Beranda blog Halaman 47

Gunakan Non Visa Haji 34 Jemaah Pulang ke Indonesia, Tiga Orang Diproses Hukum

MAKKAH, berjambi.com — Sebanyak 34 jemaah dari 37 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap aparat keamanan (Apkam) Arab Saudi karena kedapatan menggunakan non visa haji akhirnya pulang ke tanah air. Sementara tiga orang lainnya akan diproses secara hukum.

Keterangan ini disampaikan Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron B. Ambary. Sejak kemarin, menurut Yusron, tim perlindungan jemaah KJRI Jeddah terus mendampingi pemeriksaan 37 WNI tersebut.

“Alhamdulillah dalam pendampingan tersebut, 34 jemaah dinyatakan bebas dan pagi ini telah kembali ke Indonesia dengan penerbangan Qatar Airways yg akan tiba di Jakarta pukul 21.30 WIB,” tutur Yusron, Senin (3/6/2024).

“Sementara tiga orang lainnya yang ditengarai sebagai koordinator dengan inisial SJ, SY dan MA saat ini masih berada di Kejaksaan di Madinah untuk proses hukum lebih lanjut,” sambungnya.

Yusron menambahkan, KJRI Jeddah akan memastikan hal hak hukum WNI tersebut terpenuhi.

Berdasarkan pengakuan 34 jemaah yang sudah pulang mereka menyampaikan menyadari datang ke Saudi Arabia dengan visa ziarah bukan visa haji. “Mereka dijanjikan oleh seorang oknum, mukimin WNI yang tinggal di Makkah untuk mendapatkan tasreh haji dan masing-masing membayar 4.600 Riyal,” ungkap Yusron.

KJRI Jeddah kembali menegaskan bahwa visa yg dpt dipakai untuk ibadah haji adalah bisa haji reguler ataupun haji khusus yang diterbitkan berdasarkan kuota yg telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Kedua, merupakan visa mujalamah yang merupakan undangan dari Kerajaan Arab Saudi kepada individu individu tertentu di tanah air. Bagi mereka tidak perlu ada kekhawatiran.

“Sementara untuk visa-visa lainnya masyarakat dapat bijak dalam melihat tawaran-tawaran haji dari pihak pihak yg tak bertanggungjawab. Pastikan jenis visa anda sebelum ada berangkat ke Tanah Suci,” pesan Yusron.

 

(sumber : www.kemenag.go.id)

Pelayanan Prima, Hari ke-23, 162 Ribu Lebih Jemaah Tiba di Tanah Suci

0

Jakarta (Kemenag) – Operasional pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci memasuki hari ke-23. Berdasarkan Laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Minggu, 2 Juni 2024 Pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau Senin, 3 Juni 2024 Pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Suci berjumlah 162.961 orang yang terbagi dalam 415 kelompok terbang.

Jemaah yang wafat saat ini berjumlah 36 orang, dengan rincian, jemaah wafat di Embarkasi 3 orang, di Madinah 15 orang, di Makkah 16 orang dan di Bandara 2 orang. Seluruh jemaah wafat akan dibadalhajikan.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, dirangkum dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT), tanggal 3 Juni 2024 pukul 06.42 WIB, jemaah gelombang kedua yang telah tiba di Tanah Suci berjumlah 73.488 orang, dengan jumlah jemaah laki-laki 32.359 orang (44.03%) dan jemaah perempuan 41.129 orang (55.97%). Operasional keberangkatan jemaah gelombang kedua berakhir pada 10 Juni 2024 mendatang.

“Tercatat ada 36 jemaah yang wafat pada hari ke-22 operasional penyelenggaraan ibadah haji 2024. Pada hari operasional yang sama di 2023, tercatat 62 jemaah wafat,” kata Widi dalam keterangan resmi Kemenag di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (03/06/2024).

Tahun ini, kata Widi, pemerintah menetapkan kebijakan istithaah kesehatan sebagai syarat pelunasan biaya haji. Permenkes 15 tahun 2016 menjelaskan bahwa istithaah adalah kemampuan melaksanakan ibadah haji secara fisik, mental dan perbekalan. Sedang istithaah kesehatan yakni kemampuan kesehatan jemaah haji secara kesehatan fisik dan mental dengan pemeriksaan kesehatan yang terukur.

“Kebijakan istithaah kesehatan ini merupakan ikhtiar pemerintah agar jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci memenuhi kemampuan menjalani rangkaian ibadah haji dengan lancar dan juga merupakan bagian dari perlindungan jemaah,” katanya.

Saat ini, ia mengatakan, seluruh jemaah gelombang pertama telah berada di Kota Makkah Al-Mukkaramah. Pelepasan jemaah haji kloter BPN 07 dari kota Madinah ke Makkah setelah mengambil miqat di Bir Ali menandai berakhirnya pelaksanaan operasional layanan jemaah haji gelombang pertama di Madinah.

