Beranda blog Halaman 6

Bupati Anwar Sadat Hadiri Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di Tanjab Barat

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) turut serta dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional yang digelar menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di masyarakat.

Acara berlangsung di halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kuala tungkal, pada Jumat, 13 Februari. Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tanjab Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H.

Antusiasme Warga Membeli Bahan Pangan Murah

Gerakan Pangan Murah ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat setempat. Warga berbondong-bondong datang ke lokasi acara sejak pagi hari. Mereka memanfaatkan kesempatan langka ini untuk membeli bahan pangan dengan harga di bawah pasaran.

Berbagai komoditas strategis tersedia dalam jumlah yang cukup. Mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, hingga ikan segar dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Ikan menjadi salah satu komoditas unggulan karena daerah Tanjab Barat dikenal sebagai wilayah dengan potensi perikanan yang melimpah.

Jajaran Pejabat yang Hadir Mendampingi Bupati

Selain Bupati dan Ketua TP PKK, tampak hadir pula Sekretaris Daerah Tanjab Barat, Hermansyah, S.STP., M.H. Kemudian Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hapriansyah, S.St.Pi.

Tidak ketinggalan, perwakilan dari Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga turut hadir. Kehadiran Forkopimda menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas pangan.

Tujuan GPM: Menyambut Ramadan dan HBKN Lainnya

Dalam sesi wawancara, Bupati Anwar Sadat menjelaskan latar belakang pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat yang memerintahkan seluruh daerah menggelar GPM secara serentak.

HBKN yang dimaksud meliputi bulan Ramadan dan Idul Fitri, Tahun Baru Imlek, serta Hari Raya Nyepi. Biasanya, pada momen-momen tersebut terjadi peningkatan permintaan pangan yang signifikan.

“Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Ramadan. Biasanya terjadi peningkatan permintaan yang berdampak pada kenaikan harga pangan,” ujar Bupati Anwar Sadat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah memutuskan untuk menjual berbagai komoditas di bawah harga pasar. Selain sembako seperti beras, minyak, gula, dan telur, tersedia juga ikan sebagai potensi unggulan daerah dengan harga lebih terjangkau.

Meringankan Beban Masyarakat Menjelang Puasa

Bupati berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat. Dengan harga pangan yang stabil dan terjangkau, warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang.

Kekhawatiran terhadap melonjaknya kebutuhan pangan selama bulan puasa menjadi berkurang. Keluarga-keluarga di Tanjab Barat bisa lebih fokus pada ibadah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sehingga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan,” tambah Bupati.

Kegiatan Serupa Akan Diulang Jelang Idul Fitri

Bupati Anwar Sadat juga memastikan bahwa Gerakan Pangan Murah tidak hanya digelar satu kali ini saja. Pemerintah daerah berencana mengadakan kegiatan serupa kembali menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari raya. Dengan adanya GPM kedua, diharapkan masyarakat tetap bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga wajar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Stok dan harga barang dalam kondisi cukup dan terkendali. Insyaallah suplai kebutuhan selama bulan puasa dan hari raya dapat terpenuhi,” tegas Bupati.

Pengawasan Intensif oleh Satgas Pangan

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Satgas Pangan akan melakukan pengawasan intensif terhadap para pedagang dan distributor. Langkah ini penting untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

“Kami mengingatkan para pedagang grosir dan pengusaha agar tidak menimbun barang untuk dijual kembali dengan harga tinggi. Satgas Pangan akan melakukan razia terhadap toko yang terbukti melakukan penimbunan, terutama sembako,” tegas Bupati.

Penimbunan barang adalah tindakan ilegal yang dapat mengacaukan stabilitas harga. Biasanya, oknum-oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan momen HBKN untuk menimbun komoditas tertentu, lalu menjualnya kembali dengan harga selangit.

Sanksi Tegas bagi Pelaku Penimbunan

Bupati Anwar Sadat tidak main-main dalam menekankan sanksi. Beliau menyatakan bahwa sanksi tegas akan diberlakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sanksi tersebut bisa berupa teguran tertulis, denda administrasi, hingga penutupan usaha. Bahkan, bagi pelanggar berat, pemerintah tidak segan untuk mencabut izin usaha mereka.

“Sanksi tegas akan diberlakukan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari penutupan usaha hingga pencabutan izin,” ujar Bupati dengan nada tegas.

Langkah ini diharapkan memberikan efek jera bagi para pelaku penimbunan. Dengan demikian, stok pangan tetap tersedia di pasaran dan harga tidak melonjak di luar kendali.

Arahan Menteri Pertanian dari Pusat

Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional ini juga dilaksanakan secara virtual. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman.

Dalam arahannya, Menteri Amran Sulaiman menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan di seluruh daerah. Beliau meminta jajaran terkait di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk bertindak tegas.

“Tindak tegas terhadap pelanggaran distribusi dan permainan harga menjelang HBKN,” demikian pesan Menteri yang disampaikan secara virtual kepada seluruh peserta.

Arahan ini menjadi pedoman bagi Bupati Anwar Sadat dan jajaran untuk terus mengawasi rantai distribusi pangan. Jangan sampai ada celah bagi spekulan yang ingin mengambil keuntungan di saat masyarakat sedang membutuhkan.

Harapan untuk Stabilitas Harga dan Perekonomian Daerah

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki harapan besar. Pertama, stabilitas harga tetap terjaga sehingga masyarakat tidak dirugikan oleh fluktuasi harga yang tidak wajar.

Kedua, kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan hari raya dapat terpenuhi dengan baik. Ketiga, daya beli masyarakat tetap stabil meskipun terjadi peningkatan permintaan musiman.

Keempat, perekonomian daerah terus bergerak positif. Dengan daya beli yang stabil, roda usaha di tingkat pedagang kecil, pasar tradisional, dan sektor lainnya tetap berputar.

Bupati Anwar Sadat mengakhiri kunjungannya dengan berkeliling meninjau langsung stan-stan pangan murah. Beliau berdialog dengan warga yang sedang berbelanja dan mendengar langsung keluhan serta harapan mereka.

Warga pun mengucapkan terima kasih atas inisiatif pemerintah daerah. Mereka berharap kegiatan serupa rutin diadakan, tidak hanya menjelang HBKN, tetapi juga pada saat-saat lain ketika harga pangan cenderung naik.

Gerakan Pangan Murah di Tanjab Barat pun berlangsung dengan sukses dan lancar. Ribuan warga berhasil mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang ramah di kantong. suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat jelas di sepanjang acara.

Bupati Anwar Sadat Hadiri HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif

suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Al-Istiqomah Kuala Tungkal pada Sabtu, 7 Februari. Ratusan jamaah berkumpul untuk memperingati dua peristiwa penting sekaligus, yakni Hari Ulang Tahun Yayasan Perguruan Hidayatul Islamiah (PHI) ke-92 dan Haul ke-52 Tuan Guru KH. M. Daud Arif.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. Kehadiran orang nomor satu di daerah tersebut terasa istimewa karena beliau ternyata merupakan alumni dari PHI itu sendiri.

