Beranda blog Halaman 5

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD untuk Dorong Regulasi Mangrove

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) mengambil langkah serius dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengukuhkan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Kabupaten Tanjab Barat.

Pengukuhan ini dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan. Acara berlangsung di Balai pertemuan Kantor Bupati, Rabu, 1 April. Fokus utama diskusi adalah penyusunan regulasi daerah untuk pengelolaan ekosistem mangrove.

Potensi iran-vs-as-israel-memanas-blokade-selat-hormuz-dan-ancaman-perang-total/” title=”Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Blokade Selat Hormuz dan Ancaman Perang Total”>besar Mangrove di Tanjab Barat

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari Provinsi Jambi. Balai tersebut telah mendorong dan mendukung pembentukan KKMD di tingkat kabupaten.

Bupati menegaskan bahwa Tanjab Barat memiliki potensi ekosistem mangrove yang sangat besar. Wilayah ini memiliki garis pantai yang panjang serta kawasan pesisir yang luas. Kondisi geografis ini menjadikan mangrove sebagai aset alam yang sangat berharga.

“Mangrove bukan sekadar tumbuhan pesisir, tetapi benteng alami dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon yang efektif, serta habitat penting bagi biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan,” ujar Bupati.

Langkah Strategis Konservasi Terpadu

Pengukuhan KKMD dinilai sebagai langkah strategis dalam melembagakan upaya konservasi mangrove secara terpadu. Selama ini, pengelolaan mangrove sering kali berjalan sendiri-sendiri antarinstansi.

Dengan adanya KKMD, diharapkan tercipta wadah koordinasi lintas sektor. Perlindungan, rehabilitasi, dan pengelolaan mangrove dapat dilakukan secara berkelanjutan. Semua pihak yang berkepentingan duduk bersama untuk merumuskan kebijakan yang terintegrasi.

Bupati menekankan bahwa KKMD harus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian mangrove di daerah ini. Tanpa koordinasi yang kuat, upaya pelestarian akan sulit berhasil.

Tantangan Pengelolaan Mangrove ke Depan

Bupati Anwar Sadat juga mengingatkan bahwa tantangan pengelolaan mangrove ke depan tidaklah ringan. Masih banyak persoalan serius yang harus diatasi bersama.

Pertama, alih fungsi lahan menjadi tambak yang sering dilakukan tanpa memperhatikan aspek lingkungan. Banyak lahan mangrove dikonversi menjadi kolam udang atau ikan secara ilegal.

Kedua, penebangan liar pohon mangrove untuk kayu bakar atau bahan bangunan masih marak terjadi. Masyarakat belum sepenuhnya memahami pentingnya menjaga hutan mangrove.

Ketiga, pencemaran limbah di kawasan pesisir, baik dari rumah tangga maupun industri, juga mengancam ekosistem mangrove. Limbah plastik, bahan kimia, dan minyak dapat merusak pertumbuhan mangrove.

“KKMD harus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian mangrove di daerah ini,” tegas Bupati.

FGD Lintas OPD dan Pemangku Kepentingan

Ketua Panitia kegiatan, Yulium Haris, SP, M.Si, menyampaikan laporan mengenai jalannya FGD. Menurutnya, diskusi lintas OPD dan pemangku kepentingan ini merupakan langkah awal KKMD Tanjab Barat dalam menyusun regulasi daerah terkait pengelolaan mangrove.

FGD tersebut memiliki beberapa tujuan penting. Pertama, memperkuat kelembagaan KKMD sebagai wadah koordinasi resmi di tingkat kabupaten.

Kedua, menyatukan persepsi dan komitmen lintas sektor. Selama ini, setiap instansi memiliki cara pandang yang berbeda terhadap mangrove. FGD ini berusaha menyamakan visi.

Ketiga, menghimpun masukan substantif dari berbagai pihak. Masukan tersebut akan digunakan untuk menghasilkan regulasi yang responsif dan aplikatif, tidak hanya bersifat teoritis.

Regulasi Daerah yang Responsif dan Aplikatif

Selain itu, forum ini diharapkan mampu memperkuat dasar hukum kebijakan daerah. Tanpa regulasi yang kuat, upaya konservasi mangrove sulit ditegakkan.

Regulasi yang disusun harus mampu mendorong sinergi program antarinstansi. Tidak boleh ada tumpang tindih kebijakan yang justru membingungkan masyarakat.

Yang tidak kalah penting, regulasi tersebut harus memperkuat kolaborasi multipihak. Pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan LSM lingkungan harus bekerja sama.

Semua ini dalam rangka mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-14 tentang ekosistem laut dan ke-15 tentang ekosistem daratan.

Narasumber dari Berbagai Tingkat

Untuk memperkaya pembahasan, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari tingkat provinsi hingga kabupaten. Mereka adalah orang-orang yang kompeten di bidang pengelolaan mangrove dan kebijakan daerah.

Hadir sebagai narasumber Ketua KKMD Provinsi Jambi, Bappeda Provinsi Jambi, serta Bupati Tanjung Jabung Barat sendiri. Kalangan akademisi dan praktisi mangrove juga turut memberikan masukan.

Dengan adanya narasumber yang beragam, peserta FGD mendapatkan perspektif yang luas. Mulai dari kebijakan makro di tingkat provinsi hingga implementasi teknis di lapangan.

Peserta yang Hadir dalam Kegiatan

Kegiatan pengukuhan KKMD dan FGD ini dihadiri oleh berbagai pihak. Tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jambi.

Kepala Balai Pengelolaan DAS Batanghari juga hadir memberikan dukungan penuh. Akademisi dari perguruan tinggi, praktisi mangrove, serta pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah pesisir turut hadir.

Jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga memenuhi ruangan. Semua tampak serius mengikuti jalannya diskusi.

Harapan untuk Pengelolaan Mangrove yang Berkelanjutan

Dengan pengukuhan KKMD dan penyusunan regulasi daerah yang sedang berlangsung, Bupati Anwar Sadat memiliki harapan besar.

Pertama, pengelolaan ekosistem mangrove di Tanjung Jabung Barat dapat berjalan lebih terarah. Tidak ada lagi kebijakan yang saling bertentangan.

Kedua, pengelolaan harus terintegrasi antara satu sektor dengan sektor lainnya. Mangrove tidak bisa dikelola sendiri oleh Dinas Kelautan dan Perikanan saja, tetapi melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, hingga Dinas Perkebunan.

Ketiga, pengelolaan harus berkelanjutan, artinya mempertimbangkan kebutuhan generasi sekarang tanpa mengorbankan generasi mendatang.

Keempat, menjaga keseimbangan lingkungan menjadi prioritas. Mangrove adalah benteng alami yang melindungi pemukiman dan lahan pertanian dari abrasi dan gelombang pasang.

Kelima, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada hasil laut. Mangrove yang lestari berarti ikan, udang, dan kepiting juga lestari.

Penutup: Komitmen untuk Masa Depan

Bupati Anwar Sadat menutup acara dengan doa bersama. Beliau berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab.

“Mari kita jaga mangrove kita. Ini adalah warisan untuk anak cucu. Jangan sampai mereka mewarisi pantai yang gundul dan laut yang mati,” pesan Bupati.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kabupaten Tanjung Jabung Barat siap menjadi pelopor pengelolaan mangrove yang berkelanjutan di Provinsi Jambi. Regulasi daerah yang responsif dan aplikatif akan segera diwujudkan demi keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan rakyat.

Program Arus Balik Gratis Tahun Ketiga, Bupati Anwar Sadat Lepas 152 Warga ke Batam

pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Program unggulan “Arus Balik Gratis” untuk para perantau kembali digelar untuk tahun ketiga berturut-turut.

Pelepasan program ini dilakukan langsung oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E. Acara berlangsung di Pelabuhan Pelindo (Marina) Kuala Tungkal pada Kamis, 26 Maret.

Sebanyak 152 Warga Berangkat ke Batam

Program arus balik gratis kali ini memberangkatkan 152 warga menuju Batam. Mereka menggunakan armada KN. Sarotama P.112, sebuah kapal yang disiapkan khusus untuk mengantar para perantau kembali ke tempat mereka bekerja.

Keberhasilan penyelenggaraan program ini tidak lepas dari kolaborasi solid antara Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda, serta berbagai instansi vertikal di bidang perhubungan laut. Semua pihak bahu-membahu memastikan kelancaran arus balik pasca-Lebaran.

Komitmen Pemerintah untuk Warga Perantau

Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa konsistensi penyelenggaraan arus balik gratis selama tiga tahun berturut-turut adalah bentuk respons nyata pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Program ini khusus ditujukan bagi para perantau yang bekerja di Batam.

Setiap tahun, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Hal ini membuktikan bahwa program ini sangat dinantikan dan bermanfaat bagi warga yang ingin kembali bekerja tanpa dibebani biaya transportasi yang mahal.

“Ini adalah bentuk pelayanan publik yang terjaga konsistensinya. Sudah tiga tahun kita laksanakan, dan setiap tahun antusiasme masyarakat tetap tinggi. Kami ingin memastikan warga yang kembali bekerja tidak terbebani biaya transportasi. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah bersinergi menyukseskan agenda tahunan ini,” ujar Bupati.

