pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menerima kunjungan Tim Safari Ramadan Universitas Jambi (UNJA) dalam suasana penuh kehangatan. Kunjungan ini berlangsung pada Jumat, 6 Maret, bertepatan dengan hari ke-16 bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Acara dimulai dengan penyambutan di Rumah Dinas Bupati Tanjab Barat, Kuala Tungkal. Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara langsung menerima kedatangan Rektor UNJA beserta jajaran rombongan.
Apresiasi Bupati atas Peran Strategis Universitas Jambi
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Rektor UNJA dan tim safari ramadan. Menurutnya, Universitas Jambi memiliki peran yang sangat strategis bagi kemajuan daerah.
Alasannya sederhana. Banyak alumni UNJA yang kini menduduki posisi-posisi penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Mereka menjadi pejabat, kepala dinas, hingga staf ahli yang berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.
“Safari Ramadan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan ajang untuk memperkuat ukhuwah dan kerja sama dalam upaya memajukan bangsa, khususnya dalam mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ujar Bupati.
Kolaborasi Pendidikan untuk Generasi Muda
Bupati berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi terus berlanjut. Kerja sama ini penting untuk memastikan bahwa putra-putri terbaik daerah mendapatkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas.
Kehadiran institusi pendidikan seperti UNJA, menurut Bupati, merupakan motor penggerak transformasi sosial dan ekonomi di wilayah Tanjab Barat. Dengan pendidikan yang baik, generasi muda akan memiliki masa depan yang lebih cerah.
“Kami ingin anak-anak Tanjab Barat bisa melanjutkan kuliah di UNJA. Setelah lulus, mereka bisa kembali dan membangun daerahnya sendiri,” ujar Bupati penuh harap.
Rangkaian Acara Religi di Rumah Dinas Bupati
Kegiatan safari ramadan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati tidak hanya membahas pendidikan. Acara juga diisi dengan agenda religi yang kental nuansa Islami.
Rangkaian dimulai dengan pembacaan tahlil bersama. Suasana hening dan khidmat menyelimuti ruangan saat lantunan doa dipanjatkan untuk para leluhur dan sesepuh yang telah mendahului.
Setelah tahlil, acara dilanjutkan dengan tausiah agama. Penceramah yang dihadirkan adalah Ustadz KH. Anwar Ardabily. Beliau menyampaikan nasihat-nasihat tentang keutamaan bulan Ramadan dan pentingnya menjaga silaturahmi.
Puncak acara di Rumah Dinas adalah buka puasa bersama. Bupati, Rektor UNJA, serta masyarakat sekitar Kuala Tungkal duduk bersama menikmati hidangan berbuka. Suasana kebersamaan dan persaudaraan terasa sangat kental.
Rutinitas Keagamaan Selama Ramadan di Tanjab Barat
Bupati Anwar Sadat juga menyampaikan informasi tentang rutinitas keagamaan di Tanjab Barat selama bulan suci Ramadan. Biasanya, kegiatan wirid mingguan dilaksanakan di Masjid Agung.
Namun, untuk bulan Ramadan tahun ini, lokasi wirid dipindahkan ke Rumah Dinas Bupati. Langkah ini diambil untuk memastikan syiar Islam tetap semarak dan lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir. Ini adalah momen yang baik untuk bersama-sama meningkatkan iman dan takwa,” ajak Bupati.
Undangan Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Raya
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengundang masyarakat untuk hadir dalam peringatan Nuzulul Quran. Acara tersebut digelar di Masjid Raya Kuala Tungkal.
Peringatan Nuzulul Quran menjadi puncak dari rangkaian safari ramadan yang dilakukan oleh Tim UNJA bersama Pemkab Tanjab Barat. Bupati berharap kehadiran masyarakat memenuhi masjid untuk memperingati malam bersejarah turunnya Al-Qur’an.
Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Raya Al-Muttaqin
Setelah acara di Rumah Dinas, rombongan Tim Safari Ramadhan UNJA bersama Bupati dan jajaran berpindah ke Masjid Raya Al-Muttaqin. Masjid ini terletak di Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir.
Di lokasi inilah peringatan malam Nuzulul Quran 1447 H digelar. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bersama Rektor Universitas Jambi.
Suasana masjid tampak penuh oleh jamaah. Mereka datang dari berbagai penjuru Kuala Tungkal untuk mengikuti rangkaian ibadah dan peringatan.
