Beranda blog Halaman 41

Safari Jum’at di Masjid Al-Baitul Atiq, Bupati Tanjabar Bertekad Berantas Narkoba dan Stunting

KUALA TUNGKAL, berjambi.com – Dalam rangkaian kegiatan Safari Jum’at, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag mengunjungi Masjid Al-Baitul Atiq di Jalan Bahari Lorong Kandau, Kelurahan Kampung Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Jum’at (21/6).

Turut hadir Pj. Sekretaris Daerah, para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator Lingkup Pemkab Tanjab barat, Pimpinan Perbankan, berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan keprihatinannya terhadap masih adanya kasus kekerasan terhadap anak. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli dan proaktif dalam melindungi anak-anak dari kekerasan.

“Anak-anak adalah aset masa depan kita, dan kita harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” ujarnya.

Masalah narkoba juga menjadi perhatian serius, Bupati dalam upaya memberantas penyalahgunaan zat berbahaya di kalangan masyarakat. Dirinya mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat, untuk bersatu padu dalam memerangi narkoba.

“Masalah narkoba adalah masalah kita bersama, dan kita harus bekerja sama untuk mengatasinya,” tegas Bupati.

Selain itu, Bupati mengumumkan rencana pemerintah untuk lebih menggalakkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama yang berfokus pada hasil perikanan, sebagai upaya untuk menopang ekonomi masyarakat setempat.

“Kelurahan Kampung Nelayan memiliki potensi besar dalam sektor perikanan. Kita akan memberikan dukungan penuh agar UMKM di bidang ini bisa berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.

Sementara itu, dalam rangka meningkatkan kinerja dan kesejahteraan para Ketua Rukun Tetangga (RT), Bupati menginformasikan bahwa pemerintah sedang menggodok rencana kenaikan gaji untuk para RT.

“Para RT adalah ujung tombak dalam pelayanan masyarakat. Kenaikan gaji ini diharapkan dapat memotivasi mereka untuk bekerja lebih baik lagi,” ungkap Bupati.

Terkait masih adanya 13 anak stunting di Kelurahan Kampung Nelayan, Bupati menekankan pentingnya perhatian terhadap masalah ini karena berdampak langsung pada proses tumbuh kembang generasi muda.

“Stunting adalah masalah serius yang harus kita atasi bersama. Kami akan memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup dan perawatan kesehatan yang memadai,” jelas Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan dari baznas untuk Masjid Al-Baitul Atiq sebesar 10 juta, Bantuan Al-Qur’an, kemudian bantuan untuk Madrasyah sebesar 5 juta dari Bank Tanggo Rajo, penyerahan sembako bagi kaum duafa dan santunan bagi anak yatim serta bantuan untuk anak Stunting. (humas/adv)

Terkait Pelebaran Jalan, Bupati Tanjab Barat Instruksikan Camat Bram Itam Koordinasi dengan Instansi Terkait

0

KUALA TUNGKAL, berjambi.com – Dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan warga, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag, telah menginstruksikan kepada Camat Bram Itam untuk berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai pelebaran jalan di kawasan tersebut serta pemasangan lampu jalan. Jum’at (21/6).

Instruksi ini disampaikan oleh Bupati Tanjab Barat dalam acara Peresmian Majelis Ta’lim Sabilul Muhtadin dan Peringatan Haul Syekh Saman Al-Madani di Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam. Pada kesempatan itu, Bupati menekankan pentingnya infrastruktur yang memadai untuk mendukung kegiatan masyarakat serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Berdasarkan masukan dari tokoh masyarakat, kita melihat adanya kebutuhan mendesak untuk pelebaran jalan dan pemasangan lampu jalan di kawasan ini. Oleh karena itu, saya minta kepada Camat Bram Itam agar segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk merealisasikan kebutuhan tersebut,” ujar Bupati

Selain membahas infrastruktur jalan dan penerangan, Bupati Anwar Sadat juga menyinggung mengenai perbaikan Jembatan Harmoko yang merupakan akses penting bagi masyarakat di tiga desa yakni Desa Kemuning, Tanjung Sijulang, dan Desa Pantai Gading. Bupati berjanji bahwa jembatan tersebut akan dicor sehingga lebih kokoh dan mampu menahan beban, mengingat sering dilalui oleh truk bermuatan sawit maupun kelapa dalam.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat juga mengajak masyarakat Desa Bram Itam Kanan untuk meramaikan Majelis Ta’lim dengan kegiatan-kegiatan pengajian dan syiar Islam.