Kuota 152 Kursi Langsung Penuh

Tingginya minat warga terhadap program arus balik gratis terlihat dari cepatnya kuota yang tersedia. Sebanyak 152 kursi yang disediakan langsung terisi penuh tidak lama setelah pendaftaran dibuka.

Para calon penumpang rela mengantre dan mendaftar lebih awal agar tidak kehabisan tempat. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan transportasi gratis bagi perantau Tanjab Barat di Batam sangat besar.

Bupati berharap ke depannya kuota dapat ditambah jika memungkinkan. Namun, dengan keterbatasan armada yang ada, 152 kursi adalah jumlah maksimal yang bisa dilayani pada tahun ini.

Mengurai Kepadatan Penumpang di Pelabuhan

Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, keberhasilan program arus balik gratis selama tiga tahun terakhir juga terbukti efektif dalam mengurai kepadatan penumpang di pelabuhan.

Dengan adanya pemberangkatan khusus ini, arus balik di Kuala Tungkal tetap tertib, aman, dan terkendali. Tidak terjadi penumpukan penumpang yang berlebihan, sehingga proses keberangkatan berjalan lancar.

Petugas pelabuhan juga lebih mudah mengatur jadwal dan mengawasi keamanan. Hal ini tentu sangat membantu dalam menjaga ketertiban umum.

Imbauan Keselamatan dari Bupati

Dalam kesempatan pelepasan, Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan imbauan keselamatan yang sangat penting. Beliau meminta kepada kru kapal dan seluruh penumpang untuk memprioritaskan keselamatan selama perjalanan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami berharap seluruh warga sampai di tujuan dengan selamat dan dapat kembali beraktivitas dengan produktif,” imbuh Bupati.

Ia juga mengingatkan kepada penumpang untuk mematuhi aturan di atas kapal, tidak membawa barang-barang berbahaya, serta selalu waspada selama perjalanan. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada awak kapal.

Antusiasme Warga yang Berangkat

Salah seorang penumpang yang ditemui di lokasi mengaku sangat bersyukur dengan adanya program arus balik gratis. Ia mengaku sudah tiga tahun berturut-turut memanfaatkan program ini untuk kembali ke Batam.

“Setiap tahun saya ikut. Sangat membantu sekali, karena ongkos ke Batam lumayan mahal. Dengan adanya gratis, uangnya bisa saya tabung untuk modal kerja,” ujarnya dengan wajah ceria.

Penumpang lain yang hendak kembali bekerja di pabrik elektronik di Batam juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan jajaran. Menurutnya, perhatian pemerintah kepada para perantau sangat luar biasa.

Kolaborasi Lintas Instansi yang Solid

Keberhasilan program arus balik gratis tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Mulai dari Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri, Kejaksaan, Imigrasi, hingga instansi perhubungan dan keselamatan laut.

Pada acara pelepasan kali ini, tampak hadir Komandan Kodim 0419/Tanjung Jabung, Kepala Kepolisian Resor Tanjab Barat, serta Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanjab Barat juga hadir.

Turut hadir Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Satuan Korpolairud Polres Tanjab Barat, Komandan POS TNI AL Kuala Tungkal, Komandan Korpolairud Polda Jambi, serta Kepala KSKP Polres Tanjab Barat.

Tidak ketinggalan, Kepala KSOP Kelas IV Kuala Tungkal, Kepala Unit SAR Kuala Tungkal, Pimpinan Jasa Raharja Kuala Tungkal, dan BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga ikut memantau langsung proses pelepasan.

Harapan untuk Keberlanjutan Program

Bupati Anwar Sadat berharap program arus balik gratis ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Pemerintah daerah akan terus berupaya mencari sumber pendanaan dan mitra kerja sama agar program ini tidak terputus.

“Kami akan evaluasi setiap tahun. Jika memungkinkan, kuota akan kami tambah dan rute mungkin akan diperluas tidak hanya ke Batam,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak para perantau yang telah sukses di perantauan untuk ikut berkontribusi membangun daerah asal. Pengalaman dan keterampilan yang didapat di tempat kerja dapat diterapkan untuk memajukan Tanjab Barat.

Doa dan Pelepasan dengan khidmat

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama. Seluruh hadirin mengangkat tangan, memohon keselamatan bagi para penumpang kapal KN. Sarotama P.112.

Bupati bersama rombongan melambaikan tangan dari dermaga. Kapal pun perlahan merapat dan mulai berlayar meninggalkan Pelabuhan Pelindo Kuala Tungkal menuju Batam.

Para penumpang melambai dari atas kapal dengan wajah penuh haru dan bahagia. Mereka berterima kasih kepada pemerintah yang telah memfasilitasi kepulangan mereka dengan gratis.

Penutup: Pelayanan Publik yang Nyata

Program arus balik gratis ini adalah bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya saat mudik Lebaran, tetapi juga saat arus balik.

Dengan adanya program ini, beban ekonomi warga berkurang, kepadatan pelabuhan terurai, dan pelayanan publik meningkat. Semoga ke depannya semakin banyak inovasi yang lahir untuk kesejahteraan masyarakat Tanjab Barat.

Kehangatan Lebaran di RSUD, Bupati Anwar Sadat Beri Bingkisan untuk Pasien

Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Daud Arif Kuala Tungkal pada Jumat malam, 20 Maret. Malam itu bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP PKK kabupaten Hj. Fadhilah Sadat, S.H., hadir langsung di rumah sakit. Kunjungan ini dilakukan untuk menyapa para pasien yang tengah menjalani perawatan dan tidak bisa merayakan Lebaran di rumah bersama keluarga.

Wujud Kepedulian di Momen Kemenangan

Kehadiran Bupati dan rombongan menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah. Di momen Idulfitri yang penuh suka cita, tidak semua orang bisa berkumpul dengan sanak saudara. Para pasien yang dirawat di rumah sakit harus menghabiskan malam kemenangan di ruang perawatan.

Bupati ingin memastikan bahwa mereka tetap merasakan kehangatan dan kebahagiaan Lebaran. Meskipun jauh dari rumah dan keluarga, para pasien tidak merasa sendiri.

“Kami hadir untuk memberikan semangat dan doa kepada pasien agar segera diberikan kesembuhan. Walaupun merayakan hari raya di rumah sakit, kami ingin mereka tetap merasakan kebahagiaan bersama keluarga,” ujar Bupati Anwar Sadat.

Interaksi Langsung dengan Pasien dan Keluarga

Dalam kunjungannya, Bupati dan rombongan berinteraksi langsung dengan para pasien. Mereka mendatangi satu per satu ruang perawatan, mulai dari bangsal umum hingga ruang khusus.

Bupati menyapa ibu-ibu yang iran-vs-as-israel-memanas-blokade-selat-hormuz-dan-ancaman-perang-total/” title=”Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Blokade Selat Hormuz dan Ancaman Perang Total”>baru saja melahirkan. Beliau juga memberikan semangat kepada pasien yang tengah menjalani perawatan intensif. Tidak lupa, beliau juga berbincang dengan anggota keluarga yang mendampingi.

Wajah-wajah pasien yang semula tampak lesu berubah cerah ketika melihat Bupati datang. Senyuman dan tawa kecil terdengar di sela-sela obrolan hangat. Beberapa pasien bahkan menangis haru karena merasa diperhatikan.

Apresiasi untuk Tenaga Kesehatan yang Bertugas di Hari Raya

Selain menyapa pasien, Bupati Anwar Sadat juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para tenaga kesehatan. Dokter, perawat, dan petugas rumah sakit lainnya tetap berjaga di malam Idulfitri.

Mereka rela mengorbankan waktu berkumpul dengan keluarga demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian mereka.

“Terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang masih setia bertugas di malam hari raya. Kalian adalah pahlawan kemanusiaan yang sesungguhnya,” ujar Bupati.

Ia juga memberikan semangat agar para petugas tetap profesional dan sabar dalam melayani pasien, terlebih di momen yang penuh tantangan seperti ini.

Bingkisan Lebaran untuk Pasien dan Keluarga

Tak hanya memberikan dukungan moril, pemerintah daerah juga membagikan bingkisan Lebaran. Bupati bersama Ketua TP PKK menyerahkan paket-paket berisi hidangan khas Idulfitri.

Rendang, ketupat, opor ayam, serta roti dan kue kering turut dibagikan. Meskipun berada di rumah sakit, para pasien dan keluarga pendamping tetap dapat menikmati suasana Lebaran.

Seorang pasien yang ditemui di ruang perawatan mengaku sangat terharu. “Kami tidak menyangka Bapak Bupati datang langsung. Ini benar-benar kejutan yang membuat kami bahagia,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Pelayanan Kesehatan yang Semakin Baik dan Terjangkau

Di sela-sela kunjungan, Bupati Anwar Sadat juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Berbagai pembenahan telah dan terus dilakukan.

“Alhamdulillah, pelayanan kita semakin baik. Fasilitas semakin lengkap, tenaga medis semakin kompeten, dan peralatan juga terus ditingkatkan,” ungkap Bupati.

Pemerintah daerah memastikan bahwa jaminan kesehatan yang telah dianggarkan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. Akses layanan kesehatan kini terbuka luas tanpa memandang latar belakang ekonomi.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak perlu takut untuk berobat. Semua sudah kami anggarkan dan kami tanggung. Silakan datang ke fasilitas kesehatan jika membutuhkan pelayanan,” tegas Bupati.

