pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali menghadirkan kabar membahagiakan bagi para pegawainya. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi mengumumkan bahwa daerahnya menjadi salah satu kabupaten yang memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu.
Pengumuman penting ini disampaikan langsung di sela-sela kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Acara berlangsung di Masjid Nurul Hidayah, Desa Kemuning, Kecamatan Bramitam, pada Selasa, 10 Maret. Ribuan jamaah yang hadir pun bersorak gembira mendengar kabar tersebut.
Apresiasi Nyata untuk Dedikasi P3K Paruh Waktu
Langkah pemberian THR bagi P3K Paruh Waktu ini diambil sebagai bentuk apresiasi nyata dari Pemerintah Daerah. Selama ini, para pegawai dengan status paruh waktu telah bekerja keras dan mendukung roda pemerintahan dengan penuh dedikasi.
Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa pemberian THR ini tidak dilakukan setengah-setengah. Para P3K Paruh Waktu akan menerima hak yang sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan P3K Penuh Waktu.
Pencairan THR bagi ketiga kelompok pegawai ini akan dilakukan secara serentak. Dengan demikian, tidak ada perlakuan yang membedakan antara satu status pegawai dengan status lainnya.
“Kami membawa kabar gembira bagi para P3K Paruh Waktu di Kabupaten Tanjab Barat. Insyaallah, mereka akan menerima tunjangan THR. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk mengapresiasi kerja keras rekan-rekan semua,” ujar Bupati Anwar Sadat di hadapan masyarakat dan tokoh agama yang hadir.
Terobosan Kebijakan yang Patut Dicontoh
Keputusan Bupati Anwar Sadat ini tergolong terobosan. Tidak banyak daerah di Indonesia yang memberikan THR kepada P3K Paruh Waktu. Sebagian besar daerah masih terbatas pada PNS dan P3K penuh waktu.
Namun, Bupati memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, para P3K Paruh Waktu juga memberikan kontribusi yang tidak kalah penting. Mereka mengisi pos-pos strategis di berbagai dinas dan instansi.
Dengan memberikan THR, pemerintah daerah menunjukkan bahwa kesejahteraan pegawai adalah prioritas. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan motivasi dan kinerja para pegawai.
Progres Infrastruktur di Kecamatan Bramitam
Selain fokus pada kesejahteraan pegawai, Bupati Anwar Sadat juga memanfaatkan momen Safari Ramadhan untuk memaparkan progres pembangunan infrastruktur. Perhatian khusus diberikan kepada Kecamatan Bramitam sebagai lokasi acara.
Bupati menyoroti peningkatan jalan aspal yang membentang dari Simpang Jalan Harmoko hingga jalan menuju arah Parit 8. Proyek ini saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir.
“Peningkatan jalan ini sangat strategis untuk mewujudkan konektivitas antar-desa. Dengan akses yang lebih baik, perjalanan menuju Kota Kuala tungkal akan jauh lebih cepat dan nyaman bagi masyarakat,” tambah Bupati.
Jalan yang mulus dan nyaman akan memudahkan mobilitas warga. Hasil pertanian dan produk unggulan desa juga dapat diangkut dengan lebih efisien ke pasar-pasar di kota.
Perhatian Serius pada Isu Stunting di Desa Kemuning
Bupati Anwar Sadat tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik. Beliau juga menaruh perhatian serius terhadap isu kesehatan, khususnya terkait temuan kasus stunting di Desa Kemuning.
Stunting atau kekerdilan pada anak adalah masalah serius yang dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan kognitif yang rendah dan produktivitas yang terbatas.
Bupati menginstruksikan seluruh jajaran perangkat desa, puskesmas, hingga kader posyandu untuk memperkuat koordinasi. Penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak bisa hanya sekadar program seremonial.
“Kita harus memastikan bahwa generasi muda kita tumbuh sehat dan cerdas. Jangan sampai ada anak di Tanjab Barat yang mengalami stunting karena kurangnya perhatian dan intervensi,” tegas Bupati.