“Kehadiran Majelis Ta’lim di tengah-tengah masyarakat memiliki peran yang sangat penting sebagai tempat memperdalam ilmu agama, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah SWT,” ujar Bupati.

Bupati berharap kehadiran Majelis Ta’lim dapat menjadi wadah yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak mulia serta membentuk karakter umat yang cinta damai, toleran, dan berintegritas. Selain itu, Majelis Ta’lim diharapkan dapat menjadi media untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan di antara warga Desa Bram Itam Kanan dan Kecamatan Bram Itam pada umumnya.

Acara peresmian Majelis Ta’lim Sabilul Muhtadin dan Peringatan Haul Syekh Saman Al-Madani berlangsung khidmat dengan dihadiri Camat Bram Itam Rendriawan, Kepala Desa Bram Itam Kanan, Kepala Desa Kemuning, Kepala Desa Mekar Tanjung, Kepala Desa Pantai Gading, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, dan warga setempat. (Humas/ADV)

PWNU DIY : Salam Lintas Agama Dibolehkan dan Tak Bertentangan dengan Ajaran Islam

YOGYAKARTA, berjambi.com – Salam lintas agama menuai perbincangan hangat setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram terhadap praktik sebagian umat Islam, terutama para pejabat negara, yang mengucapkan salam lintas agama dalam acara-acara resmi kenegaraan yang dihadiri berbagai unsur tamu dari berbagai agama. Berbeda dengan MUI, Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) justru menganggap salam lintas agama dibolehkan dan tidak bertentangan dengan ajaran agama IsIam.

Hal itu diputuskan dalam Majelis Bahtsul Masail yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Ar-Rohmah, Kleben, Sleman, DIY,.

“Majelis Bahtsul Masail memutuskan bahwa salam berbagai agama yang diucapkan dalam forum-forum resmi para pejabat negara dalam rangka merawat toleransi dan menghargai eksistensi agama lain hukumnya dibolehkan,” ucap Ketua LBM PWNU DIY Anis Mashduqi, kepada NU Online, pada Ahad (23/6/2024). Menurut Anis, praktik salam lintas agama bertujuan untuk menjaga hubungan baik dan menunjukkan bahwa Islam sebagai agama yang terbuka dan toleran (al-muasyarah al-jamilah fid dunya bi hasbi al-dzahir). Baca Juga Gus Ulil Tegaskan Salam Lintas Agama adalah Cara Memupuk Persaudaraan Kebangsaan Ia menegaskan bahwa salam lintas agama merupakan bagian dari keramahtamahan (mujamalah), bukan suatu bentuk tasyabbuh (perbuatan menyerupai) apalagi meyakini kebenaran konsepsi ketuhanan agama lain.

“Dalam Kitab Bariqoh Mahmudiyyah disebutkan bahwa memuliakan apa yang dimuliakan agama lain (ta’dzim al-mu’addzam) adalah kebaikan, selama terdapat kemaslahatan,” kata Anis.

“Itu untuk menunjukkan keramahan dan kesopanan agama ini (ima’an li thariq al-rifqi wa al-mudarah). Karena itu juga kenapa kita dibolehkan kita mengucapkan salam kepada pemeluk agama lain,” imbuhnya.

Selain itu, Majelis Bahtsul Masail juga menganggap bawah ucapan salam merupakan bagian dari bab muamalah, yaitu untuk mengatur dan menyikapi hubungan antarmanusia. Salam tidak termasuk dalam bab ibadah sebagaimana shalat, puasa, zakat, dan haji. “Meski termasuk bab muamalah bukan berarti salam tidak memiliki nilai ibadah. Selama dilakukan dengan benar, sesuai dengan hukum syariah, tentu salam juga bernilai ibadah,” tegas Anis. (***)

SUMBER : https://www.nu.or.id/

Bupati Tanjab Barat Membuka Secara Resmi TC Qori Qoriah Untuk Persiapan MTQ ke-53 di Kerinci

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M. Ag, membuka secara resmi Training Center (TC) tahap pertama bagi para Qori dan Qoriah Khafilah MTQ Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Acara tersebut digelar dalam rangka persiapan untuk mengikuti MTQ ke-53 Tingkat Provinsi Jambi di Kabupaten Kerinci tahun 2024. Sabtu, (22/6)

Training Center (TC) yang di gelar di Aula Hotel Arriyad Kuala Tungkal juga turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra dan Kepala Bagian Kesra Setda Tanjab Barat, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta para pelatih Training Center dan Qori Qoriah.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat mengingatkan para peserta untuk mengikuti Training Center ini dengan sungguh-sungguh. Ia menekankan bahwa TC ini merupakan langkah awal bagi pemerintah untuk terus menggali, membina, dan membekali potensi para Qori dan Qoriah, agar mereka dapat terus berprestasi di berbagai tingkat perlombaan, baik kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.