Peningkatan Fasilitas dan Kenyamanan Pasien

Tidak hanya aspek medis, kenyamanan pasien juga menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana rumah sakit.

Ruang perawatan yang representatif, kebersihan yang terjaga, serta fasilitas pendukung seperti ruang tunggu yang nyaman dan ketersediaan air bersih terus dibenahi. Hal ini penting untuk menunjang proses penyembuhan pasien.

Bupati juga menyebutkan bahwa RSUD KH. Daud Arif kini semakin diminati masyarakat. Kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di rumah sakit ini terus meningkat.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan. Jangan ragu untuk memberikan masukan jika ada yang kurang. Kami akan tindak lanjuti,” ujar Bupati.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pihak Rumah Sakit

Kegiatan kunjungan Lebaran ini sekaligus mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pihak rumah sakit. Pelayanan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Kepala RSUD KH. Daud Arif yang turut mendampingi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati. Menurutnya, kunjungan seperti ini sangat berarti bagi moral pasien dan tenaga kesehatan.

“Semangat yang diberikan Bapak Bupati luar biasa. Pasien menjadi lebih optimis dalam menjalani perawatan. Petugas juga termotivasi untuk bekerja lebih baik,” ujarnya.

Harapan Kesembuhan dan Doa untuk Pasien

Di akhir kunjungan, Bupati Anwar Sadat memimpin doa bersama. Seluruh yang hadir mengangkat tangan, memohon kepada Allah SWT agar para pasien segera diberikan kesembuhan.

“Semoga seluruh pasien segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat,” tutup Bupati.

Ia juga berpesan kepada keluarga pasien untuk terus memberikan dukungan moral. Kehadiran orang-orang terdekat sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan.

Kehadiran Pejabat Daerah yang Mendampingi

Kunjungan Bupati dan rombongan ke RSUD KH. Daud Arif turut didampingi oleh sejumlah pejabat daerah. Tampak hadir Kepala dan Dewan Pengawas RSUD KH. Daud Arif, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Camat Tungkal Ilir.

Kepala Bagian Kesra, Kepala Bagian Prokopim, serta Ketua Baznas Kabupaten Tanjab Barat juga ikut serta. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan sosial kemanusiaan ini.

Penutup: Idulfitri yang Penuh Makna

Malam Idulfitri di RSUD KH. Daud Arif berlangsung berbeda dari biasanya. Namun, justru di situlah makna kebersamaan dan kepedulian terasa begitu kuat.

Bupati Anwar Sadat bersama Ketua TP PKK berhasil menghadirkan kehangatan di tengah keterbatasan. Para pasien dan tenaga kesehatan merasakan bahwa mereka tidak dilupakan di momen yang istimewa ini.

Dengan semangat kebersamaan dan doa kesembuhan, malam Lebaran pun berlalu. Senyuman dan haru biru menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi semua yang hadir. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam suka, tetapi juga dalam duka.

Buka Festival Takbiran Idulfitri, Bupati Anwar Sadat Ajak Jaga Persatuan

suasana malam yang penuh kegembiraan menyelimuti kawasan depan Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) di Kuala Tungkal. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pembukaan Festival Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat malam, 20 Maret.

Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka festival tersebut. Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk yang bergema, disusul dengan penyerahan piala bergilir kepada para peserta yang antusias.

Malam Takbiran sebagai Momen Penuh Makna

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa malam takbiran memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Muslim. Malam ini menandai berakhirnya bulan Ramadan dan datangnya 1 Syawal 1447 Hijriah.

setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh, umat Islam merayakan hari kemenangan. Suasana khidmat dan kebahagiaan menyatu dalam lantunan takbir, tahmid, dan tahlil yang menggema di sepanjang malam.

“Malam hari ini kita telah memasuki 1 Syawal 1447 Hijriah. Kita hadir bersama dalam suasana penuh khidmat dan kebahagiaan untuk menyambut hari kemenangan,” ujar Bupati di hadapan ribuan jamaah.

Takbir sebagai Wujud Syukur dan Pengagungan kepada Allah

Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan malam takbiran sebagai sarana mengagungkan Allah SWT. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil yang dikumandangkan dari masjid, mushala, dan sepanjang jalan adalah bentuk rasa syukur atas keberhasilan menjalankan ibadah Ramadan.

“Mari kita gemakan takbir dengan penuh kekhusyukan. Ini adalah momen untuk menunjukkan kebesaran Allah dan rasa syukur kita,” pesan Bupati.

Ia juga menekankan bahwa malam takbiran bukan sekadar tradisi tahunan. Lebih dari itu, ini adalah waktu untuk merenungkan perjalanan spiritual selama sebulan penuh berpuasa.

Idulfitri: Kembali ke Fitrah dan Pererat Silaturahmi

Bupati Anwar Sadat mengingatkan bahwa Idulfitri bukanlah sekadar perayaan biasa. Hari kemenangan ini adalah momentum untuk kembali kepada fitrah, yaitu kondisi suci seperti saat baru lahir.

Setelah sebulan menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, umat Islam diajak untuk membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah diperbuat. Salah satu wujudnya adalah dengan saling memaafkan.

“Mari kita hapus sekat perbedaan, pererat persaudaraan, dan jangan biarkan perbedaan memecah kebersamaan yang telah kita bangun,” pesan Bupati dengan penuh haru.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuka pintu maaf seluas-luasnya. Tidak ada dendam yang perlu disimpan, karena Idulfitri adalah saat yang tepat untuk memulai lembaran baru yang lebih bersih.

Menjaga Nilai-Nilai Ramadan dalam Kehidupan Sehari-hari

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang telah dibentuk selama bulan suci. Kesabaran, kedisiplinan, kejujuran, serta kepedulian sosial harus terus dipupuk, tidak berhenti saat Ramadan usai.

“Jangan sampai semangat puasa hanya tinggal kenangan. Mari kita bawa nilai-nilai Ramadan ke dalam keseharian kita, di mana pun dan kapan pun,” ujarnya.

Kepedulian kepada sesama, terutama kepada fakir miskin dan anak yatim, harus terus ditingkatkan. Zakat fitrah dan sedekah menjadi sarana untuk membersihkan harta sekaligus membantu mereka yang membutuhkan.

Falsafah Melayu Pesisir: Adat Bersendi Syarak

Sebagai daerah yang kental dengan budaya Melayu pesisir, Bupati mengingatkan masyarakat tentang falsafah hidup yang telah diwariskan turun-temurun. Falsafah “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah” menjadi pegangan utama.

Artinya, setiap perilaku dan adat istiadat harus berlandaskan pada syariat Islam, dan syariat Islam bersumber dari Al-Qur’an. Dengan berpegang pada falsafah ini, masyarakat Tanjab Barat dapat hidup rukun dan harmonis di tengah keberagaman.

“Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keharmonisan dan kedamaian. Jangan ada yang merasa paling benar sendiri,” tegas Bupati.

Imbauan Tertib dan Aman Selama Malam Takbiran

Bupati juga menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat yang merayakan malam takbiran. Ia meminta agar perayaan dilakukan dengan tertib, aman, dan penuh kesantunan.

Mengelilingi kota dengan kendaraan sambil menabuh beduk dan membunyikan petasan memang menjadi tradisi. Namun, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.

“Jangan sampai kegembiraan kita menimbulkan kecelakaan atau mengganggu kenyamanan orang lain. Gunakan kendaraan dengan hati-hati, jangan berlebihan dalam menyalakan petasan, dan hormati sesama,” pesan Bupati.

Ia juga meminta para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam hal-hal yang membahayakan.

Kehadiran Forkopimda dan Jajaran Pejabat Daerah

Pembukaan Festival Takbiran Idulfitri 1447 H ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Wakil Bupati Tanjab Barat, Sekretaris Daerah, Kapolres, serta Dandim 0419/Tanjab hadir memenuhi undangan.

Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP PKK kabupaten, Ketua GOW, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanjab Barat juga tampak hadir.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap tradisi keagamaan yang positif. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan festival ini.

Penyerahan Piala Bergilir kepada Peserta

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah penyerahan piala bergilir. Setelah pemukulan beduk sebagai tanda pembukaan, Bupati secara simbolis menyerahkan piala kepada perwakilan peserta festival.

Piala bergilir ini akan menjadi kebanggaan bagi kelompok atau komunitas yang berhasil menampilkan kreativitas terbaik dalam menyemarakkan malam takbiran. Penilaian didasarkan pada kekompakan, keindahan lampu hias, serta semangat dalam melantunkan takbir.

Harapan untuk Kabupaten Tanjab Barat yang Lebih Baik

Di akhir sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapan besar untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Beliau berdoa semoga Idulfitri tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Semoga daerah kita semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan persatuan tetap terjaga di tengah keberagaman,” tutup Bupati.

Ia berharap pembangunan daerah di segala bidang, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi, terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama dari setiap kebijakan yang diambil.

Festival Takbiran sebagai Simbol Kebersamaan

Festival takbiran yang berlangsung meriah ini menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kuala Tungkal. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, semua terlibat dalam menyemarakkan malam penuh berkah tersebut.

Lantunan takbir yang bergema dari berbagai penjuru kota, diiringi dengan tabuhan beduk dan rebana, menciptakan suasana yang tidak terlupakan. Wajah-wajah ceria dan penuh syukur terlihat di mana-mana.

