Beranda blog Halaman 4

Bupati Anwar Sadat Sambut JATMAN NU Jambi

Suasana hangat bupati-anwar-sadat-lepas-376-jemaah-haji-tanjab-barat/” title=”Bupati Anwar Sadat Lepas 376 Jemaah Haji Tanjab Barat”>menyelimuti Ruang Pertemuan Rumah Dinas Bupati Kuala Tungkal, Senin (11/5) pagi. Bupati tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Nahdlatul Ulama Provinsi Jambi.

Rombongan dipimpin langsung oleh tokoh pengurus JATMAN, KH. Rusdi. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan hasil rapat Pengurus Wustho JATMAN Provinsi Jambi. Agenda utamanya adalah rencana pelantikan pengurus JATMAN tingkat provinsi yang akan difasilitasi oleh pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Turut mendampingi bupati dalam pertemuan tersebut Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, serta sejumlah jajaran pengurus JATMAN Provinsi Jambi.

Peran Strategis JATMAN dalam Penguatan Akidah

Dalam sambutannya, Anwar Sadat memberikan apresiasi tinggi terhadap peran JATMAN NU. Menurutnya, organisasi ini menjadi benteng penguatan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah dinamika masyarakat.

“JATMAN memiliki peran strategis dalam membimbing umat melalui thariqah-thariqah mu’tabarah. Pemerintah daerah sangat mendukung penguatan nilai-nilai tasawuf yang moderat, toleran, serta cinta tanah air,” ujar bupati.

Ia menegaskan komitmen Pemkab Tanjab Barat untuk terus bersinergi dengan JATMAN dalam berbagai program. Mulai dari pembinaan keagamaan, penyelenggaraan majelis dzikir, hingga pemberdayaan ekonomi umat berbasis pesantren.

Pelantikan Pengurus JATMAN, Bupati Minta Libatkan Forkopimda

Bupati juga menyampaikan pesan penting terkait pelaksanaan pelantikan pengurus JATMAN mendatang. Ia meminta agar acara tersebut melibatkan dan mengundang seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Beberapa nama yang disebut antara lain Ketua DPRD, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, serta Kepala Kejaksaan Negeri. Langkah ini diharapkan memperkuat legitimasi dan sinergi lintas lembaga.

Harapan Sinergi Ulama dan Umaro

Sementara itu, KH. Rusdi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan bupati beserta jajaran. Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memberikan dukungan dan fasilitasi penuh terhadap kegiatan pelantikan pengurus JATMAN Provinsi Jambi.

“Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara ulama dan umaro dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” tutup KH. Rusdi.

Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu menjadi awal baik bagi kerja sama ke depan antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam membina moral serta spiritual masyarakat.

Bupati Anwar Sadat Tinjau Kebakaran Teluk Nilau

Malam itu, kepulan asap masih menyisakan duka di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan. Namun di tengah musibah, pemerintah tanjab-barat/” title=”Bupati Lepas 105 Jemaah Haji Kloter 24 Tanjab Barat”>kabupaten bupati-anwar-sadat-sambut-jatman-nu-jambi/” title=”Bupati Anwar Sadat Sambut JATMAN NU Jambi”>tanjung Jabung Barat bergerak cepat. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langsung terjun ke lokasi kebakaran pada Jumat (1/5) malam untuk memastikan penanganan berjalan maksimal.

Kehadiran orang nomor satu di daerah itu bukan sekadar seremonial. Begitu tiba, Anwar Sadat menyisir area terdampak yang hangus dilalap api. Sejumlah rumah dan kios tampak rata dengan tanah. Dari sana, ia melanjutkan kunjungan ke rumah-rumah pengungsian untuk melihat langsung kondisi warga sekaligus memberikan dukungan moral.

Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dari Korban Jadi Prioritas

Salah satu fokus utama bupati adalah memastikan posko kesehatan berfungsi optimal. Ia mengecek ketersediaan mobil ambulans, tenaga medis, serta obat-obatan bagi warga terdampak. Tak berhenti di situ, Anwar Sadat juga menyambangi posko penanggulangan bencana dan berdialog dengan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Pengabuan guna memastikan kesiapan lapangan.

Dapur umum pun tidak luput dari perhatiannya. Bupati ingin memastikan kebutuhan dasar seperti makanan dan minuman terpenuhi dengan baik. Ia juga memeriksa peralatan masak yang tersedia, memastikan semuanya berfungsi layak.

Instruksi Tegas: Cek Aliran Listrik dan Hidran

Dalam peninjauan itu, Anwar Sadat menyoroti potensi bahaya susulan. Ia memeriksa kondisi aliran listrik di sekitar lokasi kejadian dan meminta petugas teknis untuk memastikan instalasi dalam keadaan aman. Langkah ini untuk mencegah kebakaran kedua yang bisa memperparah musibah.

Lebih lanjut, bupati menegaskan pentingnya pengecekan rutin terhadap hidran pemadam kebakaran. Fasilitas itu, menurutnya, harus selalu siap difungsikan dalam kondisi darurat agar tidak memperparah kerugian saat musibah datang.

Seruan Bahu-Membahu dari Pemerintah hingga Warga

Anwar Sadat meminta seluruh elemen—pemerintah, relawan, dan masyarakat—untuk bersatu padu membantu warga terdampak. Kerja sama juga diperlukan dalam menjaga keamanan harta benda korban pascakebakaran.

Ia pun mengimbau masyarakat yang terkena musibah agar tidak sungkan menyampaikan keluhan maupun kebutuhan kepada pemerintah. Dengan begitu, penanganan bisa dilakukan secara cepat, tepat, dan menyeluruh.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat pun tegas: terus hadir memberikan bantuan dan solusi bagi warganya yang tertimpa musibah.