“Saya berharap kepada seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti Training Center ini serta terus berlatih untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Disiplin, pemahaman, pengembangan, dan pemanfaatan potensi tersebut harus dilakukan sebaik-baiknya,” ucap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, baik dari peserta maupun pelatih, yang telah bersedia membimbing dan memberikan arahan kepada para Qori dan Qoriah selama pelaksanaan Training Center ini.

“Atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang terlibat, baik dari peserta maupun pelatih, yang telah hadir dan bersedia membimbing anak-anak kami para Qori dan Qoriah selama pelaksanaan Training Center ini,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap agar para pelatih dapat memberikan bimbingan dengan penuh kesabaran, keikhlasan, serta mengerahkan segenap ilmu pengetahuan, agar Qori dan Qoriah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat meningkatkan kualitas dan memaksimalkan kemampuan mereka.

Bupati Tanjab Barat Hadiri Pembukaan Sunatan Massal

Sunatan Masal di Tanjab Barat, Momentum Kebersihan dan Kepedulian Sosial

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, didampingi Ketua PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, menghadiri acara pembukaan Sunatan Masal yang diselenggarakan atas kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, BAZNAS Tanjab Barat, dan Bank 9 Jambi Cabang Kuala Tungkal. Acara berlangsung di Gedung PKK Tanjab Barat, Jl. Patunas Kelurahan Tungkal III, Sabtu (22/6/24).

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menggarisbawahi pentingnya khitan/sunat dalam Islam sebagai kewajiban bagi orang tua Muslim.

“Khitan berarti menghilangkan najis yang dapat menghalangi sahnya sholat, serta merupakan pokok kebersihan dan kesucian dalam Islam,” ujarnya.

Bupati juga menyambut baik kegiatan Sunatan Masal dengan tema “Berkah Zakat Wujudkan Anak (Keluarga Mustahik) Menjadi Sehat dan Taat”, yang diadakan pada momentum libur sekolah untuk memudahkan anak-anak melakukan khitan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tanjab Barat dan semua pihak yang turut serta, karena kegiatan ini dilandasi oleh niat tulus untuk saling membantu sesama. Acara sunatan masal ini menjadi momentum berharga untuk menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu,” tambah Bupati Anwar Sadat

Tak lupa, Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan terima kasih atas dukungan PKK yang meminjamkan gedung untuk kegiatan sunatan ini.

Tidak hanya khitanan, Bupati Anwar Sadat juga menyerahkan program Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS kepada dua penerima secara simbolis, serta pemberian paket sembako kepada para tukang becak sebagai bentuk kepedulian sosial serta komitmen untuk mensejahterakan masyarakat.

Menurut laporan Ketua BAZNAS Tanjab Barat, Ahmad Hadziq, SHI, kegiatan ini adalah salah satu bentuk distribusi zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS untuk mendukung anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.

“Hari ini, sebanyak 100 orang mengikuti sunatan masal, dengan rencana 150 orang akan mengikutinya besok,” jelasnya.

Acara ini juga mendapatkan dukungan dari Bank 9 Jambi cabang Kuala Tungkal yang menyumbangkan dana sebesar Rp. 25 juta.

Kehadiran perwakilan Polres, perwakilan Kodim, perwakilan Kemenag, dan tamu undangan lainnya menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang bermanfaat bagi masyarakat Tanjab Barat.

Dengan kehadiran berbagai pihak yang terlibat, sunatan masal ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam mewujudkan kepedulian sosial dan keagamaan.