Tradisi ini tidak hanya memperkuat nilai-nilai religius, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga. Perbedaan suku, golongan, dan status sosial seolah luluh dalam kebersamaan menyambut hari kemenangan.

Penutup: Selamat Idulfitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Malam pun semakin larut, namun semangat takbir masih terus bergema. Bupati dan rombongan berpamitan meninggalkan lokasi festival, meninggalkan pesan-pesan kebaikan yang akan terus dikenang.

Festival Takbiran Idulfitri 1447 H di Kuala Tungkal ditutup dengan doa bersama. Seluruh jamaah mengangkat tangan, memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.

Dengan berakhirnya festival ini, masyarakat Tanjab Barat bersiap menyambut pagi hari yang fitri. Salat Idulfitri akan dilaksanakan di masjid-masjid dan lapangan terbuka, sebagai puncak dari perjalanan spiritual selama bulan Ramadan.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” demikian pesan yang terucap dari setiap insan yang hadir, mengakhiri malam yang penuh dengan cahaya takbir dan kebahagiaan.

Safari Ramadhan Kuala Betara, Bupati Sampaikan Program Jalan

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Kali ini, kegiatan berlangsung di Masjid Al Muwafaqah, Dusun Ponco Rejo, Desa Betara Kanan, Kecamatan Kuala Betara, pada Sabtu, 14 Maret.

Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H. Kehadiran mereka disambut hangat oleh warga setempat yang memenuhi halaman masjid sejak sore hari.

Safari Ramadhan sebagai Media Silaturahmi dan Penyerap Aspirasi

Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin Pemkab Tanjab Barat. Tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana komunikasi dua arah yang sangat efektif.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan bahwa Safari Ramadhan memiliki peran strategis. Pemerintah daerah dapat membangun komunikasi yang harmonis dengan warga di setiap kecamatan.

“Safari Ramadhan ini merupakan bentuk silaturahmi pemerintah daerah sekaligus kesempatan bagi kami untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat,” ujar Bupati di hadapan jamaah.

Dengan mendengar langsung keluhan, saran, dan harapan warga, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Inilah yang membedakan Safari Ramadhan dengan acara seremonial biasa.

Program Pelebaran Jalan di Dusun Ponco Rejo

Pada kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat tidak hanya bersilaturahmi. Beliau juga memaparkan sejumlah progres pembangunan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan di Kecamatan Kuala Betara, khususnya di bidang infrastruktur.

Bupati menyoroti posisi strategis Desa Betara Kanan. Desa ini menjadi jalur penghubung mobilitas orang dan barang dari daerah tetangga, terutama Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

“Desa Betara Kanan ini merupakan salah satu jalur masuk mobilitas orang maupun barang dari kabupaten tetangga, seperti Tanjung Jabung Timur. Untuk itu, jalan utama di Dusun Ponco Rejo yang saat ini masih terbilang sempit akan direncanakan pelebaran agar dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta distribusi barang,” jelas Bupati.

Pelebaran jalan ini dinilai sangat mendesak. Saat ini, volume kendaraan yang melintas terus meningkat. Jalan yang sempit sering menyebabkan kemacetan dan memperlambat distribusi hasil pertanian serta barang kebutuhan pokok.

Dengan adanya pelebaran jalan, arus lalu lintas diharapkan menjadi lebih lancar. Warga dari Tanjab Timur yang hendak menuju Kuala Tungkal, ibu kota Kabupaten Tanjab Barat, juga akan dipermudah.

Imbauan Merawat Infrastruktur Bersama

Selain menyampaikan rencana pembangunan baru, Bupati Anwar Sadat juga mengimbau masyarakat untuk ikut bertanggung jawab. Infrastruktur yang telah dibangun, seperti jalan, jembatan, dan saluran irigasi, harus dijaga dan dirawat bersama.

“Jangan sampai setelah dibangun dengan biaya besar, infrastruktur cepat rusak karena tidak dirawat. Mari kita gunakan dengan bijak dan laporkan jika ada kerusakan,” pesan Bupati.

Peran serta masyarakat dalam menjaga fasilitas publik sangat penting. Jika semua pihak peduli, manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kewaspadaan Terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)

Tidak hanya infrastruktur, Bupati juga mengangkat isu lingkungan yang sangat relevan. Beliau mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperkirakan akan mengalami musim kemarau yang cukup panjang tahun ini. Kondisi cuaca yang kering dan panas menjadi faktor pemicu utama kebakaran.

“Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya para petani, agar selalu berhati-hati dan waspada. Jangan sampai kebun maupun lahan terbakar, karena dampaknya sangat merugikan,” pesan Bupati dengan tegas.

Kebakaran lahan tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap. Selain itu, kebakaran dapat merugikan para petani karena lahan pertanian mereka hangus terbakar.

Bupati meminta para petani untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Gunakan metode yang lebih ramah lingkungan, seperti pemotongan dan pembersihan manual. Jika terpaksa menggunakan api, pastikan ada pengawasan ketat dan segera padamkan jika api mulai membesar.

Peran Aktif Seluruh Elemen Masyarakat

Bupati Anwar Sadat juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kepala desa, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga petugas keamanan, untuk bersinergi mencegah Karhutla. Sosialisasi tentang bahaya kebakaran lahan harus terus digencarkan.

“Jika melihat titik api, segera laporkan kepada aparat desa atau petugas pemadam kebakaran. Jangan dibiarkan karena api cepat sekali membesar,” tambah Bupati.

Pemerintah daerah telah menyiapkan tim pemadam kebakaran yang siaga 24 jam. Namun, tanpa kewaspadaan dan partisipasi aktif masyarakat, upaya pencegahan akan sulit berhasil.

Kegiatan Keagamaan dan Penyaluran Bantuan Sosial

Sebagai rangkaian Safari Ramadhan, acara di Masjid Al Muwafaqah juga diisi dengan kegiatan keagamaan. Jamaah melaksanakan sholat maghrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh seorang ulama setempat.

Dalam tausiahnya, sang penceramah mengingatkan tentang pentingnya menjaga silaturahmi dan saling tolong-menolong di bulan Ramadan. Beliau juga mendoakan agar Bupati dan jajaran diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah membangun Tanjab Barat.

Setelah tausiah, Bupati bersama Ketua TP PKK menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan berupa paket sembako, santunan anak yatim, serta bantuan untuk takmir masjid. Semua bantuan disambut dengan sukacita oleh warga.

Kehadiran Tokoh Masyarakat dan Aparat

Kegiatan Safari Ramadhan di Kuala Betara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, aparat desa, serta perwakilan dari kepolisian dan TNI. Camat Kuala Betara beserta jajaran juga hadir mendampingi.

Para kepala desa se-Kecamatan Kuala Betara tampak duduk bersama warga. Mereka mendengarkan dengan saksama paparan Bupati tentang program pembangunan. suasana kekeluargaan sangat terasa sepanjang acara.

Harapan untuk Masa Depan Kuala Betara

Di akhir sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapan besar. Beliau berharap Kecamatan Kuala Betara, terutama Desa Betara Kanan, dapat terus berkembang.

Dengan pelebaran jalan yang direncanakan, akses menuju desa ini akan semakin mudah. Hal ini akan membuka peluang ekonomi baru, seperti usaha perdagangan, jasa transportasi, dan pengembangan potensi lokal.

Bupati juga berharap masyarakat tetap menjaga kerukunan dan persatuan. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun semua harus diselesaikan dengan musyawarah dan mengedepankan kepentingan bersama.

“Mari kita bangun Kuala Betara bersama-sama. Pemerintah hadir untuk melayani, tetapi keberhasilan pembangunan tergantung pada partisipasi aktif masyarakat,” pesan Bupati.

Penutup yang Khidmat

Acara Safari Ramadhan di Masjid Al Muwafaqah ditutup dengan doa bersama. Seluruh jamaah mengangkat tangan, memohon kepada Allah SWT agar Kabupaten Tanjung Jabung Barat senantiasa diberkahi, terhindar dari bencana, dan pembangunan berjalan lancar.

Bupati dan rombongan pun berpamitan pulang. Warga Desa Betara Kanan mengantar dengan penuh kehangatan. Mereka berharap Safari Ramadhan seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, karena menjadi momen yang sangat dinantikan untuk bertatap muka langsung dengan pemimpin daerah.

Kabar Gembira! Bupati Anwar Sadat Pastikan P3K Paruh Waktu Tanjab Barat Dapat THR

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali menghadirkan kabar membahagiakan bagi para pegawainya. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi mengumumkan bahwa daerahnya menjadi salah satu kabupaten yang memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu.

Pengumuman penting ini disampaikan langsung di sela-sela kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Acara berlangsung di Masjid Nurul Hidayah, Desa Kemuning, Kecamatan Bramitam, pada Selasa, 10 Maret. Ribuan jamaah yang hadir pun bersorak gembira mendengar kabar tersebut.

Apresiasi Nyata untuk Dedikasi P3K Paruh Waktu

Langkah pemberian THR bagi P3K Paruh Waktu ini diambil sebagai bentuk apresiasi nyata dari Pemerintah Daerah. Selama ini, para pegawai dengan status paruh waktu telah bekerja keras dan mendukung roda pemerintahan dengan penuh dedikasi.

Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa pemberian THR ini tidak dilakukan setengah-setengah. Para P3K Paruh Waktu akan menerima hak yang sama dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan P3K Penuh Waktu.

Pencairan THR bagi ketiga kelompok pegawai ini akan dilakukan secara serentak. Dengan demikian, tidak ada perlakuan yang membedakan antara satu status pegawai dengan status lainnya.

“Kami membawa kabar gembira bagi para P3K Paruh Waktu di Kabupaten Tanjab Barat. Insyaallah, mereka akan menerima tunjangan THR. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk mengapresiasi kerja keras rekan-rekan semua,” ujar Bupati Anwar Sadat di hadapan masyarakat dan tokoh agama yang hadir.

Terobosan Kebijakan yang Patut Dicontoh

Keputusan Bupati Anwar Sadat ini tergolong terobosan. Tidak banyak daerah di Indonesia yang memberikan THR kepada P3K Paruh Waktu. Sebagian besar daerah masih terbatas pada PNS dan P3K penuh waktu.

Namun, Bupati memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, para P3K Paruh Waktu juga memberikan kontribusi yang tidak kalah penting. Mereka mengisi pos-pos strategis di berbagai dinas dan instansi.

Dengan memberikan THR, pemerintah daerah menunjukkan bahwa kesejahteraan pegawai adalah prioritas. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan motivasi dan kinerja para pegawai.

Progres Infrastruktur di Kecamatan Bramitam

Selain fokus pada kesejahteraan pegawai, Bupati Anwar Sadat juga memanfaatkan momen Safari Ramadhan untuk memaparkan progres pembangunan infrastruktur. Perhatian khusus diberikan kepada Kecamatan Bramitam sebagai lokasi acara.

Bupati menyoroti peningkatan jalan aspal yang membentang dari Simpang Jalan Harmoko hingga jalan menuju arah Parit 8. Proyek ini saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir.

“Peningkatan jalan ini sangat strategis untuk mewujudkan konektivitas antar-desa. Dengan akses yang lebih baik, perjalanan menuju Kota Kuala tungkal akan jauh lebih cepat dan nyaman bagi masyarakat,” tambah Bupati.

Jalan yang mulus dan nyaman akan memudahkan mobilitas warga. Hasil pertanian dan produk unggulan desa juga dapat diangkut dengan lebih efisien ke pasar-pasar di kota.

Perhatian Serius pada Isu Stunting di Desa Kemuning

Bupati Anwar Sadat tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik. Beliau juga menaruh perhatian serius terhadap isu kesehatan, khususnya terkait temuan kasus stunting di Desa Kemuning.

Stunting atau kekerdilan pada anak adalah masalah serius yang dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan kognitif yang rendah dan produktivitas yang terbatas.

Bupati menginstruksikan seluruh jajaran perangkat desa, puskesmas, hingga kader posyandu untuk memperkuat koordinasi. Penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak bisa hanya sekadar program seremonial.

“Kita harus memastikan bahwa generasi muda kita tumbuh sehat dan cerdas. Jangan sampai ada anak di Tanjab Barat yang mengalami stunting karena kurangnya perhatian dan intervensi,” tegas Bupati.

Program Tanjab Barat BERKAH: Bantuan untuk Masjid dan Madrasah

Sebagai bagian dari program unggulan Tanjab Barat BERKAH (Beriman, Berbudaya, Maju, Mandiri, dan Sejahtera), Bupati menyerahkan sejumlah bantuan dalam kesempatan tersebut.

Pertama, bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk Masjid Nurul Hidayah. Dana ini bersumber dari BAZNAS Tanjab Barat. Bantuan akan digunakan untuk pemeliharaan dan peningkatan sarana ibadah.

Selain itu, terdapat bantuan pembangunan madrasah senilai Rp5 juta. Bantuan ini berasal dari Bank Tanggo Rajo, BUMD kebanggaan masyarakat Tanjab Barat. Madrasah yang menerima bantuan adalah lembaga pendidikan agama yang berada di sekitar lokasi.

Santunan Anak Yatim, Lansia, dan Takmir Masjid

Bupati bersama Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., juga menyalurkan berbagai santunan. Penerima bantuan meliputi anak-anak yatim, lansia yang kurang mampu, serta para takmir atau pengurus masjid.

Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban mereka di bulan suci Ramadan. Anak-anak yatim merasa diperhatikan, lansia mendapatkan kebahagiaan, dan takmir masjid termotivasi untuk terus memakmurkan rumah Allah.

Bantuan Mushaf Al-Qur’an dan Alat Kebersihan Masjid

Tidak hanya uang tunai, bantuan juga diberikan dalam bentuk barang. Puluhan Mushaf Al-Qur’an diserahkan kepada masjid untuk melengkapi sarana belajar mengaji jamaah.

Alat kebersihan masjid seperti sapu, pel, ember, dan cairan pembersih juga diberikan. Dengan alat yang memadai, kebersihan masjid dapat terus terjaga, terutama saat Ramadan yang dipenuhi jamaah untuk tarawih dan itikaf.

Paket Makanan Bergizi untuk Anak Stunting dan Bantuan Sosial

Salah satu bantuan yang paling menyentuh adalah paket makanan bergizi. Bantuan ini khusus diperuntukkan bagi anak-anak penderita stunting di Desa Kemuning.

Paket berisi telur, susu, ikan, sayuran, dan buah-buahan. Diharapkan dengan asupan gizi yang baik, kondisi stunting pada anak-anak tersebut dapat teratasi.

Selain itu, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan sosial Berkah Madani. Bantuan ini berupa sembako dan perlengkapan rumah tangga bagi keluarga prasejahtera.

Kehadiran Tokoh dan Pejabat dalam Safari Ramadhan

Kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Nurul Hidayah ini turut dihadiri oleh berbagai pihak. Tampak hadir Wakapolres Tanjab Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Para Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, Camat Bramitam, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua TP PKK Kecamatan Bramitam, serta Ketua Baznas juga ikut hadir.

Tidak ketinggalan, para kepala desa se-Kecamatan Bramitam, Dai Desa se-Kecamatan Bramitam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya memenuhi masjid. suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Di akhir sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapan besar. Beliau berharap kebijakan pemberian THR bagi P3K Paruh Waktu dapat meningkatkan semangat kerja para pegawai.

Dengan semangat yang tinggi, pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik. Program-program pembangunan pun dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Bupati juga berharap masyarakat terus mendukung setiap kebijakan pemerintah. Sinergi antara pemerintah dan warga adalah kunci suksesnya pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Acara Safari Ramadhan ditutup dengan doa bersama. Seluruh jamaah mengangkat tangan, memohon kepada Allah SWT agar Tanjab Barat senantiasa diberkahi, dijauhkan dari bencana, dan dimudahkan dalam segala urusan. Kabar gembira tentang THR P3K Paruh Waktu pun semakin menguatkan optimisme bahwa Tanjab Barat adalah daerah yang peduli terhadap kesejahteraan pegawainya.

Bupati Tanjab Barat Pimpin Aksi Zakat, Kumpulkan Rp152 Juta untuk Kesejahteraan Umat

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program sosial keagamaan. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Ketua TP-PKK Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., memimpin langsung aksi penyerahan zakat harta dan penghasilan.

Kegiatan bertajuk “Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Berzakat” ini berlangsung di Rumah Dinas Jabatan Bupati, Kuala tungkal, pada Minggu, 8 Maret. Aksi zakat ini digelar melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjab Barat sebagai lembaga resmi pengelola zakat.

Komitmen Pemkab dalam Distribusi Zakat yang Transparan

Aksi penyerahan zakat ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah. Pemkab Tanjab Barat ingin memastikan bahwa zakat yang dikumpulkan dari para pegawai dan pejabat dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

Dengan menyalurkan zakat melalui Baznas, setiap rupiah yang terkumpul dapat dipertanggungjawabkan. Mustahik atau penerima zakat yang berhak pun akan mendapatkan bantuan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Bupati Anwar Sadat dalam arahannya menegaskan bahwa zakat harta adalah kewajiban bagi setiap umat Islam yang mampu. Kewajiban ini tidak boleh diabaikan, dan pelaksanaannya harus dilakukan dengan sebaik-baiknya.

Total Dana Zakat Mencapai Rp152 Juta, Naik dari Tahun Lalu

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Baznas Tanjab Barat, total sementara dana zakat yang terkumpul pada tahun 2026 ini mencapai kurang lebih Rp152 juta. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan perolehan zakat pada tahun 2025.

Peningkatan ini tidak terlepas dari kesadaran para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat di lingkungan Pemkab Tanjab Barat. Mereka semakin memahami kewajiban berzakat dan pentingnya menyalurkan melalui lembaga resmi.

Bupati Anwar Sadat pun menyambut gembira peningkatan ini. Menurutnya, ini adalah indikator positif bahwa kesadaran berzakat di kalangan pegawai pemerintah terus tumbuh.

Pesan Bupati: Salurkan Zakat Melalui Lembaga Resmi

Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Baznas. Tidak hanya pegawai pemerintah, tetapi juga para pengusaha, lembaga perbankan, hingga perusahaan swasta.

Bupati menjelaskan bahwa penyaluran zakat melalui Baznas memiliki banyak keunggulan. Pertama, penghitungan zakat menjadi lebih akurat karena dibantu oleh petugas yang kompeten.