Refleksi Nuzulul Quran: Meningkatkan Kecintaan pada Al-Qur’an
Dalam sambutannya di Masjid Raya Al-Muttaqin, Bupati Anwar Sadat menekankan pentingnya peringatan Nuzulul Quran. Menurutnya, momen ini harus dijadikan sebagai refleksi untuk meningkatkan kecintaan dan kegemaran membaca Al-Qur’an.
Bupati mengakui bahwa kemampuan dan kegemaran membaca Al-Qur’an di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Tanjab Barat, masih perlu ditingkatkan. Masih banyak masyarakat yang belum rutin membaca dan mengamalkan isi kitab suci.
“Semoga dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an ini, semangat masyarakat untuk mencintai dan mengamalkan isi Al-Qur’an semakin tumbuh,” ujar Bupati.
Apresiasi Kunjungan Perdana Tim Safari Ramadhan UNJA
Bupati juga mengapresiasi kehadiran Tim Safari Ramadhan UNJA. Beliau mencatat bahwa ini adalah kunjungan perdana tim dari universitas tersebut ke Kabupaten Tanjab Barat.
Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Bupati berharap kolaborasi antara Pemkab dan UNJA dapat terus berlanjut. Banyak program strategis pemerintah daerah yang membutuhkan dukungan dari kalangan akademisi.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran ini. Semoga silaturahmi terus terjaga dan kerja sama kita semakin erat,” tutur Bupati.
Penyerahan Bantuan Sosial untuk Masyarakat
Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara peringatan Nuzulul Quran ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Bupati didampingi oleh Ketua TP-PKK menyerahkan berbagai bantuan kepada penerima yang berhak.
Bantuan pertama berupa uang tunai senilai Rp10 juta dari Baznas. Dana ini disalurkan untuk pembangunan Masjid Al-Muttaqin agar semakin representatif.
Selain itu, diserahkan pula mushaf Al-Qur’an, alat kebersihan, serta santunan untuk anak-anak yatim. Para kaum dhuafa juga mendapatkan paket sembako yang sangat membantu di bulan Ramadan.
Tidak ketinggalan, Dinas Kesehatan turut menyalurkan paket kesehatan. Bantuan ini diberikan khusus untuk ibu hamil dan anak-anak yang mengalami stunting. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di Tanjab Barat.
Rangkaian Ibadah dan Tausiah Sepanjang Malam
Peringatan Nuzulul Quran diawali dengan pelaksanaan Sholat Isya, Tarawih, dan witir secara berjamaah. Imam pertama adalah Dr. H. Iqbal Bafadhal, sedangkan imam kedua adalah Ustad Imam Ghazali.
Bilal atau muadzin bertugas adalah Ustad M. Basri. Setelah sholat Isya, jamaah mendengarkan tausiah dari Ustad Prof. Dr. H. Ahmad Syukri Saleh, MA.
Selanjutnya, acara inti peringatan malam Nuzulul Quran diisi dengan ceramah oleh Prof. Dr. Supian, S.Ag, M.Ag. Beliau menyampaikan makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Jamaah yang hadir tampak larut dalam suasana spiritual. Banyak di antara mereka yang menangis haru saat mendengar kisah-kisah tentang keagungan Al-Qur’an.
Para Tokoh yang Hadir dalam Acara
Kegiatan safari ramadan dan peringatan Nuzulul Quran ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir Sekretaris Daerah Tanjab Barat, unsur Forkopimda, para Wakil Rektor II, Dekan, serta Ketua Lembaga di lingkungan UNJA.
Dari pihak pemerintah daerah, tampak hadir para Asisten Setda, Staf Ahli, Pejabat Tinggi Pratama, dan Administrator lingkup Pemkab Tanjab Barat. Ketua Baznas, Ketua MUI, Camat Tungkal Ilir, serta tokoh masyarakat setempat juga turut memeriahkan acara.
Pimpinan Pondok pesantren Al Baqiyatush Shalihat, KH. Abdul Hakim, juga hadir memberikan dukungan. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, ulama, dan masyarakat.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Acara yang berlangsung hingga larut malam ini berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Bupati Anwar Sadat mengakhiri rangkaian dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar seluruh amal ibadah diterima.
Beliau berharap sinergi antara Pemkab Tanjab Barat dan Universitas Jambi terus meningkat. Dengan kerja sama yang solid, pembangunan daerah di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi akan semakin cepat terwujud.
Masyarakat Tanjab Barat pun pulang ke rumah masing-masing dengan membawa semangat baru. Mereka bertekad untuk lebih giat membaca Al-Qur’an dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.



