Beranda blog Halaman 141

Mau Sukses ? Ini Rahasia Bisnis Rasulullah SAW

SEMBILAN puluh persen pintu rezeki ada pada dunia perdagangan atau bisnis. Oleh karena itu sangatlah sayang, ketika umat Islam tidak memanfaatkan peluang ini. Rasulullah sendiri sejak umur 12 Tahun telah mulai berbisnis dengan membawa barang dagangan milik pamannya Abi Thalib. Seiring dengan bertambah usianya, Rasulullah membawa barang dagangan milik seorang pengusaha kaya, Siti Khodijah.

Rasulullah telah mencontohkan bagaimana memulai bisnis tanpa modal. Modal terbesarnya adalah akhlak yang mulia. Karena kejujurannya, beliau dipercaya membawa dagangan hingga keluar kota Mekkah.

Rasulullah SAW menjadikan bisnis sebagai ladang surga. Makanya suatu ketika ada seorang sahabat yang mengadu ke Rasulullah SAW tentang perbedaan bisnis yang dijalankan sahabat dengan orang Yahudi. Kata sahabat kalau orang yahudi sering mengurangi takaran, sementara dirinya tidak. Setiap orang membeli satu kilo kurma akan ditakar 1 Kg. Lalu Rasulullah bersabda “Cara seperti itu masih salah, yang benar, lebihkan takaran timbangan, setiap kamu berjualan,’’.

Dilain kesempatan beliau juga bersabda “ Sesungguhnya diantara dosa-dosa itu ada yang tidak dapat terhapus dengan puasa dan sholat. Lantas sahabat bertanya, apakah yang dapat menghapusnya wahai Rasulullah ? Beliau menjawab, “Bersusah Payah Mencari Nafkah,’’.

Dalam berbisnis Rasulullah  juga selalu menjual barang yang bersifat bagus. Beliau tidak pernah menjual barang cacat yang akan merugikan pembeli. Karena beliau menerapkan prinsip jujur dan menjaga kepercayaan konsumen. Makanya, Rasulullah sendiri mengharamkan orang menukarkan barang kualitas buruk dengan barang berkualitas baik. Meskipun kuantitasnya berbeda.

Sikap lain Rasulullah dalam berbisnis yakni pandai bersyukur dan berterima kasih. Makanya suatu ketika ia bersabda “Siapa-siapa yang berterima kasih kepada manusia, sama saja dengan bersyukur kepada Allah SWT,’’.  Dalam pepatah arab disebutkan, barang siapa yang menyayangi makhluk di bumi, nanti akan disayangi oleh Allah  azza wajallah.  Makanya Rasulullah SAW pernah bersabda “Bayarlah upah sebelum keringat pekerja mengucur,’’.

Secara umum, Rasullullah juga membekali kita dengan empat sifat dalam berbisnis. Yakni sidiq yakni jujur kepada Allah. Kemudian, amanah, jujur kepada manusia. Lalu ketiga Tabligh yakni bisa melobi dan keempat Fathonah yakni cerdas dan cermat dalam mengambil keputusan.

(Penulis adalah Dosen UIN STS Jambi)

Empat Nama Muncul Sebagai Calon Ketua PWNU Provinsi Jambi

DARI jajak pendapat yang dilakukan oleh Dewan Koordinasi Wilayah (DKW) Laskar Santri Nusantra Provinsi Jambi, sebanyak empat nama muncul sebagai calon ketua PWNU Provinsi Jambi.  Keempat nama tersebut yakni, Sofyan Ali SH MPdI, Prof Dr Suedi As’ary PhD, H Abdullah Sani MPdI dan Dr Marwazi. Keempat nama tersebut merupakan orang yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk memimpin PWNU kedepan.

Seperti diketahui, Sofyan Ali SH MPdI merupakan kader NU yang hari ini menduduki jabatan sebagai anggota DPR RI/MPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).  Prof Dr Suedy As’ary PhD  saat ini merupakan Rektor UIN STS Jambi. Kemudian, H Abdullah Sani merupakan mantan Wakil Walikota Jambi yang hari ini merupakan Bakal Calon Wakil Gubernur Provinsi Jambi.  Sedangkan Dr Marwazi merupakan mantan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi yang juga merupakan pengasuh pondok pesantren An Nur di Tangkit, kabupaten Muarojambi.

