Kuala Tungkal – Senin (02/12), Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri penutupan Pendidikan Dasar (Diksar) Resimen Mahasiswa (Menwa) Sultan Thaha Jambi ke-XVII Tahun 2025 yang digelar di Alun-alun Kota Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Acara ini menjadi momentum penting yang mempertemukan siapa saja pemimpin daerah dan unsur keamanan, membicarakan apa saja capaian pelatihan Menwa, kapan kegiatan berlangsung sejak dibuka pada 24 November, di mana lokasi pelaksanaan berada di pusat kota Kuala Tungkal, mengapa pelatihan ini dianggap strategis bagi mahasiswa, serta bagaimana proses penutupan dilakukan secara khidmat dan penuh semangat.
Sebelumnya, pada 24 November lalu, Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Diksar Menwa Sultan Thaha Jambi XVII Tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 79 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jambi. Kehadiran mahasiswa dari beragam kampus menunjukkan bahwa Menwa masih menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap bangsa.
Upacara penutupan diawali dengan pelepasan tanda pelatihan secara simbolis oleh Dandim 0419/Tanjab, Letkol Arm. Dwi Sutaryo, S.E., M.Han., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya pendidikan dasar ini. Menurutnya, peserta Menwa adalah representasi mahasiswa yang peduli terhadap keamanan, ketertiban, dan persatuan bangsa. Ia menegaskan bahwa seorang anggota Menwa harus mampu menunjukkan kecerdasan, kedewasaan, dan kedisiplinan dalam setiap langkah. “Jadilah penjaga nilai, bukan sekadar pengikut aturan. Jadilah pelopor kebaikan, bukan penonton keadaan,” tegasnya, memberikan pesan moral yang kuat kepada para peserta.
Penutupan kegiatan semakin meriah dengan atraksi keterampilan para peserta Diksar Menwa. Mereka menampilkan berbagai kemampuan hasil pelatihan di hadapan Wakil Bupati Katamso, Inspektur Upacara, Danmenwa, serta jajaran pasukan dari Kodim 0419/Tanjab, Polres Tanjung Jabung Barat, Satpol PP, Resimen Mahasiswa, BPBD, dan Dinas Pemadam Kebakaran. Atraksi ini menjadi bukti nyata bahwa pelatihan tidak hanya menanamkan teori, tetapi juga melatih keterampilan praktis yang relevan dengan tugas pengabdian.
Acara kemudian ditutup dengan senam komando bersama seluruh peserta Diksar dan tamu undangan. Senam ini menjadi simbol kebersamaan, kekompakan, dan semangat juang yang harus terus dijaga oleh anggota Menwa. Kehadiran Wakil Bupati Katamso dalam kegiatan ini menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai kebangsaan.
Selain unsur pemerintahan dan aparat keamanan, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, antara lain Plt. Kadispora, Kadis DTPH, Kepala BPBD, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Koperindag, Kadis Dukcapil, Kadis Perhubungan, serta perwakilan Kesbangpol. Tidak ketinggalan organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, insan pers, dan tamu undangan lainnya turut hadir, memperlihatkan bahwa kegiatan Menwa mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat.
Diksar Menwa Sultan Thaha Jambi XVII Tahun 2025 menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan. Melalui pendidikan dasar ini, mereka dibekali dengan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, serta semangat pengabdian. Pemerintah daerah berharap agar para peserta mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan zaman.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan Menwa Sultan Thaha Jambi semakin solid dan mampu berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat persatuan bangsa. Penutupan Diksar bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang para mahasiswa dalam mengabdi kepada masyarakat dan negara.