Pendampingan Lintas Instansi

Peninjauan malam itu turut didampingi sejumlah pejabat. Antara lain anggota DPRD Kabupaten Tanjab Barat, Asisten pemerintahan dan Kesra, Kapolsek Pengabuan (diwakili), Kasat Pol PP, Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Disdukcapil, BPBD, Dinas Sosial, Ketua BAZNAS, Camat Pengabuan, Lurah Teluk Nilau, jajaran Dinas Perhubungan, serta tokoh masyarakat setempat

Kolaborasi Kunci May Day Tanjab Barat

2026/05/01/bupati-anwar-sadat-tinjau-kebakaran-teluk-nilau/” title=”Bupati Anwar Sadat Tinjau Kebakaran Teluk Nilau”>pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan mengusung semangat kebersamaan lintas elemen. Acara yang dipusatkan di Balai pertemuan Kantor Bupati pada Jumat (1/5) itu melibatkan pekerja, pengusaha, masyarakat, dan pemerintah dalam satu harmoni.

Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kerja. Menurutnya, momen tahunan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan atas peran strategis buruh sebagai penggerak utama roda ekonomi dan pembangunan daerah.

Semangat Kebersamaan di Tengah Perubahan Industri

Mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kerja sama erat antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.

Bupati mengajak para buruh untuk terus meningkatkan kompetensi dan produktivitas agar mampu beradaptasi dengan lanskap industri yang makin modern. Di sisi lain, pihak pengusaha didorong membangun kemitraan harmonis melalui perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja.

“Ketika pekerja merasa dihargai dan dilindungi, maka perusahaan akan semakin kuat dan berkembang,” tegas Anwar Sadat.

Ia berharap momentum May Day memperkuat solidaritas serta meneguhkan komitmen menciptakan hubungan industrial yang kondusif.

Suara Serikat Pekerja dan Komitmen Apindo

Perwakilan serikat pekerja, Ferdiono Ramadhan, menyoroti sejumlah persoalan mendasar. Ia menekankan pentingnya kepastian kerja, jaminan sosial, dan kebebasan berserikat. Ferdiono juga mengungkapkan masih adanya praktik pemberian upah di bawah ketentuan dengan dalih target kerja.

“Upah minimum tidak boleh dikaitkan dengan pencapaian target,” tegasnya. Ia berharap pemerintah memperkuat pengawasan, perusahaan bersikap adil, dan para pekerja tetap bersatu menjaga solidaritas.

Sementara itu, perwakilan Apindo dari PetroChina menyampaikan apresiasi terhadap peran pekerja sebagai motor industri dan perekonomian. Pihaknya berkomitmen menciptakan lingkungan kerja aman dan inklusif, serta mendorong hubungan industrial harmonis melalui dialog konstruktif.

Penghargaan dan Bantuan Sosial Mewarnai Acara

Peringatan May Day 2026 juga diisi dengan penyerahan berbagai penghargaan simbolis. Penghargaan diberikan kepada serikat pekerja yang berpartisipasi aktif, perusahaan patuh legalitas dan pembentukan LKS Bipartit, perusahaan responsif di bidang ketenagakerjaan, serta perusahaan disiplin menyampaikan informasi lowongan kerja.

Turut diserahkan klaim jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tanjab Barat, paket bantuan sosial dari Polres setempat bersama unsur perusahaan, serta bansos bagi pekerja rentan dari Baznas Tanjab Barat.

Isu Strategis dan Tindak Lanjut Pemerintah

Usai penyerahan, diskusi antara serikat pekerja dan pemerintah membahas sejumlah isu strategis. Di antaranya: perusahaan yang belum menerapkan UMK, rekrutmen tenaga kerja kurang transparan, dominasi pekerja luar daerah, dugaan intimidasi terhadap serikat pekerja, serta status pekerja yang belum diangkat tetap meski telah bekerja lebih dari lima tahun.

Menanggapi hal itu, pemerintah daerah berkomitmen segera memfasilitasi audiensi antara serikat pekerja dan perusahaan. Selain itu, akan dilakukan inventarisasi, pengawasan, evaluasi menyeluruh, serta penindakan tegas terhadap perusahaan yang melanggar ketentuan.

Acara turut dihadiri Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., unsur Forkopimda, Ketua Komisi III DPRD, Sekretaris Daerah, para pejabat tinggi pratama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Ketua BAZNAS, pimpinan perusahaan, serta para ketua dan pengurus serikat pekerja.

Bupati Anwar Sadat Tinjau Langsung Tes Akademik SD di Tanjab Barat

TANJAB BARAT – pemerintah kabupaten bupati-anwar-sadat-sambut-jatman-nu-jambi/” title=”Bupati Anwar Sadat Sambut JATMAN NU Jambi”>tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya di bidang pendidikan. Kali ini, Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan tes akademik bagi siswa sekolah dasar berjalan dengan baik. Lokasi yang disambangi adalah SD Negeri 018 Tanjung Jabung Barat yang berada di kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan.

Tes Lanjutan dari Jenjang SMP dan SMA

Kegiatan ujian kemampuan akademik untuk para pelajar SD ini bukanlah program yang berdiri sendiri. Tes ini merupakan kelanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya sudah digelar untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA). Bahkan, program ini menjadi salah satu unggulan berskala nasional yang bertujuan mengukur sekaligus mengasah potensi akademik peserta didik.

Fokus utama tes kali ini adalah siswa kelas VI yang sebentar lagi akan melangkah ke jenjang SMP. Hasil ujian nantinya diharapkan bisa menjadi cerminan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia pendidikan yang lebih tinggi.

Tolok Ukur Kualitas Pembelajaran di Sekolah

Dalam peninjauannya, Anwar Sadat menegaskan bahwa pelaksanaan tes ini memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar ujian biasa. Menurutnya, hasil yang diperoleh para siswa bisa menjadi indikator penting untuk menilai efektivitas proses belajar mengajar yang sudah berjalan di masing-masing sekolah.

“Tes ini tidak hanya untuk mengukur kemampuan siswa, tetapi juga menjadi bahan evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung. Kita ingin memastikan kualitas pendidikan di daerah terus meningkat,” ujar Bupati di sela-sela kunjungannya.

Sarana dan Prasarana Dinilai Memadai

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, Bupati melaporkan bahwa pelaksanaan ujian berlangsung tanpa hambatan berarti. Dari sisi kesiapan teknis, semuanya tergolong memadai. Mulai dari ketersediaan operator, perangkat komputer atau notebook, hingga kondisi ruang ujian yang nyaman dan mendukung kelancaran kegiatan.

