Kuala Tungkal – Dalam rangka memperingati Hari Perumahan Nasional (Harpernas), Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperkuat komitmennya dalam stabilitas sosial melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) yang menyasar kelompok masyarakat akar rumput. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara simbolis menyerahkan bantuan kepada para abang becak, pengemudi ojek online (ojol) Maxim, dan tukang gerobak di halaman rumah dinas Bupati, pada Selasa (2/9). Kegiatan ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan aksi nyata yang merupakan implementasi langsung dari arahan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang disampaikan dalam rapat koordinasi virtual dengan seluruh kepala daerah beberapa hari sebelumnya, Sabtu (30/08/2025).
Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa penyaluran bansos ini memiliki dimensi strategis yang mendalam. Di satu sisi, ini adalah wujud kepedulian dan empati pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat kecil yang paling merasakan dampak fluktuasi ekonomi. Di sisi lain, aksi ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sebagaimana ditekankan oleh Mendagri. “Bantuan ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah kepada para pejuang nafkah kecil, seperti abang becak, ojol, dan tukang gerobak, yang menjadi tulang punggung perekonomian keluarga. Dengan bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban mereka sekaligus memperkuat ketahanan dan **stabilitas sosial** di tengah masyarakat kita,” ujar Bupati dengan penuh semangat.
Lebih dari sekadar bantuan sesaat, Bupati menjelaskan bahwa ini adalah bagian dari ekosistem program pro-rakyat yang berkelanjutan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak hanya menyalurkan bansos dan sembako, tetapi juga secara konsisten menggelar program pasar murah dan inisiatif sosial lainnya. Rangkaian program ini dirancang untuk memiliki dampak ganda: langsung meringankan beban hidup masyarakat sekaligus berperan sebagai instrumen pengendalian inflasi dan penjaga daya beli masyarakat di tingkat tapak.
Antusiasme dan rasa syukur terpancar jelas dari para penerima manfaat. Banyak di antara mereka mengungkapkan bahwa bantuan ini datang pada momentum yang tepat, memberikan sedikit kelegaan di tengah tantangan kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok. Kehadiran bantuan ini dirasakan sebagai penguat semangat dan bukti bahwa pemerintah hadir dalam perjuangan keseharian mereka.
Kegiatan yang berlangsung lancar dan penuh khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, mencerminkan kolaborasi yang solid antar-organisasi perangkat daerah (OPD). Turut mendampingi Bupati, antara lain Sekretaris Daerah, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perakim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Kehadiran seluruh unsur pemerintah daerah ini mempertegas bahwa upaya menjaga **stabilitas sosial** dan kesejahteraan masyarakat adalah tugas kolektif yang dilaksanakan dengan sinergi dan gotong royong.