. Dengan bekerja sama, upaya pengembangan sungai sebagai sumber kebanggaan masyarakat Jambi dapat lebih efektif dan berkelanjutan.

Akhirnya, Pemerintah Provinsi Jambi harus memberikan perhatian serius dan tindakan konkret untuk mengatasi masalah Sungai Batanghari. Jika kita benar-benar bangga dengan Sungai Batanghari, maka jangan diabaikan.

Dengan menjaga kebersihan dan kelestarian sungai ini, bukan hanya kebanggaan masyarakat yang akan diangkat, tetapi juga ekonomi lokal yang dapat berkembang melalui pariwisata. Semoga Sungai Batanghari kembali menjadi aset berharga dan dihargai sebagai salah satu kekayaan alam Indonesia yang patut kita jaga dan nikmati Bersama. Semoga#- (Penulis adalah pengamat sosial dan politik)

Membuat Laporan Keuangan BUMDesa Kini Makin Mudah, Begini Caranya

JAMBI, berjambi.com – Sebagai sebuah intentitas bisnis, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) wajib membuat laporan keuangan per semester dan per tahun. Laporan keuangan tersebut berupa, laporan arus kas, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca, dan catatan terhadap pelaporan keuangan.

Lebih Jelas link ini https://www.youtube.com/watch?v=5j4DbOWcG7s&t=14s

Untuk laporan per semester, pengurus BUMDesa cukup menyampaikan ke kepala desa, BPD dan pengawas. Sedangkan untuk laporan tahunan harus dilaporkan saat Musyawarah Desa (Musdes). Oleh karena itu, kemampuan dalam pembuatan laporan keuangan merupakan hal yang perlu dimiliki oleh pengurus BUMDesa.

Lebih lengkap klik link https://www.youtube.com/watch?v=uNxKOvIrgmc

Penulis Buku Pintar BUMDesa A-Z, Mohd Haramen mengakui bahwa dengan lahirnya, Kepmendes 136 Tahun 2022, kini petunjuk pembuatan laporan keuangan bagi bumdesa lebih mudah dan lengkap. Ditambah lagi dengan adanya excel yang memudahkan penginputan transaksi yang dilakukan oleh BUMDesa untuk dijadikan laporan.

”Kini pengurus BUMDesa cukup memahami transaksi yang dilakukan, kemudian menjurnalkannya, lalu sudah bisa langsung jadi laporan keuangan berupa laporan arus kas, perubahan modal, laba rugi dan neraca,” tuturnya.,

Bahkan lanjutnya, sehat tidak sehatnya BUMDesa juga sudah langsung terbaca dalam laporan keuangan tersebut. Jika BUMDesanya sehat maka diberikan keterangan sehat, tetapi jika tidak sehat, maka dikatakan tidak sehat.

”Input transaksi di jurnal umum, dan kemudian aplikasi excel tersebut bisa langsung bisa memproses rasio modal terhadap keuntungan, rasio modal terhadap kas, dan lain-lain,” tegasnya. (arm)

Resmi, Ketua SMSI Provinsi Jambi Serahkan SK Kepengurusan SMSI Muaro Jambi

MUARO JAMBI – Ketua SMSI Provinsi Jambi, Muhtadi Putra Nusa resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan SMSI Kabupaten Muaro Jambi masa bakti 2023-2025.

Penyerahan SK dilakukan di Gedung Sekretariat SMSI Provinsi kawasan Pal V,, Kota Jambi, Jumat (4/8). Penyerahan SK ini diterima langsung oleh Ketua SMSI Muaro Jambi Junaidi didamping Wakil Bidang Pendaftaran dan Verifikasi Muzakkir.

Ketua SMSI Provinsi Jambi Muhtadi Putra Nusa berpesan kepada pengurus SMSI Kabupaten Muaro Jambi agar segera menyiapkan proses pelantikan agar berbagai program yang diwacanakan dapat berjalan.

Dirinya juga meminta agar pengurus SMSI Kabupaten Muaro serius membesarkan organisasi dan menjaga solidaritas dalam menjalankan roda organisasi.

“Besarkan organisasi SMSI ini di Muaro Jambi, jalin kerjasama dengan berbagai pihak. Kami yakin dan percaya kalian bisa dan mampu membawa SMSI lebih maju lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Muaro Jambi Junaidi mengatakan, saat ini proses pelantikan masih berproses.