HUT PHI ke-92: Bukti Ketangguhan Lembaga Pendidikan Islam

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas terselenggaranya peringatan HUT PHI yang ke-92. Menurut pandangannya, usia yang hampir satu abad ini bukanlah angka yang kecil.

Sembilan puluh dua tahun perjalanan PHI membuktikan bahwa lembaga ini sangat kokoh dan konsisten. PHI tidak pernah berhenti menjalankan misi mulianya, yaitu mencetak generasi muda yang beriman dan berakhlak mulia.

“Sembilan puluh dua tahun usia PHI adalah bukti nyata bahwa lembaga ini merupakan kawah candradimuka yang tak henti-hentinya mencetak generasi beriman,” ungkap Bupati dengan penuh haru.

Kesaksian Seorang Alumni: PHI Membentuk Karakter dan Mental

Bupati Anwar Sadat tidak berbicara sebagai pejabat semata. Beliau berbicara sebagai saksi hidup yang merasakan langsung dampak didikan PHI. Baginya, PHI bukan sekadar sekolah biasa.

Didikan di PHI telah membentuk karakter, mental, dan cara pandang dirinya hingga saat ini. Bahkan, Bupati mengakui bahwa nilai-nilai yang ditanamkan oleh PHI membantunya dalam mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat di Tanjung Jabung Barat.

“Saya adalah saksi hidup bagaimana didikan PHI membentuk karakter, mental, dan cara pandang saya hingga mampu mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat di Tanjung Jabung Barat,” tutur Bupati dengan nada penuh keyakinan.

Ia menegaskan bahwa PHI bukanlah sekadar tempat menuntut ilmu pengetahuan biasa. Lebih dari itu, PHI merupakan akar yang menanamkan nilai-nilai religiusitas yang sangat kuat dalam diri setiap alumninya.

Hingga saat ini, ribuan alumni PHI telah sukses dan berkiprah di berbagai bidang kehidupan. Ada yang menjadi ulama, pejabat pemerintah, pengusaha, tenaga pendidik, hingga tokoh masyarakat. Semuanya mengakui peran besar PHI dalam kesuksesan mereka.

PHI sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah

Lebih lanjut, Bupati Anwar Sadat memandang PHI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Lembaga pendidikan ini memiliki peran penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Tanjab Barat.

Sebagai sesama alumni, Bupati mengajak seluruh lulusan PHI untuk menjadikan wadah alumni sebagai kekuatan sosial yang nyata. Jangan biarkan organisasi alumni hanya hidup dalam acara reuni tahunan.

“Reuni jangan hanya berhenti pada tawa dan foto bersama. Mari kita jadikan alumni PHI sebagai kekuatan sosial untuk mendukung pendidikan di PHI dan pembangunan daerah,” pintanya dengan tegas.

Dengan kekuatan alumni yang solid, Bupati yakin visi menjadikan kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai daerah yang Berkah Madani (Beriman, Berbudaya, Maju, Mandiri, dan Sejahtera) bukan sekadar slogan. Ia ingin slogan itu menjadi sebuah kenyataan yang dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Haul ke-52 KH. M. Daud Arif: Mengenang Sang Ulama Besar

Pada momen Haul ke-52 Tuan Guru KH. M. Daud Arif, suasana menjadi semakin khidmat. Bupati Anwar Sadat mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala sejenak. Mereka bersama-sama mengenang jasa almarhum yang merupakan ulama besar dan pendiri PHI.

Bupati menggambarkan KH. M. Daud Arif sebagai pelita yang sinarnya melampaui zaman. Meskipun beliau telah berpulang 52 tahun yang lalu, ajaran dan keteladanannya masih terus mengalir deras hingga kini.

“Beliau adalah pelita yang sinarnya melampaui zaman. Tanpa rintisan dan keikhlasan beliau serta para pendiri lainnya, mungkin kita tidak akan mengecap manisnya iman dan ilmu seperti yang kita rasakan hari ini,” tutur Bupati dengan penuh penghormatan.

Para jamaah yang hadir pun tampak merenung. Banyak di antara mereka yang mengenang jasa almarhum semasa hidup. Doa-doa pun dipanjatkan untuk arwah sang ulama, semoga diterima di sisi Allah SWT.

Sambutan dari Wakil Gubernur Jambi

Acara peringatan HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat atas hari lahir PHI yang ke-92.

Wakil Gubernur berharap PHI semakin berkah di usianya yang semakin matang. Ia juga mengajak seluruh alumni untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah. Persaudaraan sesama muslim harus dijaga, terlebih di antara mereka yang pernah menimba ilmu di lembaga yang sama.

Selain itu, Wakil Gubernur mengajak semua pihak untuk bersama-sama berjuang membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Targetnya adalah daerah yang religius dan sejahtera, di mana nilai-nilai agama menjadi fondasi utama pembangunan.

Ceramah Agama yang Menyentuh Hati

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Dr. KH. M. Yusuf Abdullah, M.Ed. Beliau dikenal sebagai seorang ulama yang memiliki gaya ceramah yang lugas dan menyentuh hati.

Dalam tausiahnya, KH. M. Yusuf Abdullah mengingatkan tentang pentingnya menghormati para ulama dan meneruskan perjuangan mereka. Beliau juga menekankan bahwa ilmu tanpa amal adalah sia-sia, sebagaimana amal tanpa ilmu akan tersesat.

Jamaah yang hadir tampak larut dalam suasana spiritual. Banyak di antara mereka yang menangis haru saat mendengar kisah-kisah perjuangan KH. M. Daud Arif dalam mendirikan PHI. Ceramah ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Tanjab Barat.

Para Tokoh yang Turut Hadir dalam Acara

Peringatan HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya. Tampak hadir Dandim 0419/Tanjab, Letkol Inf Zulhiardi, S.IP., M.Han, serta Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H.

Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mendukung kegiatan keagamaan. Selain itu, turut hadir pula Pengasuh Pondok Pesantren Al-Baqiyatus Shalihat, KH. Abdul Hakim, S.Ag.

Para alim ulama, Ketua Pembina Yayasan PHI, majelis guru, para alumni PHI, siswa-siswi PHI, serta ratusan tamu undangan lainnya juga memenuhi masjid. Suasana kebersamaan dan persaudaraan sangat terasa sepanjang acara.

Harapan untuk Masa Depan PHI dan Tanjab Barat

Acara yang berlangsung dari siang hingga sore hari ini berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Di akhir sambutannya, Bupati Anwar Sadat kembali mengingatkan pentingnya menjaga warisan para pendiri PHI.