‘’Jajak pendapat ini dilakukan sejak tanggal 18 Agustus hingga hari hari ini tanggal 22 Agustus 2020,’’ ungkap Koordinator DKW Laskar Santri Nusantara Provinsi Jambi, Mohd Haramen,  kepada media ini.

Mengenai kriteria calon Ketua PWNU Provinsi Jambi sendiri, lanjutnya,  dalam jajak pendapat tersebut, sekitar 42,9 persen menginginkan calon Ketua PWNU adalah orang yang direkomendasikan para kiyai. Kemudian, sebanyak  28,6 persen menginginkan calon  Ketua PWNU merupakan orang yang telah berkecimpung di organisasi NU dalam 25 tahun terakhir.  Lalu sebanyak 14,3 persen menginginkan calon ketua PWNU merupakan alumni pesantren. Dan selanjutnya, sebanyak 14,3 persen calon ketua PWNU Provinsi Jambi bisa membaca kitab kuning.

‘’Hasil jajak pendapat ini hanya sebagai wacana saja, bukan dalam rangka untuk mempengaruhi pilihan muktamirin,’’ ucap ayah dari dua orang anak ini.

Lebih lanjut disebutkannya, dalam jajak pendapat tersebut juga diperoleh informasi bahwa sekitar 62,5 % dari yang mengisi jajak pendapat belum tahu jadwal pelaksanaan Konferwil.  Selanjutnya, 87,5 persen pengisi jajak pendapat hanya mengetahui agenda konferwil tersebut memilih Ketua PWNU.  ‘’Dan mayoritas pengisi jajak pendapat tersebut  tidak menginginkan rekomendasi Konferwil dikaitkan dengan pemilihan kepada daerah yang akan berlangsung Desember 2020 mendatang,’’ tutur Haramen. (arm)

 

Resmi! STAI Ahsanta ditunjuk Pemerintah Sebagai Penyelenggara Beasiswa Bidik Misi/KIP Kuliah

0

JAMBI – Setelah satu dekade berdiri dan mengalami pergantian kepengurusan yayasan pada tahun 2018 lalu; yang menjadi titik awal berbenah dalam berbagai hal, akhirnya tahun ini, STAI Ahsanta Jambi resmi dipercaya oleh pemerintah sebagai penyelenggara beasiswa KIP Kuliah (dulu Bidik Misi).

Hal itu sebagaimana tertuang dalam keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia nomor 4592 tahun 2020, tentang penetapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2020/2021.

Menurut ketua STAI Ahsanta Jambi, melalui Wakil ketua, bapak Saidina Usman El Quraisy, penetapan beasiswa KIP atau bidik misi ini telah mengalami perubahan regulasi.

“ Dulu kuota hanya ada di kopertais. Kopertais lah yang membagi dan menentukan kampus mana yang dinilai layak untuk meneyelenggarakan bidik misi ini. Nah sekarang langsung kemeterian agama pusat yang menentukan. Kita semua kampus diminta untuk mengajukan permohonan serta berbagai persyaratan yang diminta. Lalu kemenag pusta akan menilai dan mengumumkan.” Jelasnya.

Menurut kandidat doktor UIN Palembang itu, perubahan kebijakan ini ada sisi positifnya. Dimana kampus harus terus berbenah jika ingin dipercaya oleh pemerintah.

“ jika masih ingin terus dikasih kesempatan pada tahun berikutnya, tata kelola kampus harus beres, akreditasi harus tuntas. Ini tantangan bagi kita untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas secara umum, baik pelayanan maupun mutu akademik.” Tambahnya.

Ketua yayasan Ahsanta Jambi, bapak Dr. H. Maulana, turut senang dan bangga dengan ditetapkannya STAI Ahsanta menjadi peneyelenggra beasiswa ini.

