Beranda blog Halaman 42

Tahukah Kamu, Ini Lima Dampak Buruk Judi Online !

ISLAM sangat memotivasi umatnya untuk mendistribusikan waktu dalam hal-hal yang positif, entah itu urusan ukhrawi ataupun duniawi. Segala hal yang sia-sia atau praktik yang membuang-buang waktu sangatlah tidak sejalan dengan Islam.

Rasulullah saw bersabda:

من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه

Artinya: “Diantara baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan apa saja yang tidak bermanfaat baginya.”(HR At-Tirmidzi)

Praktik ini banyak dijumpai sekarang pada pemuda-pemudi Muslim. Mereka rela begadang semalaman dan tidak beristirahat hanya untuk menghabiskan masa produktif mereka dalam kelalaian. Ironisnya lagi, beberapa praktik yang mereka lakukan adalah sesuatu yang diharamkan agama, seperti judi online.

Allah swt berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ.

Artrinya: “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung. (Al-Maidah :90)

Ayat ini mengutarakan bahwa judi adalah tindakan keji dan termasuk dari perbuatan setan, selanjutnya ayat ini memerintahkan umat Islam untuk menjauhi tindakan-tindakan tersebut. Semua hal itu menunjukkan bahwa hukum judi adalah haram dan terlarang. Larangan judi amat beralasan karena judi online ataupun offline berdampak buruk bagi pelakunya, berefek negatif bagi penikmatnya, bahkan menjerumuskan pecandunya pada kesengsaraan dunia dan akhirat.

Adapun dampak-dampak buruk tersebut bisa kita lihat dalam 5 hal berikut:

1.    Dampak pada agama si penjudi

Allah swt berfirman:

اِنَّمَا يُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّوْقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ فِى الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَعَنِ الصَّلٰوةِ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّنْتَهُوْنَ 

Artinya: “Sesungguhnya setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu melalui minuman keras dan judi serta (bermaksud) menghalangi kamu dari mengingat Allah dan (melaksanakan) shalat, maka tidakkah kamu mau berhenti?” (Al-Maidah: 91)

Ayat ini menyebutkan dua efek buruk dari perjudian bagi agama pelakunya, yaitu menghalangi dari mengingat Allah dan juga lalai menunaikan shalat. Penyebutan shalat dalam ayat di atas adalah sebagai informasi bahwa yang dimaksud ialah agama secara utuh karena shalat merupakan tonggak agama.

وخص الصلاة من الذكر بالإفراد للتعظيم، والإشعار بأن الصاد عنها كالصاد عن الإيمان من حيث أنها عماده

Artinya: “Dan pengkhususan kata shalat kala disebutkan dalam ayat, menunjukkan kemuliaan ibadah tersebut, dan juga sebagai informasi bahwa orang yang enggan menunaikan shalat sama dengan orang yang enggan menegakkan agamanya, karena shalat adalah tiang agama.” (Al-Baidhawi, Anwarut Tanzil wa Asrarut Ta’wil, [Beirut, Daru Ihyait Turats Al-‘Arabi:1418 H], jilid II, halaman 142

Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, seseorang bila menang dalam judi, maka pikirannya akan selalu tertuju pada nikmatnya kemenangan. Begitupun jika kalah maka ia akan selalu berpikir cara agar ia menang, yang mana semua itu ialah sebagai penghalang dari mengingat Allah.

2.    Dampaknya pada jiwa dan fisik penjudi

Dikutip dari halaman halodoc dalam “Hati-Hati, Bahaya Kecanduan Judi Bisa Berdampak pada Kondisi Mental” (halodoc.com), bahwa diantara efek negatif dari judi online adalah dapat memicu depresi. Pecandunya akan merasakan sedih, rendah diri, murung dan tidak bahagia.  Hal ini jika terus dibiarkan maka akan berakibat fatal pada kesehatan fisik seseorang semisal dapat merusak urat syaraf dan peredaran darah. Akibatnya, akan berimbas pada serangan jantung, pembekuan darah dan penyakit-penyakit semacamnya yang dapat membunuh. (Syukri Ali Abdurrahman At-Thawil, Al-Qimar wa Anwa’uhu fi Dhauis Syariatil Islamiah, [Jordan, Al-Jamiah Al-Urduniah Kuliatus Syariah Ad-Dirasatul Ulya Qismul Fikhi wat Tasyri’: 1988 M], halaman 160)