Bagaimana BUMDesa Bisa Maju ? Ini Tips Bisnis Dari Dosen UI, Prof Rhenald Kasali

JAMBI, berjambi.com – Memajukan BUMDesa sebagai lembaga bisnis berwatak sosial bukanlah merupakan hal mudah. Banyak onak dan duri yang harus dilalui. Mulai dari masalah pengurus, modal hingga soal pemasaran produk. Tapi pengurus BUMDesa selaku wirausaha jangan mudah berputus asa dan harus bersikap pantang menyerah. Berikut ini, ada beberapa tips bisnis dari Guru Besar Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali, PhD sebagai berikut :

  1. Bangun Reputasi

Banyak orang jadi pengusaha karena bermimpi menjadi kaya. Tetapi pengusaha yang baik harus tahu persis apakah mimpi mereka realistis atau tidak. Kalau Anda mau menjadi wirausahawan sejati ingatlah ini: Mulailah dengan reputasi. Bagaimana memulainya? Begini, jangan kejar uangnya, tetapi bangunlah nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas, jaringan dan harga diri.

Pengurus BUMDesa sebagai pengusaha desa juga perlu membangun reputasi terlebih dahulu. Sikap tidak mengambil gaji sebelum memperoleh keuntungan adalah hal baik demi nama baik, kualitas dan harga diri. Tapi jangan terlena tidak gajian, karena akan melemahkan semangat sebagai manusia biasa. Dalam dunia bisnis, gaji adalah motivasi utama dalam bekerja. Tanpa gaji orang bisa bekerja, tapi tidak akan maksimal. Maksimalisasi kerja akan meningkatkan produktivitas yang berujung kepada optimalisasi laba BUMDesa.

2. Tumbuh itu dari Bawah ke Atas

Bisnis yang baik tidak pernah tiba-tiba besar. Jika ini terjadi, biasanya fondasi bisnisnya tidak kuat. Pengelola usaha harus  terbiasa mengatasi persoalan yang muncul selama perjalanan bisnis. Jika dari bawah, masa sebelum menjadi besar bisa dianggap sebagai masa belajar.

Usaha BUMDesa yang dimulai dari modal kecil, dijalankan secara istiqomah akan memberikan banyak pelajaran berharga dibandingkan dengan modal besar tanpa pengalaman usaha. Mulailah menjalankan bisnis BUMDesa dengan modal sewajarnya, dijalankan secara profesional dan tanggungjawab. Jangan sampai modal habis, tanpa aset dan pertanggungjawaban.

3. Konsentrasi pada Bisnis yang Dikuasai

Para pengurus BUMDesa harus memulai bisnisnya dari bidang yang dikuasainya betul. Bidang yang dikuasai bisa saja berasal dari bangku sekolah, pengalaman kerja, atau cuma berawal dari sekedar hobi. “Saya belum pernah mendengar kisah sukses entrepreneur yang berada dalam bidang yang tidak ia kuasai sama sekali. Bahkan penguasaan produk menjadi syarat mutlak untuk maju,”  demikian kata Rhenald.

4. Anti Kerumunan

Entrepreneur Indonesia banyak yang latah. Bila melihat orang sukses bisnis kafe, lalu yang lain ikut-ikutan berbisnis kafe juga. Demikian pula dengan bisnis peternakan lele, pertanian cabe, foto kopi, biro iklan, media cetak bahkan politisi membuat parpol tanpa basis massa. Bila dipastikan, hampir semua pengekor ini tidak memiliki kesuksesan yang lama. Bisnis yang diawali dengan mengkopi kesuksesan orang lain dan masuk kekerumunan sangat berbahaya. Dalam kerumunan Anda akan sulit bernafas, sulit keluar dan kemungkinan babak belur sangat besar.

Karenanya, pengurus BUMDesa masuklah ke bidang yang belum disentuh pebisnis lain dan diperhatikan banyak orang. Ketika Radityawarman Coleman memulai bisnisnya belum banyak yang berpikir bahwa menguras WC bisa menghasilkan uang yang banyak jika dikelola dengan baik. Setelah 20 tahun menekuni bidang ini, Radityawarman Coleman salah satu pemain terbesar di bidang ini.

5. Modal Hanyalah Pelengkap.

Dalam berbisnis, modal uang jelas bukan segalanya. Keahlian pengurus BUMDesa, jaringan, nama baik, penguasaan teknologi, pengetahuan mengenai pasar, adalah modal yang sama pentingnya dengan uang. Orang-orang sukses tidak melulu memulai usahanya dengan modal besar. Modal uang hanyalah pelengkap.