Beliau berharap PHI terus berkembang dan melahirkan generasi-generasi unggul yang beriman dan bertakwa. Dengan begitu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan memiliki sumber daya manusia yang siap membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Peringatan HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif ditutup dengan doa bersama. Seluruh jamaah mengangkat tangan, memohon kepada Allah SWT agar PHI selalu diberkahi dan para alumninya terus memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan daerah.

Respons Arahan Presiden, Bupati Tanjab Barat Tinjau Langsung TPA Lubuk Terentang

bupati-anwar-sadat-hadiri-gerakan-pangan-murah-serentak-nasional-di-tanjab-barat/” title=”Bupati Anwar Sadat Hadiri Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional di Tanjab Barat”>pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) bergerak cepat merespons arahan Presiden terkait persoalan darurat sampah. Langkah nyata diambil oleh Bupati Anwar Sadat dengan melakukan peninjauan mendadak ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lubuk Terentang.

Peninjauan ini dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari, berlokasi di Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat. Tindakan ini merupakan tindak lanjut dari dua kebijakan penting dari pemerintah pusat.

Arahan Presiden dan Dua Surat Kementerian LHK yang Menjadi Pijakan

Bupati Anwar Sadat bertindak berdasarkan arahan yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan daerah Tahun 2026. Rakornas tersebut berlangsung di Sentul, Bogor, pada 2 Februari 2026.

Selain itu, ada dua surat keputusan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia. Pertama adalah Surat Keputusan Nomor 2567 Tahun 2025 yang menetapkan daerah-daerah dengan status kedaruratan sampah.

Kedua, Surat Nomor D.430/A/PLB.3.3/01/2026 tentang kinerja pengelolaan sampah. Kedua regulasi ini mewajibkan pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah serius dalam menangani masalah sampah.

Rapat Ekspose Sebelum Peninjauan Lapangan

Sebelum turun ke lokasi TPA, Bupati Anwar Sadat terlebih dahulu mengikuti rapat ekspose di Ruang Rapat Bupati. Rapat ini membahas rencana pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran penting Pemkab Tanjab Barat. Hadir Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Turut hadir Asisten Administrasi Umum sekaligus Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala Bapperida, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas PMD, Kepala BKAD, Kepala Dinas PUPR, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH), Dinas Perikanan, serta Kepala Bagian Perekonomian.

Dalam rapat tersebut, Dinas Lingkungan Hidup memaparkan berbagai upaya optimalisasi pengelolaan sampah. Paparan menjadi dasar bagi Bupati untuk mengambil keputusan di lapangan.

Kondisi TPA Lubuk Terentang: Masih Ada Lahan yang Bisa Dikembangkan

TPA Lubuk Terentang memiliki luas total mencapai 9,5 hektar. Dari luas tersebut, baru sekitar 4,5 hektar yang telah terpakai untuk menampung sampah selama ini.

Sisanya, sekitar 5 hektar, masih siap untuk dikembangkan lebih lanjut. Ini menjadi modal penting bagi Pemkab Tanjab Barat untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah ke depan.

Bupati Anwar Sadat menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan masalah sampah secara serius. Presiden sendiri telah memerintahkan seluruh kepala daerah untuk berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan terkait.

Langkah Konkret dalam Satu Dua Minggu ke Depan

Bupati mengakui bahwa persoalan sampah saat ini belum tertangani secara maksimal. Sumber sampah berasal dari rumah tangga, pasar tradisional, perkantoran, hingga berbagai fasilitas publik.

“Persoalan sampah dari rumah tangga, pasar tradisional, perkantoran, dan fasilitas publik telah ditangani tapi belum maksimal,” ujar Bupati Anwar Sadat.

Dalam satu hingga dua minggu ke depan, pemerintah akan mengambil tindakan tegas. Sampah yang sudah menumpuk di TPA akan didorong ke kolam penampungan, kemudian ditutup dengan lapisan tanah.

Metode ini dikenal sebagai sanitary landfill sederhana. Tujuannya untuk mengurangi bau, mencegah penyebaran penyakit, serta mempercepat proses dekomposisi sampah organik.

Sistem Air Lindi yang Ramah Lingkungan

Bupati juga menyiapkan sistem pengelolaan air lindi yang sesuai standar. Air lindi adalah cairan yang dihasilkan dari tumpukan sampah yang membusuk. Cairan ini berpotensi mencemari tanah dan air jika tidak dikelola dengan baik.

Pemerintah akan membangun kolam penampungan air lindi dengan spesifikasi standar. Setiap enam bulan sekali, kualitas air lindi akan diuji di laboratorium.

“Kami siapkan sistem air lindi dengan kolam standar, diuji tiap 6 bulan agar tak cemari sungai atau bahayakan masyarakat. Ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden,” tegas Bupati.

Dengan pengujian berkala, diharapkan tidak ada pencemaran sungai di sekitar TPA. Kesehatan masyarakat yang tinggal di dekat lokasi pembuangan juga menjadi prioritas utama.

Mesin Pemilah dan Pencacah Siap Beroperasi Begitu Listrik Masuk

Pemkab Tanjab Barat ternyata sudah memiliki mesin pemilah dan pencacah sampah. Mesin ini berfungsi untuk memisahkan jenis-jenis sampah serta mencacahnya menjadi bahan baku yang lebih mudah diolah.

Untuk sampah plastik, mesin dapat mengolahnya menjadi biji plastik. Biji plastik ini bisa dijual ke pabrik daur ulang atau digunakan kembali untuk berbagai keperluan.

Sementara untuk sampah organik, mesin mampu mencacahnya menjadi pupuk kompos. Pupuk ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan lahan pertanian dan perkebunan di Tanjab Barat.

Namun, mesin tersebut belum bisa beroperasi secara maksimal karena terkendala pasokan listrik. Saat ini, proses penyambungan aliran listrik ke lokasi TPA sedang dalam tahap penyelesaian.

“Kami punya mesin pemilah dan pencacah sampah untuk olah plastik jadi biji plastik serta organik jadi pupuk, tinggal tunggu listrik masuk ke lokasi TPA yang saat ini sedang dalam proses penyelesaian,” ungkap Bupati.

Penambahan Armada dan Peningkatan Skill Petugas

Ke depan, Bupati berencana menambah jumlah armada pengangkut sampah. Saat ini, jumlah truk sampah yang tersedia masih terbatas sehingga belum bisa menjangkau seluruh wilayah.

Selain armada, keterampilan petugas kebersihan juga akan ditingkatkan. Mereka akan diberikan pelatihan tentang cara mengoperasikan mesin pemilah, teknik pengangkutan yang efisien, serta standar keselamatan kerja.

Dengan petugas yang lebih terampil, pengelolaan sampah diharapkan menjadi lebih profesional dan berkelanjutan.