Anwar Sadat juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak sekolah yang telah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang. Ia berharap dukungan fasilitas dan infrastruktur seperti ini terus ditingkatkan ke depannya, agar proses belajar mengajar bisa berjalan lebih optimal lagi.

“Dengan fasilitas yang baik, kita optimistis hasil tes ini dapat mencerminkan kemampuan akademik siswa secara objektif, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tambahnya.

Target: Siswa Berprestasi dan Siap Bersaing

Harapan besar disematkan pada pelaksanaan tes akademik ini. Selain berjalan aman dan lancar hingga garis akhir, pemerintah daerah ingin program ini memberikan kontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Para siswa kelas VI SD diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, sehingga bisa bersaing dan diterima di sekolah menengah pertama dengan kualifikasi yang baik.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Anwar Sadat didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya, serta Camat Pengabuan.

Penutup

Tes akademik tingkat SD di Tanjung Jabung Barat yang dipantau langsung oleh Bupati Anwar Sadat berjalan lancar tanpa kendala. Dengan sarana yang memadai dan dukungan penuh dari pihak sekolah, program ini diharapkan menjadi langkah awal yang kokoh bagi para siswa kelas VI dalam melangkah ke jenjang pendidikan menengah pertama. Evaluasi dari hasil tes pun akan menjadi bahan penting untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah.

Bupati Anwar Sadat: Operasi Katarak Gratis dan Bantuan ATENSI untuk Warga Rentan

TANJAB BARAT – bupati-anwar-sadat-tinjau-langsung-tes-akademik-sd-di-tanjab-barat/” title=”Bupati Anwar Sadat Tinjau Langsung Tes Akademik SD di Tanjab Barat”>pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat kembali menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warganya. Sabtu (18/04), Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan bakti sosial berupa operasi katarak gratis sekaligus penyaluran bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) di RSUD KH. Daud Arif Kuala tungkal.

Sasaran: Lansia, Disabilitas, hingga Anak-anak

Kegiatan ini dirancang khusus untuk masyarakat rentan. Tidak hanya penyandang disabilitas dan lanjut usia, anak-anak pun menjadi perhatian dalam program kali ini. Selain layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan kewirausahaan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi warga.

Dalam sambutannya, Anwar Sadat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi lintas sektor yang telah mewujudkan kegiatan ini. Menurutnya, program seperti ini tidak boleh berhenti sementara. Keberlanjutan menjadi kunci agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

“Program seperti ini sangat penting untuk membantu masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus mendorong pelaku UMKM agar tetap bertahan dan berkembang,” ujar Bupati.

Sinergi Daerah dan Kementerian Sosial

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ir. H. Agus Sanusi, M.Si., memberikan penjelasan lebih rinci. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan buah kerja sama antara pemerintah daerah dengan Kementerian Sosial RI melalui Sentra Alyatama.

Tujuannya jelas: memberikan pelayanan sosial sekaligus memenuhi hak-hak dasar masyarakat yang membutuhkan.

“Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan sosial dan kesehatan langsung kepada masyarakat,” tegasnya.

20 Warga Lolos Seleksi Operasi Katarak

Untuk program operasi katarak, antusiasme warga cukup tinggi. Dari 70 orang yang mendaftar, sebanyak 48 peserta telah menjalani skrining kesehatan mata. setelah melalui proses seleksi ketat, 20 orang dinyatakan layak untuk menjalani operasi secara gratis.

Kolaborasi lintas instansi pun terjadi di sini. Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan manajemen RSUD bahu-membahu menyukseskan program ini.

Bantuan ATENSI Capai Hampir Rp200 Juta

Tak hanya layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan ATENSI dengan total nilai fantastis, yakni Rp194.271.416. Bantuan ini terdiri dari berbagai bentuk, antara lain:

  • Paket sembako dan nutrisi untuk lansia, penyandang disabilitas, serta anak yatim atau piatu.
  • Alat bantu disabilitas seperti kursi roda dan alat bantu dengar.
  • Bantuan modal usaha bagi masyarakat.

Khusus untuk sektor kewirausahaan, sebanyak 10 penerima mendapat basing masing-masing Rp4 juta. Dana ini diharapkan bisa menggerakkan roda usaha mereka yang bergerak di bidang menjahit, jamu tradisional, bengkel, toko sembako, hingga kuliner.

Respon Positif dari Penerima Manfaat

Para penerima manfaat tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan terima kasihnya. Mereka berharap program serupa bisa terus berlanjut. Bantuan ini dinilai sangat meringankan beban sekaligus menjadi oase di tengah kesulitan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.

Bupati Tinjau Langsung Ruang Operasi dan Fasilitas Cath Lab

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Anwar Sadat menyempatkan diri meninjau langsung ruang operasi katarak. Ia juga melihat fasilitas Cath Lab (Catheterization Laboratory) di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Acara ini turut dihadiri para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Dewan Pengawas dan Direktur RSUD, perwakilan Sentra Alyatama Jambi, Kepala BPS Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta sejumlah undangan lainnya.

Penutup

Operasi katarak gratis dan bantuan ATENSI yang digelar di Tanjab Barat ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat nyata. Mulai dari lansia, disabilitas, hingga pelaku UMKM, semua mendapatkan perhatian. Bupati Anwar Sadat pun berharap program serupa terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

Bupati Anwar Sadat: Rakor Lintas Sektoral Kunci Perkuat Ketahanan Pangan

TANJAB BARAT – bupati-anwar-sadat-operasi-katarak-gratis-dan-bantuan-atensi-untuk-warga-rentan/” title=”Bupati Anwar Sadat: Operasi Katarak Gratis dan Bantuan ATENSI untuk Warga Rentan”>pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat terus menggencarkan langkah konkret di sektor pangan. Rabu (15/04) kemarin, Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar di Balai pertemuan Kantor Bupati. Acara ini khusus dirancang untuk memperkuat sinergi dalam rangka mendukung ketahanan pangan daerah.