3.    Dampaknya pada akal pelaku

Syukri Ali Abdurrahman At-Thawil dalam tesisnya menukil penelitian Peter Karlson dosen kedokteran jiwa dari kampus New Jersey di Amerika pada sejumlah pelaku judi. Hasilnya, kecanduan pada judi menyebabkan tidak seimbangnya zat-zat kimia pada otak penikmatnya. Kemudian juga ditemukan zat dari otak pecandu judi yang serupa dengan pecandu minuman keras. (Syukri Ali Abdurrahman At-Thawil, Al-Qimar wa Anwa’uhu fi Dhauis Syariatil Islamiah, [Jordan, Al-Jamiah Al-Urduniah Kuliatus Syariah Ad-Dirasatul Ulya Qismul Fikhi wat Tasyri’: 1988 M], halaman 159- 160)

Dari penelitian ini dapat dipahami bahwa judi bisa merusak akal pelaku, menjadikan pelakunya tidak dapat berpikir dengan jernih. Tentunya, Islam sangat menolak hal ini karena tak seirama dengan tujuan-tujuan syariat dibentuk.

4.    Dampaknya pada harta pelaku

Salah satu maqhasidus syariah yang harus dijaga dan dilindungi oleh seorang Muslim adalah harta. Maka Islam sangat melarang israf dan tabzir, yaitu praktik menghambur-hamburkan harta pada perkara-perkara yang tidak berfaidah, dan judi diantaranya. Penjudi apabila ia kalah, maka ia akan kembali mengajak rekannya untuk berjudi dengan harapan ia akan menuai kemenangan nantinya.

Ketika ia menang, maka ia semakin penasaran hingga mengakibatkan ia miskin tak memiliki harta. Fakhruddin Ar-Razi berkata:

ولا شك أنه بعد هذا يبقى فقيرا مسكينا

Artinya: “Dan tak diragukan lagi seorang penjudi setelah melakukannya maka akan menjadi fakir dan miskin.” (Fakhruddin Ar-Razi, Mafatihul Ghaib, [Beirut, Daru Ihyait Turats Al-’Arabi: 1420 H], jilid XII, halaman 424)

5.    Dampaknya pada keturunan pelaku

Abu Hayyan Al-Andalusi dalam tafsirnya mengungkapkan bahwa keadaan terakhir dari seorang yang berjudi adalah mengorbankan keluarganya dan anak keturunannya guna memuaskan rasa penasarannya. Berikut ungkapan beliau: 

وينتهي من سوء الصنيع في ذلك أن يقامر حتى على أهله وولده

Artinya: “Dan akhirnya, si penjudi akibat dari prilakunya yang buruk, ia akan menjadikan keluarga dan anaknya sebagai imbalan dari kekalahannya.”(Abu Hayyan Al-Andalusi, Al-Bahrul Muhith fi Tafsir,[Beirut, Darul Fikr : 1420 H],jilid IV, halaman 358)

Itulah beberapa dampak negatif dari judi online yang dapat merusak lima maqhasidus syariah, membahayakan kesehatan pelaku, dan lain-lain. Sudah semestinya kita untuk menasihati kerabat, keluarga, dan kolega kita yang masih melakukannya. Wallahulahu ‘Alam

Sumber: tulisan Muhamad Sunandar, Alumni Universitas Al-Ahgaff pada https://islam.nu.or.id/syariah

Jaga Kualitas Nutrisi, Ini Rekomendasi Terbaik Pemberian ASI

JAKARTA, berjambi.com – Banyak manfaat pemberian Air Susu Ibu atau ASI bagi bayi. ASI merupakan makanan terbaik dengan gizi lengkap, mulai dari air, protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral, zat antibodi, dan enzim. Tubuh ibu sudah disiapkan bisa memberikan ASI saat bayi lahir ke dunia.

Kandungan ASI sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi, seperti perkembangan otak dan mata. Oleh karena itu, para ibu sebaiknya dapat menjaga kualitas nutrisi ASI dengan memerhatikan cara memberikan ASI yang sesuai rekomendasi.

Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Kementerian Kesehatan RI dr. Lovely Daisy, MKM menjelaskan, perubahan bentuk makanan dapat melalui banyak tahapan proses, yang mana akan berpengaruh terhadap kandungan nilai gizi. Hal ini juga perlu diperhatikan dalam pemberian ASI.

Ada beberapa bentuk olahan ASI yang mempunyai risiko tertentu lantaran dapat mengubah kandungan nutrisi. Ini juga dipengaruhi dari proses, tempat, dan lama penyimpanan.

“ASI dalam bentuk olahan lain, pertama, ASI dibekukan. ASI yang dibekukan di freezer mempunyai risiko menurunnya kandungan protein, zat gizi dan zat aktif lainnya yang tergantung pada tempat dan lama penyimpanan,” jelas Daisy di Jakarta, ditulis Rabu (29/5).