“Jemaah yang masih dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan rumah sakit di Madinah. Secara bertahap, PPIH akan membawa jemaah tersebut ke makkah diantar petugas Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) menuju Makkah,” terang dia.

PPIH, kata Widi, terus mengimbau jemaah agar mempersiapkan diri sebaik mungkin menjalani puncak haji di Arafah, Muzdalifah, Mina. Fase tersebut membutuhkan kesiapan utama yaitu kesehatan fisik.

“Selain mendalami lagi manasik haji secara mandiri dan mengikuti giat bimbingan ibadah di musala hotel, jemaah dapat menjalankan aktivitas olahraga ringan dan mengikuti arahan petugas kesehatan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat,” pungkasnya.

 

Hari ini, Senin 3 Juni 2024 terdapat 17 kelompok terbang, dengan jumlah 6.770 jemaah orang, akan diterbangkan ke Jeddah, dengan rincian sebagai berikut:

1. Embarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.113 jemaah/3 Kloter

2. Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 1.179 jemaah/3 Kloter

3. Embarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 Kloter

4. Embarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.080 jemaah/3 Kloter

5. Embarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/ 1 Kloter

6. Embarkasi Batam (BTH) sebanyak 350 jemaah/1 Kloter

7. Embarkasi Kertajati (KJT) sebanyak 440 jemaah/ 1 Kloter

8. Embarkasi Aceh (BTJ) sebanyak 388 jemaah/ 1 Kloter

9. Embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 1.320 jemaah/3 Kloter.

 

(Sumber : https://kemenag.go.id/)

Bolehkah Jual Tanah Makam ? Ini Penjelasannya

JAMBI, berjambi.com – Dalam Islam, jual beli dianggap sah apabila empat rukunnya dapat terpenuhi. Rukun-rukun tersebut ialah, adanya penjual, pembeli, adanya jasa atau barang yang diperjualbelikan, dan terjadinya ijab dan kabul di antara penjual dan pembeli. Apabila ada satu atau lebih yang tidak tercapai maka jual belinya tidak sah.
Dalam kasus ini yang penting diperhatikan ialah; pertama, aspek kepemilikan tanah; apakah tanah tersebut milik perseorangan atau milik dua orang atau lebih. Kedua, dari segi statusnya; apakah tanah ini masuk ke dalam harta wakaf atau tidak. Maka selama tanah tersebut milik pribadi dan terjadi kesepakatan antara pemilik tanah sebagai penjual dan pengembang sebagai pembeli, dengan tetap menjaga kebijakan yang berlaku di masyarakat, maka tanah tersebut dapat berpindah tangan menjadi milik pembeli. Pembeli pun bebas melakukan apapun terhadap harta yang telah berpindah kepemilikan kepadanya, baik untuk dijadikan makam juga atau lainnya.
Namun jika tanah itu milik dua orang atau lebih, maka dapat dimusyawarahkan antara calon pembeli dan para pemilik tanah untuk mencapai kesepakatan bersama. Jika ada satu (atau lebih) pihak yang tidak sepakat maka harta tidak dapat dipindahtangankan sehingga ia mengizinkan. Atau jika status tanah itu adalah tanah wakaf, maka haram diperjualbelikan. Sebab harta wakaf sudah menjadi milik Allah, yang manfaatnya ditujukan untuk kemaslahatan umat.
( sumber : https://www.mui.or.id/)

Breaking News! Jelang Pilkada, Faisol Riza Ditunjuk Pimpin DPW PKB Jambi

0

JAMBI, berjambi.com – Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza, dikabarkan ditunjuk oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggantikan Sofyan Ali sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jambi.

Penunjukan Ketua DPP PKB itu untuk melanjutkan sisa kepengurusan periode 2021-2026

Sekretaris DPW PKB Jambi, Elpisina saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

“Iya, betul,” singkatnya, Minggu, (2/6/2024).

Dirinya mengatakan langkah ini diambil dalam rangka konsolidasi jelang Pilkada serentak 2024.

“Untuk memudahkan proses administrasi jelang Pilkada serentak yang sebentar lagi akan kita hadapi dalam waktu dekat ini,” terangnya.

Ditambahkan Elpisina, pergantian ketua DPW PKB Jambi sudah dilakukan pasca Pemilu 2024 silam.

“Jadi memang pergantian Ketua DPW sudah dilakukan pasca Pemilu 2024 kemarin, hanya saja belum dipublikasikan. Karena sebagaimana kita ketahui, Pak Faisol Riza itu Ketua Komisi VI DPR RI sekaligus pengurus inti DPP PKB, terlibat dalam proses pemenangan Pilpres dan Pileg yang panjang. Dengan berbagai macam kesibukan yang ada, bolak balik ke luar negeri, sehingga kehadiran beliau ke Jambi selalu tertunda,” jelasnya.