Bukan Sekadar Agenda Biasa

Di hadapan para peserta yang terdiri dari Wakapolres Tanjab Barat, unsur Forkopimda atau perwakilannya, Kepala OPD, pimpinan BUMN/BUMD, perbankan, manajemen perusahaan swasta, para camat se-Kabupaten Tanjab Barat, Ketua Apdesi, serta seluruh kepala desa, Anwar Sadat menegaskan bahwa rakor ini memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan rutin.

Menurutnya, pertemuan ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional, terutama Asta Cita yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden RI. Target utamanya adalah mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

“Rapat ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan daerah,” tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Tanjab Barat tersebut.

Kerja Sama Sudah Dimulai Sejak Akhir 2024

Bupati juga mengingatkan bahwa upaya memperkokoh ketahanan pangan sebenarnya sudah dimulai lebih awal. Sebuah nota kesepakatan dan rencana kerja sama antara Polres Tanjung Jabung Barat dengan Pemerintah Kabupaten telah ditandatangani sejak penghujung tahun 2024.

Dari sinilah, berbagai program pendampingan dan pengawasan di lapangan mulai berjalan. Anwar Sadat berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan diperluas.

Ajakan ke Swasta dan Desa: Garap Lahan Tidur

Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan bahwa ketahanan pangan bukanlah urusan pemerintah semata. Seluruh elemen masyarakat, termasuk perusahaan swasta, diminta ikut ambil bagian. Salah satu caranya adalah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau menjalin kemitraan dengan kelompok tani lokal.

Yang paling menarik, Anwar Sadat memberikan instruksi tegas kepada jajaran camat dan kepala desa.

“Kepada para camat dan kepala desa, saya minta agar setiap jengkal lahan tidur dapat dioptimalkan untuk mendukung produksi pangan,” ujarnya dengan nada bersemangat.

Apresiasi untuk Polres Tanjab Barat

Tak lupa, Bupati menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polres Tanjung Jabung Barat atas inisiatif menyelenggarakan rakor ini. Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas di tingkat desa, sangat vital.

“Pendampingan dari pihak kepolisian, khususnya Bhabinkamtibmas di lapangan, sangat krusial dalam memastikan distribusi sarana produksi tepat sasaran serta memberikan rasa aman bagi para petani,” tambahnya.

Polri Siap Kawal Hingga ke Tingkat Petani

Sementara itu, Wakapolres Tanjung Jabung Barat, Kompol Andi Musahar, S.H., juga memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa Polri berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah pusat, terutama dalam program ketahanan pangan nasional.

Kompol Andi Musahar menyatakan, pihaknya siap terus melakukan pendampingan dan pengawasan di lapangan agar program berjalan efektif. Ia pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bahu-membahu.

“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Jika tidak dapat berkontribusi melalui lahan, setidaknya dapat mendukung melalui penyediaan bibit,” pungkasnya.

Penutup

Rakor lintas sektoral ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi yang lebih masif. Dengan sinergi antara pemerintah, kepolisian, swasta, hingga tingkat desa, Kabupaten Tanjung Jabung Barat optimistis mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Target swasembada pangan bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata yang harus dimulai sekarang.

Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Blokade Selat Hormuz dan Ancaman Perang Total

Konflik berskala besar antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat (AS) dan Israel memasuki babak baru yang mencemaskan. Setelah gencatan senjata rapuh selama dua pekan gagal diperpanjang, eskalasi justru meningkat drastis di jalur perairan strategis Selat Hormuz.

Perang yang dipicu serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026 lalu ini kini telah menelan ribuan korban jiwa dan kerugian materiil mencapai ratusan miliar dolar AS. Diplomasi menemui jalan buntu, sementara militer di kedua belah pihak bersiap menghad kemungkinan perang total.

Awal Mula Konflik: Serangan Kilat yang Gagal

Konflik besar ini bermula ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Tujuan awal koalisi AS-Israel adalah melakukan perang kilat untuk melumpuhkan kepemimpinan Iraninternasional/662373/dubes-iran-gemakan-kemenangan-atas-as-jadi-alasan-paksa-washington-terima-10-poin-gencatan-senjata?medium=headline&so=3″ target=”_blank” rel=”noreferrer noopener”>.

Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ayatollah Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer senior dan pejabat tinggi lainnya. Sasaran serangan tidak hanya terbatas pada tokoh penting, tetapi juga mencakup instalasi militer dan fasilitas sipil di seluruh Iran yang menyebabkan kerusakan infrastruktur meluas.

Namun, Iran membuktikan diri tidak mudah tumbang. Negeri Persia itu melancarkan serangan balasan besar-besaran dengan rudal dan drone yang menargetkan fasilitas AS di Asia barat serta posisi pasukan Israel di wilayah pendudukan. Perang yang diharapkan berlangsung singkat oleh AS-Israel justru berlarut hingga memasuki hari ke-40.

Update Korban: Lebih dari 2.000 Tewas di Iran

Korban jiwa akibat perang ini terus bertambah seiring meluasnya konflik ke negara-negara tetangga. Berdasarkan data terbaru hingga 5 April 2026, korban jiwa di pihak Iran mencapai 2.076 orang, sementara korban luka 26.500 orang.

Di Lebanon yang bergerak mendukung Iran, korban jiwa berjumlah 1.345 orang dengan 4.040 luka-luka. Irak juga mencatat 109 korban jiwa. Di pihak Israel, perang ini merenggut 24 nyawa dan melukai 6.594 orang, sementara AS kehilangan 13 personel militernya dengan 200 luka-luka.

Klaim Kemenangan Iran dan 10 Poin Gencatan Senjata

Di tengah hiruk-pikuk perang, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dengan tegas menyatakan bahwa negaranya telah keluar sebagai pemenang. Ia mengklaim Iran berhasil memaksa Washington menerima 10 poin tuntutan gencatan senjata yang diajukan Teheran.

“Syukur kepada Allah SWT karena pada hari ini, Republik Islam Iran meraih kemenangannya. Islam memperoleh kemenangan atas musuh-musuhnya,” ujar Boroujerdi di Jakarta pada 11 April 2026.