“Kedua, ASI dikeringkan. ASI ini dikeringkan melalui proses pembekuan dan pengeringan. Serangkaian perubahan fisik tersebut, tentunya akan meningkatkan risiko perubahan komponen utama ASI, seperti pecahnya membran gumpalan lemak dan perubahan misel kasein, penurunan komposisi faktor bioaktif protein.”

Daisy pun menekankan, terdapat rekomendasi terbaik dalam pemberian ASI. Yang paling utama adalah ibu sebaiknya menyusui bayi secara langsung.

“Ibu diharapkan menyusui bayi secara langsung karena dapat membangun ikatan batin antara ibu dan bayi. Selain itu, menyusui memberikan manfaat besar bagi ibu dan bayi, antara lain meningkatkan daya tahan tubuh bayi, melindungi pencernaan bayi, dan meningkatkan kecerdasan,” tegasnya.

“Kemudian, menurunkan risiko penyakit degeneratif pada bayi. Pada ibu, menyusui dapat menurunkan risiko kanker ovarium dan payudara. Sehingga menyusui bukan sekadar memberikan ASI pada bayi.”

Manfaat ASI juga mencegah penyakit tidak menular saat dewasa serta meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup ibu. Pemberian ASI secara menyusui ikut meningkatkan bonding yang kuat antara bayi dan ibu.

Rekomendasi Pemberian ASI Perah

Menyusui merupakan salah satu rekomendasi global pemberian makan bayi dan anak, yang mana ASI merupakan makanan utama dan terbaik bagi bayi usia 0-6 bulan, pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) mulai usia 6 bulan serta pemberian ASI yang dilanjutkan sampai usia 2 tahun.

“Proses menyusui dimulai dari Inisiasi Menyusu Dini, yaitu proses kontak kulit ke kulit antara ibu dan bayi segera setelah bayi lahir selama minimal satu jam. Proses ini memudahkan ibu untuk mulai menyusui dan menyusui eksklusif lebih lama,” Direktur Daisy melanjutkan.

Jika bayi tidak mendapatkan ASI, maka berisiko terserang penyakit-penyakit infeksi, misalnya diare, infeksi saluran pernapasan atas, dan infeksi lainnya. Bayi dapat mengalami masalah gizi dan berisiko mengalami alergi dan intoleransi laktosa.

Bayi berisiko lebih tinggi mengalami penyakit kronis seperti obesitas dan diabetes saat dewasa.
Sementara itu, bagi ibu yang terhambat menyusui secara langsung, salah satunya ibu pekerja, pemberian ASI dapat dilakukan dengan ASI Perah (ASIP). ASI perah adalah ASI yang diperas, kemudian disimpan dan diberikan kepada bayi sesuai dengan kebutuhannya.

ASI perah merupakan salah satu cara efektif yang dilakukan oleh ibu menyusui yang memiliki kesibukan di luar rumah.

“Jika ibu memiliki hambatan untuk menyusui bayi langsung, ibu dapat memberikan ASI perah. ASI perah yang direkomendasikan diberikan kepada bayi adalah ASI segar yang diperah pada hari itu atau pada hari sebelumnya, karena kandungan zat gizi masih optimal,” terang Direktur Gizi dan KIA Lovely Daisy.

Merujuk buku saku “Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk Kader” terbitan Kemenkes RI tahun 2021, ASI yang baru diperah dan disimpan dalam cooler bag, lama penyimpanan 24 jam.

ASI perah dalam ruangan (ASIP segar) tahan 4 jam dengan suhu 27 derajat sampai 32 derajat Celsius, sedangkan pada suhu kurang dari 25 derajat Celsius tahan 6-8 jam. ASI perah tahan 2-3 hari ketika ditaruh pada kulkas bagian lemari pendingin dengan suhu kurang dari 4 derajat Celsius.

ASIP yang ditaruh di freezer pada kulkas satu pintu, lama penyimpanan 2 minggu dengan suhu di bawah titik beku, -15 derajat sampai 0 derajat Celsius. ASI perah yang disimpan di freezer pada kulkas dua pintu dapat bertahan 3-6 bulan dengan suhu -20 derajat sampai -18 derajat Celsius.

Bayi Baru Lahir Tidak Boleh Diberi Makanan Lain

Bagi bayi baru lahir, Direktur Gizi dan KIA Kemenkes Lovely Daisy menambahkan, pemberian makanan lain tidak boleh dilakukan. Dalam hal ini, bayi baru lahir sampai dia berusia 6 bulan, hanya diberikan ASI saja atau istilahnya ASI eksklusif.

ASI eksklusif, artinya bayi hanya diberikan ASI saja, tanpa ada tambahan makanan dan minuman lainnya (kecuali obat obatan dalam bentuk sirup), dan diberikan saat bayi berumur 0-6 bulan. Pada usia ini, bayi tidak membutuhkan makanan lain, kecuali ASI.