Kedua, distribusi zakat tepat sasaran. Baznas memiliki data mustahik yang valid dan terverifikasi. Dengan demikian, zakat tidak jatuh ke tangan yang salah.

“Mari kita salurkan zakat melalui Baznas agar penghitungannya akurat dan distribusinya tepat kepada yang berhak (mustahik). Dengan begitu, kita semua berkontribusi nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan 8 asnaf yang telah digariskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an,” ujar Bupati.

Delapan Asnaf Penerima Zakat yang Telah Digariskan

Bupati mengingatkan bahwa Allah SWT telah menetapkan delapan golongan yang berhak menerima zakat atau yang disebut asnaf. Kedelapan golongan ini tercantum dalam Surat At-Taubah ayat 60.

Mereka adalah fakir, miskin, amil (pengelola zakat), muallaf (orang yang baru masuk Islam), riqab (budak atau hamba sahaya), gharimin (orang yang berutang), fisabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah), dan ibnu sabil (musafir yang kehabisan bekal).

Dengan menyalurkan zakat melalui Baznas, para muzakki (pemberi zakat) dapat memastikan bahwa hartanya benar-benar sampai kepada golongan-golongan tersebut. Inilah bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah sekaligus kepedulian sosial yang nyata.

Penyerahan Zakat Serentak oleh Jajaran Pejabat Daerah

Gerakan “Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Berzakat” ini dilakukan secara serentak. Seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tanjab Barat turut serta menyerahkan zakat harta dan penghasilan mereka.

Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, kepala bidang, hingga para camat se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Mereka satu per satu menyerahkan zakat kepada petugas Baznas. suasana khidmat dan penuh kebersamaan terlihat sepanjang acara. Setiap pejabat tampak antusias menjalankan kewajiban keagamaan ini.

Peran Baznas sebagai Lembaga Pengelola Zakat yang Terpercaya

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tanjab Barat berperan sebagai lembaga yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mendistribusikan zakat. Baznas juga memiliki tugas untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya berzakat.

Selama ini, Baznas Tanjab Barat telah terbukti kredibel dalam mengelola dana umat. Laporan keuangan disusun secara transparan dan diaudit secara berkala. Distribusi zakat juga dilakukan secara merata ke seluruh kecamatan.

Bupati Anwar Sadat memberikan apresiasi yang tinggi kepada Baznas. Menurutnya, tanpa kerja keras para pengelola Baznas, dana zakat sebesar Rp152 juta tidak akan terkumpul dan tersalurkan dengan baik.

Zakat sebagai Instrumen Pengentasan Kemiskinan

Bupati memandang zakat bukan sekadar ibadah ritual. Lebih dari itu, zakat adalah instrumen ekonomi syariah yang sangat efektif untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan sosial.

Dengan dana zakat yang terkumpul, Baznas dapat memberikan bantuan modal usaha, beasiswa pendidikan, layanan kesehatan gratis, serta bantuan sembako bagi keluarga prasejahtera. Program-program ini secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Zakat adalah harta yang dibersihkan dan diberikan kepada yang membutuhkan. Mari kita jadikan zakat sebagai gerakan kolektif untuk membangun Tanjab Barat yang lebih berkah dan sejahtera,” pesan Bupati.

Harapan untuk Peningkatan Kesadaran Berzakat di Masa Depan

Di akhir acara, Bupati Anwar Sadat menyampaikan harapannya. Beliau berharap kesadaran berzakat tidak hanya meningkat di kalangan pegawai pemerintah, tetapi juga di kalangan masyarakat umum, pengusaha, dan korporasi.

Pemkab Tanjab Barat akan terus mendorong program-program sosialisasi zakat. Bekerja sama dengan Baznas, pemerintah akan menggelar berbagai kegiatan edukasi tentang zakat, infak, dan sedekah.

Targetnya, pada tahun-tahun mendatang, total dana zakat yang terkumpul bisa mencapai lebih dari Rp200 juta. Dengan dana yang lebih besar, Baznas dapat menjangkau lebih banyak mustahik dan memberikan bantuan yang lebih berdampak.

Penutup: Aksi Zakat sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Aksi penyerahan zakat yang dipimpin langsung oleh Bupati Anwar Sadat ini berlangsung lancar dan khidmat. Seluruh peserta tampak serius menjalankan kewajiban keagamaan mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Tanjab Barat tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Aspek spiritual dan sosial juga mendapatkan perhatian yang sama besar.

Dengan dana Rp152 juta yang terkumpul, diharapkan masyarakat kurang mampu di Tanjab Barat dapat merasakan manfaatnya. Para mustahik akan mendapatkan bantuan yang tepat waktu dan tepat sasaran.

Aksi zakat ini pun ditutup dengan doa bersama. Seluruh hadirin memohon kepada Allah SWT agar dana zakat yang disalurkan menjadi berkah, membersihkan harta, dan mendatangkan pahala yang berlipat ganda bagi para muzakki.

Ribuan Warga Padati Malam Puncak Festival Arakan Sahur 2026 di Tanjab Barat

suasana meriah menyelimuti kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) pada Minggu malam, di minggu ketiga bulan Ramadan 1447 H. Ribuan warga dari berbagai daerah memadati ruas jalan sepanjang Rumah Dinas Bupati hingga Simpang BNI, Kuala Tungkal.

Mereka datang untuk menyaksikan malam puncak Festival Arakan Sahur 2026. Tradisi tahunan yang telah menjadi ikon wisata religi di Provinsi Jambi ini berlangsung dengan sangat meriah. Sabtu (7/3) menjadi malam penutup rangkaian festival yang digelar sebanyak tiga kali selama bulan suci Ramadan.

Bupati Anwar Sadat Langsung Memantau Jalannya Festival

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. KH. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung di tengah kerumunan warga. Beliau memantau jalannya festival dari awal hingga akhir. Kehadiran orang nomor satu di daerah ini disambut antusias oleh masyarakat.

Dalam sambutannya di sela-sela acara, Bupati menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau merasa bersyukur karena semangat masyarakat tetap tinggi hingga malam penutupan festival.

“Alhamdulillah, malam ini menjadi penutup rangkaian Festival Arakan Sahur 2026. Semangat masyarakat yang luar biasa ini menunjukkan bahwa tradisi ini adalah bagian dari identitas budaya dan syiar Ramadan yang hidup di tengah kita,” ujar Bupati.

Festival Arakan Sahur: Tradisi yang Menjadi Identitas Budaya

Festival Arakan Sahur bukan sekadar pawai biasa. Tradisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi ciri khas masyarakat Tanjab Barat dalam menyambut sahur di bulan Ramadan.

Peserta festival berkeliling kampung sambil memukul berbagai alat musik perkusi. Mereka juga membawa obor dan lampu hias yang menambah semarak malam. Suara riuh rendah tabuhan beduk, rebana, dan alat musik tradisional lainnya terdengar dari kejauhan.

Setiap tahun, kreativitas peserta terus meningkat. Mulai dari rancangan lampu hias yang semakin artistik, hingga harmoni musik perkusi yang semakin teratur dan merdu. Hal ini tidak luput dari perhatian Bupati Anwar Sadat.

Harapan Bupati: Festival Arakan Sahur Menjadi Wisata Religi Nasional

Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas festival ini ke depan. Menurutnya, kreativitas peserta yang terus berkembang harus didukung dengan kemasan yang lebih profesional.

“Kami berharap festival ini ke depan dapat dikemas lebih profesional sebagai daya tarik wisata religi nasional,” ujar Bupati.

Dengan pengemasan yang baik, Festival Arakan Sahur tidak hanya dikenal di tingkat provinsi, tetapi juga bisa menarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini tentu akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu, festival ini juga menjadi sarana syiar Islam yang efektif. Melalui musik dan pawai, pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima oleh semua kalangan.

Apresiasi untuk Panitia dan Petugas Pengamanan

Bupati Anwar Sadat tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Mulai dari panitia penyelenggara, relawan, hingga petugas pengamanan dari TNI, Polri, dan Satpol PP.

Mereka bekerja keras memastikan acara yang digelar sebanyak tiga kali selama Ramadan ini berlangsung aman dan kondusif. Sejak malam pembukaan hingga malam puncak penutupan, tidak ada kejadian yang mengganggu jalannya festival.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan petugas pengamanan. Berkat kerja keras dan dedikasi kalian, masyarakat bisa menikmati festival dengan nyaman dan aman,” ujar Bupati.

Pengumuman Pemenang iran-vs-as-israel-memanas-blokade-selat-hormuz-dan-ancaman-perang-total/” title=”Perang Iran vs AS-Israel Memanas, Blokade Selat Hormuz dan Ancaman Perang Total”>setelah Idulfitri

Setelah rangkaian festival usai, panitia melakukan evaluasi terhadap kreativitas dan penampilan seluruh peserta. Setiap kelompok dinilai berdasarkan beberapa kriteria, seperti kekompakan, kreativitas lampu hias, serta harmoni musik perkusi.

Namun, siapa yang menjadi yang terbaik belum diumumkan pada malam puncak. Panitia mengonfirmasi bahwa pengumuman pemenang Festival Arakan Sahur 2026 dijadwalkan akan dilaksanakan setelah pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 H.