Dubes Iran itu juga mengklaim bahwa pasukannya telah menghancurkan 17 pangkalan militer AS-Israel dan melumpuhkan sistem pertahanan Israel, sehingga mampu mengirimkan serangan balasan ke kota-kota di wilayah tersebut. Gencatan senjata sendiri sempat disepakati pada 8 April 2026, dengan perundingan damai yang digelar di Islamabad, Pakistan.

Kegagalan Perundingan Islamabad

Sayangnya, perundingan damai yang berlangsung selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, pada 12 April 2026 berakhir tanpa kesepakatan. Delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance dan delegasi Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf gagal menemukan titik temu.

Beberapa isu krusial menjadi batu sandungan utama. Poin-poin sengketa meliputi program nuklir Iran, pembebasan aset Iran yang dibekukan, kendali atas Selat Hormuz, hingga tuntutan ganti rugi perang dari Iran yang mencapai angka fantastis.

Blokade Total AS di Selat Hormuz

Menyusul kegagalan diplomasi, Presiden Donald Trump mengambil langkah dramatis. Militer AS melalui Komando Pusat (Centcom) mengumumkan blokade total terhadap semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai 13 April 2026.

“Blokade akan ditegakkan secara tidak memihak terhadap kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman,” demikian pernyataan Centcom.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia setiap harinya. Kebijakan blokade ini langsung berdampak pada lonjakan harga energi global, dengan minyak mentah Brent menembus kembali angka 100 dolar AS per barel dan sempat melonjak hingga 8 persen.

Kapal Perang AS Tembus Selat, Iran Bantah Keras

Pada 11 April 2026, AS mengklaim dua kapal perusaknya, USS Frank E Peterson dan USS Michael Murphy, berhasil melintasi Selat Hormuz dan beroperasi di Teluk Arab. Centcom menyebut misi tersebut untuk memastikan jalur pelayaran bebas dari ranjau laut yang diduga dipasang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Klaim ini langsung dibantah keras oleh Iran. Juru bicara Markas Besar Pusat militer Iran, Khatam al-Anbiya, menegaskan tidak ada kapal AS yang melintasi selat tersebut. IRGC pun memperingatkan akan memberikan “tanggapan keras” terhadap setiap kapal militer asing yang mencoba melintas tanpa izin.

Ancaman Perang Total dari Israel

Di tengah ketegangan yang membuncah, Israel justru memberi sinyal akan melanjutkan perang. Tiga jaringan televisi utama Israel melaporkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kini tengah bersiap menghadapi pecahnya konflik baru dengan Iran.

Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir telah memerintahkan militer untuk meningkatkan status kesiapsiagaan dan bersiap melanjutkan permusuhan dengan Iran. Bahkan, Israel dilaporkan tengah menunggu keputusan Trump untuk memulai kembali konflik, dengan rencana menekan Iran menyerahkan program nuklirnya melalui serangan terhadap infrastruktur energi.

Sementara itu, Trump sendiri dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan terbatas terhadap Iran sebagai cara untuk memecah kebuntuan perundingan.

IRGC Siapkan kemampuan Militer Baru

Menghadapi ancaman eskalasi, Iran tidak tinggal diam. IRGC mengumumkan akan menggunakan kemampuan militer baru jika perang dengan AS dan Israel terus berlanjut. Juru bicara IRGC Hossein Mohebbi menyatakan, “Kami belum menggunakan kemampuan kami, dan jika perang terus berlanjut, kami akan mengungkap kemampuan yang sama sekali tidak diketahui musuh”.

Panglima tertinggi IRGC, Brigadir Jenderal Esmaeil Qaani, dengan lantang menegaskan bahwa AS dan Israel pada akhirnya akan mundur dari Timur Tengah tanpa membawa pencapaian apa pun.

Iran Tuntut Ganti Rugi 270 Miliar Dolar dan Seret 5 Negara Arab ke PBB

Di jalur diplomasi, Iran terus melancarkan serangan diplomatik. pemerintah Iran mengungkapkan estimasi awal kerusakan akibat serangan gabungan AS-Israel mencapai sekitar 270 miliar dolar AS, atau setara Rp4,6 kuadriliun. Juru bicara pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara dan akan dievaluasi lebih lanjut.

Langkah lebih agresif diambil dengan menuntut ganti rugi dari lima negara Arab: Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, dan Yordania. Teheran menuding negara-negara tersebut melanggar kewajiban internasional dengan memberikan dukungan logistik, fasilitas militer, serta izin penggunaan wilayah udara bagi AS dan Israel untuk menyerang Iran.

Utusan Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, dalam surat resmi kepada Sekjen PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB, menegaskan bahwa kelima negara Arab tersebut harus memberikan ganti rugi penuh. “Mereka tidak hanya menyediakan wilayah mereka untuk agresi terhadap Iran, tetapi dalam beberapa kasus, mereka juga terlibat langsung dalam serangan bersenjata ilegal yang menargetkan objek sipil,” tegas Iravani.

Dampak Global dan Prospek ke depan

Konflik Iran vs AS-Israel ini telah mengguncang stabilitas global. Harga energi melonjak, jalur perdagangan internasional terganggu, dan ketegangan geopolitik meningkat di berbagai kawasan.

Gencatan senjata yang sempat menjadi secercah harapan kini berada di ujung tanduk. Dengan persiapan perang dari kedua kubu, blokade maritim yang diberlakukan AS, serta ancaman kemampuan militer baru dari Iran, dunia kini menahan napas. Pertanyaan besarnya adalah: akankah perang total benar-benar meletus, atau diplomasi masih memiliki ruang untuk mencegah bencana kemanusiaan yang lebih besar

Pantau TKA 2026, Bupati Anwar Sadat: Tingkatkan Mutu Pendidikan Tanjab Barat

TANJAB BARAT – bupati-anwar-sadat-rakor-lintas-sektoral-kunci-perkuat-ketahanan-pangan/” title=”Bupati Anwar Sadat: Rakor Lintas Sektoral Kunci Perkuat Ketahanan Pangan”>pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat resmi menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 bagi pelajar Sekolah Menengah Pertama. Bupati setempat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung memantau jalannya ujian berbasis komputer tersebut pada Kamis (09/04) di sejumlah lokasi, termasuk SMPN 1, SMPN 3, dan SMPN 4 Tanjab Barat.