Ketentuan di atas juga sesuai dengan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
“Makanan terbaik bagi bayi baru lahir adalah ASI. WHO merekomendasikan, sampai bayi berusia 6 bulan, tidak diberikan makanan atau minuman lain, kecuali obat dan vitamin atau bayi dengan indikasi medis,” tambah Daisy.

Jika pemberian selain ASI tetap dilakukan, maka dapat meningkatkan risiko terjadinya sejumlah infeksi pada bayi. Bayi dapat terkena diare dan meningitis.

“Tak hanya itu saja, bayi lebih mungkin mengalami intoleransi, bahkan bisa juga mengakibatkan alergi seperti eksim,” kata Daisy.

Pemberian makanan dan minuman lain pada bayi baru lahir juga dapat mengganggu proses menyusui. Makanan memberikan rasa kenyang pada bayi dan membuat bayi jarang menyusu, sehingga akan mengganggu produksi ASI.

“Jadi, makanan dan suplemen prelaktal – makanan atau minuman selain ASI yang diberikan kepada bayi sebelum menyusui dalam 3 hari pertama kehidupan – hanya boleh diberikan jika ada indikasi medis,” ucap Direktur Lovely Daisy. (***)

 

SUMBER : https://kemkes.go.id/

Kongres XXI, Inilah 3 Tema Debat Calon Ketum PB PMII dan Ketua Kopri

JAKARTA, berjambi.com – Tahapan kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) XXI masih terus berjalan. Selepas pengambilan nomor urut para calon Ketum PB PMII dan Ketua Korp PMII Putri (Kopri), Badan Percepat Kongres (BPK) menyebutkan ada tiga tahapan debat calon.

“Jadi nanti kita akan menyelenggarakan tiga rangkaian debat calon, itu sudah terjadwal dan diumumkan ke seluruh calon dan para sahabat-sahabat juga,” kata Ketua BPK Adil Rahmat Kurnia Adil seperti yang dikutip dari NU Online.

Terkait materi tema debat, Adil membocorkan, nantinya akan membahas tiga aspek besar seputar moral, ekonomi, dan nasionalisme. Tapi untuk turunan tema yang dibahas, masih terus digodok oleh panitia yang bersangkutan.

“Untuk turunan materinya, kami masih menggodok lebih matang. Pastinya materi tersebut yang berhubungan langsung untuk kemajuan PB PMII di masa mendatang dan membahas isu strategis nasional untuk perbaikan Indonesia ke depannya,” ucapnya.

Ketiga tema materi debat tersebut, sambung Adil, berkaitan langsung dengan transformasi Indonesia menuju Indonesia emas 2045.

“Seperti tahapan pembenahan mulai dari ketahanan ekonomi, pembangunan nasional, pembangunan infrastruktur, dan penguatan nasionalisme,” jelasnya.

Terkait ekonomi, materi debat soal melihat fenomena Generasi Z yang menganggur karena ketiadaan lapangan pekerjaan, juga menjadi fokus utama dalam tema materi debat nantinya.   “Kita di organisasi mahasiswa PMII harus menjawab soal itu,” tegasnya.

Tempat debat calon

Adil menyebutkan, tempat debat tersebut dibagi menjadi tiga zona, yaitu Zona I Padang, Sumatera Barat, pelaksanaan debat berlangsung di Universitas Negeri Padang (UNP) pada 27 Juli 2024, Zona II Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada 6 Juli 2024.

“Sementara itu, untuk Zona III debat sendiri akan berlangsung di Ternate, Maluku Utara. Semoga tahapannya bisa berjalan dengan baik,” katanya.

22 Calon Ketum PB PMII dan 8 Ketua Kopri Sebelumnya, panitia kongres XXI PMII telah mengumumkan 22 calon ketua umum (Ketum) PB PMII dan 8 calon ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri). Calon-calon tersebut nantinya akan menjadi kandidat pada Kongres XXI di Kota Palembang, Sumatra Selatan, pada September 2024.