 

Sumber: Rhenald Kasali, Buku 50 Usahawan Tahan Banting (dari http://www.ciputra-uceo.net/)

 

Fase Pemulangan, 14 Asrama Haji Siap Layani Jemaah

0

JAKARTA, bungopos.com  – Operasional pemulangan jemaah haji ke Tanah Air hari ini dimulai. Jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SUB 01 mengawali fase pemulangan jemaah dan diterbangkan dari Bandara King Abdul Azis, Jeddah. Kloter SUB 01 take off menuju Indonesia pada pukul 03.15 Waktu Arab Saudi.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, selain jemaah haji kloter 01 asal Embarkasi Surabaya, jemaah haji yang tergabung dalam kloter 2 Embarkasi Solo (SOC-02) dengan 360 jemaah serta lima petugas hari ini kembali ke Tanah Air.

“Jemaah haji asal Temanggung dan Magelang ini diterbangkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah,” terang Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta,.

Ia menjelaskan, sejalan dengan kepulangan jemaah dari Tanah Suci, secara simultan 14 asrama haji di Tanah Air telah menyiapkan layanan kedatangan para tamu Allah tersebut.

“Untuk layanan akomodasi, disiapkan kamar bagi jemaah haji yang tidak langsung pulang ke rumah (menunggu jemputan keluarga).

“Jemaah haji juga bisa menginap selama satu malam di asrama haji bila diperlukan. Mendapat snack selamat datang ketika jemaah tiba di asrama haji,” ucapnya.

Ia menambahkan, asrama haji juga menyiapkan bus untuk membawa jemaah dari bandara ke asrama haji, kendaraan truk untuk membawa koper bagasi jemaah haji, dan layanan ambulans dan minibus untuk membawa jemaah sakit, lansia, atau disabilitas.

Selain itu, terang Widi, setiap asrama haji menyiapkan layanan kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan, meliputi:

1) Pelayanan rawat jalan (disiapkan poliklinik);

2) Pelayanan rawat darurat;

3) Pemeriksaan laboratorium dan penunjang;

4) Pelayanan rujukan (disiapkan rumah sakit rujukan);

5) Pelayanan kekarantinaan kesehatan;

6) Penanganan jemaah haji wafat di pesawat;

7) Jalur fast track bagi jemaah lansia dan disabilitas;

8) Kursi roda.

“Setelah acara pelepasan jemaah haji pulang ke daerah masing-masing, selanjutnya dilakukan penyerahan paspor, penyerahan air zamzam kepada jemaah haji atau panitia haji dari daerah dan penjelasan dari bidang kesehatan terkait masa berlaku kartu kesehatan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kata Widi, hari ini, Sabtu 22 Juni 2024 terdapat 20 kelompok terbang, dengan jumlah 7.973 jemaah haji orang, akan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut:

1)Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.484 jemaah/4 kloter;

2) Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;

3) Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 1.226 jemaah/3 kloter;

4) Embarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;

5) Embarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/ 1 kloter;

6) Embarkasi Jakarta Bekasi; (JKS) sebanyak 880 jemaah/ 2 kloter;

7) Embarkasi Lombok (LOP) sebanyak 393 jemaah/1 kloter

8) Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 880 jemaah/2 kloter;

9) Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 kloter;

10) Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), ujar Widi, kembali mengingatkan jemaah agar mematuhi ketentuan GAC Airport Authority KSA untuk tidak membawa barang bawaan yang dilarang dalam penerbangan, seperti air zamzam ukuran apapun dan kemasan apapun, dilarang untuk dimasukkan ke dalam barang bawaan penumpang, baik tas jinjing atau koper bagasi, serta barang bawaan lain yang dilarang dibawa dalam penerbangan.

“Kepatuhan terhadap ketentuan tersebut sepenuhnya demi keselamatan penerbangan dan penumpang,” tandasnya.

Widi berpesan, menunggu kepulangan ke Tanah Air, jemaah agar tetap menjaga kesehatan tubuhnya, mengindahkan imbauan petugas untuk makan tepat waktu, minum dan istirahat yang cukup.

“Lalu minum obat teratur sesuai anjuran dokter dan menjaga dokumen penting seperti paspor, visa, dan identitas pribadi lainnya,” tutupnya.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 09.08 WIB, jemaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 215 orang. (***)

SUMBER : https://kemenag.go.id/

Langkah Memberantas Judi Online menurut Imam Ghazali

KEHARAMAN  judi dalam Islam termasuk sesuatu yang telah disepakati ulama (mujma’ alaih). Dalam bahasa lain, keharaman judi termasuk “ma’lum min ad-din bidh-dharurah” yang artinya diketahui secara pasti dalam agama. Oleh karena itu setiap muslim mukallaf wajib meninggalkannya dan wajib pula mencegah pelakunya serta menghentikannya dengan paksa jika mampu.  