“ Alhamdulillah..semoga berkah bagi kita dan ummat. Semoga ini menjadi pemantik semangat kita untuk terus maju. Ini adlaah bukti bahwa kita sudah mulai diperhitungkan dimata pemerintah. Mudah-mudahan penerbitan SK alih status menjadi Institut juga segara rampung.” Kata Wakil Walikota Jambi itu via WA.

Kini, masyarakat tidak perlu ragu lagi untuk mendaftar di STAI Ahsanta Jambi. Selain berpeluang mendapatkan beasiswa dan bantuan-bantuan pembiayaan lainnya, ditunjuknya STAI Ahsanta sebagai penyelenggara beasiswa bergensi dari pemerintah ini, adalah bukti bahwa legalitas berupa akreditasi dan tata kelola STAI Ahsnata sudah bagus dan terbaik di Kota Jambi. Sebab di Kota Jambi, untuk Kampus Islam, hanya STAI Ahsanta yang ditunjuk.
*Humas Ahsanta Jambi.

Sofyan Ali Instruksikan Kader PKB Menangkan Fadhil-Bahtiar

0

KOTA JAMBI – Pasca melabuhkan dukungan kepada pasangan Muhammad Fadhil Arief-Bahtiar untuk maju pada Pilkada Batanghari 9 Desember mendatang, Ketua DPW PKB Provinsi Jambi Sofyan Ali, langsung menginstruksikan kepada semua kader untuk bergerak cepat memenangkan pasangan tersebut.
Instruksi ini disampaikan Sofyan Ali yang didampingi langsung oleh Calon Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief-Bahtiar. “Secara resmi DPP PKB sudah memutuskan bahwa saudara Fadhil-Bahtiar sebagai calon Bupati Batanghari dan Wakil Bupati untuk Pilkada Batanghari yang akan digelar 9 Desember 2020 nanti,” ujar anggota DPR RI dari Fraksi PKB itu.
Surat Keputusan (SK) DPP PKB Nomor 3416/DPP/01/VIII/2020 Tentang Penetapan Muhammad Fadhil Arief Se dan H Bakhtiar Sp sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari sudah diterima langsung oleh Fadhil.
Menyikapi dukungan tersebut, Sofyan Ali, sebagai ketua DPW PKB Provinsi Jambi langsung menginstruksikan kepada semua pengurus, kader, dan simpatisan PKB Batanghari mulai dari dewan pengurus cabang, ranting hingga ke desa untuk terus bergerak memenangkan pasangan Fadhil-Bahtiar. “Dukungan ini sudah diputuskan DPP PKB, jadi harus dimenangkan, semua lini harus bergerak,” ujar Sofyan lagi.
Menurut Sofyan, semua kader harus bergerak. “Kita harus menang, semua kita harus bergerak menyatukan langkah dengan cepat, karena waktu tinggal beberapa hari lagi menjelang pendaftaran. Jadi komitmen ke depan satukan visi untuk memenangkan pilkada Batanghari dengan memenangkan saudara Fadhil yang sudah berbuat untuk PKB dan umat di Kabupaten Batanghari,” pungkas politisi muda Jambi ini.
Untuk diketahui Ketua DPC PKB Batanghari Elpisina langsung menyambut dukungan tersebut. “Benar, rekomendasi dukungannya sudah diserahkan malam ini di DPP,” katanya.
Dengan adanya rekomendasi dukungan ini, kata Anggota DPRD Provinsi Jambi ini, seluruh kader PKB di Batanghari diminta untuk patuh dan memenangkan pasangan Fadhil-Bakhtiar di Pilkada Batanghari. “Akan ada sanksi bagi kader yang tidak patuh dengan keputusan ini,” terangnya. (mcsa)