“Insya Allah dalam waktu dekat akan ke Jambi melakukan agenda konsolidasi,” imbuhnya. (***)

12 Kloter Tutup Rangkaian Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia dari Madinah ke Makkah

0

MADINAH, berjambi.com — Proses pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah berakhir hari ini. Hal itu ditandai dengan keberangkatan 4.743 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 12 kelompok terbang (kloter).

Keberangkatan jemaah dimulai sejak pukul 06.00 waktu Arab Saudi (WAS). Jemaah berangkat dari hotel di Madinah menuju Bir Ali untuk mengambil miqat dan niat umrah, lalu berangkat ke Makkah. Dua kloter terakhir dari Madinah adalah jemaah asal Kota Tarakan yang tergabung dalam kloter tujuh embarkasi Balikpapan (BPN 07) dan kloter 45 Embarkasi Surabaya (SUB-45) asal Kabupaten Gresik. Mereka diberangkatkan dari tempat Miqat, Masjid Bir Ali, sekitar pukul 09.21 Waktu Arab Saudi (WAS).

BACA JUGA : PBNU Putuskan Ibadah Haji tanpa Visa Resmi Cacat dan Berdosa

Pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Makkah berlangsung sejak 21 Mei 2024. Total ada 229 kloter yang diberangkatkan pada gelombang pertama, dari Tanah Air mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Setelah tinggal beberapa hari di Madinah, mereka secara bertahap diberangkatkan menuju kota kelahiran Nabi untuk menunaikan ibadah umrah dan haji.

“Hari ini merupakan keberangkatan terakhir jemaah dari Madinah ke Makkah. Dua kloter terakhir adalah SUB 45 dan BPN 07. Pagi tadi berangkat dari hotel dari sektor 3 dan sektor 5,” kata Kepala Daerah Kerja Madinah, Ali Machzumi, di Masjid Bir Ali, Madinah, Sabtu (1/6/2024).

BACA JUGA : Sahkah Haji Tanpa Visa Haji ? Ini Jawabannya

Tiba di Masjid Bir Ali, para jemaah SUB-45 dan BPN-07 turun sejenak untuk melaksanakan salat sunnah umrah. Mereka membaca niat umrah wajib di dalam bus. “Alhamdulillah semua jemaah dalam keadaan sehat dan telah diberangkatkan ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib,” kata Ali.

Jemaah haji yang masih dalam perawatan di rumah sakit dan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, kata Ali, akan diberangkatkan dalam waktu dekat. Secara bertahap mereka akan diantar ke Mekkah sampai 7 Juni 2024.

“Ada beberapa yang dirawat di KKHI dan rumah sakit, nanti akan diberangkatkan sampai 7 Juni untuk mengikuti rangkaian puncak haji,” kata Ali.

BACA JUGA : Ada Sholat Sunnah Berpahala Seperti Haji dan Umroh, Ini Penjelasannya

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Madinah akan mulai diberangkatkan menuju Mekkah pada 3 Juni 2024. Pada puncak ibadah haji, mereka akan bertugas memberikan pelayanan kepada jemaah di Arafah.

“Sebelum puncak haji dimulai, mereka akan melakukan sejumlah persiapan untuk menyambut jemaah haji Indonesia di Arafah. Kita akan ke Makkah pada 3 Juni untuk mempersiapkan pelaksanaan puncak haji di Arafah,” pungkas Ali.

(SUMBER : https://kemenag.go.id/)

Kamu Para Pelaku UKM Malas Antre Bayar Pajak, Begini Caranya

0

JAKARTA, berjambi.com – Membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah pemenuhan tanggung jawab sosial dan kewajiban sebagai warga negara yang baik. Dengan melakukan pembayaran PBB tepat waktu, maka warga negara atau badan usaha turut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi.

Tentunya hal ini berlaku bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah memiliki aset sendiri. Membayar PBB secara tepat waktu juga membantu mencegah potensi sanksi atau masalah hukum yang dapat mengganggu kelancaran operasional usaha.

Untuk itu, para pelaku UMKM disarankan untuk menempuh opsi pembayaran online yang tersedia untuk pembayaran PBB. Selain efektif dan tidak memakan waktu, pembayaran secara online memungkinkan UMKM untuk memiliki catatan pembayaran yang lebih terorganisir dan mudah diakses, yang dapat membantu dalam perencanaan keuangan dan pelaporan pajak secara lebih efisien.

Namun demikian, terlepas dari metode pembayaran yang dipilih baik online maupun offline, UMKM perlu memahami pentingnya kewajiban membayar PBB dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.

