Beranda blog Halaman 29

Lawan Dominasi Pebalap Tuan Rumah, Ramadhipa Tampil Kencang di IATC Motegi

0

MOTEGI, Jepang, berjambi.com – Pebalap Astra Honda, Muhammad Kiandra Ramadhipa berjuang gigih membanggakan Indonesia melawan dominasi pebalap tuan rumah pada gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) putaran keempat di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang akhir pekan ini (5-6/10).

Berdasarkan sesi kualifikasi yang dilaksanakan pada Sabtu siang (5/10), Ramadhipa memulai balapan dari posisi ke-10. Meskipun begitu, Ramadhipa tetap optimis tampil maksimal di tengah cuaca yang tidak stabil.

Di balapan pertama, Ramadhipa memulai dengan start yang baik. Sesaat setelah lampu hijau menyala, pebalap asal Yogyakarta tersebut langsung tancap gas membidik posisi terdepan. Usahanya perlahan menuai hasil di lap kedua di mana ia berhasil masuk ke posisi 4.

Ramadhipa terus mempertahankan posisinya dari pebalap tuan rumah yang terus mengekor di posisi kelima. Bukan tugas mudah bagi pebalap berusia 14 tahun tersebut untuk mempertahankan posisinya sembari melepaskan diri dari rombongan di belakangnya dan mengejar grup tiga besar di depannya. Aksi saling menyalip dengan sengit terus terjadi, hingga mendekati garis finish. Ramadhipa terus memacu motor NSF250 miliknya hingga berhasil menyelesaikan balapan di posisi keempat.

Bertekad mencetak hasil lebih baik, Ramadhipa memulai balapan kedua di hari Minggu dengan penuh percaya diri. Memulai balapan masih dengan posisi yang sama, Rama melesat tak terbendung ke barisan depan di lap pertama dan langsung bertengger di posisi ke-6. Ia terus berusaha memangkas jarak dengan pebalap di depannya. Sayangnya memasuki lap ketiga Ramadhipa sedikit tergelincir yang menyebabkan kaki kanannya terjepit pada ban belakang. Meskipun tidak mengalami cidera berarti dan kembali melanjutkan balapan, dirinya harus turun ke posisi 16. Pada akhirnya Ramadhipa harus puas finish di posisi ke-14.

“Saya memulai balapan dengan optimisme kuat. Start dari posisi ke-10 sedikit menghambat saya untuk bisa segera masuk ke barisan depan, sehingga race pertama harus puas di posisi 4 besar. Pada race kedua sayangnya saya mengalami insiden ketika sudah mulai mendekat group depan. Saya akan berusaha lebih kuat di putaran berikutnya di Thailand dan Malaysia,” jelas Ramadhipa.

“Apapun bisa terjadi di pertandingan balap motor, kami mengapresiasi perjuangan gigih yang ditunjukkan oleh Ramadhipa di IATC Motegi kali ini. Semoga hasil balapan kali ini dapat memicu semangat Ramadhipa untuk terus memberikan usaha terbaiknya di dua seri terakhir IATC,” ujar Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor.

Balapan IATC menyisakan dua seri terakhir yang akan digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand pada 26-27 Oktober 2024. Selanjutnya seri pamungkas akan dihelat di Sepang International Circuit pada 2-3 November 2024. (***)