PKB Jambi Berduka, Bahsin Sekretaris Dewan Syuro Tutup Usia

KOTA JAMBI – Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun! Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Jambi berduka. Bahsin bin H Ishak, salah seorang kader terbaik partai yang mempunyai basis massa Nahdiyin tersebut meninggal dunia.
Almarhum Bahsin meninggal dunia tepat di awal tahun baru Islam, Muharram 1442 H. Bahsin meninggal pada Kamis malam setelah magrib di rumah almarhum Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muarojambi.
Almarhum dimakamkan pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB di pemakaman umum desa setempat. Dikediaman duka terlihat segenap pengurus DPW PKB Provinsi Jambi, termasuk Ketua DPW PKB Provinsi Jambi Sofyan Ali, yang kini menjadi anggota DPR RI tergabung dalam Komisi V, yang turut melayat almarhum.
Sebelum dikebumikan, jenazah dishalatkan di masjid setempat, yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Syuro DPW PKB Provinsi Jambi KH Yahya A Kadir. Almarhum menghembuskan wafat meninggalkan istri dengan tiga orang anak perempuan. Semasa hidup Bahsin menjadi politisi PKB Provinsi Jambi, yang menjabat sebagai Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB Provinsi Jambi.
Duka mendalam tidak hanya dari datang dari keluarga besar partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut, akan tetapi dirasakan oleh kalangan Nahlatul Ulama dan keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Jambi.
Pahmy Sy, salah seorang sahabat almarhum yang sama-sama pernah berkecimpung saat menjadi aktivis PMII merasa sangat kehilangan. Menurut Pahmy, sejak tahun 90-an Bang Bahsin –begitu almarhum biasa disapa- sudah menjadi aktivis dan seorang organisatoris baik di kampus sebagai Ketua Senat Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi maupun sebagai aktivis PMII yang menjadi wakil ketua. Almarhum Bahsin pun aktif di Himpunan Mahasiswa Batanghari (HIMBARI).
Almarhum pun istiqomah menjadi kader PKB sampai akhir hayatnya. “Pelajaran yang diberikan beliau adalah menjadi organisatoris itu harus loyalis. Beliau organisatoris yang ideologis ikhlas dan penuh tanggungjawab. Siapa yang mundur dalam organisasi sama dgn penghianat. Dengan pemikiran beliau sederhana, tingkah laku yang sederhana, hidup dengan sederhana mengajar mengaji dan berjanzi. Dengan ikhlas yang sederhana itu pula beliau dipanggil Allah Swt pada hari Jumat, yang penuh kemuliaan. Selamat jalan Bang Bahsin Bin H. Ishak, semoga perjalan mu dimuliakan Allah SWT, aamiin,” pungkas Pahmy sambil mengucapkan doa buat almarhum. (mcsa)

Gus Menteri Desa Wakili RI di Pertemuan Asean Terkait Kerjasama Membangun Desa

JAKARTA – Para Menteri ASEAN yang menangani kerjasama ASEAN dalam menentukan kebijakan terkait pembangunan desa dan pengentasan kemiskinan di ASEAN pada Rabu (19/8) mengadakan pertemuan secara virtual.
Pertemuan khusus ASEAN Ministers Meeting on Rulal Development and Poverty Eradication (AMRDPE) bertemakan “Reducing Poverty and Building Resilience: Towards COVID-19 Recovery” atau Mengurangi Kemiskinan dan Membangun Ketahanan: Menuju Pemulihan COVID-19
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar yang ditunjuk sebagai Ketua Delegasi Republik Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia telah mengambil langkah dalam mengentaskan kemiskinan dan memperkuat ketahanan menuju pemulihan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan dari pandemi COVID-19.
Menurut Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri, Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi daerah pedesaan dan semakin membebani masyarakat pedesaan. Pandemi juga berkontribusi pada peningkatan kemiskinan.
“Melalui pembangunan daerah pedesaan yang inklusif dan berkelanjutan, kita tetap berkomitmen untuk terus membantu masyarakat miskin serta terus membantu mereka keluar dari kemiskinan,” katanya.
Kemiskinan adalah masalah serius selama masa-masa sulit ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, terdapat kesenjangan komparatif yang semakin lebar antara penduduk miskin di pedesaan dan perkotaan.
Data menunjukkan bahwa kemiskinan secara bertahap meningkat di daerah pedesaan selama bulan-bulan awal pandemi pada Maret 2020 dan diperkirakan akan meningkat karena kemerosotan ekonomi nasional. Dengan jumlah kasus dan angka kematian yang terus meningkat, masyarakat miskin di pedesaan akan semakin rentan terhadap pandemi.
Untuk memitigasi dampak COVID-19, kata Gus Menteri, Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah-langkah melalui kebijakan kesehatan, kesejahteraan sosial, dan ekonomi. Selain itu, Indonesia telah mengalokasikan dana jaring pengaman sosial untuk mencegah lonjakan kemiskinan dan menjaga daya beli masyarakat, terutama mereka dengan tingkat rumah tangga miskin serta bekerja di sektor informal. (arm)