Imbauan Bupati kepada Masyarakat: Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Bupati Anwar Sadat tidak hanya mengandalkan langkah-langkah teknis di TPA. Beliau juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif sejak dari rumah.

Masyarakat diminta mulai memilah sampah berdasarkan jenisnya. Pisahkan antara sampah plastik, sampah organik, dan sisa makanan. Dengan pemilahan sejak awal, proses daur ulang menjadi lebih mudah.

Selain itu, warga diharapkan membuang sampah ke tempat yang telah disediakan, baik di pasar maupun di pusat kota. Jangan lagi membuang sampah sembarangan ke sungai atau di bawah rumah.

“Pilah sampah dari rumah, buang ke tong sampah yang disediakan di pasar atau pusat kota. Jangan sembarangan ke sungai atau bawah rumah,” pesan Bupati.

Peninjauan yang berlangsung selama beberapa jam ini diakhiri dengan arahan tegas. Bupati meminta semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun swasta, untuk bersinergi menyelesaikan masalah sampah yang telah menjadi darurat nasional.

Bupati Anwar Sadat Dukung Sinergi Pendidikan dengan UIN STS Jambi

bupati-tanjab-barat-tinjau-langsung-tpa-lubuk-terentang/” title=”Respons Arahan Presiden, Bupati Tanjab Barat Tinjau Langsung TPA Lubuk Terentang”>pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan tinggi. Langkah terbaru ditunjukkan melalui penerimaan audiensi dari Fakultas Ushuluddin universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi.

Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara langsung menerima kunjungan silaturahmi Tim Dekanat Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi. Pertemuan penting ini berlangsung pada Kamis, 5 Februari, bertempat di Ruang Rapat Bupati Tanjung Jabung Barat.

Tujuan Audiensi: Perkuat Kolaborasi dan Sinergi Pendidikan

Audiensi dan silaturahmi ini digelar dalam rangka memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan tinggi. Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi ingin menjalin kemitraan yang lebih erat dengan Pemkab Tanjab Barat.

Sinergi ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat setempat. Selain itu, kerja sama juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Jajaran Tim Dekanat dan Pejabat Daerah yang Hadir

Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi. Mereka antara lain Wakil Dekan III Fakultas Ushuluddin, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ketua Program Studi Akidah dan Filsafat Islam, serta Ketua Program Studi Studi Agama.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hadir pula para Kepala Bagian di lingkungan sekretariat daerah. Kehadiran kedua belah pihak menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Apresiasi dan Harapan dari Fakultas Ushuluddin

Mengawali sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin menyampaikan apresiasi yang mendalam. Beliau mengucapkan terima kasih kepada Bupati Anwar Sadat atas sambutan hangat yang diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tanjung Jabung Barat yang telah menerima kami dalam rangka audiensi dan silaturahmi,” ujar perwakilan fakultas tersebut.

Lebih lanjut, pihak fakultas menyampaikan harapan besar. Mereka meminta Bupati Anwar Sadat untuk turut membantu mempromosikan Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi kepada masyarakat Tanjab Barat.

Promosi ini terutama ditujukan kepada para pelajar. Tujuannya agar mereka termotivasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke UIN STS Jambi, khususnya di Fakultas Ushuluddin.

Tanggapan Bupati: Program RPL Daring Sangat Menarik

Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Anwar Sadat memberikan respons yang positif. Beliau menilai bahwa program-program yang ditawarkan oleh UIN STS Jambi sangat menarik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Salah satu program yang mendapat sorotan khusus adalah Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini dapat diikuti secara daring atau online, sehingga sangat fleksibel bagi para peserta.

“Program-program yang ditawarkan UIN STS Jambi sangat menarik, terutama Program RPL yang dapat diikuti secara daring. Ini menjadi peluang besar bagi masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ungkap Bupati.

Beliau menjelaskan bahwa program RPL sangat cocok bagi lulusan SMA dan pesantren. Mereka yang sebelumnya tidak sempat melanjutkan kuliah kini memiliki kesempatan emas untuk meraih gelar sarjana.

Peluang Emas bagi PPPK Paruh Waktu yang Masih Berpendidikan SMA

Bupati Anwar Sadat tidak berhenti di situ. Beliau juga menegaskan pentingnya sosialisasi program RPL kepada aparatur pemerintah daerah, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Bupati mengakui bahwa masih banyak PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Tanjab Barat yang berlatar belakang pendidikan SMA. Program RPL dari UIN STS Jambi bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kualifikasi mereka.

“Nanti program ini juga akan kita sampaikan kepada PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, karena masih banyak di antara mereka yang berlatar belakang pendidikan SMA. Ini bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tambah Bupati.

Dengan mengikuti program RPL, para PPPK Paruh Waktu dapat memperoleh gelar sarjana tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab mereka. Sistem daring memungkinkan mereka belajar sambil tetap bekerja.

Rekognisi Pembelajaran Lampau: Solusi bagi yang Memiliki Pengalaman Kerja

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) adalah program yang memberikan pengakuan terhadap capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pengalaman kerja, pelatihan, atau pembelajaran nonformal lainnya.

Melalui program ini, peserta tidak perlu mengulang materi yang sudah mereka kuasai. Mereka cukup mengikuti proses asesmen dan konversi, sehingga waktu studi menjadi lebih singkat dan efisien.

Bagi masyarakat Tanjab Barat, terutama yang sudah bekerja, program RPL menjadi jalur cepat untuk mendapatkan gelar sarjana. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.

Harapan Bupati: Kolaborasi Berkelanjutan untuk Kemaslahatan Bersama

Di akhir pertemuan, Bupati Anwar Sadat kembali mengucapkan terima kasih kepada jajaran Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi. Beliau mengapresiasi inisiatif kerja sama yang dibangun oleh pihak kampus.

Bupati berharap silaturahmi dan kolaborasi ini dapat terus terjalin ke depannya. Tidak hanya sebatas audiensi, tetapi juga diikuti dengan program-program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga kerja sama ini memberikan kemaslahatan, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan di tingkat kabupaten maupun provinsi,” harap Bupati.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya peningkatan pendidikan. Sinergi dengan perguruan tinggi seperti UIN STS Jambi merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut.

Tindak Lanjut: Sosialisasi dan Pendaftaran Program RPL

Setelah pertemuan ini, Pemkab Tanjab Barat akan segera melakukan sosialisasi program RPL kepada masyarakat luas. Target utamanya adalah para lulusan SMA, santri pesantren, serta PPPK Paruh Waktu.

Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Kementerian Agama setempat untuk menyebarkan informasi. Selain itu, pihak kecamatan dan desa juga akan dilibatkan dalam proses sosialisasi.