Weekend ini, Yamaha Nmax Turbo dan Neo Hadir di Mall Jamtos

JAMBI, berjambi.com -Weekend ini warga Jambi bisa melihat secara langsung yamaha Nmax Turbo dan Neo lengkap all line up di Mall Jamtos di Tgl 5 – 6 Oktober 2024.
Selama dua hari ini pengunjung Mall Jamtos akan di suguhkan dengan special display Nmax Turbo dan Neo dan juga motor – motor Yamaha lainnya yaitu Yamaha Fazzio dan Aerox.
“ Seluruh dealer Kota Jambi akan terlibat di event Exhibition Nmax Turbo 2024 ini, tentunya dengan special program yang bisa di dapatkan selama acara berlangsung “ Ujar Novento Selaku Koord. Area Marketing Yamaha Jambi
Tidak hanya itu saja, untuk menambah semaraknya exhibition kali ini. Pengunjung Mall Jamtos bisa melihat bakat – bakat kaula muda Jambi dengan perlombaan diantara nya Band competition dan Dance Competition .
Ayo… warga Jambi jangan sampai ketinggalan dan kunjungi exhibition Nmax Turbo DI Jamtos Sabtu Minggu ini. (***)

Perpisahan Mahasiswa KKN UIN STS Jambi, di Desa Sido Mukti: Pengabdian, Dedikasi, dan Inovasi untuk Masyarakat

JAMBI, bungopos.com – Acara perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi di Desa Sido Mukti, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, pada Selasa siang, 1 Oktober 2024, berlangsung dalam suasana haru dan kebanggaan. Acara ini menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa yang telah melaksanakan berbagai program inovatif selama beberapa bulan terakhir, memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat desa.

Acara dibuka oleh Taufik Hidayat, perwakilan mahasiswa KKN, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Desa Sido Mukti atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan. Para mahasiswa berharap agar program-program yang telah dijalankan dapat diteruskan oleh masyarakat demi kebaikan bersama.

Dosen pembimbing lapangan, Bapak Muhammad Sibawaihi, M.H., juga memberikan apresiasi tinggi kepada mahasiswa atas dedikasi dan kontribusi mereka selama berada di desa. “Mahasiswa telah menunjukkan semangat pengabdian yang luar biasa dalam melaksanakan berbagai program di sini,” ungkapnya dengan bangga.

Kegiatan Pendidikan yang Inspiratif
Para mahasiswa KKN aktif terlibat dalam kegiatan pengajaran di Sekolah Dasar (SD), Madrasah, dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Di SD, mereka membantu guru menyampaikan materi dengan cara interaktif, sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa. Di madrasah, mahasiswa memberikan materi tambahan terkait pendidikan agama, sementara di TPQ, yang berlangsung setiap malam selama dua minggu, mereka memperkuat pemahaman anak-anak terhadap Al-Qur’an. Kehadiran mahasiswa ini tidak hanya berdampak positif bagi proses belajar-mengajar, tetapi juga mempererat hubungan dengan siswa dan santri.

Inovasi Ramah Lingkungan
Selain fokus pada pendidikan, mahasiswa juga melaksanakan program lingkungan melalui proyek ecobrick. Proyek ini bertujuan mengurangi sampah plastik di desa dengan mengolahnya menjadi bahan bangunan ramah lingkungan. Mahasiswa melibatkan warga dalam pengumpulan sampah plastik, yang kemudian diolah menjadi ecobrick. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Dengan hasil yang hampir rampung, proyek ini telah memberikan dampak nyata dalam menjaga kebersihan desa.

Mendorong Ekonomi Berbasis Syariah
Mahasiswa juga berperan dalam memajukan ekonomi masyarakat dengan program sertifikasi halal. Mereka mensosialisasikan pentingnya sertifikasi halal bagi produk lokal dan membantu warga memahami prosedur yang diperlukan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk desa sekaligus memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam produksi. Dengan antusiasme yang tinggi, program ini mendekati tahap akhir pelaksanaan dan diharapkan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Komitmen untuk Berkelanjutan
Setiap program yang dijalankan mahasiswa dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan di berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, lingkungan, hingga ekonomi syariah. Bapak Muhammad Sibawaihi menekankan bahwa kehadiran mahasiswa bukan hanya sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar Desa Sido Mukti. “Semoga apa yang telah mereka lakukan membawa manfaat jangka panjang bagi desa ini dan menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tuturnya.