Berikut ini sejumlah cara pembayaran PBB yang dikutip dari laman ukmindonesia.id:

  1. Membayar PBB Melalui ATM
  • Kunjungi ATM Terdekat: Mendatangi mesin ATM yang terafiliasi dengan bank yang dimiliki UMKM.
  • Masuk ke Menu Utama: Setelah memasukkan kartu ATM dan PIN, akses menu utama.
  • Pilih Pembayaran Pajak: Dalam menu transaksi, cari dan pilih opsi ‘Pembayaran’, kemudian lanjutkan dengan memilih ‘Pajak’.
  • Masukkan Detail Pajak: Di sini Sahabat Wirausaha perlu memasukkan Nomor Objek Pajak (NOP) dan tahun pembayaran PBB – yang sesuai. NOP ini adalah kode unik yang menunjukkan properti yang dibayarkan.
  • Konfirmasi Data Tagihan: Setelah memasukkan NOP, informasi detail tagihan akan muncul pada layar termasuk nama pemilik, jumlah pajak, dan rincian lainnya. Periksa informasi tersebut dengan teliti.
  • Lakukan Pembayaran: Jika semua informasi sudah benar, lanjutkan dengan memilih opsi ‘Bayar’.
  • Simpan Bukti Pembayaran: Setelah transaksi selesai, ATM akan mengeluarkan bukti pembayaran. Simpanlah bukti ini sebagai dokumen penting untuk arsip usaha Anda.
  1. Membayar PBB Melalui Mobile banking

Cara membayar Pajak Bumi dan Bangunan Online melalui aplikasi mobile banking sangat cocok bagi pelaku UMKM yang sering menggunakan smartphone dalam bertransaksi. Hampir semua bank besar di Indonesia seperti BCA, Mandiri, BRI, BNI, dan BTN menyediakan fasilitas ini. Berikut cara penggunaannya:

  • Akses Aplikasi Mobile banking: Buka aplikasi mobile banking yang terinstal di smartphone
  • Menuju Menu Pembayaran: Di dalam aplikasi, cari menu ‘Pembayaran’ lalu pilih ‘Pajak’ atau ‘MPN (Masukan Pembayaran Negara)’.
  • Masukkan Informasi Pajak: Anda akan diminta untuk memilih rekening debet yang akan digunakan, masukkan tahun pajak, kode bayar, dan Nomor Objek Pajak. Periksa kembali kode bayar yang sesuai dengan lokasi properti Anda dari laman resmi pembayaran pajak daerah.
  • Konfirmasi dan Bayar: Setelah memastikan semua informasi sudah benar, lanjutkan dengan konfirmasi dan pilih ‘Bayar’.
  • Simpan Bukti Transaksi: Jangan lupa untuk menyimpan bukti transaksi yang muncul setelah pembayaran berhasil. Bukti ini berguna untuk keperluan verifikasi dan pencatatan.
  1. Melalui Platform E-commerce (Tokopedia, Traveloka, Shopee) dan Indomaret

Selain melalui website resmi, pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan platform e-commerce yang menyediakan layanan pembayaran PBB serta toko waralaba Indomaret.

Tips Membayar secara Online

Berikut adalah beberapa tips membayar Pajak Bumi dan Bangunan secara online untuk memastikan proses pembayaran berjalan lancar dan efisien:

  1. Kenali Portal Pembayaran Resmi

Pastikan menggunakan situs web atau aplikasi resmi yang disediakan oleh pemerintah daerah atau platform pembayaran tepercaya seperti e-commerce dan aplikasi perbankan. Menggunakan portal resmi membantu menghindari risiko penipuan dan kesalahan dalam transaksi.

  1. Siapkan Informasi yang Diperlukan

Sebelum memulai proses pembayaran, pastikan untuk memiliki Nomor Objek Pajak dan data lain yang mungkin diperlukan. Informasi ini biasanya tertera dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diterima setiap tahun.

  1. Periksa Tagihan PBB dengan Teliti

Sebelum melakukan pembayaran, cek dan pastikan detail tagihan PBB yang ditampilkan sudah benar, termasuk nama pemilik, lokasi objek pajak, dan jumlah yang harus dibayar. Kesalahan data bisa mengakibatkan pembayaran Anda tidak terverifikasi.

  1. Manfaatkan Fitur Pengingat

Beberapa platform pembayaran online menawarkan fitur pengingat atau reminder untuk pembayaran berulang seperti PBB. Manfaatkan fitur ini untuk mengingatkan UMKM setiap tahunnya sehingga tidak terlambat membayar dan menghindari denda.

  1. Pilih Metode Pembayaran yang Tepat

Platform pembayaran biasanya menyediakan berbagai metode pembayaran, seperti transfer bank, kartu kredit, e-wallet, atau bahkan pembayaran langsung di minimarket. Pilih metode yang paling praktis dan nyaman bagi pelaku UMKM.

  1. Simpan Bukti Pembayaran

Setelah pembayaran selesai, simpan bukti pembayaran seperti tanda terima digital atau konfirmasi email. Dokumen ini penting untuk diarsipkan sebagai bukti pembayaran resmi yang mungkin dibutuhkan untuk keperluan verifikasi atau administrasi di masa depan.

  1. Tetap Update Informasi

Karena peraturan dan sistem pembayaran PBB dapat berubah, penting bagi UMKM untuk tetap mengikuti informasi terbaru dari pemerintah daerah atau sumber resmi terkait perubahan dalam pembayaran pajak.