Konsep semacam ini dijelaskan dalam kitab-kitab dasar, misalnya kitab Sulam at-Taufiq menjelaskannya sebagai berikut:

وَيَجِبُ تَرْكُ جَمِيعِ الْمُحَرَّمَاتِ، وَنَهْيُ مُرْتَكِبِهَا وَمَنْعُهُ قَهْرًا مِنْهَا إِنْ قَدَرَ عَلَيْهِ، وَإِلَّا وَجَبَ عَلَيْهِ أَنْ يُنْكِرَ ذَلِكَ بِقَلْبِهِ، وَمُفَارَقَةُ مَوْضِعِ الْمَعْصِيَةِ 

Artinya, “Dan wajib (bagi mukallaf) meninggalkan semua yang diharamkan, serta mencegah pelakunya dan menghentikannya dengan paksa jika mampu. Jika tidak mampu, maka wajib mengingkari hal itu dengan hati, dan wajib juga meninggalkan tempat kemaksiatan.”

Syekh Nawawi Banten dalam syarahanya atas kitab Sulam at-Taufiq menjelaskan bahwa penjelasan di atas didasarkan pada hadits sahih riwayat Imam Muslim dari Abi Sa’id al-Khudri Ra, Rasulullah bersabda, ad

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ، وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ  

Artinya, “Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah ia mencegah kemungkaran itu dengan tangannya. jika tidak mampu, hendaklah mencegahnya dengan lisan, jika tidak mampu juga, hendaklah ia mencegahnya dengan hatinya. Itulah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim)

Dalam menjelaskan hadits tersebut, Syekh Nawawi menjelaskan bahwa cakupan dalam makna “رَأَى” adalah melihat atau mengetahui. Lalu pada frasa “مِنْكُمْ” maksudnya adalah umat ini, tidak hanya orang-orang yang menjadi khitab saat Rasulullah menyabdakannya. Sedangkan kata “مُنْكَرًا” adalah segala sesuatu, baik perkataan maupun ucapan yang tidak diridhai Allah. (Muhammad Nawawi al-Jawi, Mirqatu Suud at-Tashdiq fi Sulam at-Taufiq [Jakarta, Darul Kutub al-Islamiah: 2010] cetakan I, halaman 31).

Dengan demikian, dapat dipahami bahwa setiap orang yang melihat atau mengetahui pelaku kemungkaran yang hukumnya jelas haram, maka wajib baginya untuk mencegah dan menghentikannya dengan paksa jika mampu. ad   Kemudian tahapan amar ma’ruf nahi mungkar sebagaimana dalam hadits adalah dengan tangan, lisan, dan yang terakhir jika itu semua tidak mampu dilakukan adalah mengingkari dengan hati. Sebab jika seseorang diam saat melihat atau mengetahui sebuah kemungkaran tanpa adanya pengingkaran dalam hati, itu artinya dia rida atau setuju dengan kemungkaran tersebut.

Imam al-Ghazali dalam kitabnya yang fenomenal, Ihya Ulumuddin memberikan penjelasan dengan panjang lebar soal tahapan amar ma’ruf nahi mungkar. Imam Ghazali menggunakan istilah hisbah pada nahi munkar.

Menurutnya, praktik hisbah atau nahi munkar harus dilakukan secara berurutan dan bertahap, sebagaimana berikut:

Menjelaskan bahwa perbuatannya itu adalah sebuah kemungkaran atau haram. Jika dengan langkah ini tidak membuat pelaku berubah, selanjutnya; Menasihati pelakunya dengan bahasa lembut. Jika belum berhasil, selanjutnya; Menasihati dengan bahasa tegas, misalnya: “Wahai  jahil, apa kamu tidak takut Allah?!” Jika ini masih belum juga berhasil, selanjutnya; Mencegahnya dengan paksa. Misalnya jika pemabuk, dengan menumpahkan khamar yang ada di sisinya.Jika langkah ini masih juga belum berhasil juga, langkah terakhir adalah; Mengancam dan memukulnya.    Karena langkah kelima ini bisa menimbulkan perlawanan dan memancing keributan bahkan perang, maka dalam melaksanakan nahi mungkar pada langkah terakhir ini hanya boleh dilakukan atas izin pemerintah atau pihak yang berwenang. Sedangkan langkah pertama sampai keempat tidak perlu izin kepada pemerintah atau siapapun. (Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al-Ghazali, Ihya’ Ulumuddin [Beirut, Darul Ma’rifat: tt], Juz 2, halaman 315).  