Kepala Desa Sido Mukti, Bapak Supriyono, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN dan dosen pembimbing. “Kami sangat terbantu dengan berbagai program yang dijalankan. Mahasiswa KKN telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa kami. Semoga ilmu yang diberikan terus bermanfaat dan dilanjutkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Acara perpisahan ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh Bapak Muhammad Sibawaihi. Beliau mengajak para mahasiswa KKN dan aparat desa untuk sejenak merenung mengenang jasa Rektor UIN STS Jambi yang telah wafat pada Sabtu siang, 28 September 2024. Dalam momen haru tersebut, mereka mengirimkan hadiah Fatihah dan doa untuk almarhum Prof. Asad Isma, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusinya terhadap pendidikan dan masyarakat di Provinsi Jambi.

Dengan semangat pengabdian yang tinggi, mahasiswa KKN meninggalkan Desa Sido Mukti dengan harapan bahwa karya dan inovasi mereka dapat terus bermanfaat bagi masyarakat.

Segera Digelar, Festival Budaya Bertajuk “Tabun Tawar; Lapan Lawang Sejerangan”

MUAROJAMBI, berjambi.com – Festival dan pameran budaya akan segera diselenggarakan oleh para “Penggerak Budaya” dari 8 Desa di Sekitar Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi. Ini untuk memperkenalkan kembali kepada Dunia kekayaan sejarah, kearifan lokal dan ragam tradisi budaya kepada generasi mendatang.

Festival  yang bertajuk “Tabun Tawar” ini akan menampilkan ragam kekayaan Gastronomi, Kesenian, Permainan Tradisional, hingga ragam Pengetahuan Lokal. Ini yang akan ditampilkan selama 3 hari penuh mulai dari tanggal 4-6 Oktober 2024 yang bertempat di Lubuk Penyengat, Desa Baru, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi.

Festival ini juga akan sekaligus menjadi upacara seremonial bagi Pemerintah Desa di 8 Desa (Lapan Lawang) sekitar KCBN yang telah bersepakat untuk bekerjasama secara kolektif dalam upaya menjaga dan membangun Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muarajambi. Ini juga bertujuan untuk mendistribusikan manfaat dari pengelolaan KCBN kepada seluas-luasnya kepada masyarakat Desa di sekitar KCBN.

Festival dapat dipastikan akan sangat meriah karena melibatkan hampir seluruh warga Desa di 8 Desa serta telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud Ristek. Festival ini juga akan dihadiri oleh para pihak terkait dari Instansi Pemerintah di Level Pusat, Provinsi dan Daerah serta para pihak yang memiliki concern terhadap Kebudayaan, khususnya di kawasan Candi Muaro Jambi. (***)

In Memoriam Prof Dr As’ad Isma

Oleh : Mohd Haramen

Sabtu Siang (28/9) bagaikan petir di siang bolong. Beredar kabar Rektor UIN STS Jambi, Prof Dr As’ad Isma MPd dipanggil kembali menghadap sang pencipta Allah SWT.  Saat itu, beberapa kawan konfirmasi ke saya mengenai kabar kepergian bang Prof (panggilan akrab Prof Dr As’ad Isma, red) tersebut. Sayapun bertanya ke dosen UIN yang saya kenal, ternyata kabar tersebut bukan hoax.

Bagi saya kabar tersebut bak mimpi. Sebab Rabu (25/9), saya masih sempat berbalas WA dengan beliau. Tapi, Sabtu sudah berpisah untuk selamanya.

Kepergian beliau memang meninggalkan banyak kesedihan dikalangan kampus, aktivis bahkan kalangan masyarakat kecil. Beliau dikenal sebagai orang yang dekat dengan semua golongan. Pangkat dan jabatan yang ia miliki tidak membuat sekat-sekat dalam pergaulan sehari-hari.