  1. Manfaatkan Layanan Pelanggan

Jika mengalami kendala atau memiliki pertanyaan seputar proses pembayaran PBB online, jangan ragu untuk menghubungi layanan customer service yang disediakan oleh platform yang digunakan atau langsung ke kantor pajak daerah.

(SUMBER : https://indonesia.go.id/)

Persiapkan Diri Anda ! Seleksi CASN 2024 Kembali Dibuka, Ini Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, berjambi.com – Pemerintah kembali mengumumkan rencana pembukaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk periode Juni 2024. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas mengumumkan, terdapat 1.289.824 formasi yang tersedia untuk CASN 2024.

“Pelaksanaan seleksi CASN 2024, rencananya akan dilaksanakan mulai Juni atau Juli setelah instansi menerima Surat Keputusan Menteri PANRB terkait penetapan kebutuhan atau formasi pegawai ASN,” kata Anas, dalam keterangan resmi seperti dikutip menpan.go.id pada Kamis (9/5/2024).

Hal tersebut menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah dalam memperluas kesempatan bagi warga untuk bergabung dengan birokrasi serta memenuhi kebutuhan layanan publik di berbagai sektor. Lebih lanjut, Kementerian PAN-RB menerangkan, jumlah formasi total yang dibutuhkan terbagi menjadi 427.650 formasi pada instansi pusat, yakni 207.247 CPNS dan 221.936 PPPK.

Untuk alokasi formasi instansi daerah, mencapai 862.174 formasi. Jumlah pelamar melalui jalur CPNS mencapai 945.404, sedangkan pelamar PPPK guru mencapai 439.020 orang.

Seleksi angkatan periode ini termasuk kebutuhan CASN yang memiliki talenta digital yang akan ditempatkan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan daerah lainnya. “Talenta-talenta inilah yang menjadi fondasi utama dan pilar terpenting dalam mewujudkan SDM unggul untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” kata Anas.

 

Periode dan Jadwal Seleksi

Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara atau SIASN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan, sebanyak 602 instansi pemerintah telah menyerahkan rincian kebutuhan ASN mereka. Total persetujuan prinsip jumlah formasi yang dibutuhkan mencapai 2,3 juta ASN yang dipenuhi secara bertahap.

“Untuk mengakomodir formasi tersebut, BKN melaksanakan Seleksi CASN 2024 dilakukan sebanyak tiga periode,” ujar Haryomo Dwi Putranto, Plt Kepala BKN, seperti dilaporkan bkn.go.id, Jumat (19/1/2024).

Pengumuman, seleksi administrasi, seleksi ASN dan seleksi kedinasan, lanjut Haryomo, pada periode I telah dimulai pada minggu ketiga Maret 2024. Pada periode kedua akan dilaksanakan pada Juni 2024. Kemudian pada periode ketiga, akan dilaksanakan pada Agustus 2024.

Berikut ini daftar kebutuhan masing-masing sektor pemerintahan:

·      pemenuhan SDM talenta digital untuk penempatan di IKN sebanyak 2.906 formasi

·      pemenuhan talenta digital pemerintah daerah sebanyak 19.817 formasi

·      SDM Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebesar 794, terdiri atas 491 auditor dan 301 Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD).

·      pemenuhan SDM yang akan ditempatkan di IKN sebanyak 71.643 formasi, yang terdiri dari 14.114 CPNS dan 57.529 PPPK.

·      penerimaan CPNS pada delapan instansi penyelenggara sekolah kedinasan dengan alokasi 3.445 formasi, yakni Politeknik Keuangan Negara STAN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Politeknik Statistika STIS, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi, serta 22 sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan, dan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Haryomo selanjutnya menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Seleksi CASN 2023, BKN melakukan sejumlah perbaikan pada seleksi tahun ini. Perbaikan tersebut terutama berdasarkan sejumlah temuan lapangan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CASN 2023.

Temuan tersebut antara lain, pada tahap seleksi administrasi, panitia seleksi (pansel) instansi tidak akurat saat memverifikasi kualifikasi pendidikan, ada sertifikasi yang tidak valid, pengalaman kerja, dan NIK yang tidak ditemukan.

Kedua, pada fase pelaksanaan seleksi masih ditemukan praktik joki. Ketiga, pada fase hasil seleksi, pansel instansi juga tidak akurat dalam pelaksanaan seleksi kompetensi teknis tambahan (SKTT). “Tidak hanya itu, sejumlah tahap verifikasi juga terhambat karena terbatasnya kapasitas fasilitas kesehatan untuk memeriksa peserta yang lulus. Khususnya itu terjadi di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T),” kata Haryomo seperti dilaporkan setkab.go.id, Jumat (19/1/2024).

 

Face Recognition

Tak hanya meningkatkan pengawasan, BKN juga terus berupaya meningkatkan sistem teknologi seleksi aparat pemerintahan. Pada program CASN 2024 kali ini, teknologi face recognition akan diterapkan untuk mendeteksi wajah peserta rekrutmen CPNS maupun PPPK.