Pemantauan Langsung di Tengah Pelaksanaan Ujian

Kunjungan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Tanjab Barat ini tidak sekadar seremonial. Anwar Sadat ingin memastikan bahwa proses ujian berjalan lancar, mengingat TKA kali ini mengandalkan laboratorium komputer sebagai medium utamanya.

Menurutnya, tes ini menjadi instrumen penting bagi daerah untuk memetakan kemampuan akademik siswa secara nyata. Hasil yang diperoleh nantinya bakal dijadikan standar dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah Tanjung Jabung Barat.

Dorongan untuk Raih Sekolah Unggulan Lewat Prestasi

Dalam perbincangannya dengan para guru dan tenaga kependidikan, Anwar Sadat menekankan bahwa TKA dirancang untuk memperkuat daya saing siswa, khususnya ketika mereka hendak melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

“Harapan kami, anak-anak Tanjab Barat mampu menembus SMA atau SMK unggulan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Saat ini banyak program pendidikan yang menyediakan beasiswa melalui jalur prestasi akademik,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah sekolah favorit kerap memberikan kemudahan, mulai dari keringanan biaya hingga pendidikan gratis, bagi pelajar berprestasi. Anwar Sadat menyebutkan, hal ini sudah dibuktikan oleh alumni SMP di Tanjab Barat yang berhasil masuk ke sekolah-sekolah berkualitas berkat jalur prestasi.

Kendala Laboratorium Komputer Jadi Catatan Penting

Selain menjadi alat ukur kemampuan siswa, TKA juga berfungsi sebagai bahan evaluasi bagi sekolah. Hasil tes nantinya akan dipakai untuk mengkaji ulang materi ajar serta metode pembelajaran agar tetap relevan dan kompetitif.

Namun, pemkab mengakui masih ada kendala teknis di lapangan. Beberapa sekolah ternyata mengalami keterbatasan fasilitas laboratorium komputer.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya laboratorium komputer, agar ke depan pelaksanaan TKA bisa dilakukan serentak tanpa kendala,” tegasnya.

Jadwal TKA dan Rencana untuk Jenjang SD

Pelaksanaan TKA tingkat SMP sendiri berlangsung sejak 6 hingga 16 April 2026 dengan sistem ujian berbasis komputer. Hasil ujian ini kelak menjadi salah satu indikator dalam proses seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya, seperti SMA dan SMK.

Pemerintah daerah juga sudah merencanakan lanjutan tes untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) yang dijadwalkan pada 20 April 2026. Sama seperti jenjang SMP, hasil TKA tingkat SD akan menjadi acuan bagi siswa dalam memilih sekolah lanjutan, baik SMP, Madrasah Tsanawiyah (MTs), maupun sekolah unggulan lainnya.

Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Bupati Anwar Sadat didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Plt Kabag Prokopim, sejumlah kepala sekolah, serta para majelis guru.

Penutup

Melalui pelaksanaan TKA 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap kualitas pendidikan di daerah bisa terus terdongkrak secara menyeluruh dan berkelanjutan. Tes ini tidak hanya menjadi alat ukur, tetapi juga pendorong semangat bagi para siswa untuk meraih prestasi dan menembus sekolah-sekolah unggulan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah untuk Warga Teluk Nilau

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat. Langkah terbaru adalah penyerahan 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada warga kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan.

Acara penyerahan berlangsung di Aula Kantor Camat Pengabuan pada Rabu, 8 April. Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung dan menyerahkan sertifikat tersebut kepada para penerima yang telah menanti dengan penuh harap.

Program Konsolidasi Tanah untuk Kepastian Hukum

Program konsolidasi tanah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah. Selama ini, banyak warga yang menggarap dan tinggal di atas tanah turun-temurun namun belum memiliki bukti kepemilikan yang sah.

Dengan adanya sertifikat, warga tidak perlu khawatir akan sengketa tanah di kemudian hari. Kepemilikan yang jelas juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pemanfaatan tanah secara produktif.

Sertifikat Tanah Tingkatkan Akses Permodalan

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa sertifikat tanah memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Tidak hanya sebagai bukti kepemilikan yang sah, sertifikat juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan akses permodalan.

“Dengan memiliki sertifikat tanah, masyarakat akan lebih mudah mengakses lembaga keuangan, serta dapat meningkatkan nilai ekonomi dari tanah yang dimiliki,” ujar Bupati.

Bank dan lembaga keuangan lainnya biasanya mensyaratkan sertifikat tanah sebagai jaminan untuk pengajuan kredit. Dengan demikian, warga yang memiliki sertifikat dapat memanfaatkannya untuk modal usaha, pertanian, atau kebutuhan produktif lainnya.

Imbauan agar Tanah Dimanfaatkan secara Produktif

Bupati juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan memanfaatkan tanah yang telah bersertifikat secara produktif. Tanah bukan hanya aset yang didiamkan, tetapi harus diolah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Jangan sampai sertifikat ini hanya disimpan dan tidak digunakan. Manfaatkan tanah kalian untuk bertani, berkebun, atau kegiatan ekonomi lainnya yang halal dan bermanfaat,” pesan Bupati.

Ia berharap program konsolidasi tanah ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya legalitas kepemilikan tanah. Kesadaran ini akan mendorong warga untuk lebih tertib administrasi pertanahan.

Luas Area Konsolidasi 41 Hektare di Teluk Nilau

Kelurahan Teluk Nilau menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program konsolidasi tanah. Total luas area yang dikonsolidasikan mencapai 41 hektare. Program ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat Nomor 366/KEP.BUP/BKAD/2025.

Surat keputusan tersebut secara resmi menetapkan lokasi konsolidasi tanah di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan. Dengan dasar hukum yang kuat, proses pengukuran, pembagian, dan penerbitan sertifikat dapat berjalan lancar.