Siapa saja yang ingin bertamu ke rumahnya ia terima, bahkan diwaktu malam sekalipun.  Pernah suatu ketika saya ingin menemui Bang Prof di rumah pribadinya sehabis Isya, tetapi sayangnya ia tidak di rumah. Lalu saya Wa, dia meminta saya menunggu hingga ia pulang.  Lalu saya tunggu hingga pukul 23.00 WIB, tapi beliau belum juga pulang. Sehingga saya berinisiatif pulang tanpa pamitan lewat Wa kepadanya.

Sesampainya ia di rumah, beliau me WA saya menanyakan kenapa pulang, dia ingin saya menunggunya. Tapi saya  beralasan, takut Bang Prof tidak bisa istirahat, karena hari sudah larut malam. Diapun meminta saya menemuinya diwaktu yang ia janjikan, lalu saya berhasil menemuinya. Begitulah penghormatannya terhadap yunior, meskipun terkadang menghadap membawa masalah kepadanya. Tapi tetap ia terima dengan lapang dada.

Bang Prof ini merupakan salah satu senior yang saya kenal sejak tahun 2004. Saat itu saya baru jadi wartawan Harian Pagi Jambi Ekspres sepulang dari menamatkan kuliah di Universitas Cokrominoto Yogyakarta, Fakultas Ekonomi, Jurusan Manajemen Perusahaan.

Perkenalan saya diawali dengan meliput acara PW Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Jambi. Saat itu Bang Prof merupakan Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi. Sayapun saat itu belum tahu bahwa beliau salah satu senior PMII Jambi. Karena kebetulan waktu di Yogya selain aktif di organisasi kampus, saya juga ikut organisasi ekstra kampus, yakni PMII.

Perkenalan awal tersebut membawa saya semakin dekat dengan Bang Prof. Karena beliau ramah dan selalu welcome. Sehingga hampir setiap hari singgah ke sekretariat PW Ansor Provinsi Jambi yang saat itu berada di Lorong Pepaya samping hotel Al Fath. Kadang menemui bang Prof, terkadang hanya mengobrol dengan pengurus PW Ansor yang berada disitu.

Kedekatan saya dengan bang Prof terus berlanjut hingga hari demi hari. Saking dekatnya apapun masalah yang saya alami, saya utarakan ke Bang Prof. Bahkan saat cinta ditolak sekalipun, bang Prof tampil memberikan solusi.

“Diterima tidaknya cinta harmen itu, tergantung dengan harmen, bukan tergantung cewek. Kalau harmen terus berusaha, pasti cewek itu menerima,’’ demikian tuturnya. Kata-katanya inilah yang terus membuat saya tidak patah arang mengejar sang pujaan hati hingga naik ke pelaminan. Sayang karena resepsi pernikahan di Lampung sehingga tidak mengundang Bang Prof.

Didalam menjalankan pekerjaan saya sebelumnya yakni sebagai wartawan, Bang Prof termasuk narasumber favorit. Apapun komentar yang diutarakannya sangat bernas dan menarik untuk diangkat menjadi berita. Bang Prof seringkali memberikan pandangan kritis terhadap pemerintah provinsi meski dirinya sangat dekat dengan Gubernur saat itu yakni Zulkifli Nurdin. Kedekatan bang Prof dengan kalangan kepala daerahpun berlangsung hingga akhir hayatnya. Terbukti, Gubernur Jambi Al Haris tampil mewakili keluarga saat pemakaman beliau di Taman Makam Pahlawan Jambi Minggu (29/9) lalu.

Banyak sekali deretan ucapan bela sungkawa dari kepala daerah se provinsi Jambi, di rumah dinas Rektor UIN STS Jambi, tempat Bang Prof disemayamkan. Ini menunjukkan kedekatan beliau dengan para pejabat se provinsi Jambi.