Langkah memberantas judi online Dalam konteks maraknya judi online di Indonesia, dalam UU ITE pasal 27 (ayat 2) disebutkan bahwa pelaku judi online dapat dikenakan hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 Miliar.

Meskipun sudah ada regulasinya, bukan berarti kewajiban amar ma’ruf hanya menjadi tugas pihak kepolisian atau Satgas Judi Online, melainkan harus ada sinergitas dengan semua warga negara.

Untuk melaksanakan langkah amar ma’ruf di atas dalam kontes judi online, setiap warga negara Indonesia yang melihat atau mengetahui pelaku judi online mempunyai kewajiban untuk menempuh langkah pertama sampai keempat secara bertahap, yaitu:

1. Menjelaskan bahwa judi online adalah sebuah kemungkaran yang hukumnya haram,

2. Menasihati pelakunya dengan bahasa yang lembut,

3. Menasihati pelakunya dengan bahasa yang tegas, dan

4. Mencegahnya dengan paksa.

Jika langkah-langkah tersebut tidak mampu untuk dilakukan, maka paling tidak adalah mengingkarinya dalam hati.

Selanjutnya, langkah terakhir dalam memberantas judi online adalah menjadi tugas pihak berwenang, yaitu dengan cara memblokir semua situs judi online, membekukan semua transaksinya, menyita semua yang berkaitan dengan judi online dan menghukum para pelakunya. Wallahu a’lam.

 

Oleh : Ustadz Muhamad Hanif Rahman, khadim Ma’had Aly Al-Iman Bulus dan Pengurus LBM NU Purworejo

Sumber: https://islam.nu.or.id

Gandeng Jurnalis Media, Sinsen Gelar Bedah Teknologi New Honda Stylo 160

0

JAMBI, berjambi.com  – PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi menggelar workshop bedah teknologi dengan mengundang puluhan jurnalis media yang berlokasi di BTS Cafe & Eatery Jambi. (22/06)

Senior Technical Instructor PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Erfinando mengatakan workshop bedah teknologi kali ini memaparkan secara detail fitur-fitur canggih, desain inovatif dan performa unggulan dari skutik premium fashionable terbaru New Honda Stylo 160.

“Selain mendapatkan pemahaman tentang produk, peserta juga berkesempatan memenangkan hadiah spesial dan dapat berdiskusi langsung mengenai New Honda Stylo 160” ujar Erfinando.

New Honda Stylo berbekal kapasitas mesin terbesar dari model skutik fashionable di kelasnya yakni 160cc 4 katup enhanced Smart Program Plus (eSP+) berpendingin cairan, skutik bagi penggemar fashion premium ini menjadi yang paling bertenaga dan responsif. Sensasi berkendara yang nyaman pun dihadirkan melalui ukuran body yang proporsional, mudah dikendalikan dan ketinggian jok yang nyaman untuk konsumen di Indonesia. Kehadiran fitur-fitur menarik yang canggih dengan inovasi terkini seperti lampu depan LED yang ikonik, Honda smart key, maupun USB charger type A yang mampu menjawab kebutuhan sehari-hari dengan lebih berkelas dan nyaman dalam mengendarai New Honda Stylo 160.

FOTO BERSAMA : Para awak media yang digelar oleh Sinsen

Pada sistem pengereman, skutik bagi penggemar fashion ini hadir dengan fitur Combi Brake System (CBS) dan Anti-lock Braking System (ABS) satu channel yang dilengkapi disc brake pada bagian depan dan belakang yang berukuran 220mm – 220mm di tipe ABS dan memberikan keamanan ekstra. Velg berukuran 12 baik depan maupun belakang dengan ban berukuran 110/90 pada bagian depan dan 130/80 pada bagian belakang memberikan kesan premium dan fashionable di model ini.