Program Tanjab Barat BERKAH: Bantuan untuk Masjid dan Madrasah
Sebagai bagian dari program unggulan Tanjab Barat BERKAH (Beriman, Berbudaya, Maju, Mandiri, dan Sejahtera), Bupati menyerahkan sejumlah bantuan dalam kesempatan tersebut.
Pertama, bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk Masjid Nurul Hidayah. Dana ini bersumber dari BAZNAS Tanjab Barat. Bantuan akan digunakan untuk pemeliharaan dan peningkatan sarana ibadah.
Selain itu, terdapat bantuan pembangunan madrasah senilai Rp5 juta. Bantuan ini berasal dari Bank Tanggo Rajo, BUMD kebanggaan masyarakat Tanjab Barat. Madrasah yang menerima bantuan adalah lembaga pendidikan agama yang berada di sekitar lokasi.
Santunan Anak Yatim, Lansia, dan Takmir Masjid
Bupati bersama Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., juga menyalurkan berbagai santunan. Penerima bantuan meliputi anak-anak yatim, lansia yang kurang mampu, serta para takmir atau pengurus masjid.
Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka di bulan suci Ramadan. Anak-anak yatim merasa diperhatikan, lansia mendapatkan kebahagiaan, dan takmir masjid termotivasi untuk terus memakmurkan rumah Allah.
Bantuan Mushaf Al-Qur’an dan Alat Kebersihan Masjid
Tidak hanya uang tunai, bantuan juga diberikan dalam bentuk barang. Puluhan Mushaf Al-Qur’an diserahkan kepada masjid untuk melengkapi sarana belajar mengaji jamaah.
Alat kebersihan masjid seperti sapu, pel, ember, dan cairan pembersih juga diberikan. Dengan alat yang memadai, kebersihan masjid dapat terus terjaga, terutama saat Ramadan yang dipenuhi jamaah untuk tarawih dan itikaf.
Paket Makanan Bergizi untuk Anak Stunting dan Bantuan Sosial
Salah satu bantuan yang paling menyentuh adalah paket makanan bergizi. Bantuan ini khusus diperuntukkan bagi anak-anak penderita stunting di Desa Kemuning.
Paket berisi telur, susu, ikan, sayuran, dan buah-buahan. Diharapkan dengan asupan gizi yang baik, kondisi stunting pada anak-anak tersebut dapat teratasi.
Selain itu, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan sosial Berkah Madani. Bantuan ini berupa sembako dan perlengkapan rumah tangga bagi keluarga prasejahtera.
Kehadiran Tokoh dan Pejabat dalam Safari Ramadhan
Kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Nurul Hidayah ini turut dihadiri oleh berbagai pihak. Tampak hadir Wakapolres Tanjab Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, Camat Bramitam, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua TP PKK Kecamatan Bramitam, serta Ketua Baznas juga ikut hadir.
Tidak ketinggalan, para kepala desa se-Kecamatan Bramitam, Dai Desa se-Kecamatan Bramitam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya memenuhi masjid. suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Di akhir sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapan besar. Beliau berharap kebijakan pemberian THR bagi P3K Paruh Waktu dapat meningkatkan semangat kerja para pegawai.
Dengan semangat yang tinggi, pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik. Program-program pembangunan pun dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Bupati juga berharap masyarakat terus mendukung setiap kebijakan pemerintah. Sinergi antara pemerintah dan warga adalah kunci suksesnya pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Acara Safari Ramadhan ditutup dengan doa bersama. Seluruh jamaah mengangkat tangan, memohon kepada Allah SWT agar Tanjab Barat senantiasa diberkahi, dijauhkan dari bencana, dan dimudahkan dalam segala urusan. Kabar gembira tentang THR P3K Paruh Waktu pun semakin menguatkan optimisme bahwa Tanjab Barat adalah daerah yang peduli terhadap kesejahteraan pegawainya.