Dikutip NU Online melalui laman Instagram PB PMII, berikut ini adalah deretan calon Ketum dan Ketua Kopri PB PMII, diantaranya;

Calon Ketua Umum PB PMII

  1. Abraham Arsyad
  2. Abdurrahman Wahid
  3. Adlin Panjaitan
  4. Adryan Nur Alam
  5. Abdurrahman Hamas Nahdy
  6. Ahmad Sirajul Munir
  7. Amri Taufiq Hasibuan
  8. Fathullah Syahrul
  9. Hasnu
  10. Iqbal Abdul Rouf
  11. Kamaluddin
  12. Khairul Rahman
  13. Mahbub Ubaedi Alwi
  14. M. Shofiyulloh Cokro
  15. M. Muhamtashir
  16. M. Irkham
  17. M. Syaroful Umam
  18. M. Tarmizi
  19. M. Rohimi Hidayatullah
  20. Muhammad Faqih Al Haramain
  21. Rama Azizatul Hakim

 

Calon Ketua Kopri PMII

  1. Fatirahma Hanipa
  2. Fitrah Juniarti
  3. Mamay Muthmainnah
  4. Nadya Alfi Roihana
  5. Rhofitania
  6. Robiyatul Adawiyah
  7. Romalia
  8. Wulan Aliyatus Sholikhah

SUMBER : https://www.nu.or.id/

Jemaah Haji Mulai Dipulangkan, Ini Warning Buat Barang Bawaan

MAKKAH, berjambi.com  — Puncak pelaksanaan ibadah haji 1445 H/2024 M telah berakhir. Jemaah haji Indonesia gelombang 1 pun mulai dipulangkan ke tanah air.

“Alhamdulillah puncak haji sudah usai. Hari ini kita mulai memberangkatkan jemaah dari Makkah untuk kembali ke Tanah Air,” kata Direktur Bina Haji Kementerian Agama Arsad Hidayat saat melepas kepulangan jemaah SOC 02, di Makkah, Jumat (21/6/2024).

Direktur Bina Haji Kementerian Agama Arsad Hidayat menerangkan, ada perbedaan skema kepulangan jemaah gelombang 1 di tahun ini. Sebanyak 49 kelompok terbang (kloter) gelombang I akan dipulangkan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

“Tahun ini, tidak semua jemaah gelombang I dipulangkan melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Ada 49 kloter yang akan dipulangkan melalui Madinah. Termasuk SOC 02 yang kita antar pagi ini,” jelas Arsad Hidayat.

Arsad menyampaikan, SOC 02 termasuk jemaah kloter awal yang segera dipulangkan usai wukuf. “Alhamdulillah seluruh persiapan kaitan dengan rencana kepulangan ini sudah siap,” tukas Arsad.

“Bahkan untuk penimbangan barang bagasi yang biasa dilakukan sekitar 48 jam sebelum keberangkatan, untuk SOC 2 karena masuk kategori keberangkatan awal itu ditimbang sebelum pelaksanaan wukuf,” imbuhnya.

*49 Kloter Pulang dari Madinah*

Di tempat terpisah, Kepala Daerah Kerja Madinah Ali Machzumi menerangkan hari ini direncanakan ada enam kloter gelombang pertama yang akan tiba di Madinah untuk selanjutnya diberangkatkan ke tanah air.

“Mereka akan transit 1 malam, lalu 22 Juni diberangkatkan ke Indonesia,” kata Ali.

Berikut daftar 49 kloter jemaah haji gelombang I yang akan kembali dari Bandara AMAA, Madinah:

1. SOC (Solo) kloter: 1, 2, 3, 5, 10, 11, 15, 16, 17, 19, 20, 21, 23, 24, 25, 26, 29, 30, 31, 33, 34, 35, 36, dan 38.

2. BDJ (Banjarmasin) kloter: 1, 2, 4, dan 7.

3. UPG (Ujungpandang) kloter: 1, 3, 5, 6, 7, 8, 10, 13, dan 14.

4. KNO (Kualanamu) kloter: 2, 3, 4, 5, 7, 8, dan 9.

5. BPN (Balikpapan) kloter: 1.

6. PDG (Padang) kloter: 3, 5, 6, dan 8.

Warning Barang Bawaan

Jemaah haji Indonesia dilarang membawa air Zamzam dalam koper bagasi saat kepulangan ke Tanah Air. Larangan jemaah membawa air zamzam ke koper bagasi menyesuaikan aturan penerbangan maskapai Garuda.

Kepala Daker Bandara Abdillah mengimbau agar jemaah mematuhi aturan terkait barang bawaan dalam penerbangan. Abdillah berharap jemaah haji Indonesia tidak membawa barang bawaan yang melebihi ketentuan berat yang diperbolehkan.

SUMBER : https://kemenag.go.id/

Kapan Batas Penyembelihan Hewan Kurban ? Ini Penjelasannya

Berkurban atau menyembelih hewan kurban pada hari Haya Idul Adha sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu. Waktu pelaksanaannya pada pagi hari pada 10 Dzulhijjah setelah melaksanakan shalat Idul Adha.

“Menurut Syeikh Wahbah Az-Zuhaily, seluruh ulama sepakat bahwa waktu paling baik menyembelih hewan kurban ialah hari pertama setelah shalat ‘Id sampai sebelum tergelincir matahari atau sebelum masuk waktu shalat Zuhur,” demikian tulisan Ustadz Hengki Ferdiansyah, seperti yang dikutip dari NU Online.

