KUALA TUNGKAL – Gelora semangat kebangkitan sepak bola Tanjung Jabung Barat resmi dimulai. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat menunjukkan komitmen nyatanya dalam membangun dunia olahraga, khususnya sepak bola, dengan menghadiri secara langsung Pelantikan Pengurus Asosiasi Kabupaten (ASKAB) PSSI Tanjung Jabung Barat Periode 2024–2028. Acara yang digelar di Rumah Dinas Bupati, Senin (14/7), ini menjadi penanda dimulainya era baru pembinaan sepak bola yang lebih profesional, terstruktur, dan berkelanjutan di bumi Serengkuh Dayung.
Acara yang berlangsung penuh khidmat ini dihadiri oleh seluruh stakeholder kunci olahraga daerah. Tampak hadir Ketua Asprov PSSI Jambi beserta jajarannya, Ketua DPRD Tanjab Barat, seluruh Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua KONI, Plt. Asisten, kepala OPD terkait, para tokoh olahraga legendaris, serta masyarakat pecinta sepak bola yang dengan penuh antusiasme menyaksikan perhelatan penting ini. Kehadiran mereka menyiratkan sebuah optimisme kolektif akan masa depan sepak bola tanah air.
Dalam sambutannya yang menggelegar, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus ASKAB PSSI yang baru saja dilantik. Ia menegaskan dengan sangat bahwa jabatan yang disandang sekarang bukanlah sekadar titel atau formalitas belaka, melainkan sebuah amanah besar yang memikul tanggung jawab untuk membina dan mengembangkan sepak bola di daerah secara profesional.
“Sepak bola bukan hanya soal kompetisi, tetapi merupakan bahasa universal yang menyatukan perbedaan, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan tangguh,” ujar Bupati, menggambarkan filosofi olahraga yang dicintai miliaran orang ini.
Bupati tidak berhenti pada ucapan selamat. Ia menyampaikan harapan-harapan strategisnya agar ASKAB PSSI Tanjab Barat mampu menjadi wadah pembinaan yang profesional, akuntabel, dan inklusif. Tujuannya jelas: melahirkan talenta-talenta sepak bola unggul yang tidak hanya bersaing di tingkat lokal, tetapi mampu menembus kancah provinsi, nasional, bahkan internasional. Untuk mewujudkan mimpi besar ini, Bupati menegaskan komitmen penuh Pemerintah Daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk nyata, mulai dari penyediaan fasilitas olahraga yang representatif, program pembinaan atlet usia dini yang sistematis, hingga penyelenggaraan turnamen berjenjang yang rutin. Salah satu bukti konkretnya adalah pembangunan sport center yang tidak hanya berfungsi sebagai arena olahraga, tetapi juga sebagai ruang kreativitas bagi generasi muda untuk mengekspresikan bakat mereka, baik di bidang olahraga maupun seni.
“Pemkab juga telah membangun sport center sebagai ruang kreatif anak muda untuk beraktivitas, tak hanya di bidang olahraga, tetapi juga seni dan lainnya,” tambahnya.
Lebih dari itu, Bupati juga mendorong agar ASKAB PSSI membangun sinergi yang erat dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan dunia pendidikan, klub-klub lokal, komunitas olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya dinilai sangat penting untuk menciptakan ekosistem sepak bola yang sehat dan berkesinambungan.
“Momentum pelantikan ini harus menjadi titik tolak kebangkitan sepak bola Tanjung Jabung Barat. Mari jadikan olahraga sebagai sarana membangun generasi unggul dan mengharumkan nama daerah,” pungkas Bupati mengakhiri sambutan.
Sebelumnya, Ketua Asprov PSSI Provinsi Jambi, Mhd. Fadhil Arief, dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun fondasi sepak bola sejak dini, dimulai dari tingkat sekolah dasar (SD). Pendekatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul, tetapi yang lebih penting adalah menyediakan ruang kegiatan positif bagi anak-anak. Dengan demikian, mereka terhindar dari ketergantungan pada gawai dan pengaruh negatif lainnya yang mengintai di era digital.
Ia juga menambahkan bahwa sepak bola memiliki peran yang jauh lebih mulia sebagai sarana pendidikan karakter. Melalui olahraga ini, anak-anak diajarkan tentang nilai-nilai disiplin, kerja sama tim, sportivitas, dan resilience (ketangguhan). Hal ini secara efektif dapat menjauhkan mereka dari bahaya narkoba dan perilaku menyimpang, sekaligus membentuk pribadi yang tidak mudah menyalahkan orang lain dan selalu berusaha menjadi yang terbaik.
Pada penutup sambutannya, Ketua Asprov meminta dukungan penuh dari semua pihak, mulai dari Bupati, Kapolres, hingga seluruh stakeholder terkait. Dukungan ini mutlak diperlukan agar seluruh program pembinaan sepak bola, tidak hanya di Jambi tetapi khususnya di Tanjung Jabung Barat, dapat berjalan optimal dan mencapai target-target yang telah ditetapkan. Pelantikan ini bukanlah garis finis, tetapi justru starting point dari sebuah perjalanan panjang menuju kejayaan sepak bola Tanjung Jabung Barat.