Lokasi pengumuman rencananya digelar di Masjid Syekh Usman. Masyarakat diharapkan dapat menunggu dengan sabar. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Antusiasme Warga dari Dalam dan Luar Daerah

Salah satu pemandangan menarik malam itu adalah antusiasme warga yang luar biasa. Tidak hanya masyarakat Tanjab Barat, tetapi juga warga dari kabupaten tetangga ikut memadati rute festival.

Mereka datang bersama keluarga, anak-anak, dan kerabat. Banyak yang membawa tikar untuk duduk di pinggir jalan. Ada pula yang berjualan makanan ringan dan minuman, menambah semarak suasana malam.

Seorang warga yang ditemui di lokasi mengaku sangat menikmati festival ini. “Setiap tahun saya selalu menunggu Arakan Sahur. Ini adalah tradisi yang tidak boleh hilang. Anak-anak saya juga sangat senang melihat lampu-lampu hias yang berwarna-warni,” ujarnya.

Rute Festival Sepanjang Rumah Dinas hingga Simpang BNI

Rute yang dilalui peserta festival sepanjang sekitar dua kilometer, mulai dari halaman Rumah Dinas Bupati hingga Simpang BNI. Sepanjang rute, warga berjejer di kiri dan kanan jalan.

Lampu-lampu hias dari berbagai kelompok peserta saling bersaing menampilkan yang terbaik. Ada yang berbentuk masjid, bulan sabit, bintang, hingga berbagai motif geometris yang indah.

Suara tabuhan rebana, gendang, dan beduk menggema di sepanjang jalan. Sesekali diiringi dengan lantunan sholawat dan takbir yang membuat suasana semakin religius.

Kehadiran Pejabat dan Tokoh Masyarakat

Malam puncak Festival Arakan Sahur 2026 juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting. Tampak hadir Wakil Bupati Tanjab Barat beserta istri, Dandim 0419/Tanjab beserta istri, serta Kapolres Tanjab Barat.

Turut hadir pula Kepala Pengadilan Negeri, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Tanjab Barat beserta istri, Ketua TP PKK Kabupaten Tanjab Barat, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tanjab Barat.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelestarian tradisi budaya dan keagamaan. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan ulama menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan festival ini.

Penutupan yang Khidmat dan Harapan ke Depan

Malam puncak Festival Arakan Sahur 2026 ditutup dengan doa bersama. Seluruh hadirin mengangkat tangan, memohon kepada Allah SWT agar tradisi ini tetap lestari dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat Tanjab Barat.

Bupati Anwar Sadat berharap agar tahun depan festival ini bisa lebih meriah lagi. Beliau meminta seluruh peserta untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas penampilan.

“Mari kita jaga tradisi ini. Tunjukkan bahwa Tanjab Barat adalah daerah yang kaya akan budaya dan syiar Islam. Sampai jumpa di Festival Arakan Sahur tahun depan,” ujar Bupati mengakhiri malam yang penuh kegembiraan itu.

Ribuan warga pun perlahan meninggalkan lokasi dengan wajah ceria. Mereka membawa pulang kenangan indah tentang malam puncak festival yang sarat makna dan kebersamaan. Tradisi Arakan Sahur sekali lagi membuktikan bahwa Tanjab Barat adalah tempat di mana budaya dan agama berpadu dalam harmoni yang sempurna.

Bupati Tanjab Barat Sambut Safari Ramadan UNJA dan Peringatan Nuzulul Quran

pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) dalam suasana penuh kehangatan. Kunjungan ini berlangsung pada Jumat, 6 Maret, bertepatan dengan hari ke-16 bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Acara dimulai dengan penyambutan di Rumah Dinas Bupati Tanjab Barat, Kuala Tungkal. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara langsung menerima kedatangan Rektor UNJA beserta jajaran rombongan.

Apresiasi Bupati atas Peran Strategis Universitas Jambi

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Rektor UNJA dan tim safari ramadan. Menurutnya, Universitas Jambi memiliki peran yang sangat strategis bagi kemajuan daerah.

Alasannya sederhana. Banyak alumni UNJA yang kini menduduki posisi-posisi penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Mereka menjadi pejabat, kepala dinas, hingga staf ahli yang berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.

“Safari Ramadan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan ajang untuk memperkuat ukhuwah dan kerja sama dalam upaya memajukan bangsa, khususnya dalam mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.

Kolaborasi Pendidikan untuk Generasi Muda

Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi terus berlanjut. Kerja sama ini penting untuk memastikan bahwa putra-putri terbaik daerah mendapatkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas.

Kehadiran institusi pendidikan seperti UNJA, menurut Bupati, merupakan motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi di wilayah Tanjab Barat. Dengan pendidikan yang baik, generasi muda akan memiliki masa depan yang lebih cerah.

“Kami ingin anak-anak Tanjab Barat bisa melanjutkan kuliah di UNJA. Setelah lulus, mereka bisa kembali dan membangun daerahnya sendiri,” ujar Bupati penuh harap.

Rangkaian Acara Religi di Rumah Dinas Bupati

Kegiatan safari ramadan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati tidak hanya membahas pendidikan. Acara juga diisi dengan agenda religi yang kental nuansa Islami.

Rangkaian dimulai dengan pembacaan tahlil bersama. Suasana hening dan khidmat menyelimuti ruangan saat lantunan doa dipanjatkan untuk para leluhur dan sesepuh yang telah mendahului.

Setelah tahlil, acara dilanjutkan dengan tausiah agama. Penceramah yang dihadirkan adalah Ustadz KH. Anwar Ardabily. Beliau menyampaikan nasihat-nasihat tentang keutamaan bulan Ramadan dan pentingnya menjaga silaturahmi.

Puncak acara di Rumah Dinas adalah buka puasa bersama. Bupati, Rektor UNJA, serta masyarakat sekitar Kuala Tungkal duduk bersama menikmati hidangan berbuka. Suasana kebersamaan dan persaudaraan terasa sangat kental.

Rutinitas Keagamaan Selama Ramadan di Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan informasi tentang rutinitas keagamaan di Tanjab Barat selama bulan suci Ramadan. Biasanya, kegiatan wirid mingguan dilaksanakan di Masjid Agung.

Namun, untuk bulan Ramadan tahun ini, lokasi wirid dipindahkan ke Rumah Dinas Bupati. Langkah ini diambil untuk memastikan syiar Islam tetap semarak dan lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir. Ini adalah momen yang baik untuk bersama-sama meningkatkan iman dan takwa,” ajak Bupati.

Undangan Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Raya

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengundang masyarakat untuk hadir dalam peringatan Nuzulul Quran. Acara tersebut digelar di Masjid Raya Kuala Tungkal.

Peringatan Nuzulul Quran menjadi puncak dari rangkaian safari ramadan yang dilakukan oleh Tim UNJA bersama Pemkab Tanjab Barat. Bupati berharap kehadiran masyarakat memenuhi masjid untuk memperingati malam bersejarah turunnya Al-Qur’an.

Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Raya Al-Muttaqin

Setelah acara di Rumah Dinas, rombongan Tim Safari Ramadhan UNJA bersama Bupati dan jajaran berpindah ke Masjid Raya Al-Muttaqin. Masjid ini terletak di Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir.

Di lokasi inilah peringatan malam Nuzulul Quran 1447 H digelar. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Rektor Universitas Jambi.

Suasana masjid tampak penuh oleh jamaah. Mereka datang dari berbagai penjuru Kuala Tungkal untuk mengikuti rangkaian ibadah dan peringatan.

Refleksi Nuzulul Quran: Meningkatkan Kecintaan pada Al-Qur’an

Dalam sambutannya di Masjid Raya Al-Muttaqin, Bupati Anwar Sadat menekankan pentingnya peringatan Nuzulul Quran. Menurutnya, momen ini harus dijadikan sebagai refleksi untuk meningkatkan kecintaan dan kegemaran membaca Al-Qur’an.

Bupati mengakui bahwa kemampuan dan kegemaran membaca Al-Qur’an di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Tanjab Barat, masih perlu ditingkatkan. Masih banyak masyarakat yang belum rutin membaca dan mengamalkan isi kitab suci.

“Semoga dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an ini, semangat masyarakat untuk mencintai dan mengamalkan isi Al-Qur’an semakin tumbuh,” ujar Bupati.

Apresiasi Kunjungan Perdana Tim Safari Ramadhan UNJA

Bupati juga mengapresiasi kehadiran Tim Safari Ramadhan UNJA. Beliau mencatat bahwa ini adalah kunjungan perdana tim dari universitas tersebut ke Kabupaten Tanjab Barat.

Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Bupati berharap kolaborasi antara Pemkab dan UNJA dapat terus berlanjut. Banyak program strategis pemerintah daerah yang membutuhkan dukungan dari kalangan akademisi.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran ini. Semoga silaturahmi terus terjaga dan kerja sama kita semakin erat,” tutur Bupati.

Penyerahan Bantuan Sosial untuk Masyarakat

Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara peringatan Nuzulul Quran ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Bupati didampingi oleh Ketua TP-PKK menyerahkan berbagai bantuan kepada penerima yang berhak.

Bantuan pertama berupa uang tunai senilai Rp10 juta dari Baznas. Dana ini disalurkan untuk pembangunan Masjid Al-Muttaqin agar semakin representatif.