New Honda Stylo 160 dipasarkan di Provinsi Jambi dengan dua tipe yakni ABS dan CBS dengan total 6 varian warna yang modis. Sedangkan untuk harga on the road (OTR) Jambi untuk tipe ABS dipasarkan Rp 29.580.000, tersedia dalam 3 warna yaitu Royal Green, Royal Matte Black dan Royal Matte White. Pada tipe CBS dipasarkan dengan harga Rp 26.855.000, tersedia dalam 3 warna juga yaitu Glam Red, Glam Black dan Glam Beige.

“Honda berkomitmen untuk terus melakukan inovasi guna memenuhi kebutuhan, kenyamanan dan kepuasan konsumen dengan memberikan produk yang inovatif dan layanan after sales perawatan sepeda motor Honda di AHASS dengan mekanik terlatih, perlengkapan handal, serta fasilitas yang nyaman. Kami mengajak konsumen untuk selalu merawat kendaraannya sesuai jadwal berkala di AHASS agar kendaraan selalu nyaman dan aman dikendarai. Semoga dengan adanya kegiatan ini para jurnalis media dapat menambah wawasan juga pengetahuan tentang kecanggihan teknologi terbaru yang dimiliki sepeda motor Honda” tutup Erfinando. (***)

Ini Syarat-syarat Potensi Desa Yang Bisa Dikembangkan Jadi Usaha BUMDesa

JAMBI, berjambi.com – Desa memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Mulai dari potensi alam, potensi sumber daya manusia, potensi budaya hingga potensi seni. Pengembangan potensi desa ini bisa  menjadi peluang usaha bagi BUMDesa. Tapi ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Ini ada lima syarat potensi desa yang bisa dikembangkan menjadi unit usaha BUMDesa tersebut sebagai berikut :

1.   Memiliki nilai jual yang tinggi

Usaha yang memiliki nilai jual sangat tinggi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi potensi usaha di desa. Untuk itu, desa harus memiliki usaha yang memiliki nilai jual tinggi dari suatu produk usaha di masyarakat dengan harga yang stabil dan tidak mudah goyah.

2.  Memenuhi kebutuhan masyarakat

Usaha itu dapat memenuhi kebutuhan masyarakat luas, misalnya usaha penjualan bahan-bahan pokok dan keperluan rumah tangga. Jika usahanya dapat memberikan jawaban terhadap kebutuhan sebagian besar masyarakat maka usaha tersebut dapat disebut sebagai usaha yang potensial untuk terus dijalankan dan dikembangkan.

3.   Memiliki risiko kerugian kecil.

Usaha yang besar biasanya memiliki potensi kerugian yang besar pula maka untuk menyiasati hal hal yang tidak dapat diprediksi maka usaha yang dipilih harus memperhitungkan konsekuensi kerugian yang bisa dikendalikan.

4.  Tidak bersifat sementara atau musiman ( berkelanjutan )

Usaha yang bersifat sementara atau musiman biasanya memberikan keuntungan yang jauh lebih besar seperti contohnya usaha kuliner.

5.   Bertahan lama di pasar.            

Untuk mencapai usaha yang potensial maka harus menjawab kebutuhan masyarakat yang bertahan lama di pasar.

6.    Original ( keaslian, keunikan ).

Jika usaha bersifat murni dan tidak meniru maka usaha yang dijalankan dapat menarik minat konsumen dan akan mudah untuk diingat oleh konsumen. Karena usaha itu memiliki ciri khasnya tersendiri yang membuat konsumen mengingat usaha tersebut.

7.   Sesuai kebutuhan dan keinginan konsumen.

Jika perlu dilakukan survei agar dapat diketahui hal-hal yang benar-benar dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen.

8.  Tingkat visibilitas teruji.

Ada baiknya sebelum menetapkan suatu usaha yang ingin digeluti dapat dilakukan riset kecil untuk melakukan uji coba kelayakan suatu produk atau jasa yang ingin di tawarkan tersebut.

9.  Produk inovatif dan kreatif

Untuk bertahan dalam dunia usaha memang tidaklah mudah namun bukan merupakan hal yang sangat mustahil meskipun persaingan dunia usaha saat ini terbilang sangat ketat. Menciptakan suatu produk berbeda yang bersifat inovatif dan kreatif dapat menjadikan produk unggulan yang akan membuat bertahan meskipun persaingan pasar cukup sengit. (***)

SUMBER : tulisan Andi Rijal Kadir, PSM Ahli Madya BPPMDDTT Makassar di https://bppmddtt-makassar.kemendesa.go.id/