Konferwil NU Direncanakan September

JAMBI – Konfrensi wilayah (Konferwil) Nadhatul Ulama Provinsi Jambi direncanakan digelar sekitar bulan September 2020 mendatang. Gelaran konferwil ini dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan PWNU. Hal ini merupakan salah satu yang dihasilkan dalam rapat panitia Senin (16/8) malam.
Dalam rapat yang dihadiri Ketua PW NU, KH Aminullah Amit dan Sekretaris PW NU H Iskandar Nasution tersebut, juga dibahas mengenai tempat pelaksanaan acara. Dimana tempat pelaksanaan acara Konferwil akan dilakukan di gedung Balitbangda Provinsi Jambi. .
”Tempatnya digedung Balitbangda,” ucap Ketua PW NU saat itu.
Sedangkan terkait sedang kondisi Covid hari ini, Ketua PWNU meminta panitia mengurus perizinannya ke Gugus Tugas. Diharapkan izin dari gugus tugas bisa selesai dengan cepat. Sementara itu, Sekretaris SC Panitia Konferwil, Fahmi SY mengatakan Konferwil ini tidak bisa dilaksanakan via daring.
‘Karena di AD/ART kita belum mengatur pelaksanaan Konferwil via daring,” tegasnya.
Pihak SC sendiri saat ini katanya, tengah merumuskan apa-apa saja yang akan dibahas dalam konferwil tersebut. Termasuk salah satunya terkait rekomendasi Konferwil. ”Nanti kita sebagai SC akan membahas itu. Panitia SC ini diketuai Dr H Helmi,” tuturnya. (arm)

”

Cak Imin Canangkan Gerakan Bangkit Belajar di Jambi

0

 

Koordinator Wilayah Gerakan Bangkit Belajar Jambi, Mudrika mengatakan, gerakan sosial ini dihadirkan karena pihaknya prihatin dengan kondisi pendidikan Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Dimana, banyak masyarakat  mengeluhkan paket data saat ingin belajar via daring (online).

“Pada sisi inilah yang dibangun Gerakan Bangkit Belajar dan akan berjalan maksimal seluruh Indonesia,” kata Mudrika.

Menurutnya, tak menutup kemungkinan, pihaknya juga akan membuka posko di beberapa titik di Kota Jambi.

“Ini salah satu posko kita karena kita memilih berdasarkan identifikasi awal banyak keluhan masyarakat tentang minimnya fasilitas belajar online,” jelas bang Mud sapaanya.

Posko tersebut, katanya, akan difasilitasi dengan wifi gratis, termasuk disiapkan komputer dan relawan.

“Proses belajar mengajar, tetap memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” ujar putra Batanghari ini.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar dalam sambutannya lewat video virtual yang disiarkan langsung melalui aplikasi zoom menyebut, pandemi Covid-19 turut berdampak pada anak-anak yang menempuh pendidikan.

Untuk itu, lewat Gerakan Bangkit Belajar ini bisa kembali memberi motivasi kepada siswa untuk tetap belajar sekalipun di tengah pandemi Covid-19.