Teknologi ini diterapkan mulai dari proses pendaftaran hingga pengerjaan soal tes CASN 2024. Dengan demikian, transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi CASN akan lebih terjaga. Selain itu, soal tes CASN 2024 telah dirancang secara detail untuk mencari lulusan terbaik.

Menteri Anas juga mengingatkan calon peserta CASN 2024 untuk tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan, karena seluruh rangkaian proses rekrutmen telah mengadopsi teknologi canggih untuk menghindari kecurangan.

“Sekarang kita pasang face recognition, pada saat pendaftaran serta saat mengerjakan soal di komputer masing-masing, juga pakai teknologi itu. Sekarang dengan face recognition pelaksanaan CASN 2024 akan lebih terjaga,” kata Anas pada Jumat (3/5/2024), kepada wartawan.

 

Syarat Administrasi

Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce menyampaikan, calon ASN dapat mengakses link yang telah disediakan untuk mengikuti CASN 2024. “Peserta CPNS 2024 akan menggunakan link dari Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang disediakan BKN (https://sscasn.bkn.go.id/)”, kata Ave kepada wartawan pada Kamis (9/05/2024).

Berikut ini sejumlah syarat administrasi CASN 2024:
Syarat Pendaftaran

•    Kartu keluarga (KK).

•    Kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

•    Ijazah dan transkrip nilai.

•    Pasfoto dengan latar belakang warna merah.

•    Swafoto (selfie).

•    Dokumen lain yang diperlukan sesuai dengan instansi atau kementerian tujuan.

 

 

Berikut panduan langkah demi langkah untuk mendaftar CPNS 2024 melalui SSCASN:

•    Akses portal SSCASN di sscasn.bkn.go.id.

•    Klik menu “buat Akun”, akan muncul tampilan “langkah 1: Pengecekan Identitas”.

•    Masukkan data-data berikut sesuai KTP:

•    Nomor Induk Kependudukan (NIK)

•    Nomor Kartu Keluarga

•    Nama lengkap/tempat & tanggal lahir

•    Masukkan nomor handphone dan email pribadi yang aktif.

•    Masukkan kode CAPTCHA.

•    Selanjutnya klik “lanjutkan”.

•    Akan muncul tampilan “Langkah 2: Lengkapi Data”.

•    Masukkan email, nama tanpa gelar (sesuai ijazah), tempat lahir (sesuai KTP), kab/kota lahir (sesuai ijazah), dan tanggal lahir (sesuai ijazah).

•    Pilih jenis kelamin yang sesuai.

•    Unggah foto scan KTP.

•    Unggah swafoto sesuai dengan ketentuan.

•    Klik “Lanjutkan”.

•    Akan muncul tampilan “Langkah 3: Pengecekan Ulang Data”. Pendaftar harus mengecek ulang data-data yang sudah dimasukkan.

•    Sebelum mengakhiri proses pendaftaran akun, pelamar akan ditanya kembali apakah data yang di input sudah sesuai atau belum.

•    Jika sudah sesuai, pilih menu “Cetak Informasi Pendaftaran” untuk mencetak Kartu Informasi Akun. Setelah mencetak Kartu Informasi Akun, lanjutkan dengan proses “Login Pendaftaran”.

 

Persiapan Kesuksesan

Dalam menghadapi seleksi CASN 2024, persiapan yang terstruktur dan sistematis menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang keberhasilan. Seleksi CASN tidak hanya menuntut pengetahuan dan kecerdasan, tetapi juga kesiapan mental dan fisik. Berikut adalah beberapa strategi efektif yang dapat Anda terapkan:

•    Memahami Kriteria dan Syarat Seleksi:

Langkah pertama adalah paham tentang kriteria dan syarat seleksi CASN. Pastikan Anda memenuhi semua syarat yang ditetapkan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

•    Menyusun Rencana Studi:

Setelah memahami kriteria seleksi, susunlah rencana studi yang terstruktur. Tentukan materi apa saja yang harus dipelajari, mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), hingga Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Buatlah jadwal belajar yang konsisten dan pastikan Anda memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari setiap materi.

•    Menggunakan Bahan Belajar yang Berkualitas:

Gunakan bahan belajar yang berkualitas dan terpercaya. Anda dapat memanfaatkan buku referensi, situs belajar online, atau mengikuti kursus persiapan seleksi CASN.

•    Melakukan Simulasi Tes:

Simulasi tes merupakan cara efektif untuk mengukur kemampuan Anda sebelum menghadapi seleksi yang sesungguhnya. Lakukan simulasi tes secara berkala untuk membiasakan diri dengan format dan tipe soal yang akan dihadapi.