“Masih dalam proses, progresnya baru 30 persen. Insyaallah berkat dukungan kawan kawan semua, dan ridho Allah, kegiatan bisa terlaksana dengan baik tanpa hambatan,” katanya singkat. (***)

Era Al Haris Investasi Dipermudah, Jambi Sukses Lampaui Target Pusat

JAMBI, berjambi.com –  Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi berkomitmen akan terus mempermudah izin bagi perusahan-perusahan yang akan berinvestasi dan regulasi serta akan meningkatkan kualitas dan kemudahan berusaha di Provinsi Jambi. Hal demikian dikemukan Gubernur saat membuka RAPAT ASISTENSI DAN FASILITASI PENYELESAIAN PERMASALAHAN PERUSAHAAN BESAR UNTUK MENUNJANG REALISASI INVESTASI DI PROVINSI JAMBI, bertempat di BW Luxury Hotel Jambi, Jumat (04/08/2023).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan terima kasih dan selamat datang di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah kepada Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi Republik Indonesia, Bapak Imam Soejoedi, SE, MM beserta rombongan yang telah berkenan hadir pada Rapat Asistensi dan Fasilitas Penyelesaian Permasalahan Perusahaan besar untuk menunjang Realisasi Investasi di Provinsi Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan realisasi investasi yang outputnya pada peningkatan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian daerah, sekaligus memfasilitasi hadirnya solusi terhadap hambatan progress investasi pada aktivitas penanaman modal di Provinsi Jambi. “Pada tahun 2023 target investasi yang diamanahkan Kementerian Investasi RI sebesar Rp. 9,86 Triliun, naik sebesar Rp. 1,86 Triliun dari tahun sebelumnya. Pemerintah Provinsi Jambi optimis untuk mencapai target. Saya sangat mengapresiasi pencapaian realisasi investasi di Provinsi Jambi pada Semester I Tahun 2023 sebesar Rp. 6,701 Triliun,” kata Gubernur Al Haris.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Al Haris juga menyampaikan bahwa kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam memajukan perekonomian daerah adalah mutlak diperlukan, agar sejalan dengan prioritas pembangunan di Provinsi Jambi. “Pemerintah Provinsi Jambi menyadari pentingnya inisiatif pemerintah untuk mendorong peningkatan investasi melalui kebijakan dan regulasi yang pro terhadap pertumbuhan perekonomian daerah,” ucap Gubernur Al Haris.
“Pemerintah Provinsi Jambi mendorong semua perusahan untuk menanamkan modalnya, juga pemerintah terus memperhatikan dalam mengembangkan atau dalam berusaha di Jambi ini, jika ada mengalami kendala-kendala dilapangan atau sebaliknya, di forum diskusi ini nanti kita buka, semua bisa bertanya,” lanjut Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris juga meminta kepada petugas yang dilapangan untuk mempermudah semua perusahan yang ingin berinvestasi di Provinsi Jambi. “Saya himbau petugas agar mempermudah perusahan yang berinvestasi di Provinsi Jambi, yang harus kita jaga yaitu kedua belah pihak harus saling menguntungkan,” pinta Gubernur Al Haris.
“Target pemerintah pada sektor investasi ini luar biasa termasuk cukup baik sebetulnya, tahun ini saja dari Rp. 9,8 Triliun tadi kita sudah tercapai Rp. 6,7 Triliun, artinya cukup baik. Pada bulan Juli ini sudah cukup baik neraca daripada Jambi, oleh karena itu ini perlu kita kejar lagi, Pemerintah Provinsi Jambi siap membuka diri untuk membantu perusahan. Kita siap membantu perusahaan yang berinvestasi di Jambi,” sambung Gubernur Al Haris.
Gubernur Al Haris juga menjelaskan bahwa tujuan regulasi ini adalah untuk memastikan agar potensi-potensi yang ada di Provinsi Jambi bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin. “Tujuan regulasi ini adalah untuk memastikan agar potensi-potensi yang ada di Provinsi Jambi bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin secara efisien dan ekonomis dengan tetap memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja lokal, kelestarian lingkungan serta memberikan kontribusi bagi peningkatan pelayanan publik dan produk domestik regional,” jelas Gubernur Al Haris.
“Semoga rapat ini memberikan solusi dan hasil yang positif bagi peningkatan realisasi investasi di Provinsi Jambi, serta memberikan manfaat untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Jambi,” pungkas Gubernur Al Haris. (Sapra Wintani/Foto Novriansah/ADV Diskominfoprov)