Hewan kurban tidak boleh disembelih sebelum shalat Idul Adha. Karena bila hal itu terjadi, tidak bisa dianggap sebagai kurban. Penegasan ini sebagaimana keterangan dalam hadits Nabi riwayat Al-Bara’ bin ‘Azib: “Sungguh yang pertama kali kami lakukan pada hari ini ialah shalat, kemudian kami pulang dan setelah itu menyembelih hewan kurban. Siapa yang melakukan hal demikian (menyembelih setelah shalat), maka dia telah memperolah sunah kami. Tetapi siapa yang menyembelih sebelum itu, maka penyembelihannya itu sebatas menyembelih untuk keluarganya sendiri dan tidak dianggap ibadah kurban,” (HR Al-Bukhari).

Sementara batas akhir penyembelihan hewan kurban yaitu pada 13 Dzulhijjah atau di akhir hari Tasyrik. Dengan begitu, tenggat waktu penyembelihan tersebut selama empat hari, pada tanggal 10 dan hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah).

“Kendati waktu penyembelihan kurban ada empat hari, dimulai dari tanggal 10 sampai 13 Dzulhijah, tetapi lebih baiknya penyembelihan hewan kurban dimulai pada hari pertama sebelum tergelincir matahari agar memperoleh kesunnahan,” terangnya.

Sumber: https://www.nu.or.id

Berbekal Ilmu Selama Kuliah, Mahasiswa Agroteknologi UNJA Sukses Bisnis Beras Organik

MENDALO, berjambi.com – Nurliana Pulungan, seorang mahasiswa program magister Agroteknologi di Universitas Jambi, berhasil mengembangkan usaha di sektor pertanian. Berbekal ilmu yang diperoleh selama kuliah, Nurliana Pulungan memutuskan untuk merintis bisnis sendiri, sebuah impian yang berhasil diwujudkannya.

Produk unggulan yang dikembangkan Nurliana adalah beras organik yang diberi pupuk dari kotoran ternak, sehingga bebas dari kandungan senyawa kimia. Selain lebih sehat, keunggulan beras organik terletak pada biaya produksinya yang lebih rendah. Nurliana menjelaskan bahwa inisiatif memulai usaha ini terinspirasi dari keinginan melanjutkan studi S2 dan keinginan untuk mandiri secara finansial.

“Dari awal saya ingin melanjutkan S2, mandiri dengan mencoba memulai usaha beras organik ini melalui media sosial hingga dikenal dan mempunyai reseller di dalam maupun luar kota Jambi. Usaha ini juga terbersit dari orang tua saya yang memiliki kilang beras di kampung,” ujar Nurliana Pulungan.

Nurliana Pulungan menambahkan bahwa bisnis ini sejalan dengan ilmunya di sektor pertanian dan melihat peluang besar di pasar.

“Semua orang pasti membutuhkan beras, makanya saya berwirausaha beras organik. Usaha ini sudah berjalan tiga tahun dan sekarang saya bisa menyewa tempat serta memiliki satu karyawan. Saat ini, kami bisa menjual hingga dua ton beras per bulan,” jelasnya.

Meski begitu, Nurliana Pulungan mengakui bahwa usaha tidak lepas dari tantangan.

“Kita harus bisa memperkenalkan produk, menjaga kualitas beras, memberikan yang terbaik untuk konsumen, dan menjaga kepercayaan konsumen,” kata Nurliana Pulungan.

Nurliana Pulungan, anak bungsu dari delapan bersaudara ini, memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan bermimpi besar.

“Untuk sukses dalam bisnis, yang terpenting adalah menjadi anak muda yang berkarya dan bermimpi besar. Jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi harus bisa menciptakan lapangan kerja. Siapapun bisa menjadi apapun jika pantang menyerah,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya terus belajar dan berbenah diri.

“Kita anak muda, harus terus belajar, mencari pelajaran, dan menjadi pribadi yang adaptif serta siap menerima perubahan,” pungkasnya.

Kisah sukses Nurliana Pulungan diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Universitas Jambi lainnya untuk memanfaatkan ilmu yang dimiliki, berani mengambil langkah, dan menciptakan peluang usaha sendiri. (***)

 

SUMBER : https://www.unja.ac.id/

Fase Mina Selesai, Jemaah Bersiap Tawaf Ifadhah

0

JAKARTA, berjambi.com  – Hari ini, tanggal 13 Zulhijah 1445 Hijriah, jemaah yang mengambil Nafar Tsani melakukan lontar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah. Sesuai jadwal lontar jumrah yang telah ditetapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), tanggal 13 Zulhijah jemaah melakukan lontar jumrah pada pukul 05.00 – 17.00 WAS.