Sayapun terus mengikuti perjalanan karir Bang Prof. Mulai dari dosen biasa, mencalonkan diri jadi Bupati Sarolangun, jadi sekretaris Kopertais Wilayah XII Jambi hingga menjadi Rektor UIN STS Jambi. Perjuangan yang ia tempuh bukan jalan mulus bertabur bunga di kanan kiri, tapi penuh onak dan duri. Namun Bang Prof tak pernah gentar dan focus pada tujuan. Inilah menjadi inspirasi bagi yuniornya, jadi pejuang tangguh, tak pernah patah arang. Akhirnya apa yang ingin ia gapai tercapai jua.

Sebenarnya banyak sekali kenangan yang ingin saya tulis, tetapi hanya menambah kesedihan saja. Biarlah kenangan itu terpatri didalam dada. Hanya untaian do’a yang bisa selalu dialamatkan untuk bang Prof. Selamat Jalan Bang Prof, Engkau Selalu dalam Kenangan.

(Penulis  adalah salah satu Penggemar Prof Dr As’ad Isma MPd)

Agit Mengecam “ANONIM” Yang Klaim Mewakili Kaum Difabel Ke Cawabup Tanjab Barat

0

Seorang pemuda penyandang difabel Gigih Dwi Prasityo yang akrab disapa Agit, mengecam ANONIM yang mengklaim diri sebagai pemuda yang mewakili difabel.

Kecaman itu bagi Agit perlu ia tunjukkan sebagai respon terhadap beredarnya kabar bahwa ada ANONIM yang “curhat” ke salah seorang cawabup dan mengklaim mewakili difabel Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Inti curhatan ANONIM yang mengaku-ngaku mewakili difabel itu adalah terkait kurangnya perhatian Pemda terhadap kaum difabel di Tanjab Barat.

Isu itu kini heboh dalam perbincangan, baik di warung kopi, media online dan media sosial. Kabar yang beredar tersebut dapat dibaca disini.

Curhatan ANONIM tersebut kabarnya disampaikan melalui pesan Whatsapp ke salah satu cawabup Tanjab Barat, sehingga menimbulkan kesan bahwa itu adalah curahan hati seluruh difabel Tanjab Barat.

“Kini isu itu menjadi konsumsi publik, tersebar di media online. Saya tegaskan bahwa saya selaku pemuda penyandang difabel tidak merasa diwakili oleh yang entah siapa itu (anomim),” tegas Agit.

“Saya tidak pernah setuju dan tidak pernah meminta diwakili untuk menyampaikan statement atau curhatan semacam itu ke cabup ataupun cawabup,” jelas Pengurus yang Aktif mengelola Yayasan Special Preneur itu.

Menurutnya, isu yang “dimainkan” itu sarat akan kepentingan Pilkada yang coba “menggarap suara” kaum difabel. Akan tetapi menurut Agit, cara yang digunakan sangat “tidak elok” sebagai masyarakat yang beradab.

Sebagai pemuda yang aktif dalam kegiatan sosial dan kreatif dalam agenda kepemudaan, Agit justru mengapresiasi beberapa sikap Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap kaum difabel Tanjab Barat.

Bahkan Agit sendiri mengakui bahwa dirinya sebagai salah seorang difabel yang pernah mendapatkan perhatian dan bantuan dari pihak Pemda.

“Meskipun program Pemda belum sempurna, tapi harus diakui juga banyak yang sudah dibuat oleh Pemda untuk kaum difabel di Tanjab Barat ini. Saya buktinya, saya pernah dibantu,” tegas Agit.

Lebih lanjut, sebagai respon yang terbuka, Agit seorang pemuda yang juga proaktif mengamati kehidupan sosial politik itu menantang ANONIM yang mengklaim mewakili kaum difabel tersebut.

Bahkan Agit juga mendorong agar cawabup yang katanya mendapatkan pesan curhat dari Pemuda difabel itu berani terbuka menyampaikan siapa pemuda yang dimaksud.

“Siapa dia? Saya minta cawabup yang katanya mendapat curhat dari pemuda difabel itu untuk memberitahukan namanya, karena bisa merusak nama baik dan menebar klaim buruk bagi kaum difabel di Tanjab Barat kalau tidak diluruskan,” ucap Agit.

