Kuala Tungkal – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memeriahkan puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-42 sekaligus Hari Ulang Tahun Komite Olahraga Rekreasi Indonesia (KORMI) ke-25 dengan tema “Olahraga Satukan Kita, Wujudkan Tanjab Barat Berkah Madani”. Acara yang digelar di Alun-alun Kota Kuala Tungkal pada Minggu pagi (14/9) ini menjadi pesta rakyat yang penuh semangat, lengkap dengan jalan santai massal, senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, serta gerakan pangan murah melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog. Ribuan warga dari berbagai kalangan turut berpartisipasi, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di bawah terik matahari pagi, seolah mengukuhkan olahraga sebagai gaya hidup sehat yang selaras dengan visi *Tan jab Barat Berkah Madani*—daerah yang makmur secara fisik, mental, dan spiritual.
Pagi itu, Alun-alun Kuala Tungkal berubah menjadi lautan manusia berwarna-warni. Spanduk bertuliskan tema acara berkibar ditiup angin, sementara panggung utama dipenuhi iringan musik gamelan Jambi yang ritmis, menyambut kedatangan Bupati Drs. H. Anwar Sadat M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso S.A., S.E., M.E. Mereka tak hanya jadi tamu kehormatan, tapi ikut aktif: Bupati Anwar Sadat terlihat joging ringan dalam jalan santai, sambil berbincang akrab dengan warga, sementara Wabup Katamso memimpin senam bersama anak-anak sekolah dasar yang antusias mengikuti gerakan sederhana. “Olahraga itu bukan soal juara atau medali, tapi tentang kebersamaan yang bikin hati senang dan badan kuat,” gumam Bupati sambil tertawa, saat berhenti sejenak untuk foto bersama keluarga nelayan dari pinggiran Batang Hari.
Dalam sambutannya yang disiarkan lewat pengeras suara, Bupati Anwar Sadat tak henti-hentinya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat: dari panitia utama di bawah naungan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, hingga KORMI, KONI, NPCI, sponsor perbankan seperti BRI dan BPJS Kesehatan, serta tokoh masyarakat dan agama yang hadir memadati lapangan. “Apresiasi saya yang sebesar-besarnya untuk semuanya. HAORNAS tahun ini bukan sekadar seremoni, tapi panggilan untuk kita semua jadikan olahraga sebagai rutinitas harian. Mulai dari jalan kaki 30 menit di pagi hari, senam di taman kota, atau bersepeda keliling desa bareng tetangga. Bayangkan, kalau kita lakukan ini bareng-bareng, Tanjab Barat bakal jadi daerah paling sehat dan bahagia di Jambi,” ujarnya dengan nada penuh semangat, disambut sorak sorai penonton.
Bupati Anwar Sadat menekankan harapannya agar *peringatan HAORNAS dan HUT KORMI* tak berhenti di panggung semata. “Kita ingin ini jadi pemicu prestasi olahraga Tanjab Barat yang lebih tinggi, sekaligus dorong pemberdayaan ekonomi. Lihat saja, lomba e-sport kemarin bisa lahirkan talenta gaming yang nanti ekspor ke luar negeri, atau lomba mancing yang dukung nelayan lokal jual hasil tangkapan dengan harga lebih baik,” tambahnya. Ia ajak semua pihak budayakan pola hidup sehat: “Olahraga bareng bukan cuma bugarkan tubuh, tapi satukan hati. Di Tanjab Barat, yang alamnya kaya sungai dan hutan, kita punya potensi besar untuk wisata olahraga seperti trekking Batang Hari atau voli pantai di Muara Bulian.” Pernyataan ini seolah jadi pengingat bahwa di era pasca-pandemi, kesehatan fisik adalah investasi jangka panjang, terutama bagi daerah seperti Tanjab Barat yang 60% penduduknya petani dan nelayan yang butuh stamina prima.
Secara keseluruhan, puncak *HAORNAS ke-42 dan HUT KORMI ke-25* ini sukses jadi momentum bangkitkan semangat sehat pasca-pandemi. Dengan tema yang mengikat olahraga pada visi *Tan jab Barat Berkah Madani*, acara ini tak hanya gerakkan ribuan orang, tapi juga tanam benih harapan: daerah ini siap lahirkan generasi tangguh yang sehat jasmani-rohani. Di tengah tantangan urbanisasi yang bikin gaya hidup sedentary merajalela, inisiatif seperti ini patut jadi contoh bagi kabupaten lain di Jambi. Siapa tahu, tahun depan Tanjab Barat jadi tuan rumah PON mini berkat atlet-atlet muda yang lahir dari hari ini.