Selain itu, diserahkan pula mushaf Al-Qur’an, alat kebersihan, serta santunan untuk anak-anak yatim. Para kaum dhuafa juga mendapatkan paket sembako yang sangat membantu di bulan Ramadan.

Tidak ketinggalan, Dinas Kesehatan turut menyalurkan paket kesehatan. Bantuan ini diberikan khusus untuk ibu hamil dan anak-anak yang mengalami stunting. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di Tanjab Barat.

Rangkaian Ibadah dan Tausiah Sepanjang Malam

Peringatan Nuzulul Quran diawali dengan pelaksanaan Sholat Isya, Tarawih, dan witir secara berjamaah. Imam pertama adalah Dr. H. Iqbal Bafadhal, sedangkan imam kedua adalah Ustad Imam Ghazali.

Bilal atau muadzin bertugas adalah Ustad M. Basri. Setelah sholat Isya, jamaah mendengarkan tausiah dari Ustad Prof. Dr. H. Ahmad Syukri Saleh, MA.

Selanjutnya, acara inti peringatan malam Nuzulul Quran diisi dengan ceramah oleh Prof. Dr. Supian, S.Ag, M.Ag. Beliau menyampaikan makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Jamaah yang hadir tampak larut dalam suasana spiritual. Banyak di antara mereka yang menangis haru saat mendengar kisah-kisah tentang keagungan Al-Qur’an.

Para Tokoh yang Hadir dalam Acara

Kegiatan safari ramadan dan peringatan Nuzulul Quran ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir Sekretaris Daerah Tanjab Barat, unsur Forkopimda, para Wakil Rektor II, Dekan, serta Ketua Lembaga di lingkungan UNJA.

Dari pihak pemerintah daerah, tampak hadir para Asisten Setda, Staf Ahli, Pejabat Tinggi Pratama, dan Administrator lingkup Pemkab Tanjab Barat. Ketua Baznas, Ketua MUI, Camat Tungkal Ilir, serta tokoh masyarakat setempat juga turut memeriahkan acara.

Pimpinan Pondok pesantren Al Baqiyatush Shalihat, KH. Abdul Hakim, juga hadir memberikan dukungan. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, ulama, dan masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Acara yang berlangsung hingga larut malam ini berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Bupati Anwar Sadat mengakhiri rangkaian dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh amal ibadah diterima.

Beliau berharap sinergi antara Pemkab Tanjab Barat dan Universitas Jambi terus meningkat. Dengan kerja sama yang solid, pembangunan daerah di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi akan semakin cepat terwujud.

Masyarakat Tanjab Barat pun pulang ke rumah masing-masing dengan membawa semangat baru. Mereka bertekad untuk lebih giat membaca Al-Qur’an dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Anwar Sadat, Paparkan Capaian Strategis

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menggelar acara Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 18 Februari, bertempat di salah satu aula kantor pemerintahan setempat.

Momentum refleksi ini dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi capaian pembangunan selama setahun terakhir. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana penguatan pelayanan publik bagi masyarakat Tanjab Barat.

Pembukaan dan Sambutan Bupati Anwar Sadat

Acara refleksi dibuka langsung oleh Bupati Anwar Sadat. Beliau tampak didampingi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadilah Sadat, S.H. suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat sejak awal kegiatan.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian di lingkungan Setda, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tanjab Barat, serta masyarakat yang menjadi penerima manfaat berbagai bantuan sosial.

Komitmen Birokrasi Berorientasi Pelayanan Publik

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan sejumlah pencapaian penting selama setahun kepemimpinannya. Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen penuh pada penyelenggaraan birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik.

Tidak hanya itu, penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi fokus utama. Pemerataan pembangunan dari tingkat desa hingga ke kota terus diupayakan secara konsisten.

“Kami terus berupaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik melalui penguatan akuntabilitas kinerja, sektor kesehatan, dan pendidikan. Kami juga memberikan dukungan berkelanjutan bagi UMKM, petani, hingga nelayan,” tegas Bupati.

Capaian Program Bedah Rumah: 454 Unit Hunian Layak

Salah satu capaian yang paling menonjol selama setahun terakhir adalah program Bedah Rumah. Program ini berhasil merealisasikan renovasi sebanyak 454 unit hunian yang tidak layak menjadi rumah yang layak bagi masyarakat kurang mampu.

Bupati Anwar Sadat memastikan bahwa komitmen ini tidak berhenti di tahun pertama. Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan tambahan sebanyak 200 unit rumah yang akan direnovasi.

Program lanjutan ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Tanjab Barat.

Jaminan Kesehatan Gratis dan Operasi Katarak

Di sektor kesehatan, Bupati menegaskan bahwa masyarakat kurang mampu kini mendapatkan jaminan kesehatan tanpa dipungut biaya sepeser pun. Hal ini diwujudkan melalui kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Langkah ini memberikan rasa aman bagi ribuan keluarga prasejahtera. Mereka tidak perlu khawatir lagi saat jatuh sakit atau membutuhkan perawatan di rumah sakit.

Lebih lanjut, Bupati mengumumkan rencana program baru yang sangat dinanti. Pada bulan April tahun ini, pemerintah daerah akan mengadakan program operasi katarak gratis.

“Bahkan, direncanakan pada bulan April tahun ini, kami akan mengadakan program operasi katarak gratis bagi warga yang membutuhkan,” tambah Bupati dengan penuh harap.

Program ini akan bekerja sama dengan tenaga medis spesialis mata. Warga yang selama ini terkendala biaya untuk menjalani operasi katarak kini bisa mendapatkan pelayanan secara cuma-cuma.

Imbauan Waspada Kebakaran dan Jaga Kebersihan Lingkungan

Menutup arahannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan beberapa imbauan penting kepada masyarakat. Beliau meminta seluruh warga untuk senantiasa waspada terhadap potensi musibah kebakaran.

Musim kemarau sering kali meningkatkan risiko kebakaran rumah maupun lahan. Karena itu, masyarakat diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala dan tidak membakar sampah sembarangan.

Selain itu, Bupati juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Salah satu pesan tegasnya adalah tidak membuang sampah ke sungai. Tindakan sederhana ini sangat penting untuk mencegah banjir di musim hujan.

“Jangan buang sampah ke sungai. Mari kita jaga sungai kita agar bersih dan tidak menyebabkan banjir,” pesan Bupati.

Di akhir sambutan, Bupati juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bulan Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Laporan Sekda: Transparansi Capaian dan Evaluasi

Ketua Panitia Penyelenggara acara refleksi ini adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat, Hermansyah. Dalam laporannya, beliau menjelaskan tujuan utama dari kegiatan ini.

Output yang ingin dicapai adalah penyajian transparansi capaian pembangunan selama satu tahun. Selain itu, evaluasi atas berbagai permasalahan yang masih ada juga menjadi bagian penting.

Hasil evaluasi ini nantinya akan digunakan sebagai bahan penyusunan rencana pembangunan daerah ke depan. Dengan demikian, program-program ke depan bisa lebih tepat sasaran dan efektif.

Penyaluran Bantuan Sosial dalam Rangkaian Refleksi

Sebagai bentuk kepedulian langsung kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat juga menyalurkan berbagai bantuan sosial dalam rangkaian acara refleksi ini. Penyaluran dilakukan secara simbolis oleh Bupati dan jajaran.

Berikut adalah rincian bantuan yang disalurkan:

Pertama, sebanyak 654 paket sembako untuk warga prasejahtera. Paket ini berisi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan dasar lainnya.

Kedua, penyediaan 560 tabung LPG 3 kilogram dengan harga distributor. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga eceran di pasaran, sehingga sangat membantu masyarakat.

Ketiga, layanan cek kesehatan gratis. Masyarakat yang hadir dapat memeriksakan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan konsultasi dengan tenaga medis.

Keempat, pengecekan status kepesertaan PBI BPJS Kesehatan. Warga bisa memastikan apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan iuran atau belum.

Kelima, pemberian air minum kemasan untuk masjid-masjid di seluruh kecamatan se-Tanjab Barat. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk persiapan menyambut bulan Ramadan.

Bazar PKK dan Operasi Pasar Murah

Selain bantuan sosial, acara refleksi juga dimeriahkan dengan Bazar Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Bazar ini digelar di alun-alun Kuala tungkal.

Berbagai produk unggulan dari setiap kecamatan dipamerkan dan dijual dengan harga menarik. Mulai dari makanan ringan, kerajinan tangan, hingga pakaian dan aksesoris.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat juga menggelar operasi pasar murah. Masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Operasi pasar ini merupakan kelanjutan dari Gerakan Pangan Murah yang sebelumnya telah dilaksanakan. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terlihat dari panjangnya antrean di setiap stan.

Harapan untuk Satu Tahun Ke Depan

Acara refleksi satu tahun kepemimpinan ini ditutup dengan doa bersama. Seluruh hadirin memanjatkan harapan agar pembangunan di Tanjab Barat terus berjalan lancar.

Bupati Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso berkomitmen untuk terus bekerja keras. Mereka ingin mewujudkan Tanjab Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Dengan berbagai capaian yang telah dipaparkan, masyarakat pun optimis. Dukungan penuh diberikan kepada pemerintah daerah untuk melanjutkan program-program pro-rakyat di tahun-tahun mendatang.