Agit bahkan siap berdebat dengan ANONIM yang dimaksud apabila ia tahu siapa orangnya, agar jelas dan terang seperti apa kondisi difabel di Tanjab Barat saat ini dan seperti apa kontribusi Pemda hari ini terhadap difabel.

“makanya cawabup yang dapat pesan curhat itu kasih tau saja siapa orangnya, saya siap berdebat dengan pemuda itu. Apa yang dia tau sehingga berani mengklaim mewakili difabel Tanjab Barat,” tutup Agit.

Resmi, IAIMA Jambi Buka Program Pascasarjana S2

0

YNCI CHAPTER JAMBI GELAR KODAR GABUANGAN SESUMATRA UNTUK PERTAMAKALINYA

0

JAMBI, berjambi.com – YNCI Chapter Jambi sukses gelar Kopdar gabungan sesemutra yang di adakan pertama kali di kota Jambi yang di hadiri oleh chapter dari provinsi Aceh sampai lampung.

“ Kopdar gabungan ini di adakan dalam rangka anniversary YNCI ( Yamaha Nmax Club Indonesia ) Chapter Jambi ke 8 tahun dan untun menjalin silaturahmi semua chapter se sumatra agar lebih kompak dan solid “ ujar Rizal yang merupakan Badan pengawas ynci nasional…..

Acara yang di mulai dengan Rolling tunder keliling Jambi ini yang diikiuti juga oleh community diantaranya XOS, SMCI, KPSJ, SMC, HPCI MRB Bengkulu, BJB, FK Bumi Jambi, Sunmory Jambi R15 Corwn dan all bikers Jambi yang membuat Jambi menjadi lautan bikers saat itu.

Start dan finish di halaman TVRI Jambi, Kopdar Gabungan ini juga di ramaikan dengan berbagai macam content acara seperti Fun Game, Talkshow, Live Music dan juga di support oleh rekanan YNCI Jambi seperti Yamaha Flagshipshop Jambi, Sabang Raya Motor, Kopi Paman, FDR, POGTI ( persatuan olahraga gulat tangan indoensia ) dan 5/15 Coffee.

“ Salut Buat YNCI Jambi sudah buat acara semeriah ini, semua element terlibat dan sambutan dari kawan – kawan Jambi luar biasa. Jambi jadi pelpor bertemu nya riders-riders se Sumatra. Event kali ini harus terus tetap berjalan setiap tahun nya. “ ungkap Wahyu ketua chapter YNCI Deli Serdang yang hadir di sela- sela acara. (***)

YAMAHA JAMBI GELAR SMK SEMINAR DI SUNGAI PENUH

0

JAMBI, berjambi.com – Kali ini Yamaha Jambi berkesempatan berkunjung ke salah satu sekolah unggulan di Kerinci yaitu SMKN 2 Sungai penuh. Agenda kali ini adalah untuk mengenalkan line up terbaru motor Yamaha yaitu Nmax Turbo yang saat ini tengah viral.
Acara yang bertajuk Seminar Yamaha Nmax Turbo ini di Ikuti seluruh siswa dan juga para guru dengan mendengarkan langsung terkait technology terbaru Nmax Turbo dengan YECVT yang di paparkan langsung oleh team edukasi Yamaha Jambi.
“ Senang sekali bisa berkunjung ke SMK 2 Sungai Penuh, Antusias siswa dan guru nya luar biasa apalagi pada saat kita menjelaskan dan membedah langsung Technology YECVT yang ada pada Yamaha Nmax Turbo “ Ujar Yudis sebagai Area Service Development Yamaha Jambi
Tidak Hanya itu saja, Para Siswa dan guru juga berkesempatan untuk menjajal langsung Yamaha Nmax Turbo dan merasakaan sensasi Turbo di jalanan.
“ Terasa sekali sensasi Turbo di Nmax terbaru ini, sangat enak di tanjakan dan ada engine breakenya saat di turunan. Yamaha Benar – benar berinovasi dengan technologinya. Ungkap Hardinal salah satu pengajar di SMK 2 Sungai penuh.
Selain mendapatkan ilmu baru mengani technology YECVT, Para siswa juga di bekali informasi terkait penyaluran lulusan siswa magang dan lulusan kedepan nya nanti yang mana siswa tersebut bisa menjadi tecknisi handal Yamaha kedepan nya.
“ Terimakasih untuk Yamaha jambi yang sudah memberikan ilmu nya kepada guru dan siswa SMK 2 Sungai Penuh dan harapan nya bisa terus menjalin Kerjasama dan mensupport pengembangan SMK di Sungai penuh serta pennyelarasan kurikulumnya “ Ujar Andi Zubir S. Pd M. Pd selaku kepala sekolah SMK2 Sungai penuh. (***)