Sebelumnya, pada 12 Zulhijjah, jemaah yang mengambil pilihan Nafar Awal telah meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam dan kembali ke hotel masing-masing jemaah di Makkah.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda mengatakan, setelah menyelesaikan fase mabit di Mina dan melontar jumrah, jemaah akan melakukan tawaf Ifadhah dan Sa’i sebagai rangkaian rukun haji.

“PPIH mengimbau agar jemaah dapat memulihkan kondisi dan stamina fisik terlebih dahulu sebelum pelaksanaan tawaf Ifadhah dan ibadah lainnya,” kata Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta.

Disampaikan Widi, Masjidil Haram saat ini juga kondisinya padat jemaah dari berbagai belahan dunia yang akan tawaf Ifadhah. Karenanya, kata dia, jemaah harus mempertimbangkan kondisi kepadatan Masjidil Haram saat akan tawaf Ifadhah.

“Tidak perlu tergesa-gesa untuk langsung tawaf Ifadhah setelah dari Mina, dengan stamina prima fisik setelah istirahat, jemaah dapat menjalankan tawaf dan ibadah lainnya dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, tawaf Ifadhah dilaksanakan setelah bus shalawat yang akan mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya kembali beroperasi. Bus shawalat kembali beroperasi pada 14 Zulhijah atau 20 Juni 2024 mulai pukul 00.30 Waktu Arab Saudi.

“Selama tidak ada layanan bus shawalat, jemaah dapat menjalankan salat 5 waktu di masjid sekitar hotel sembari mempersiapkan diri untuk tawaf Ifadhah dan tawaf Wada,” ucapnya.

“Bagi jemaah Nafar Tsani, sembari menunggu dijemput bus yang akan membawa ke hotelnya di Makkah dapat memanfaatkan kesempatan waktu di Mina untuk bersyukur kepada Allah atas segala rahmat yang telah diterima, sehingga dapat menyelesaikan mabit dan melontar jumrah dengan sempurna,” tutupnya.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 13.17 WIB, jemaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 165 orang. (***)

300 Jemaah Safari Wukuf Lansia Kembali ke Kloter, PPIH: Penuh Haru dan Tangis Bahagia

0

MAKKAH, bungopos.com — Sebanyak 300 jemaah haji yang mengikuti safari wukuf lansia dan disabilitas non mandiri kembali bergabung dengan anggota kelompok terbang atau kloternya pada hotel mereka masing-masing di Makkah. Proses pemulangan jemaah dari hotel transit menuju hotel kloter di sektor Makkah, berlangsung pada 13 Zulhijjah 1445 H atau 19 Juni 2024, diwarnai dengan rasa haru dan tangis bahagia.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji safari wukuf lansia dan disabilitas non mandiri sudah kembali bergabung dengan jemaah lainnya di kloter masing-masing. Mereka kemarin secara bertahap kami kembalikan, sejak pagi sampai dini hari, dalam suasana penuh haru dan tangis bahagia,” terang Kepala Bidang Layanan Lansia dan Disabilitas Slamet Sodali di Makkah, Kamis (20/6/2024).

Ikut melepas kepulangan jemaah safari wukuf lansia dan disabilitas non mandiri, dari hotel transit ke sektor masing-masing di Makkah, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, serta Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz.

“Selama sepekan di hotel transit, mereka dilayani petugas selama 24 jam. Hal ini membentuk ikatan emosiaonal layaknya orang tua dan anak. Banyak dari mereka menangis menyampaikan terima kasih dan tidak sedikit pula yang ingin terus berada di hotel transit,” sambungnya.

Sejak 6 Zulhijjah 1445 H atau 12 Juni 2024 M, jemaah safari wukuf lansia dan disabilitas non mandiri diambil dari kloter untuk dibawa ke hotel transit di wilayah Aziziyah untuk persiapan menjalani puncak haji. Mereka dilayani layaknya orang tua sendiri, baik saat makan bahkan hingga urusan di kamar mandi.

Pada 9 Zulhijjah 1445 H atau 15 Juni 2024 M, mereka diberangkatkan menuju Arafah dengan 10 bus untuk menjalani wukuf. Sebelumnya, para petugas memastikan mereka sudah bersih-bersih dan bersuci, serta berihram. Petugas lalu membimbing mereka untuk berniat haji jelang keberangkatan menuju Arafah.

Selama di Arafah, mereka dibimbing oleh petugas pembimbing ibadah yang ada di setiap bus. Proses wukuf diawali dengan khutbah wukuf, lalu salat Jamak Taqdim Qashar Zuhur dan Asar yang juga dilakukan di atas bus. Jemaah lalu diberi waktu untuk berzikir dan berdoa. Setelah itu, bus berangkat dari Arafah kembali ke hotel transit di wilayah Aziziyah.