Rincian Sertifikat: 68 Hak Milik dan 3 Hak Pakai

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Egi Metri Wilda, S.SiT, memberikan penjelasan teknis tentang sertifikat yang diserahkan. Dari total 71 sertifikat, sebanyak 68 di antaranya merupakan Sertifikat Hak Milik.

Sertifikat Hak Milik adalah bukti kepemilikan tertinggi atas tanah yang dapat dimiliki oleh perorangan atau badan hukum. Dengan sertifikat ini, pemilik memiliki hak penuh untuk menguasai, menggunakan, dan mengalihkan tanahnya.

Sedangkan 3 sertifikat lainnya merupakan Hak Pakai Pemerintah Kabupaten. Hak pakai ini biasanya diberikan untuk fasilitas umum atau kepentingan pemerintah daerah, seperti jalan, balai pertemuan, atau sarana publik lainnya.

Tindak Lanjut: Pembangunan Sarana dan Prasarana

Lebih lanjut, Egi Metri Wilda menyampaikan bahwa program konsolidasi tanah tidak berhenti pada penyerahan sertifikat. Tindak lanjut selanjutnya akan difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana pendukung di kawasan tersebut.

Beberapa fasilitas yang direncanakan antara lain jalan usaha tani. Jalan ini akan memudahkan petani mengangkut hasil panen dari lahan ke tempat pengumpulan atau ke pasar.

Selain itu, akan dibangun balai pertemuan sebagai pusat kegiatan masyarakat. Balai ini dapat digunakan untuk rapat, musyawarah, pelatihan, atau kegiatan sosial lainnya.

Tidak ketinggalan, gudang penyimpanan alat dan mesin pertanian (alsintan) juga akan dibangun. Gudang ini berguna untuk menyimpan traktor, hand traktor, pompa air, dan peralatan lainnya agar tidak rusak terkena panas atau hujan.

Apresiasi Bupati untuk Semua Pihak

Di akhir kegiatan, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program konsolidasi tanah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi semua pihak, sehingga program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Bupati.

Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama antara Kantor Pertanahan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kecamatan Pengabuan, Kelurahan Teluk Nilau, serta masyarakat itu sendiri.

Antusiasme Warga Penerima Sertifikat

Para warga penerima sertifikat tampak sangat antusias dan bersyukur. Salah seorang warga yang ditemui usai acara mengaku sudah puluhan tahun tinggal di tanah tersebut tanpa memiliki bukti kepemilikan yang sah.

“Dulu kami hanya punya surat keterangan dari desa. Sekarang sudah ada sertifikat resmi dari BPN. Rasanya lega dan tenang,” ujarnya dengan mata berbinar.

Warga lainnya berencana menggunakan sertifikat tersebut untuk mengajukan kredit ke bank. Modal yang diperoleh akan digunakan untuk mengembangkan usaha kecilnya.

Kehadiran Pejabat Daerah dan Tokoh Masyarakat

Acara penyerahan sertifikat ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tanjab Barat, Camat Pengabuan, serta Kepala BKAD hadir mendampingi Bupati.

Lurah Teluk Nilau juga tampak hadir bersama para tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap program konsolidasi tanah yang pro-rakyat.

Harapan untuk Program Konsolidasi Tanah ke Depan

Bupati Anwar Sadat berharap program konsolidasi tanah seperti ini dapat terus berlanjut di wilayah-wilayah lain di Tanjab Barat. Masih banyak masyarakat yang membutuhkan kepastian hukum atas tanah mereka.

Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan untuk mengidentifikasi lokasi-lokasi prioritas berikutnya. Targetnya, setiap warga yang memiliki tanah secara turun-temurun dapat memiliki sertifikat.

Dengan kepemilikan yang jelas, iran-vs-as-israel-memanas-blokade-selat-hormuz-dan-ancaman-perang-total/” title=”Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Blokade Selat Hormuz dan Ancaman Perang Total”>konflik pertanahan dapat diminimalkan. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan tanahnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Penutup: Langkah Nyata Mewujudkan Keadilan

Penyerahan 71 sertifikat tanah konsolidasi untuk warga Teluk Nilau adalah bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat hadir untuk mewujudkan keadilan di bidang pertanahan.

Kepastian hukum bukan sekadar janji, tetapi telah diwujudkan melalui program yang terencana dan terukur. Bupati Anwar Sadat bersama jajaran berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan program-program yang berdampak langsung.

Acara pun ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Para penerima sertifikat pulang dengan senyum bahagia, membawa dokumen berharga yang akan menjadi bekal masa depan mereka dan generasi mendatang.

40 Hari Wafat KH. Hasan Basri, Bupati: Kehilangan Guru

suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Pondok Pesantren As Syatibi, Jalan Syekh Ustman, Desa Tungkal I, kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat). Ratusan jamaah berkumpul untuk memperingati 40 hari wafatnya almarhum KH. Hasan Basri bin Sahari, seorang ulama kharismatik yang sangat dihormati.

Acara peringatan ini dirangkaikan dengan Walimah Safar Haji untuk H. Zakaria Ansori, S.H.I., M.H., serta Halal Bihalal. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 4 April, dan dihadiri oleh berbagai tokoh agama, masyarakat, serta pejabat daerah.

Bupati Anwar Sadat Hadir sebagai Keluarga

Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung dalam kesempatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum KH. Hasan Basri.

Bupati menegaskan bahwa almarhum bukan sekadar tokoh agama biasa. Baginya, KH. Hasan Basri adalah guru sekaligus penasihat pribadi yang sangat dekat dengan dirinya dan keluarganya.

“Kehadiran saya di sini bukan sekadar sebagai Bupati, namun sebagai bagian dari keluarga iran-vs-as-israel-memanas-blokade-selat-hormuz-dan-ancaman-perang-total/” title=”Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Blokade Selat Hormuz dan Ancaman Perang Total”>besar yang merasa sangat kehilangan,” ungkap Bupati dengan nada haru.

Mendoakan Almarhum agar Diterima Amal Ibadahnya

Bupati mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk mendoakan almarhum KH. Hasan Basri. Doa dipanjatkan agar segala amal ibadah yang telah dilakukan selama hidup diterima oleh Allah SWT.