•    Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental:

Kesehatan fisik dan mental yang prima akan mendukung proses belajar Anda. Lakukan olahraga secara teratur, konsumsi makanan bergizi, dan pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup. Jaga kesehatan mental dengan melakukan relaksasi atau meditasi untuk mengurangi stres. Jangan lupa berdoa. Aamiin!(*)

SUMBER : https://indonesia.go.id/

Ada Apa Ya Kok Gubernur Al Haris Beri Hadiah Bagi Yang Berkaos Bolong ? Ini Alasannya

BANGKO, berjambi.com  – Ada yang menarik pada Senam Jumat bersama Gubernur Jambi H Al Haris dan Pj Bupati Merangin H Mukti serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Merangin, di Lapangan Hijau Desa Sinar Gading Kecamatan Tabir Selatan, Jumat (31/5).

Setelah Senam Germas dan BBGRM XXI itu rampung, Gubernur Jambi didampingi Pj Bupati Merangin langsung melempar kuis kepada para peserta senam. Pertanyaan kuis itu ‘’Siapa peserta senam yang kaos kakinya bolong,’’ucap H Al Haris.

Awalnya lima menit pertama tidak ada seorang pun peserta senam yang berani maju jujur menunjukan kalau kaos kakinya bolong. ‘’Kaos kaki yang tidak bolong jangan dibolongi ya,’’ujar Gubernur.

Selang beberapa menit kemudian ada peserta senam yang menunjukan kalau kaos kakinya benar-benar bolong. Emak-emak itupun kemudian mendapatkan kembali melempar kuis kepada ratusan peserta senam yang didominasi emak-emak, remaja putri dan para pelajar di Kecamatan Tabir Selatan tersebut.

Beberapa orang emak-emak lanjut usia itu pun kemudian mendapatkan door prize dari Gubernur Jambi berupa paket Sembako. Kehadiran Gubernur bersama Pj Bupati Merangin di acara Senam Jumat itu disambut antusias warga Tabir Selatan.

Warga dengan sukarela menyediakan berbagai menu makanan dan jajanan pasar khas Jawa, tidak hanya rebus-rebusan ubi jalar, renggi tapi juga ada getuk, cenil dan buah-buahan siap saji.

‘’Alhamdulillah masyarakat Tabir Selatan pagi ini sehat-sehat semua setelah bersama-sama melakukan senam. Teruslah berolahraga agar tubuh tetap sehat,’’ujar Pj Bupati H Mukti yang hadir bersama Ketua TP PKK Merangin Dr Hj Indria Mayesti Mukti.

Di sela-sela acara Senam Jumat itu, dilakukan peragaan antisipasi terjadinya kebakaran dari kebocoran tabung gas kompor, yang diperagakan oleh para petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Merangin.(teguh/kominfo)

Diperlukan Local Champion agar Desa Wisata Berdaya Saing

LOMBOK, berjambi.com – Sektor pariwisata dipercaya sebagai katup penyelamat ekonomi perdesaan jika mampu dikelola dengan profesional. Hadirnya pariwisata di desa mampu membuat rasa bangga sekaligus menjadikan warga desa lebih percaya diri.

Mereka tentunya merasa bisa lebih maju dari lainnya. Dari perspektif pariwisata, eksistensi desa wisata diharapkan mampu menjadi produk alternatif yang mampu menguatkan co-creation agar mampu menahan wisatawan lebih lama.

Demikian disampaikan Dr. Destha Titi Raharjana, S.Sos. M.Si., pegiat Wisata Kerakyatan Peneliti di Pusat Studi Pariwisata UGM pada Webinar bertema Membangun Desa Wisata Yang Unggul, Tangguh dan Berkelanjutan. Webinar diselenggarakan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo-Flores, di Labuan Bajo Selasa (14/5).

“Mengapa Desa Wisata menarik dikembangkan? Ya karena desa wisata menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan daya tarik lainnya. Namun perlu diingat, bisnis desa wisata perlu diimbangi komitmen, leadership, dan transparansi. Ini memerlukan tatakelola supaya bisnisnya bisa berkelanjutan dan kompetitif,” ujar Destha.

Beberapa critical factors desa wisata, kata Destha perlu mendapatkan perhatian. Diantaranya produk artificial, minim storytelling, rentan dupliasi, dan yang sering dijumpai minimnya paket dan minim inovasi yang dijalankan.

“Selama ini desa sepertinya hanya menangkap, akibatnya tidak ada nilai tambah bagi wisatawan. Tidak sedikit pengelola hanya jual tiket bukan paket. Kondisi ini terjadi karena mungkin kolaborasi yang terbatas sehingga memerlukan kepemimpinan lokal yang kuat,” katanya.

Oleh karena itu, agar desa wisata semakin berdaya saing diperlukan DNA yang kuat supaya memiliki identitas berbeda (unique selling proposition). Diperlukan pula pelibatan dan penguatan interaksi wisatawan (co-creation) dalam kemasan paket wisata, dan minimal melengkapi amenitas penunjang dengan standar kebersihan dan kesehatan.

