Tanjab Barat Buka Kejurprov PBSI Jambi 2025: Lahirkan Atlet Handal, Pererat Silaturahmi Daerah

Tanjab Barat Buka Kejurprov PBSI Jambi 2025: Lahirkan Atlet Handal, Pererat Silaturahmi Daerah
Kuala Tungkal – Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi menjadi tuan rumah Kejurprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jambi Tahun 2025, ajang yang dibuka secara khidmat oleh Bupati Drs. H. Anwar Sadat M.Ag., di Gedung Olahraga Bulutangkis Patunas pada Senin (15/9). Pertandingan ini akan berlangsung hingga 20 September mendatang, mempertemukan 520 atlet muda berbakat dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Selain jadi pesta bulutangkis, *Kejurprov PBSI Jambi 2025* ini diharapkan lahirkan pebulutangkis handal yang siap wakili Jambi di tingkat nasional, sekaligus pererat silaturahmi antar daerah melalui semangat *sportivitas dan fair play*. Di tengah komitmen Tanjab Barat wujudkan visi *Berkah Madani*, acara ini juga jadi booster pariwisata lokal, dari hotel ramai hingga UMKM kuliner yang laris manis. Bupati Anwar Sadat, yang dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan pemuda, menekankan esensi olahraga di balik gemerlap kompetisi. "Jangan cepat puas dengan satu kemenangan. Jadilah pebulutangkis yang junjung tinggi sportivitas dan fair play, karena itu yang bikin prestasi abadi. Dari Tanjab Barat, kami harap lahir bibit unggul yang siap tempur di Kejuaraan Nasional atau bahkan SEA Games nanti," tambahnya, sambil pandang mata ke arah deretan atlet yang duduk rapi di tribun. Harapannya bukan isapan jempol: Tanjab Barat punya sejarah panjang di bulutangkis, dengan lapangan Patunas yang sering jadi saksi lahirnya talenta seperti pasangan ganda putri yang juara provinsi dua tahun lalu. Kini, dengan fasilitas yang direnovasi tahun ini—lengkap AC dan lighting LED—gedung ini siap jadi 'markas' bagi 520 peserta yang bertarung di tujuh kategori: dari tunggal putra anak-anak hingga ganda taruna putri. Lebih dari sekadar smash dan drop shot, acara ini punya dimensi sosial yang kuat. Bupati Anwar Sadat soroti bagaimana *Kejurprov PBSI Jambi 2025* jadi jembatan kebersamaan. "Ini sarana emas untuk atlet, pelatih, dan ofisial saling kenal, tukar pengalaman. Di Tanjab Barat, kami siapkan segalanya: dari transportasi gratis hingga hidangan khas seperti gulai ikan patin untuk para tamu. Semua ini perkuat ikatan antar daerah, dari Bungo sampai Merangin," katanya. Memang, kehadiran 520 atlet berarti banjir wisatawan mini: hotel-hotel kecil di pusat kota penuh, warung makan padat, dan UMKM souvenir seperti batik Jambi laris. Bahkan, panitia rencanakan city tour singkat ke destinasi seperti Hutan Rawa Gambut atau Pantai Bedimbar, agar para atlet tak cuma main raket, tapi juga nikmati keindahan Tanjab Barat. "Ini dukung visi *Tan jab Barat Berkah Madani*: olahraga tak lepas dari pariwisata dan ekonomi rakyat," tegasnya, mengingatkan bahwa sektor ini bisa tambah PAD hingga 10% jika dikelola apik. Ketua Panitia sekaligus Plt. Kadis Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) H. Angsori S.Ag., M.H., tak kalah antusias saat briefing media. "Total hadiah Rp 72,8 juta siap diperebutkan, dari medali emas hingga uang pembinaan. Kompetisi ketat, tapi aman—kami libatkan tim medis dan keamanan 24 jam," jelasnya. Jadwal padat: hari pertama fokus kualifikasi anak-anak, sementara akhir pekan klimaks dengan final taruna. PBSI Jambi, di bawah komando Ketua Provinsi, yakin ajang ini tingkatkan indeks prestasi olahraga Jambi yang saat ini peringkat 5 nasional untuk bulutangkis. "Tahun lalu, atlet Jambi raih 3 emas di PON Papua. Target kami? Lebih banyak lagi dari Tanjab Barat," tambahnya. Pembukaan ini ramai dihadiri pejabat daerah: Wakil Bupati Dr. H. Katamso, Wakil Ketua DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga Kadispora Provinsi Jambi dan perwakilan KONI. Ketua PBSI Tanjab Barat, yang atletnya dominasi 15% peserta, bilang: "Ini momentum emas. Kami punya 50 atlet lokal, siap bawa pulang trofi." Suasana makin hidup saat parade atlet: rombongan dari Kota Jambi bawa drum band, sementara tim Batanghari pamerkan yel-yel kocak. Tak ketinggalan, demo shuttlecock modern dengan raket karbon yang dibagikan sponsor, bikin anak-anak mata berbinar. Di balik sorotan lapangan, *Kejurprov PBSI Jambi 2025* ini jadi cermin komitmen Tanjab Barat bangkitkan olahraga akar rumput. Bupati Anwar Sadat tutup sambutannya dengan ajakan: "Mari kita dukung atlet kita dengan doa dan semangat. Prestasi lahir dari kerja keras, tapi juga dari dukungan bersama." Acara berlanjut dengan pertandingan pembuka, di mana tuan rumah kalahkan tim Merangin 21-15—awal manis untuk pesta bulutangkis yang berpotensi ubah wajah olahraga Jambi. Dengan 520 shuttlecock beterbangan, Tanjab Barat tak hanya jadi tuan rumah, tapi juga harapan baru bagi generasi pebulutangkis yang siap terbang tinggi.