“Ini gerakan inisiatif untuk membangkitkan pembelajaran di masa pandemi. Kegiatan ini dapat meringankan beban orang tua siswa akibat pembelajaran jarak jauh,” tutup Muhaimin.  (arm)

 

Meski Lulus di UI, Ari Sandi Pilih Kuliah di Prodi Ekonomi Syariah STAI Ahsanta Jambi

0

JAMBI – Meski sebelumnya Ari Sandi sudah diterima di Universitas Indonesia (UI) beberapa bulan yang lalu. Namun karena tingginya biaya pendidikan di kampus ternama tersebut membuat Ari mundur. Tidak mau putus asa, Ari mencoba peruntungan lain. Remaja kelahiran tahun 1999 itu berburu informasi di internet. Alhasil hatinya begitu terpikat dengan program dan fasilitas kampus STAI Ahsanta Jambi via website.
Setelah berdiskusi dengan keluarga, Ari Sandi mantap mendaftar via online di kampus punya wakil Walikota Jambi itu. Kemaren (10/8/2020) Ari Sandi telah tiba di Jambi untuk melakukan registrasi ulang dan siap kuliah di kampus yabg terletak di Jalan Fatah Laside, Samping MAN Model Jambi itu.

“ Saya memang sengaja pengen daftar di STAI Ahsanta Ambi. Saya jujur bahwa saya berasal dari keluarga yang pas-pasan. Tidak memiliki biaya yang banyak. Tapi tekad saya tahun ini harus tetap kuliah. Saya cari di internet, ada kampus yang biaya murah tapi punya fasilitas yang tidak kalah dengan kampus-kampus di Bogor.” Bebernya ketika ditanya alasan memilih STAI Ahsanta Jambi.

Selain tertarik dengan fasilitas dan kemudahan-kemudahan lainnya, Ari yang memilih prodi Ekonomi Syariah itu, beralasan kedatanganya ke Jambi sekaligus untuk merantau dan belajar hidup mandiri di Jambi. (*/)

Anggota Komisi V DPR RI, Sofyan Ali Cek Program Pisew di Kerinci

KERINCI* – Sofyan Ali kembali melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci, setelah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merangin dengan meninjau realisasi sejumlah kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dan program bedah rumah atau kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Di Kerinci, anggota Komisi V yang tergabung ke dalam Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bansga (PKB) dapil Jambi itu, meninjau realisasi Pembangunan Jalan Usaha Tani dari kegiatan PISEW, yang merupakan aspirasi/usulan program untuk Desa Lubuk Suli – Ladeh Kecamatan Depati VII Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Selain meninjua kegiatan PISEW, di Kerinci Sofyan Ali juga meninjau pelaksanaan Bedah Rumah atau BSPS. Dalam kunjungan ini, Sofyan Ali didampingi Tenaga Ahli Ferry Kurniawan dan didampingi pengurus Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), perangkat desa, Banbinsa dan fasilitator PISEW.
Menurut Ketua DPW PKB Provinsi Jambi tersebut, kegiatan PISEW merupakan program yang dilaksanakan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman di kecamatan, serta meningkatkan kualitas permukiman perdesaan.

Kata Bang Fyan –begitu dia akrab disapa- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang merupakan mitra kerja Komisi V DPR-RI turut mendukung pertumbuhan ekonomi perdesaan melalui penyediaan infrastruktur dasar dengan skema Padat Karya Tunai. Salah satunya, adalah Program PISEW yang dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Kegiatan ini, kata Bang Fyan, dilakukan untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah, pengentasan kemiskinan, memperbaiki tata kelola pemerintah daerah (kabupaten, kecamatan dan desa) serta memperkuat kelembagaan masyarakat di tingkat desa. “Pembangunan infrastruktur kerakyatan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat seperti jalan produksi, jembatan gantung, rumah subsidi, penanganan kawasan kumuh, air minum dan sanitasi,” terang generasi muda Nahdiyin yang akan terus berjuangan untuk Provinsi Jambi ini.
Disela-sela peninjauan realisasi kegiatan PISEW dan BSPS, Sofyan Ali menyatakan, kegiatan ini akan terus menjadi perioritas baginya, sehingga pembangunan bedah rumah dan infrastruktur di Jambi kian membaik. “Alhamdulillah, usulan kita untuk Kerinci direalisasikan, saya harap dikerjakaan dengan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama para petani. Inshaa Allah saya akan konsen kedepan program seperti ini akan terus digulirkan, karena saya lihat ini sangat menyentuh dan bermanfaat bagi para petani,” terang Sofyan dengan optimis. (mcsa)