Selain itu, ilmu yang telah diajarkan almarhum kepada masyarakat diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir meskipun beliau telah tiada. Setiap orang yang mengamalkan ilmunya akan turut memberikan pahala bagi almarhum.

“Semoga Allah SWT menerima semua amal baik beliau dan melapangkan kuburnya. Ilmu yang beliau ajarkan semoga menjadi cahaya di alam barzakh,” ujar Bupati.

Apresiasi atas Terselenggaranya Peringatan 40 Hari

Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar almarhum serta panitia yang telah menyelenggarakan acara peringatan 40 hari ini. Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk penghormatan, rasa cinta, dan pengakuan atas jasa-jasa almarhum.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ini adalah bentuk menghargai, mengenang, dan mencintai beliau serta zuriatnya,” katanya.

Acara yang digelar dengan sederhana namun khidmat ini dihadiri oleh ratusan jamaah dari berbagai kalangan. Mereka datang tidak hanya dari wilayah Tanjab Barat, tetapi juga dari kabupaten tetangga.

Dimakamkan di Kawasan Khusus untuk Tuan Guru

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan fakta penting tentang lokasi pemakaman almarhum. KH. Hasan Basri dimakamkan di kawasan pemakaman khusus yang diperuntukkan bagi para tuan guru.

Kawasan tersebut memang disiapkan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah mengabdikan diri dalam membimbing umat di Kabupaten Tanjab Barat.

“Beliau dimakamkan di pemakaman berkah di bagian depan, yang memang dipersiapkan untuk para tuan guru yang telah berjasa mendidik dan membimbing masyarakat,” tambah Bupati.

Lokasi pemakaman yang strategis dan terawat ini menjadi simbol penghargaan pemerintah terhadap peran ulama dalam pembangunan spiritual masyarakat.

Dedikasi Almarhum yang Hampir Tak Pernah Absen

Bupati Anwar Sadat juga mengenang dedikasi almarhum KH. Hasan Basri selama ini. Sejak beliau menjabat sebagai Bupati pada tahun 2021, almarhum hampir tidak pernah absen dalam berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

Setiap acara tabligh akbar, peringatan hari besar Islam, hingga safari ramadan, sosok KH. Hasan Basri selalu hadir. Kehadirannya memberikan berkah dan keteduhan tersendiri bagi seluruh peserta.

“Sejak saya menjabat, beliau hampir selalu hadir dalam kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pemerintah daerah. Ini menunjukkan betapa besar peran beliau sebagai guru, penasihat, dan alim ulama yang sangat dihormati,” terang Bupati.

Kehilangan almarhum terasa sangat berat, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Tanjab Barat.

Momentum Doa untuk H. Zakaria Ansori yang Akan Berhaji

Acara peringatan 40 hari ini juga menjadi momentum doa bersama untuk H. Zakaria Ansori, S.H.I., M.H. Beliau akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah.

Bupati Anwar Sadat turut mendoakan agar perjalanan ibadah haji tersebut diberikan kelancaran, kesehatan, serta perlindungan dari Allah SWT. Semoga H. Zakaria Ansori kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

“Semoga keberangkatan ke Tanah Suci membawa keberkahan bagi keluarga dan daerah kita tercinta,” tutup Bupati dalam doanya.

Doa bersama pun dipanjatkan oleh seluruh jamaah yang hadir. Suasana haru dan khidmat semakin terasa saat lantunan doa menggema di dalam pondok pesantren.

Tausiah dari Ustaz Fachrudin Nur

Acara peringatan 40 hari ini juga diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Fachrudin Nur. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan tentang pentingnya mengenang jasa para ulama dan mendoakan mereka yang telah tiada.

Ustaz Fachrudin juga menyampaikan bahwa kematian adalah sebuah kepastian yang harus dihadapi oleh setiap manusia. Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan bekal selama hidup di dunia.

“Almarhum KH. Hasan Basri adalah teladan bagi kita semua. Beliau hidup dengan sederhana, mengajarkan ilmu dengan ikhlas, dan tidak pernah lelah membimbing umat. Mari kita lanjutkan perjuangan beliau,” ujar Ustaz Fachrudin.

Jamaah yang hadir tampak larut dalam suasana spiritual. Banyak di antara mereka yang menangis haru, terutama ketika mendengar kisah-kisah perjuangan almarhum semasa hidup.

Kehadiran Tokoh Masyarakat dan Keluarga Besar

Kegiatan peringatan 40 hari wafatnya KH. Hasan Basri ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Tampak hadir Danramil Tungkal Ilir, para alim ulama dari berbagai pondok pesantren, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Tidak ketinggalan, keluarga besar almarhum KH. Hasan Basri juga hadir memenuhi lokasi acara. Mereka duduk di barisan depan, menerima takziah dan doa dari para jamaah.

Suasana kekeluargaan sangat terasa. Semua hadir dalam semangat persaudaraan Islam, saling menghibur dan mendoakan.

Harapan agar Perjuangan Almarhum Dilanjutkan

Di akhir acara, Bupati Anwar Sadat berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya para santri dan generasi muda, untuk melanjutkan perjuangan almarhum KH. Hasan Basri.

Beliau mengajak agar ilmu yang telah diajarkan tidak hanya dihafal, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, akhlak mulia almarhum harus diteladani.

“Kita kehilangan seorang guru dan penasihat. Tapi semangat dan ajarannya akan terus hidup di tengah kita. Mari kita jaga persatuan, tingkatkan ibadah, dan sebarkan kebaikan sebagaimana yang diajarkan almarhum,” pesan Bupati.

Acara ditutup dengan doa bersama dan santunan untuk anak yatim yang hadir. Seluruh jamaah pun pulang dengan hati yang lebih tenang, membawa pesan moral untuk terus mengenang dan mendoakan para ulama yang telah berpulang. Peringatan 40 hari ini menjadi bukti bahwa cinta dan hormat kepada guru tidak akan pernah pudar, meskipun raga telah tiada.