Kembali ke hotel dari Arafah, para petugas membantu jemaah untuk membersihkan diri, lalu beristirahat. Mereka masih mengenakan kain ihram sampai para petugas badal menjalankan Lontar Jumrah Aqabah pada 10 Zulhijjah atau Thawaf Ifadlah. Setelah itu lontar aqabah atau ifadlah ditunaikan, jemaah baru melakukan tahallul, berganti pakaian biasa.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur, proses Safari Wukuf Lansia dan Disabilitas Non Mandiri tahun ini berjalan lancar. Jemaah dalam keadaan sehat hingga kembali ke kloter masing-masing,” sebut Slamet Sodali.

“Selain Wukuf di Arafah, seluruh rangkaian ibadah haji jemaah safari wukuf dibadalkan oleh petugas, baik lontar jumrah, maupun thawaf ifadlah,” sambung Slamet.

“Kami sudah mendapat laporan, seluruh rangkaian lontar Jumrah, baik Aqabah maupun saat Hari Tasyrik, sudah dilakukan petugas. Sebagian besar petugas juga sudah melakukan badal Thawaf Ifadlah. Kami akan memastikan seluruh rangkaian ibadah haji jemaah safari wukuf lansia dan disabilitas sudah selesai dilakukan para pembadal sebelum kepulangan jemaah haji,” tegasnya lagi.

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 Juni 2024. Menurut Slamet, jemaah safari wukuf yang akan pulang pada kloter-kloter awal sudah diselesaikan seluruh rangkaian ibadah hajinya.

“Kami ikut mendoakan, semoga mereka semua bisa kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur, serta berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat. Aamiin,” tandasnya. (***)

SUMBER : https://kemenag.go.id/

 

Peringati Idul Adha 1445 Hijriah, DPW PKB Jambi Kurban Tiga Ekor Sapi

JAMBI, berjambi.com – Momen hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah, Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Provinsi Jambi, kembali melakukan pemotongan hewan kurban pada Rabu, 19 Juni 2024.

Sekretaris DPW PKB Elpisina mengatakan, pemotongan hewan kurban kali ini merupakan momen untuk berbagi kepada masyarakat.

“Pelaksanaan pemotongan hewan qurban DPW PKB Jambi ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada pengurus, kader, masyarakat sekitar dan masyarakat Jambi pada umumnya, semoga dapat bermanfaat,” terang Elpisina.

aktivitas penyembelihan hewan kurban di DPW PKB Jambi

 

Caleg DPR RI terpilih ini berharap kedepan, agenda rutin DPW PKB Jambi ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan.

“Semoga kegiatan yang rutin di DPW PKB ini bisa membawa berkah bagi PKB itu sendiri serta masyarakat, kita berharap kegiatan ini dapat kita maksimalkan kedepannya,” tambahnya.

Ketua Pelaksana Pemotongan Hewan Qurban DPW PKB Jambi Ferry Kurniawan menyebutkan pada Idul Adha Kali ini pihaknya menyembelih tiga ekor sapi.

“Ya, Alhamdulillah ya kali ini kita kurban tiga ekor sapi, telah kita bagikan kepada pengurus, kader dan masyarakat sekitar kantor DPW PKB Jambi,” jelasnya. (arm)

Rendra Usman Persembahkan Sapi Simental Untuk Warga Kampung Nelayan

0

Berjambi.com – Jambi//Anggota DPRD Provinsi Jambi Rendra Ramadhan Usman berkurban sapi di daerahnya.

Salah satunya, Simental seberat sekitar 200 kilogram yang disembelih pagi tadi, Selasa, 18 Juni 2024 

Penyembelihan berlangsung di Masjid I’Tifaqul, Parit III di Kampung Nelayan Tanjungjabung Barat.

“Hewan kurban ini nantinya didistribusikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Semoga bermanfaat dan dapat dirasakan,” ujar Rendra.

Menurut orang dekat Rendra di lokasi penyembelihan, Lili, sapi yang disumbangkan putra mantan Bupati Tanjungjabung Barat dua periode Usman Ermulan ini, bukan hanya bentuk ibadah Idul Adha, tetapi juga sebagai momen untuk mempererat hubungan antara dirinya sebagai legislatif dan masyarakat.

“Itu sebagai bentuk rasa syukur beliau. Sudah dari beberapa Minggu lalu Pak Rendra memberikan informasi kepada kami bahwa beliau mau berikan satu sapi yang besar untuk warga Kampung Nelayan,” ucap Lili. (Satria)