FGD OPTIMALISASI KOLABORASI MENDORONG BUMDES SEBAGAI AKTOR PERHUTANAN SOSIAL

KUNINGAN, berjambi.com – Direktorat Pengembangan Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menggelar Focus Group Discussion Optimalisasi Potensi Unggulan Desa melalui Perhutanan Sosial di Desa yang berlokasi di Kantor BUMDes Ekowisata Curug Sawer, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.

FGD tersebut menampilkan beberapa Narasumber, antara lain: Guru Besar Politeknik STIA LAN, Nurliah Nurdin, Akademisi Ilmu Pemerintahan, Ika Sartika.

Turut hadir pula Kasi wilayah 2 Jabar-Banten BPSKL KLHK, Kabid PMD Provinsi Jawa Barat dan 40 Kepala Desa serta Direktur BUMDes se Kabupaten Kuningan.

Direktur Pengembangan Produk Unggulan Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, M. Fachri mengatakan, pihaknya terus berkolaborasi lintas sektor untuk mendorong implementasi perhutanan sosial.

“Regulasi BUMDes menjadi subjek perhutanan sosial sudah lama kami dorong, dan sekarang regulasi ini sudah ada sehingga perlu disambut dengan koordinasi lintas sektor yang kuat”, tegasnya.

Sementara itu, Nurliah Nurdin selaku Guru Besar Politeknik STIA LAN menanggapi perlunya kejelasan peran, siapa melakukan apa, sehingga peran-peran multistakeholder tersebut jelas, terutama untuk mempercepat implementasi perhutanan sosial bumdes.

“Model kolaborasi yang tepat akan membawa kemakmuran bagi desa, khususnya melalui perhutanan sosial”, imbuhnya.

Sedangkan Ika Sartika selaku Akademisi Ilmu Pemerintahan menambahkan, tanpa kolaborasi regulasi baru yang menyatakan BUMDes sebagai subjek perhutanan sosial akan sulit di implementasikan. Sebab, lanjutnya, semua itu membutuhkan peran dari setiap Kementerian/Lembaga.

Berkenaan dengan itu, M. Fachri menjelaskan, jauh sebelum regulasi Bumdes sebagai subjek perhutanan sosial ini ada, Kemendes telah memberikan dukungan melalui Dana Desa yang setiap tahun dikeluarkan dalam bentuk Permendes Prioritas, sehingga sebenarnya dari pusat hingga daerah secara regulasi saat ini telah mendukung BUMDes untuk menjadi aktor perhutanan sosial di desa.

“Jika sudah ada regulasi, dukungan dana dan stakeholder maka tidak ada alasan lagi BUMDes, Desa, Pemerintah Daerah dan Pusat tidak menyambut baik adanya kesempatan ini dengan berkolaborasi. Jangan sampai kita menjalani hal yang selama ini kita dijalani, yaitu sama sama bekerja tetapi tidak bekerja sama”, tegasnya.
(Rilis Ar)