“Karenanya sangat perlu untuk disiapkan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan terampil di bidang teknologi, dan perlu melahirkan dan mengkader local champion di tingkat desa yang mampu melakukan kolaborasi dengan pihak eksternal dan internal,” terangnya.

Local champion penggerak desa wisata, menurut Destha adalah individu yang ditunjuk melalui musyawarah desa sebagai perwakilan kelompok desa yang memiliki jiwa kepemimpinan, memahami permasalahan desa, serta memiliki kemampuan berkomunikasi dengan seluruh lapisan masyarakat di desanya dengan baik. Penggerak desa ini diharapkan memiliki motivasi & bersedia mendedikasikan waktu dan hatinya untuk membersamai masyarakat desa dalam mengembangkan desanya sebagai desa wisata.

(SUMBER : https://ugm.ac.id/)

Kisah Areta, Usia 20 Tahun Lulus Sarjana Kedokteran UGM

0

YOGYAKARTA, berjambi.com – Areta Adzroo Imtitaznabilla, mahasiswa Prodi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM (FK-KMK) sukses menjadi lulusan termuda dalam Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode III Tahun Akademik 2023/2024 pada Rabu (22/5). Ia berhasil lulus di usia 20 tahun 1 bulan dan 13 hari, sedangkan rata-rata usia lulusan Program Sarjana adalah 22 tahun 6 bulan 15 hari.

Bisa menyandang gelar sarjana di usia 20 tahun, tentu tidak semua orang bisa melakukannya. Areta, demikian ia akrab disapa, menuturkan bahwa sejak di bangku SMP dan SMA dirinya mengikuti kelas akselerasi sehingga membuatnya lulus lebih cepat dibanding teman-teman sekelasnya. “Saya ikut kelas akselerasi,” kata Areta kepada wartawan, Senin (27/5).

Tidak hanya lulus lebih awal dengan usia yang lebih muda, Areta juga termasuk berprestasi di bidang akademik sehingga ia bisa kuliah di prodi Kedokteran. Ketertarikannya pada dunia kedokteran terinspirasi dari ibunda tercinta yang bekerja sebagai tenaga kesehatan perawat di RSUD Sidoarjo. Role model dari sang ibunda membuatnya bercita-cita menjadi dokter sejak kecil, dan memutuskan untuk memilih FK-KMK UGM.

Di awal kuliah, Areta mengaku harus beradaptasi karena merasakan kompetisi dengan teman seangkatannya. Selain selalu rajin kuliah, namun ia tetap menyisihkan waktu untuk aktif di kegiatan organisasi dan kepanitiaan di kampus. “Pada tahun pertama kuliah, saya mengikuti organisasi CIMSA (Center for Indonesian Medical Students Activities). Berlanjut di tahun kedua ia banyak bergabung di TBMM (Tim Bantuan Medis Mahasiswa), serta organisasi mahasiswa tingkat fakultas,” katanya.

Meski sibuk berorganisasi, Areta mengaku hal itu tidak mengganggu kuliahnya yang disibukkan dengan kegiatan kuliah, ujian dan praktikum. “Kuncinya konsisten dan harus tanggung jawab sama apa yang sudah dipilih. Saya dulu awal memasuki kedokteran juga sempat merasa stres karena materi, ujian, dan praktikum yang banyak. Namun, capek bukan berarti kita harus menyerah kan,” imbuhnya.

Soal tugas akhir yang disusunnya, Areta menyusun skripsinya berjudul “Pengaruh Vitamin D Terhadap Ekspresi mRNA p16 dan SOD-1 Pada Hippocampus Tikus Model Diabetes Mellitus” di bawah beberapa dosen pembimbing dan penguji, antara lain Prof. Dr. dr. Dwi Cahyani Ratna Sari, dr. Ratih Yuniartha, Ph.D, dan dr. Nur Arfian, Ph.D.

Pengalaman menyusun tugas akhir skripsi diakuinya cukup menantang. Ia sengaja memilih topik eksperimental yang sekaligus merupakan payung penelitian di Departemen Anatomi FK-KMK UGM. Motivasi diri sendiri dan istirahat cukup bisa menjadi pendukung utama dalam menyelesaikan skripsi, namun dukungan kerabat dan lingkungan sekitar juga menjadi poin penentu. “Saya merasa sangat terbantu dengan berbagai fasilitas dan support pembelajaran yang diberikan FK-KMK UGM,” katanya.

Setelah selesai ujian skripsi, menjelang semester terakhir masa kuliahnya, Areta bisa mendaftar yudisium gelombang pertama pada  31 Januari 2024. Areta mengaku tidak mudah untuk mengejar kelulusan di prodi yang dipilihnya, mengingat banyaknya materi dan praktikum yang harus dipelajari untuk bisa menjadi lulusan dokter. Tapi berkat usaha dan ketekunannya, ia bangga bisa menjadi lulusan termuda periode ini. “Saya senang bisa mendapat predikat sebagai lulusan termuda,” ungkapnya.

( SUMBER : https://ugm.ac.id/)