Bagi masyarakat yang tertarik, pendaftaran program RPL di Fakultas Ushuluddin UIN STS Jambi akan segera dibuka. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui laman resmi universitas atau dengan menghubungi bagian akademik fakultas.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin meningkat. Kualitas SDM yang lebih baik pada gilirannya akan mendorong percepatan pembangunan daerah.

Audiensi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini akhirnya ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta berharap agar sinergi antara Pemkab Tanjab Barat dan UIN STS Jambi membawa berkah bagi masyarakat luas.

Bupati Anwar Sadat Buka RUPSLB BPR Tanggo Rajo untuk Tata Kelola BUMD

pemerintah kabupaten tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah terbaru adalah dengan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT BPR Tanggo Rajo (Perseroda).

Acara penting ini dibuka langsung oleh Bupati Tanjab Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. RUPSLB berlangsung pada Rabu, 4 Februari, bertempat di Rumah Dinas Bupati Tanjung Jabung Barat.

Tujuan RUPSLB: Penguatan Tata Kelola dan Kinerja BUMD

RUPSLB PT BPR Tanggo Rajo digelar sebagai bagian dari upaya serius pemerintah daerah. Tujuannya adalah memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan kinerja BUMD.

Pemerintah daerah menginginkan BPR Tanggo Rajo dikelola secara lebih profesional, sehat, dan memiliki daya saing yang tinggi. Langkah ini sejalan dengan visi besar Pemkab Tanjab Barat dalam membangun ekonomi daerah dari sektor BUMD.

Agenda Utama Pengisian Komisaris Utama dan Direktur Operasional

Salah satu agenda utama dalam RUPSLB ini adalah pembahasan calon Komisaris Utama. Selain itu, juga dibahas calon Direktur Operasional yang membawahi fungsi kepatuhan.

Menariknya, kedua calon tersebut berasal dari unsur internal Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pemilihan internal ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan dan regulasi yang berlaku.

Kepatuhan Terhadap Regulasi OJK dan Permendagri 37/2018

Pembahasan calon komisaris dan direktur operasional tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah daerah merujuk pada aturan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain itu, pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan Pengawas atau Komisaris serta anggota Direksi BUMD juga mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018. Regulasi ini menjadi pedoman utama agar proses berjalan sesuai koridor hukum.

Dengan mematuhi aturan tersebut, Pemkab Tanjab Barat ingin memastikan bahwa BPR Tanggo Rajo dikelola oleh orang-orang yang kompeten dan memenuhi persyaratan.

Strategi Peningkatan Kinerja dan Layanan BPR Tanggo Rajo

RUPSLB tidak hanya membahas pengisian jabatan strategis. Agenda lain yang tak kalah penting adalah penyusunan berbagai strategi untuk meningkatkan kinerja BPR Tanggo Rajo.

Pemerintah daerah ingin BUMD ini mampu memberikan layanan optimal kepada masyarakat. Pelayanan perbankan yang cepat, mudah, dan aman menjadi target utama.

Selain itu, BPR Tanggo Rajo diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. Kontribusi tersebut bisa berupa laba yang disetorkan ke kas daerah, penyerapan tenaga kerja, maupun pembiayaan usaha kecil dan menengah.

Penegasan Good Corporate Governance oleh Bupati Anwar Sadat

Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan beberapa poin penting. Beliau menyatakan bahwa pengelolaan BUMD harus mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

“BUMD harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Jangan sampai ada praktik yang tidak sehat,” tegas Bupati di hadapan para peserta RUPSLB.

Bupati juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi. Setiap langkah yang diambil oleh direksi dan komisaris harus sesuai dengan aturan yang berlaku.

Yang tidak kalah penting, peningkatan kinerja harus berorientasi pada pelayanan publik dan keberlanjutan usaha. BUMD bukan hanya mencari untung, tetapi juga harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“BUMD harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” tambah Bupati Anwar Sadat.

Pembahasan Agenda Strategis Lainnya untuk Penguatan Kelembagaan

Selain agenda utama, RUPSLB juga membahas sejumlah hal strategis lainnya. Semuanya diarahkan untuk penguatan kelembagaan dan operasional BPR Tanggo Rajo ke depan.

Pemerintah daerah ingin BUMD ini semakin kokoh dalam menghadapi tantangan bisnis perbankan. Persaingan dengan bank swasta dan bank umum lainnya semakin ketat, sehingga BPR Tanggo Rajo harus terus berbenah.

Langkah-langkah perbaikan internal, peningkatan sumber daya manusia, serta digitalisasi layanan menjadi beberapa topik yang turut disinggung dalam RUPSLB.

Hadirnya Jajaran Pemkab dan Direksi BPR Tanggo Rajo

Kegiatan RUPSLB ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemkab Tanjab Barat. Tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., MH.

Beliau didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ir. H. Firdaus Khatab, MM. Kemudian hadir pula Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Ahmad Jais, S.E., M.E.

Kepala Bagian Perekonomian, Muhammad Syukri, S.E., juga turut serta dalam acara tersebut. Tidak ketinggalan, jajaran Dewan Direksi BPR Tanggo Rajo serta perwakilan notaris juga hadir memenuhi undangan.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap proses RUPSLB. Mereka ingin memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil benar-benar menguntungkan BUMD dan masyarakat.

Komitmen Pemkab Tanjab Barat Memperkuat BUMD sebagai Pilar Ekonomi

RUPSLB PT BPR Tanggo Rajo ini merupakan bagian dari kebijakan besar Pemkab Tanjab Barat. Pemerintah daerah bertekad memperkuat peran BUMD sebagai pilar ekonomi daerah.

Selama ini, BUMD seringkali dipandang sebagai entitas yang kurang profesional. Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Anwar Sadat, perlahan tapi pasti, citra tersebut mulai berubah.

Dengan tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta peningkatan kinerja yang berkelanjutan, BPR Tanggo Rajo diharapkan mampu bersaing dan memberikan kontribusi optimal.

Masyarakat Tanjab Barat pun diharapkan semakin percaya untuk menggunakan jasa BPR Tanggo Rajo. Layanan perbankan yang sehat dan terpercaya akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

RUPSLB yang berlangsung khidmat ini akhirnya ditutup dengan kesepakatan bersama. Seluruh agenda yang dibahas diharapkan segera ditindaklanjuti demi kemajuan BUMD kebanggaan masyarakat Tanjab Barat.

Peringatan Nisfu Sya’ban Tanjab Barat Hadirkan Tabligh Akbar dan Santunan

pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) untuk pertama kalinya menggelar acara keagamaan berskala besar. Kegiatan ini berupa tabligh akbar, dzikir bersama, dan buka puasa kolektif dalam rangka memperingati malam Nisfu Sya’ban.

Acara berlangsung pada Selasa, 3 Februari, di wilayah Tanjab Barat, Provinsi Jambi. Ribuan warga dari berbagai kecamatan tampak hadir, menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh kebersamaan.

