Two Days Coffee Tanjab Barat: Secangkir Kopi, Sejuta Ide, dan Investasi SDM untuk Masa Depan Gemilang

Two Days Coffee Tanjab Barat: Secangkir Kopi, Sejuta Ide, dan Investasi SDM untuk Masa Depan Gemilang
KUALA TUNGKAL – Suasana hangat dan penukaran ide menyelimuti Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat pada Jumat malam (8/8/2025). Bukan sekadar acara seremonial biasa, malam itu menjadi saksi gelaran Two Days Coffee Tanjab Barat Session 4 atau yang akrab disebut Nge-Drink (Ngebangun Diskusi Ringan Inspiratif Kreatif). Acara yang mengusung semangat kolaborasi ini berhasil menyedot perhatian seluruh elemen masyarakat, dari tingkat pejabat tinggi hingga para pelaku UMKM dan generasi muda, semua duduk setara dalam satu ruang untuk membahas masa depan SDM daerah. Dalam sambutannya yang inspiratif, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai fondasi utama pembangunan. Ia menyampaikan bahwa ajang seperti Two Days Coffee bukanlah hal baru, melainkan telah bertransformasi menjadi sebuah tradisi positif yang menyatukan beragam lapisan masyarakat dengan latar belakang etnis, budaya, agama, dan profesi yang berbeda. “Ini adalah wujud nyata dari semboyan kita, ‘Serengkuh Dayung, Serentak ke Tujuan’. Kita mendayung bersama, menyelesaikan masalah bersama, dan meraih tujuan bersama dalam bingkai persatuan,” ujar Bupati Anwar Sadat kepada para hadirin yang di antaranya terdiri dari Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pimpinan BUMN/BUMD, para camat, lurah, insan pers, serta representasi generasi milenial dan Gen Z. Lebih dari sekadar silaturahmi, Bupati memaparkan secara rinci berbagai terobosan program pemberdayaan SDM yang unggul dan berdaya saing yang telah digulirkan pemerintahannya. Mulai dari pelatihan skilling, re-skilling, hingga up-skilling di bidang yang sangat beragam dan relevan dengan kebutuhan zaman. “Kami tidak main-main. Mulai dari keterampilan tradisional seperti menjahit, membatik, dan bordir, hingga keahlian modern seperti komputer, sektor migas, dan yang paling kekinian adalah pelatihan content creator,” jelasnya. Program-program tersebut dirancang inklusif, menyasar tidak hanya masyarakat umum tetapi juga secara khusus membidik potensi generasi milenial, Gen Z, dan yang paling patut diapresiasi, kelompok disabilitas. “Ke depan, program pelatihan peningkatan kompetensi angkatan kerja akan terus diperluas, termasuk untuk kelompok disabilitas dan pelatihan content creator bagi Gen Z,” tegasnya, menekankan bahwa pembangunan SDM harus menyeluruh dan tidak meninggalkan satu pun pihak. Di sisi perlindungan, Pemkab Tanjab Barat melalui Dinas Tenaga Kerja juga menunjukkan progres yang signifikan dengan memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Data yang dirilis menunjukkan tren positif yang menggembirakan: dari 2.000 pekerja yang terdaftar pada 2024, angka tersebut melonjak menjadi 3.000 di tahun 2025, dan ditargetkan akan mencapai 4.000 pekerja pada 2026. Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan SDM juga diiringi dengan penguatan jaring pengamanan sosial. Bupati berharap besar agar gelaran Two Days Coffee ini mampu menghasilkan multiplier effect yang positif. Tidak hanya sebagai ajang diskusi, tetapi juga menjadi katalisator bagi perkembangan UMKM dan ekonomi kreatif, pembuka peluang usaha baru, serta penguat jejaring kemitraan antara pelaku usaha dan pemerintah. “Saya juga berharap ini menjadi perhatian seluruh OPD dan pihak terkait lainnya. Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi generasi muda, sekaligus mendorong daya tarik wisata lokal, nasional, hingga mancanegara,” pungkasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tanjab Barat, Eko Suwello, dalam laporannya menyatakan bahwa tujuan utama Two Days Coffee Session 4 adalah menjadi wadah bagi generasi milenial untuk mengekspresikan kreativitas melalui seni dan ekonomi kreatif, yang pada ujungnya akan memperluas kesempatan kerja dan menciptakan lapangan usaha baru. Acara yang mengusung tema “Building Human Resources Today, Investing in Tomorrow” tersebut juga diisi dengan momen humanis, yaitu penyerahan santunan jaminan kematian kepada pekerja rentan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kemeriahan malam itu semakin lengkap dengan talk show inspiratif bertajuk sama yang diselingi dengan penampilan tarian spektakuler dan peragaan busana yang memukau, menunjukkan betonnya kreativitas yang tumbuh di bumi Tanjab Barat.