pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial keagamaan. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., memimpin langsung aksi penyerahan zakat harta dan penghasilan.
Kegiatan bertajuk “Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Berzakat” ini berlangsung di Rumah Dinas Jabatan Bupati, Kuala tungkal, pada Minggu, 8 Maret. Aksi zakat ini digelar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjab Barat sebagai lembaga resmi pengelola zakat.
Komitmen Pemkab dalam Distribusi Zakat yang Transparan
Aksi penyerahan zakat ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah. Pemkab Tanjab Barat ingin memastikan bahwa zakat yang dikumpulkan dari para pegawai dan pejabat dikelola secara transparan dan tepat sasaran.
Dengan menyalurkan zakat melalui Baznas, setiap rupiah yang terkumpul dapat dipertanggungjawabkan. Mustahik atau penerima zakat yang berhak pun akan mendapatkan bantuan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Bupati Anwar Sadat dalam arahannya menegaskan bahwa zakat harta adalah kewajiban bagi setiap umat Islam yang mampu. Kewajiban ini tidak boleh diabaikan, dan pelaksanaannya harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.
Total Dana Zakat Mencapai Rp152 Juta, Naik dari Tahun Lalu
Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Baznas Tanjab Barat, total sementara dana zakat yang terkumpul pada tahun 2026 ini mencapai kurang lebih Rp152 juta. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan perolehan zakat pada tahun 2025.
Peningkatan ini tidak terlepas dari kesadaran para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat di lingkungan Pemkab Tanjab Barat. Mereka semakin memahami kewajiban berzakat dan pentingnya menyalurkan melalui lembaga resmi.
Bupati Anwar Sadat pun menyambut gembira peningkatan ini. Menurutnya, ini adalah indikator positif bahwa kesadaran berzakat di kalangan pegawai pemerintah terus tumbuh.
Pesan Bupati: Salurkan Zakat Melalui Lembaga Resmi
Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas. Tidak hanya pegawai pemerintah, tetapi juga para pengusaha, lembaga perbankan, hingga perusahaan swasta.
Bupati menjelaskan bahwa penyaluran zakat melalui Baznas memiliki banyak keunggulan. Pertama, penghitungan zakat menjadi lebih akurat karena dibantu oleh petugas yang kompeten.
Kedua, distribusi zakat tepat sasaran. Baznas memiliki data mustahik yang valid dan terverifikasi. Dengan demikian, zakat tidak jatuh ke tangan yang salah.
“Mari kita salurkan zakat melalui Baznas agar penghitungannya akurat dan distribusinya tepat kepada yang berhak (mustahik). Dengan begitu, kita semua berkontribusi nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan 8 asnaf yang telah digariskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an,” ujar Bupati.
Delapan Asnaf Penerima Zakat yang Telah Digariskan
Bupati mengingatkan bahwa Allah SWT telah menetapkan delapan golongan yang berhak menerima zakat atau yang disebut asnaf. Kedelapan golongan ini tercantum dalam Surat At-Taubah ayat 60.
Mereka adalah fakir, miskin, amil (pengelola zakat), muallaf (orang yang baru masuk Islam), riqab (budak atau hamba sahaya), gharimin (orang yang berutang), fisabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal).
Dengan menyalurkan zakat melalui Baznas, para muzakki (pemberi zakat) dapat memastikan bahwa hartanya benar-benar sampai kepada golongan-golongan tersebut. Inilah bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah sekaligus kepedulian sosial yang nyata.
Penyerahan Zakat Serentak oleh Jajaran Pejabat Daerah
Gerakan “Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Berzakat” ini dilakukan secara serentak. Seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tanjab Barat turut serta menyerahkan zakat harta dan penghasilan mereka.
Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, kepala bidang, hingga para camat se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Mereka satu per satu menyerahkan zakat kepada petugas Baznas. suasana khidmat dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang acara. Setiap pejabat tampak antusias menjalankan kewajiban keagamaan ini.
Peran Baznas sebagai Lembaga Pengelola Zakat yang Terpercaya
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjab Barat berperan sebagai lembaga yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Baznas juga memiliki tugas untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berzakat.
Selama ini, Baznas Tanjab Barat telah terbukti kredibel dalam mengelola dana umat. Laporan keuangan disusun secara transparan dan diaudit secara berkala. Distribusi zakat juga dilakukan secara merata ke seluruh kecamatan.
Bupati Anwar Sadat memberikan apresiasi yang tinggi kepada Baznas. Menurutnya, tanpa kerja keras para pengelola Baznas, dana zakat sebesar Rp152 juta tidak akan terkumpul dan tersalurkan dengan baik.
Zakat sebagai Instrumen Pengentasan Kemiskinan
Bupati memandang zakat bukan sekadar ibadah ritual. Lebih dari itu, zakat adalah instrumen ekonomi syariah yang sangat efektif untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial.
Dengan dana zakat yang terkumpul, Baznas dapat memberikan bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan gratis, serta bantuan sembako bagi keluarga prasejahtera. Program-program ini secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Zakat adalah harta yang dibersihkan dan diberikan kepada yang membutuhkan. Mari kita jadikan zakat sebagai gerakan kolektif untuk membangun Tanjab Barat yang lebih berkah dan sejahtera,” pesan Bupati.
Harapan untuk Peningkatan Kesadaran Berzakat di Masa Depan
Di akhir acara, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapannya. Beliau berharap kesadaran berzakat tidak hanya meningkat di kalangan pegawai pemerintah, tetapi juga di kalangan masyarakat umum, pengusaha, dan korporasi.
Pemkab Tanjab Barat akan terus mendorong program-program sosialisasi zakat. Bekerja sama dengan Baznas, pemerintah akan menggelar berbagai kegiatan edukasi tentang zakat, infak, dan sedekah.
Targetnya, pada tahun-tahun mendatang, total dana zakat yang terkumpul bisa mencapai lebih dari Rp200 juta. Dengan dana yang lebih besar, Baznas dapat menjangkau lebih banyak mustahik dan memberikan bantuan yang lebih berdampak.
Penutup: Aksi Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial
Aksi penyerahan zakat yang dipimpin langsung oleh Bupati Anwar Sadat ini berlangsung lancar dan khidmat. Seluruh peserta tampak serius menjalankan kewajiban keagamaan mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Tanjab Barat tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Aspek spiritual dan sosial juga mendapatkan perhatian yang sama besar.
Dengan dana Rp152 juta yang terkumpul, diharapkan masyarakat kurang mampu di Tanjab Barat dapat merasakan manfaatnya. Para mustahik akan mendapatkan bantuan yang tepat waktu dan tepat sasaran.
Aksi zakat ini pun ditutup dengan doa bersama. Seluruh hadirin memohon kepada Allah SWT agar dana zakat yang disalurkan menjadi berkah, membersihkan harta, dan mendatangkan pahala yang berlipat ganda bagi para muzakki.