Sejarah Baru Tabligh Akbar Perdana Menyambut Nisyfu

Ini adalah kali pertama Pemkab Tanjab Barat menyelenggarakan tabligh akbar yang dirangkai dengan dzikir dan buka puasa. Sebelumnya, belum pernah ada acara serupa yang diinisiasi oleh pemerintah daerah setempat.

Panitia menyusun rangkaian ibadah secara sistematis. Dimulai dari pembacaan Surah Yasin dan tahlil, kemudian dilanjutkan tausiah agama, doa bersama, dan ditutup dengan makan malam untuk berbuka puasa secara kolektif.

Jajaran Pimpinan Daerah Hadiri Kegiatan Keagamaan

Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara langsung memimpin jalannya kegiatan. Beliau didampingi Wakil Bupati Dr. Katamso, SA, S.E., M.E., serta Ketua TP PKK Kabupaten Hj. Fadilah Sadat, S.H.

Selain itu, hadir pula Sekretaris Daerah Hermansyah, S.STP., M.H., Ketua GOW, Ketua DWP, para kepala OPD, perwakilan MUI, Baznas, ASN, santri, anak panti asuhan, pelajar SMP, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap peringatan Nisfu Sya’ban di Tanjab Barat.

Momentum Introspeksi Diri dan Evaluasi Kinerja Pemerintah

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menjelaskan makna mendalam dari peringatan Nisfu Sya’ban. Menurutnya, malam pertengahan bulan Sya’ban ini bukan sekadar seremonial keagamaan.

“Kita harus mengevaluasi seluruh amal perbuatan dan kinerja yang telah dilaksanakan, baik secara pribadi maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Bupati di hadapan para jamaah.

Peringatan Nisfu Sya’ban di Tanjab Barat menjadi momentum penting untuk introspeksi diri. Bupati mengajak seluruh masyarakat merenungkan kembali apa yang telah dilakukan selama setahun terakhir.

Komitmen Agenda Rutin Tahunan Setiap 15 Sya’ban

Bupati menegaskan bahwa kegiatan tabligh akbar dan dzikir bersama ini akan menjadi agenda rutin tahunan. Setiap tanggal 15 Sya’ban atau malam Nisfu Sya’ban, Pemkab Tanjab Barat akan kembali menggelar acara serupa.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kita ingin membangun kebersamaan yang lebih erat. Acara seperti ini menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah dan warga,” tambah Bupati.

Santunan 550 Amplop untuk Santri dan Anak Panti Asuhan

Di sela-sela rangkaian acara, Pemkab Tanjab Barat menyerahkan 550 amplop santunan. Penerima santunan terdiri dari santri, anak panti asuhan, dan pelajar SMP. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap generasi muda yang membutuhkan.

Pemerintah juga memberikan 20 amplop khusus beserta paket sembako kepada para ustadz. Pemberian ini sebagai bentuk apresiasi dan perhatian atas peran besar mereka dalam pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Para ustadz yang hadir tampak terharu. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemkab Tanjab Barat.

Seruan Bupati untuk ASN Percepat Pembangunan Daerah

Pada kesempatan yang sama, Bupati Anwar Sadat menyampaikan pesan tegas kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tanjab Barat. Beliau mengajak mereka untuk terus bekerja keras dan tidak berpuas diri.

Bupati mengakui bahwa masih ada sejumlah program berskala nasional yang belum berjalan optimal di daerah. Karena itu, percepatan pembangunan menjadi prioritas utama ke depan.

Dua masalah besar yang menjadi fokus adalah penuntasan kemiskinan dan pengangguran. “Kita harus mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran melalui program-program nyata yang dilaksanakan secara berkelanjutan,” tegas Bupati.

Sorotan Serius terhadap Masalah Sampah 50 Ton Per Hari

Bupati juga menyoroti permasalahan sampah yang membutuhkan perhatian serius. Saat ini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperkirakan menghasilkan sekitar 50 ton sampah per hari.

Angka ini cukup mengkhawatirkan. Bupati meminta kesadaran bersama, baik di lingkungan sekolah maupun perkantoran pemerintahan, untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan. Jangan biarkan sampah menumpuk dan merusak lingkungan kita,” ajak Bupati.

Rangkaian Khidmat dari Yasinan hingga Buka Puasa Bersama

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil secara bersama-sama. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti lokasi saat ayat-ayat suci dilantunkan.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh seorang ulama setempat. Dalam ceramahnya, sang penceramah mengingatkan tentang keutamaan malam Nisfu Sya’ban sebagai malam pengampunan dosa dan pengabulan doa.

Kemudian, seluruh jamaah memanjatkan doa bersama. Mereka memohon keberkahan, kesehatan, serta kelancaran pembangunan di Tanjab Barat. Puncak acara adalah buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan, kekhidmatan, dan kehangatan silaturahmi.

Semua peserta, mulai dari bupati, wakil bupati, ASN, hingga santri dan anak panti asuhan, menikmati hidangan berbuka secara sederhana namun meriah. Kegiatan perdana ini pun berakhir dengan suka cita. Banyak warga berharap tahun depan acara akan lebih meriah dan melibatkan lebih banyak peserta.

Tanjab Barat Terima 6.661 Sambungan Jargas: Pemerintah Dorong Energi Bersih dan Terjangkau

Kuala Tungkal – Kamis (04/12), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda tanjung Jabung Barat, Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., mewakili Bupati membuka Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi (Jargas) untuk Rumah Tangga di Balai Pertemuan Kantor Bupati. Acara ini mempertemukan siapa saja pemangku kepentingan energi, membicarakan apa saja manfaat jargas, kapan program dilaksanakan, di mana pembangunan dilakukan, mengapa jargas penting bagi masyarakat, serta bagaimana pemerintah daerah memperjuangkan akses energi bersih dan terjangkau.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten, ditegaskan bahwa pembangunan jaringan gas rumah tangga merupakan program nasional yang bertujuan memperkuat ketahanan energi, mendorong diversifikasi sumber energi, serta menyediakan bahan bakar yang lebih bersih dan ekonomis bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap LPG 3 kg yang kerap mengalami kelangkaan, sekaligus memberikan pasokan energi yang stabil sepanjang waktu.

kabupaten Tanjung Jabung Barat sebelumnya telah menerima 3.405 Sambungan Rumah (SR) pada tahun 2022. Tahun 2025, kabupaten ini kembali terpilih sebagai salah satu dari 15 daerah penerima pembangunan jargas dengan total 6.661 SR. Sambungan tersebut akan tersebar di lima kelurahan, yakni Kampung Nelayan, Patunas, Tungkal II, Tungkal III, dan Tungkal IV Kota. “Dengan adanya jargas, diharapkan kelangkaan LPG 3 kg dapat berkurang dan masyarakat menikmati pasokan gas 24 jam tanpa harus mengantre,” ujar Asisten membacakan sambutan Bupati.

Melalui sosialisasi ini pemerintah berharap masyarakat memahami manfaat, proses pembangunan, dan aspek keselamatan jargas. Asisten juga menekankan agar pelaksana proyek bekerja sesuai standar teknis, sementara OPD, camat, lurah, RT, dan masyarakat diminta memberikan dukungan penuh agar pekerjaan berjalan lancar. Dukungan lintas sektor dianggap penting demi meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan bersama.

Sebelum menutup sambutan Ir. H. Firdaus Khatab menambahkan bahwa dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 15 daerah yang menerima program pembangunan jargas dari Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM RI. Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi salah satu penerima, sebuah capaian yang tidak terlepas dari kerja keras Bupati Anwar Sadat. Sejak awal, Bupati dinilai sangat fokus memperjuangkan pembangunan jaringan gas di daerah. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari peserta sosialisasi sebagai bentuk apresiasi dan kebanggaan terhadap kinerja Bupati.

Firdaus Khatab juga menegaskan bahwa Bupati Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso berkomitmen memperluas pembangunan jaringan gas rumah tangga agar seluruh masyarakat Tanjung Jabung Barat dapat menikmati layanan energi yang lebih bersih, aman, dan terjangkau. Pemerintah daerah akan terus berupaya memperjuangkan penambahan kuota jargas pada tahun-tahun berikutnya demi pemerataan akses energi di seluruh wilayah kabupaten.

Turut hadir dalam acara sosialisasi ini PPK Pembangunan Jargas Ditjen Migas Kementerian ESDM, Kepala Bagian SDA Setda, perwakilan kontraktor KSO Noorel–Kian Santang Muliatama, Konsultan PT Surveyor Indonesia, OPD terkait, perwakilan camat, lurah, ketua RT, masyarakat penerima manfaat, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan bahwa pembangunan jargas bukan hanya proyek teknis, tetapi juga agenda bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan adanya program jargas, pemerintah berharap masyarakat tidak lagi terbebani oleh kelangkaan LPG dan antrean panjang. Energi bersih yang tersedia 24 jam akan mendukung aktivitas rumah tangga, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat ketahanan energi daerah. Sosialisasi ini menjadi langkah awal menuju implementasi pembangunan yang diharapkan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Haul Syekh Muhammad Ali ke-15 : Anwar Sadat Ajak Doa Bersama dan Wisuda Hafiz Al-Qur’an

Kuala Tungkal – Kamis (04/12), Bupati tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., menghadiri Puncak Haul Syekh Muhammad Ali Bin Syekh Abdul Wahab ke-15 di Pondok Pesantren Al Baqiyatush Shalihat. Acara ini mempertemukan siapa saja tokoh agama, pejabat daerah, dan masyarakat, membicarakan apa saja nilai keislaman yang diwariskan, kapan haul digelar, di mana kegiatan berlangsung, mengapa haul menjadi tradisi penting, serta bagaimana prosesi berlangsung khidmat dengan doa, wisuda santri, dan tausiah.

Puncak haul

ini dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Jambi, staf ahli Bupati kabupaten Indragiri Hilir, Habib Novel Bin Muhammad Al Idrus, unsur Forkopimda Tanjab Barat, Sekretariat Daerah, para Asisten Setda, Staf Ahli Setda, Kepala OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua GOW, para pengasuh pondok pesantren, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran tokoh-tokoh penting tersebut menegaskan bahwa haul Syekh Muhammad Ali telah menjadi salah satu ikon religi Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mengakar kuat di masyarakat.

Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., selaku Ketua Panitia Pelaksana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan haul ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah bersama Pondok Pesantren Al-Baqiyatush Shalihat. Ia menekankan bahwa haul bukan sekadar peringatan, melainkan momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperdalam pemahaman, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman. “Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperdalam pemahaman serta pengamalan nilai-nilai keislaman, dan tentu saja meraih ridho Allah Azza wa Jalla,” ucap Kapolres.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, jemaah, panitia, donatur, serta elemen masyarakat yang telah berperan dalam menyukseskan acara. Berkat kerja sama semua pihak, kegiatan berlangsung lancar, aman, tertib, dan penuh kedamaian. Hal ini menunjukkan bahwa haul bukan hanya tradisi keagamaan, tetapi juga wadah kebersamaan dan solidaritas sosial.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sedang tertimpa musibah. “Pada kesempatan yang mulia ini, marilah kita bersama-sama memanjatkan doa bagi saudara-saudara kita di Indonesia, khususnya yang berada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga mereka yang tertimpa musibah senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah SWT,” ucap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca hidrometeorologi yang berpotensi menimbulkan bencana. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan agar masyarakat terhindar dari mara bahaya. “Kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya mengimbau untuk terus waspada dan siaga dalam menghadapi kondisi cuaca yang saat ini tergolong hidrometeorologi. Semoga Allah SWT senantiasa menjauhkan kita dari segala mara bahaya,” tambahnya.

Kegiatan haul

kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda santri dan santriwati yang telah berhasil menghafal Al-Qur’an. Bupati Anwar Sadat memberikan bonus sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka. Prosesi ini menjadi simbol keberhasilan pesantren dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. Usai wisuda, acara berlanjut dengan tausiah oleh Habib Novel Bin Muhammad Al Idrus yang memberikan pesan moral dan spiritual kepada jamaah.

Puncak Haul

Syekh Muhammad Ali bin Syekh Abdul Wahab ke-15 tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa pendiri pesantren, tetapi juga momentum memperkuat iman, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat. Tradisi ini diharapkan terus berlangsung sebagai pengingat akan pentingnya nilai keagamaan dalam kehidupan sosial, sekaligus sebagai sarana mempererat persaudaraan umat.

Related: Haul Syekh Muhammad Ali ke-15: Momentum Spiritual dan Kebersamaan di Ponpes Al Baqiyatush Shalihat

DPUPR Cup 2025 Resmi Ditutup: Wabup Katamso Dorong Sportivitas dan Prestasi Bola Voli Tanjab Barat

Kuala Tungkal – Rabu malam (3/12), Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., secara resmi menutup Open Turnamen Bola Voli Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Cup Tahun 2025 yang digelar di lapangan voli Gedung Petro Berkah Pengabuan Convention Center. Acara ini mempertemukan siapa saja unsur pemerintah, organisasi olahraga, dan masyarakat, membicarakan apa saja makna turnamen, kapan kegiatan berlangsung, di mana lokasi pertandingan digelar, mengapa turnamen ini penting bagi pengembangan olahraga lokal, serta bagaimana penutupan berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan.

Open turnamen bola voli putra dan putri ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bakti PUPR ke-80. Kehadiran Kadis PUPR, Sekretaris Umum KONI, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora, perwakilan PBVSI, serta para peserta turnamen menegaskan bahwa kegiatan olahraga ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah kebersamaan lintas instansi dan masyarakat. Turnamen ini menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga, khususnya bola voli, yang semakin digemari oleh generasi muda.

Sebelum acara penutupan, Wakil Bupati Katamso berkesempatan menyaksikan langsung laga final putra antara TKVC Jendral Muda dan Star Pul. Pertandingan berlangsung sengit dalam tiga set, namun akhirnya TKVC Jendral Muda berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3–0. Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras tim sekaligus menambah semarak penutupan turnamen.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia, wasit, official, para pemain, serta masyarakat yang hadir memberikan dukungan penuh. Menurutnya, suasana turnamen terasa meriah dan penuh semangat berkat partisipasi semua pihak. “Turnamen DPUPR Cup ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, serta mendorong kemajuan prestasi bola voli. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi, serta dapat mengharumkan nama kabupaten Tanjung Jabung Barat di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Wabup juga memberikan pesan khusus kepada para juara agar menjadikan kemenangan sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. “Kepada para juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras, latihan, dan semangat pantang menyerah. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Bagi yang belum meraih juara, jangan berkecil hati; semangat kebersamaan dan persaudaraan jauh lebih penting daripada sekadar hasil akhir,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Apri Dasman, S.T., M.T., selaku ketua penyelenggara, menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga lokal serta upaya memperkuat kebersamaan antarinstansi. Menurutnya, olahraga menjadi sarana efektif untuk membangun solidaritas, memperkuat kesehatan masyarakat, sekaligus mencetak atlet-atlet potensial yang bisa berprestasi di tingkat lebih tinggi.

Partai final

Partai final yang digelar malam itu berlangsung meriah dengan dukungan penonton yang memadati area lapangan. Sorakan riuh dan antusiasme penonton menambah semangat para pemain di lapangan. Atmosfer pertandingan menjadi bukti bahwa olahraga bola voli memiliki daya tarik besar bagi masyarakat Kuala Tungkal dan sekitarnya. Penutupan turnamen pun berlangsung penuh kebersamaan, menegaskan bahwa olahraga bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang persaudaraan dan semangat membangun daerah.

Dengan berakhirnya DPUPR Cup Tahun 2025, diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin untuk memperkuat pembinaan olahraga di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pemerintah daerah bersama instansi terkait berkomitmen menjadikan olahraga sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing.

HUT KORPRI ke-54 : Anwar Sadat Serahkan 2.375 SK PPPK dan Tegaskan Disiplin ASN

Kuala Tungkal – Rabu (03/12), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., bertindak sebagai pembina upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2025 sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada 2.375 pegawai lingkup Pemerintah kabupaten Tanjung Jabung Barat. Upacara yang berlangsung khidmat di Alun-alun Kota Kuala Tungkal ini mempertemukan siapa saja unsur pemerintahan dan masyarakat, membicarakan apa saja komitmen ASN, kapan momentum peringatan digelar, di mana acara berlangsung, mengapa KORPRI menjadi pilar birokrasi, serta bagaimana penguatan disiplin ASN ditegaskan oleh Bupati.

Upacara dimulai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan Teks Pancasila oleh pembina upacara, serta pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan Panca Prasetya KORPRI oleh petugas. Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan penyerahan Piagam Satyalancana Karya Satya kepada PNS yang telah mengabdi selama 30, 20, dan 10 tahun. Momentum ini menjadi penghargaan atas dedikasi panjang ASN dalam menjalankan tugas negara. Puncak acara ditandai dengan penyerahan SK PPPK Paruh Waktu secara simbolis, menandai bertambahnya tenaga baru yang siap mendukung pelayanan publik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Bupati Anwar Sadat menyampaikan bahwa tema HUT KORPRI ke-54 Tahun 2025, “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI Mewujudkan Indonesia Maju,” mencerminkan tekad ASN untuk menjaga persatuan, integritas, dan profesionalisme. KORPRI diharapkan menjadi kekuatan moral sekaligus penggerak birokrasi menuju Indonesia yang maju dan berkeadilan. Dalam era digital, ASN dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, bekerja lebih cepat, efisien, dan inovatif, serta menjadi motor penggerak transformasi digital pemerintahan.

Bupati juga menegaskan bahwa KORPRI memiliki peran strategis dalam memastikan pengelolaan APBN dan APBD berjalan efektif serta berdampak nyata bagi masyarakat. Momentum HUT KORPRI harus menjadi penguatan komitmen untuk melaksanakan Delapan Tekad Kesiapsiagaan KORPRI, mulai dari memperkuat persatuan, menjaga netralitas dan integritas, meningkatkan profesionalisme, menjauhi praktik KKN, mengawal reformasi birokrasi, hingga menjaga nama baik KORPRI sebagai kekuatan moral negara.

Dalam pesannya kepada ASN, Bupati Anwar Sadat menekankan pentingnya komitmen kuat untuk benar-benar melayani masyarakat. ASN disebut sebagai garda terdepan yang mencerminkan wajah pemerintah daerah. Ia mengingatkan agar setiap aparatur menjalankan tugas dengan penuh rasa pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya kepada Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kepada para PPPK Paruh Waktu yang baru dilantik, Bupati menekankan pentingnya dedikasi, tanggung jawab, dan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, Bupati Anwar Sadat menegaskan komitmennya terhadap penegakan disiplin ASN. Ia menyampaikan tidak akan segan mengambil tindakan tegas bagi ASN yang abai terhadap kewajiban. Menurutnya, kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme adalah kunci utama peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus keberhasilan pembangunan daerah. Pesan ini menjadi pengingat bahwa ASN bukan hanya pelaksana administrasi, tetapi juga teladan bagi masyarakat.

Selain menekankan aspek kedisiplinan, Bupati Anwar Sadat juga mengajak seluruh anggota KORPRI untuk menggalang dana bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui BAZNAS Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Donasi yang terkumpul akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jambi untuk dihimpun bersama bantuan dari kabupaten/kota lainnya sebelum disalurkan kepada para korban. Aksi solidaritas ini menjadi wujud nyata kepedulian ASN Tanjung Jabung Barat kepada saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah. Bupati berharap gerakan kemanusiaan ini dapat meringankan beban para korban sekaligus memperkuat rasa persatuan.

Upacara peringatan HUT KORPRI ke-54 ini turut dihadiri Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., Kapolres Tanjab Barat, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Ketua Pengadilan Agama Tanjab Barat, Dandim 0419/Tanjab atau yang mewakili, Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator, anggota KORPRI, serta para calon PPPK Paruh Waktu beserta keluarga. Kehadiran berbagai unsur ini menegaskan bahwa peringatan HUT KORPRI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum kebersamaan, penghargaan, dan penguatan komitmen ASN dalam melayani masyarakat.